Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Taotie, Makan Sekarang!


__ADS_3

“Kau benar,” ucap mereka serentak. Yang dikatakan Qing Yue’er memang benar. Mereka harus memikirkan tentang iblis itu dulu.


“Kalau begitu apa yang akan kita lakukan pertama-tama?” tanya Ji Fan.


Qing Yue’er menggosok hidungnya. Dia bisa menggunakan Taotie untuk memakan iblis yang mengepung kerajaan Linxiang. Namun, dia tidak tahu apakah orang-orang Baili Linwu bisa mendeteksinya atau tidak.


‘Taotie, kau bisa menyesuaikan ukuranmu, kan?’ tanya Qing Yue’er.


‘Tentu saja. Aku bisa melakukan apa saja untuk makanan,’ balas Toatie dengan cepat. Dia terdengar begitu bersemangat.


Qing Yue’er berdecih. Baiklah, seharusnya dia tahu jawaban itu yang akan keluar dari mulut Taotie.


“Aku akan mencari titik di mana iblis-iblis itu keluar,” ucap Qing Yue’er. Kemudian dia menunjuk pada Qi Rong. “Kau bisa pergi memberi tahu Akademi Surgawi agar tidak mencemaskan kerajaan Linxiang. Aku sudah datang.”


“Apa kau tidak ingin pergi ke sana? Guru Han pasti akan senang jika kau datang.”


Mendengar tentang Guru Han membuat Qing Yue’er teringat pada orang tua itu. Guru Han atau lebih tepatnya Han Qiong adalah guru langsung Qing Yue’er di Akademi Surgawi.


Sebenarnya dia juga ingin pergi ke sana, tetapi masih ada hal lebih penting yang harus dikerjakan. Mungkin nanti, setelah alam bawah terbebas dari urusan iblis.


Qing Yue’er menggeleng. “Aku akan pergi ke sana, tetapi tidak untuk sekarang,” balasnya.


“Lalu apa yang bisa kami bantu?” tanya Bai Fu’er.


Akhirnya Qing Yue’er kembali memikirkan rencana. Dia menatap Ling Wuji dan memerintahkan, “Kau pasti memiliki koneksi dengan kekuatan-kekuatan di Tongxuan Timur. Malam ini tepatnya dini hari, beri tahu mereka untuk menutup semua akses. Tidak peduli keluar atau masuk.”


“Kenapa? Apa kau memiliki rencana tersendiri?” Ling Wuji bertanya.


“Jangan menanyakan itu. Kau akan tahu nanti,” ucap Qing Yue’er. Dia akan memulai semuanya dari Tongxuan Timur terlebih dahulu.


Ling Wuji tidak bertanya lagi. Setelah itu Qing Yue’er bergantian menatap Ji Fan dan Bai Fu’er. “Kalian tidak perlu melakukan apa-apa. Cukup jaga ayah dan ibu saja.”


Bai Fu’er langsung memrotes, “Ini tidak adil!” Dia juga ingin mendapat bagian dalam misi ini. Kenapa Qing Yue’er malah membebaskannya dari tugas?


“Ini benar-benar sudah cukup. Aku tidak membutuhkan apa pun lagi.” Qing Yue’er mencoba meminta pengertian Bai Fu’er. Selama ada Taotie maka dia tidak perlu membutuhkan bantuan terlalu banyak.

__ADS_1


“Baiklah.” Akhinya Bai Fu’er mau mengerti. “Namun, kalian harus berhati-hati,” pesannya.


“Tentu,” balas Qing Yue’er bersamaan dengan Qi Rong. Setelah itu mereka berdua langsung keluar dari istana kerajaan. Para penjaga yang melihat sosok Qing Yue'er tentunya langsung terperangah.


‘Apa itu Nona Qing?’ Begitulah kira-kira tebakan mereka. Meskipun merasa penasaran, tidak ada satu pun yang berani bertanya. Mereka hanya menunduk dengan perasaan hormat.


Qing Yue'er tersenyum tipis. Tidak disangka ternyata dia bisa medapatkan penghormatan seperti itu dari orang lain. Di masa lalu tidak pernah terpikirkan sedikit pun bahwa dia akan menjadi orang seperti sekarang.


Langkah Qing Yue'er dan Qi Rong berhenti di depan gerbang. Mereka memiliki arah tujuan yang berbeda jadi mereka akan berpisah.


“Yue'er, selama kau berada di Celestial apa kau mendengar kabar tentang guruku?” tanya Qi Rong tiba-tiba.


Qing Yue'er langsung terkekeh. Dia baru ingat bahwa Qi Rong adalah murid dari Cloud Fairy. Ah, dia sendiri sudah cukup lama tidak bertemu dengan Cloud Fairy lagi.


“Ya, aku tahu siapa dia,” balas Qing Yue'er.


“Siapa? Siapa?” Qi Rong bertanya dengan antusias. Sudah sejak lama dia ingin mengetahui identitas gurunya. Namun, hingga saat ini dia tidak pernah mengetahui apa pun.


“Dia bukan manusia.” Qing Yue'er sengaja mengulur jawaban.


Qing Yue'er langsung memukul pundak Qi Rong. “Hentikan fantasimu!” serunya. Kemudian dia berkata, “Nama aslinya adalah Lin Ruo. Dia bukan manusia, melainkan ras peri.”


Qi Rong langsung tercengang mendengar kalimat itu. “Ras peri?” Dia masih tidak percaya. Apakah di dunia ini benar-benar ada peri yang hanya disebut sebagai legenda?


“Ya, aku tidak berbohong,” ucap Qing Yue'er. Dia tersenyum geli melihat Qi Rong yang terkejut. Sebenarnya jika dia tidak mengetahuinya sendiri mungkin dia juga tidak akan percaya.


“Bagaimana mungkin? Jadi benar yang dikatakan legenda jika peri adalah makhluk yang cantik?” tanya Qi Rong. Dia masih terheran-heran.


“Aku tidak tahu karena aku belum bertemu dengan banyak peri,” jawab Qing Yue'er. “Baiklah, aku akan pergi sekarang,” imbuhnya.


Qi Rong mengangguk pelan. “Berhati-hatilah ....”


Qing Yue'er mengangguk. Setelah itu dia langsung melesat pergi. Hanya dalam kedipan mata sosoknya sudah tidak terlihat lagi. Tidak ada jejak atau tanda-tanda bahwa dia pernah ada di sana.


Qi Rong menggeleng-gelengkan kepala. Berapa tingkat Qing Yue'er sekarang? Lebih baik dia tidak tahu atau dia akan merasa gila sendiri karena sudah tertinggal jauh dari seorang wanita.

__ADS_1


Akhirnya Qi Rong pun melesat pergi menuju Akademi Surgawi. Sedangkan Ling Wuji melakukan hal yang berbeda. Dia bergerak menuju ruang belajar lalu mengambil tumpukan kertas berwarna cokelat.


Dia mengambil kuas dan mulai menuliskan pemberitahuan sekaligus perintah di permukaan kertas tersebut.


Ketika Ling Wuji selesai menulis, tiba-tiba sebuah cahaya samar berwarna emas muncul di permukaan kertas. Cahaya itu menghapus jejak goresan-goresan tinta yang berarti tulisan itu sudah dikirimkan ke penerima.


Ling Wuji terus melakukan hal itu berulang kali untuk setiap penerima yang berbeda. Ini adalah upayanya untuk membantu Qing Yue'er.


***


Sementara itu, Qing Yue'er sudah tiba di perbatasan kerajaan Linxiang. Dia masih melihat iblis-iblis yang berusaha menerobos melewati formasi. Bahkan beberapa iblis sudah berusaha menghancurkan formasi.


Qing Yue'er melesat ke langit. Dia keluar dari formasi dan melayang-layang di atas gerombolan para iblis. Untungnya mereka tidak bisa terbang.


“Percuma saja, kalian tidak akan bisa masuk!” seru Qing Yue'er dari atas. Dia menatap ke bawah dengan tenang.


Iblis-iblis itu meraung marah menatap Qing Yue'er. Wajah dan bentuk mereka yang berbeda-beda membuat semuanya terlihat kacau.


“Taotie, makan sekarang!” teriak Qing Yue'er.


Whoosshh!


Kepala besar langsung muncul di langit. Namun, kali ini tidak sebesar biasanya karena Taotie sudah memperkecil bentuknya. Meskipun, begitu kemunculannya tetap menakutkan.


Para iblis-iblis itu dibuat terkejut dengan kemunculan Taotie. Meskipun mereka belum berevolusi menjadi manusia, mereka tetap merasakan naluri ketakutan ketika melihat Taotie.


Dengan cepat mereka mulai kalang kabut melarikan diri. Suasana yang sudah kacau menjadi semakin kacau. Apalagi ketika Taotie membuka mulut. Iblis-iblis pun tersedot. Udara langsung dipenuhi dengan teriakan, raungan dan juga geraman.


Semua keributan itu tentu saja menarik perhatian penduduk. Mereka langsung berlari keluar dari rumah dan melihat apa yang terjadi di langit.


“Itu .... Itu .... Benda apa itu?!”


“Monster! Ada monster!”


Mereka benar-benar dibuat terkejut, takut dan khawatir secara bersamaan. Beberapa orang yang tidak sanggup melihat itu bahkan ada yang sampai lemas dan pingsan.

__ADS_1


“Itu benar-benar menakutkan!”


__ADS_2