
Qing Yue’er pergi memeriksa proses penyembuhan Mo Jingtian. Masih belum ada perubahan apa pun yang terlihat dan tidak ada tanda-tanda mereka akan selesai dalam waktu yang dekat.
Dalam keadaan seperti itu, Qing Yue’er tidak mungkin mengganggu mereka. Jadi dia memanggil Bulu Terang dan Bulu Gelap keluar. Dua beruang itu terlihat sangat senang karena akhirnya keluar dari dimensi.
“Bisakah aku meminta tolong pada kalian?” tanya Qing Yue’er pada kedua beruang yang kini sudah tumbuh besar. Mereka sudah lebih kuat dari sebelumnya.
“Tentu saja! Tolong katakan saja, kami pasti akan membantu,” balas Bulu Terang dengan riang.
Qing Yue’er tersenyum. “Aku hanya ingin kalian menunggu di sini. Jika Guru Mo sudah selesai katakan padanya aku pergi ke alam bawah untuk memeriksa sesuatu,” ucap Qing Yue’er.
“Apa kau akan lama?”
“Tidak tahu,” balas Qing Yue’er. “Aku akan berusaha kembali dengan cepat.”
Bulu Terang dan Bulu Gelap mengangguk mengerti. Kemudian Qing Yue’er menarik napas dalam-dalam. Dia hanya bisa berharap tidak ada sesuatu yang besar di alam bawah. Dan dia berharap setelah kembali nanti dia bisa melihat Mo Jingtian sudah sadar.
Qing Yue’er menatap Mo Jingtian sekilas. Setelah itu dia langsung berbalik pergi diikuti oleh Ying Jun. Mereka berdua melesat pergi meninggalkan pegunungan Jingcai.
“Ying Jun, haruskah aku kembali ke klan Xie terlebih dahulu?” Qing Yue’er meminta pendapat Ying Jun. Dan lelaki itu mengkat bahu tidak tahu.
“Terserah kau saja,” jawab Ying Jun.
Qing Yue’er terdiam selama beberapa saat. Sepertinya di tidak perlu memberi tahu. Mereka pasti akan melarangnya pergi, terutama kakeknya.
Bagaimanapun juga di alam bawah ada banyak orang-orang yang berarti baginya. Semua kehidupannya berawal dari alam bawah. Dia tidak mungkin membiarkan sesuatu yang buruk terjadi di sana.
Sosok Qing Yue’er dan Ying Jun melesat menuju gerbang Celestial. Mereka menyembunyikan keberadaan mereka sebaik mungkin. Tentu saja Qing Yue’er juga harus berhati-hati. Jangan sampai Baili Linwu mengetahui keberadaannya.
Hanya dalam waktu yang singkat Qing Yue’er sudah sampai di dekat gerbang Celestial. Dulu gerbang itu dijaga oleh orang-orang klan Liu. Namun, sejak klan Liu hancur, gerbang itu sudah menjadi tanggung jawab semua kekuatan.
Orang yang menjaga gerbang akan berganti-ganti. Biasanya setiap klan akan mendapat giliran selama satu minggu. Dan hari ini orang yang berjaga adalah anggota klan Hua.
Qing Yue’er berdecih melihat siapa orang itu. Ini adalah suatu kebetulan yang benar-benar tidak terduga. Orang yang menjaga gerbang Celestial tak lain adalah Hua Tian, seseorang yang sempat memiliki konflik dengan Qing Yue’er.
“Huh! Si b*jingan itu ….” Ying Jun mendesis.
“Abaikan saja. Kita akan menerobos gerbang tanpa sepengetahuannya,” ucap Qing Yue’er acuh tak acuh. Dia sedang malas dan tidak memiliki waktu untuk membuat masalah.
Qing Yue'er baru saja akan bergerak mendekati gerbang ketika tiba-tiba sosok bercahaya muncul di hadapannya. Qing Yue'er segera melangkah mundur dan menutup matanya dengan telapak tangan. Itu menyilaukan.
__ADS_1
“Ying Jun, cepatlah masuk ke dimensi!” seru Qing Yue'er di dalam benak. Tanpa bertanya lebih jauh Ying Jun pun menurutinya.
Jantung Qing Yue'er berdebar kencang. Dia tidak tahu siapa orang yang baru muncul, tetapi auranya terasa sangat kuat. Dia merasa tertekan karenanya.
“Siapa kau?” tanya Qing Yue'er.
Barulah kemudian cahaya itu memudar. Akhirnya Qing Yue'er bisa membuka matanya. Dia melihat seorang pria yang berdiri di depannya dengan mengenakan pakaian sebiru air. Wajahnya terlihat ramah dengan senyum kecil yang tergantung.
“Maaf jika membuatmu terkejut,” ucap pria itu.
Jika Mo Jingtian ada di sana maka dia akan langsung mengetahui siapa dia. Pria itu tak lain adalah Di Moxie, sang Dewa Air.
Qing Yue'er mengerutkan keningnya. Dia merasa cukup waspada karena akhir-akhir ini ada banyak hal buruk yang terjadi. Namun, karena orang itu terlihat ramah jadi dia tidak memperlihatkan kewaspadaannya.
“Apa kau akan pergi ke alam bawah?” tanya Di Moxie.
Mendengar pertanyaan itu membuat Qing Yue'er benar-benar terkejut. “Bagaimana kau bisa tahu?”
Di Moxie tersenyum. Sejak diangkat menjadi dewa, dia tidak pernah ikut campur pada urusan manusia. Namun, sekarang semuanya sudah berubah. Aturan Pengadilan Surgawi sudah sepantasnya dilanggar.
Kebusukan Baili Linwu sudah terpampang semakin jelas sejak Mo Jingtian terluka. Dia tidak akan berpihak pada pria itu sekalipun dia adalah Tuan Pengadilan Surgawi.
“Jangan pergi melewati gerbang Celestial. Baili Linwu akan mendeteksi auramu,” ucap Di Moxie. Dia mengatakan apa yang seharusnya dia katakan.
Qing Yue'er menatap Di Moxie dengan rumit. Apa yang pria itu katakan memang masuk akal. Pasti Baili Linwu dan orang-orangnya sudah memasang deteksi untuk berjaga-jaga seandainya dia dan Mo Jingtian melarikan diri ke alam bawah.
Sekarang Qing Yue'er mulai menebak identitas Di Moxie. Manusia biasa tidak akan mungkin mengetahui masalah seperti ini. Kemungkinannya adalah, pria itu bagian dari Pengadilan Surgawi.
“Tebakanmu memang benar,” ucap Di Moxie yang bisa mengetahui pikiran Qing Yue'er.
Itu menakutkan.
“Apa ... bolehkah aku tahu siapa Tuan sebenarnya?” tanya Qing Yue'er yang kemudian menundukkan kepala.
“Maafkan ketidaksopanan Yue'er,” ucapnya dengan tulus.
Di Moxie menggelengkan kepala. “Aku ingin berterima kasih karena kau sudah menjadi seseorang yang mendukung Anak Surga kami. Aku bahkan tidak tahu bahwa dia adalah Anak Surga.”
Qing Yue'er memahami semuanya. Mo Jingtian memang menyembunyikan identitasnya dari orang lain. Tentu saja para Dewa di Pengadilan Surgawi tidak akan mengetahuinya.
__ADS_1
“Aku adalah Di Moxie, Dewa yang menguasai kekuatan air,” imbuh Di Moxie.
Qing Yue'er menahan napasnya. Sekarang dia benar-benar bertemu dengan Dewa lain. Apakah ini merupakan suatu keberuntungan?
Di Moxie kembali tersenyum. Dia memiliki kebaikan melebihi surga, kelembutan melebihi sutra dan ketenangan melebihi air.
“Aku akan membuka portal untukmu,” ucap Di Moxie.
Keterkejutan kembali menguasai perasaan Qing Yue'er. Dia tidak mungkin salah dengar, kan? Seorang Dewa turun dan memberikan bantuan padanya? Dia benar-benar tidak bisa berkata-kata.
“Namun, aku meminta satu hal padamu.” Di Moxie menambahkan.
“Tolong katakanlah,” pinta Qing Yue'er tanpa ragu. Selama dia mampu maka dia akan melakukan apa yang Di Moxie minta.
“Alam bawah mengalami kekacauan. Bisakah aku memercayaimu untuk menyelesaikan tugas ini?” tanya Di Moxie. Ada harapan yang disematkan dalam ucapannya.
Tanpa ragu Qing Yue'er langsung mengangguk. Dia memang sudah yakin dengan kekacauan di alam bawah. Sekarang setelah Di Moxie mengatakannya, dia menjadi semakin yakin. Pikirannya memang tidak salah.
“Aku akan melakukan yang terbaik,” balas Qing Yue'er tanpa mengatakan hal yang muluk-muluk. Dia tidak ingin sesumbar.
Di Moxie tersenyum. Sekarang dia tahu kenapa Mo Jingtian menyukai perempuan yang ada di depannya ini. Selain karena parasnya yang cantik, Qing Yue'er juga memiliki sikap yang sangat bagus.
Sekarang dia tidak akan menunda lagi. Dia menutup matanya sejenak. Tangannya bergerak membentuk segel yang sangat rumit. Ketika dia membuka mata, kedua tangannya langsung diarahkan ke udara kosong.
Bbzzzz!
Udara kosong mengalami distorsi. Sedikit demi sedikit lubang transparan yang akan mengarah ke alam bawah mulai terbentuk.
Qing Yue'er melihatnya dengan takjub. Membuat portal sama dengan menghancurkan sekat pemisah dimensi yang dibentuk oleh alam. Membuat portal berarti menghancurkan jarak, ruang dan juga waktu.
Itu adalah sesuatu yang sulit. Jika Qing Yue'er melakukan sendiri pasti akan membutuhkan waktu yang lama. Namun, Di Moxie melakukannya dengan cepat dan singkat.
Kekuatan Dewa memang luar biasa.
“Pergilah. Dengan ini Baili Linwu tidak akan mengetahui keberangkatanmu,” ucap Di Moxie.
Qing Yue'er mengangguk. Kemudian dia membungkuk dengan penuh rasa syukur. “Terima kasih atas bantuannya.”
Namun, tidak ada jawaban apa pun. Akhirnya Qing Yue'er kembali berdiri dan menyadari sosok Di Moxie yang sudah menghilang.
__ADS_1
Qing Yue'er menghela napas. Dia melihat portal yang sudah menunggu kedatangannya. Tanpa menunda lebih lama dia pun langsung melesat masuk.
Benua Tongxuan, bersiaplah dengan kedatangan tamu penting dari Celestial.