Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Hasil Akhir


__ADS_3

Kompetisi masih terus berlanjut. Puncak yang menjadi garis akhir sudah mulai tampak di depan mata. Semua peserta langsung mempercepat laju pedang terbangnya. Pada saat-saat seperti ini kebanyakan sudah memasuki waktu yang menegangkan.


Zi Xian sudah tertinggal jauh di belakang oleh Qing Yue'er. Dia mendengus dengan dingin. Namun, tiba-tiba seringaian muncul di bibirnya. Diam-diam jarinya mengukir sebuah formasi aneh yang berukuran kecil. Kemudian dia melemparkan formasi itu ke pedangnya sendiri.


Apa yang terjadi selanjutnya sungguh sangat mengejutkan. Kecepatan pedang terbangnya menjadi meningkat berkali-kali lipat. Zi Xian pun tertawa terbahak-bahak. Hanya dalam beberapa saat saja dia sudah menyusul posisi Qing Yue'er. Itu benar-benar mengejutkan siapa pun yang melihatnya.


“Heh? Apa lagi yang dia gunakan kali ini?” Dugu Linwu bertanya dengan heran. Dia selalu curiga jika Zi Xian melakukan sesuatu yang tidak normal.


Kepala Sekte Yang You menyipitkan matanya untuk memperhatikan Zi Xian. Pandangannya beralih pada cahaya kecil yang terdapat di bagian pedangnya. “Dia memakai formasi untuk meningkatkan kecepatan pedang.”


Dugu Linwu terkejut. Formasi seperti itu adalah hal yang cukup langka. Dia tidak menyangka ternyata Zi Xian dapat memiliki hal yang langka seperti itu. Namun, dia juga memikirkan sesuatu yang lain. Akhirnya dia bertanya, “Apakah ini tidak melanggar aturan?


“Memang tidak ada peraturan yang mengatakan larangan menggunakan formasi. Jadi, itu sah-sah saja,” jawab Yang You. Sebenarnya dia juga terkejut bagaimana Zi Xian bisa menggunakan formasi itu. Namun, mengingat bahwa ayah Zi Xian adalah seseorang yang memiliki nama, itu mungkin hal yang wajar.


“Kalau begitu aku menjadi penasaran apakah Nona Xinyu itu bisa bersaing dengan formasi Zi Xian atau tidak.” Dugu Linwu berkata dengan nada penuh antisipasi. Dia menjadi semakin ingin tahu dengan hasilnya.


“Hahaha, Xinyu, akhirnya aku akan segera sampai! Aku akan mengalahkanmu!” Tiba-tiba Zi Xian berteriak ketika dia sudah menjadi peserta terdepan. Dia merasa sangat bangga atas dirinya sendiri. Apalagi dia bangga karena memiliki formasi yang tidak dimiliki oleh orang lain.


Sementara itu Qing Yue'er hanya menatap ke depan dengan wajah yang tetap tenang. Garis akhir sudah semakin dekat. Dia harus meningkatkan kecepatan lagi atau Zi Xian akan sampai lebih dulu.


Akhirnya kali ini dia meningkatkan kecepatan sampai pada batasnya. Setiap kali melesat, dia akan meninggalkan bunyi ‘whossh’ yang mungkin terdengar oleh orang lain.


Zi Xian menyadari peningkatan kecepatan Qing Yue'er. Hatinya menjadi sedikit tegang. Dia menatap pada puncak yang sudah berada di depannya. Sedikit lagi, sedikit lagi dia akan sampai!


Whoosshh!


Whoossh!


Dua bayangan hampir secara bersamaan memasuki garis akhir. Tidak secara bersamaan tetapi seseorang terlebih dahulu memasuki garis akhir. Selisih jarak dan waktunya juga tidak begitu banyak. Sangat tipis.


“Aaaa! Sial!” Zi Xian berteriak dengan frustrasi. Pada saat dia sudah hampir tiba, bayangan lain menyalipnya dari belakang. Kecepatan itu benar-benar gila. Bahkan mungkin beberapa kali lebih cepat dari formasinya.


Qing Yue'er merasa sangat puas. Dia berbalik dan menatap Zi Xian dengan tenang. “Kamu harus menepati janjimu.”


Zi Xian mengerutkan bibirnya. “Baiklah, baiklah. Aku bukan seseorang yang suka mengingkari kata-katanya.”


Kepala Sekte Yang You sangat terkejut dengan hasil akhirnya. Awalnya dia pikir Zi Xian yang akan menjadi pemenangnya. Lagi pula anak itu menggunakan formasi dan seharusnya itu akan menjadi bantuan yang sangat bagus. Namun, siapa yang akan tahu ternyata Xinyu bahkan lebih tidak terduga.


Meskipun Qing Yue'er tampak tenang di permukaan tetapi jelas dia tidak meremehkan orang lain. Dia tahu di mana saatnya santai dan di man saatnya harus meningkatkan upayanya.


Yang You akhirnya mengerti. Dia merasa takjub dengan pemikiran Qing Yue'er yang bisa memandang lebih jauh ke depan. Itu akan membuat gadis itu mampu menentukan strategi atau hal-hal yang harus dilakukan dan dipertimbangkan selanjutnya.


“Bahkan formasi Zi Xian tidak dapat menahan kemenangan Xinyu,” gumam Dugu Linwu.


“Seharusnya Zi Xian masih bisa menang. Namun, dia merasa terlalu bangga dan cenderung cepat merasa puas.” Yang You memberikan pandangannya terhadap Zi Xian. Dia memang sedikit banyak tahu bagaimana karakter wanita itu.


“Kalau begitu kemenangan ini adalah sesuatu yang sudah sepantasnya.”

__ADS_1


“Memang. Xinyu ini memang tidak diragukan lagi sangat berbakat. Bahkan, mungkin tidak hanya dalam satu dua hal saja,” ucap Yang You. “Biarkan mereka kembali lagi ke sini. Aku akan memberikan sesuatu yang sudah dijanjikan sebelumnya.”


Dugu Linwu mengangguk. Kemudian dia bergerak menuju panitia untuk memberikan instruksinya.


Kemenangan Xinyu banyak diherankan oleh orang-orang. Entah itu peserta kompetisi yang lain atau para pengamat, mereka benar-benar tidak menduga bahwa yang mendapatkan kemenangan adalah seorang gadis muda. Sedangkan orang yang ikut dalam kompetisi kebanyakan adalah orang-orang dewasa.


“Sebenarnya siapa dia?”


“Aku belum mengetahui identitasnya. Namun, selama dia menginap di sini memang orang-orang sekte Angin Utara sangat menghargainya. Apa kamu pikir dia memiliki identitas yang spesial?”


“Itu sudah pasti. Lagi pula di dunia ini tidak akan ada orang yang memperlakukan orang lain dengan baik tanpa embel-embel tertentu. Entah itu harta atau hanya sekedar memeluk paha, pasti ada saja alasannya.”


“Kalau dipikirkan, ucapanmu ada benarnya juga.”


Orang-orang penggosip itu berbicara dengan antusias. Mereka hanya akan berhenti ketika ada orang yang memperingatinya. Jika tidak maka mereka akan terus berbicara sampai beralih ke topik-topik lainnya.


Sementara itu Qing Yue'er dan peserta yang sudah sampai di puncak akhir itu pun bergerak kembali ke puncak sebelumnya. Puncak yang ini sebenarnya hanya digunakan untuk keperluan-keperluan tertentu saja.


Setelah tiba di puncak itu, Qing Yue'er langsung disambut dengan hangat oleh orang-orang. Banyak yang ingin mengobrol dengannya, mungkin untuk menjalin hubungan baik dengannya. Namun, dia malah merasa risih jika diperlakukan seperti itu.


Kebanyakan orang-orang itu sudah bisa ditebak karakternya. Mereka adalah orang yang akan mencoba menjilat dan memeluk paha pada orang-orang yang memiliki reputasi. Namun, mereka akan menjadi buta dan tuli ketika seseorang yang dibanggakan itu tiba-tiba terjatuh.


“Heh, sangat menjijikkan!” ejek Zi Xian. Dia mendekati Qing Yue'er dan menariknya untuk menjauh dari tempat yang ramai itu.


“Ke mana kamu akan membawaku?” tanya Qing Yue'er.


Qing Yue'er akhirnya mengikuti Zi Xian. Wanita itu membawanya ke sebuah bangunan yang tidak begitu jauh dari sana. Kemudian Zi Xian tampak mengambil sesuatu dan menyerahkannya pada Qing Yue'er.


“Kebetulan aku hanya membawa ini saat pergi. Jadi, gunakanlah baik-baik. Semoga akan membantumu dalam terobosan.” Zi Xian berkata dengan sedikit berat hati. Niatnya untuk lebih unggul dari Qing Yue'er malah berakhir merugikannya. Namun, dia juga tidak bisa mengingkari ucapannya sendiri. Mau tidak mau dia harus menyerahkan benda itu.


Qing Yue'er segera menerima benda yang masih dibungkus dengan kain tersebut. Namun, dia tidak langsung membuka bungkusan itu sebaliknya dia menyimpannya ke dalam lengan baju. “Aku akan membukanya nanti,” katanya.


“Kenapa? Tidakkah kamu takut aku akan menipumu?” Zi Xian menatap Qing Yue'er dengan heran. Jika itu orang lain pasti akan langsung memeriksanya untuk memastikan isinya.


“Jika kamu menipuku maka aku akan mendatangi kediamanmu untuk meminta kompensasi lebih banyak,” jawab Qing Yue'er dengan asal. Meskipun dia belum mengetahui apa isinya, tetapi dia sangat menghargai karakter Zi Xian. Setidaknya wanita itu mau menepati ucapannya sendiri.


ZI Xian terkekeh. “Heheh, kalau begitu lakukanlah.”


Akhirnya mereka berdua kembali menuju ke tempat semula. Kepala Sekte Yang You sudah menunggu mereka. “Karena kalian sudah ada di sini maka aku akan membuat pengecualian.”


“Pengecualian?” Zi Xian bertanya dengan heran.


“Ya, biasanya kompetisi hanya akan mengambil satu pemenang utama. Namun, kali ini aku akan mengangkat dua pemenang,” ucap Yang You yang langsung disambut dengan tepukan tangan orang lain.


“Aku rasa kalian sama-sama bagus dalam hal ini. Jadi aku sudah memutuskannya,” lanjutnya.


Zi Xian langsung berseru dengan senang. Meskipun dia tidak jadi mengalahkan Qing Yue'er, tapi akhirnya dia tetap menjadi salah satu pemenangnya. Akhirnya dia bisa kembali dengan memamerkan hasil ini pada orang tuanya

__ADS_1


“Terima kasih, aku sangat senang,” ucapnya pada Kepala Sekte Yang You.


“Bukan apa-apa. Aku harap kamu harus banyak belajar lagi.” Yang You tersenyum kecil. “Nah, ayo ikut denganku. Aku akan mberikan hadiah yang dijanjikan.”


Qing Yue'er tentu saja merasa lebih senang lagi karena mendengar kata hadiah. Dia pun mengikuti Yang You bersama dengan Zi Xian. Sedangkan orang lain, beberapa mulai bubar. Namun, ada juga yang masih di sana untuk sekadar berbincang-bincang.


Yang You mengajak Zi Xian dan Qing Yue'er menuju bangunan yang masih tertutup rapat. Ada rantai besar yang digunakan untuk mengunci pintu. Di sana ada dua orang yang sedang menjaga pintu dengan wajah kaku.


Kemudian Yang You memberikan isyarat agar pintu itu segera dibuka. Kedua penjaga itu langsung menggambar formasi yang tidak diketahui. Beberapa saat kemudian rantai itu langsung terbuka, menciptakan suara dentingan yang cukup keras.


“Ikuti aku,” pinta Yang You.


Qing Yue'er dan Zi Xian langsung masuk mengikuti Yang You. Mereka mengamati seluruh ruangan yang baru dimasuki itu. Lagi-lagi di sana ada patung yang diyakini sebagai Dewa Angin. Hanya saja yang ini tidak sebesar patung yang ada di halaman sekte.


Patung Dewa Angin ini terletak di tengah-tengah kolam yang tidak begitu besar tetapi memiliki air yang sangat jernih. Suara aliran air yang tercipta sungguh membuat suasana terasa lebih menenangkan.


Qing Yue'er merasa takjub dengan perasaan seperti ini. Meskipun sepertinya ruangan itu jarang digunakan tetapi tidak ada sentuhan debu yang terlihat sama sekali. Apalagi di sana juga memiliki pencahayaan yang sangat baik. Dia jadi merasa sedikit heran.


Selain itu, di sana ada beberapa pernak-pernik lain yang terbuat dari perunggu. Pertama kali melihat bangunan yang terkunci ini, dia pikir bagian dalamnya akan sedikit suram. Ternyata tidak seperti itu, malah kebalikannya.


“Aku rasa apa yang paling dibutuhkan oleh seorang kultivator tak lain adalah sumber daya. Mungkin senjata atau teknik beladiri juga berharga. Namun, sumber daya masih tetap menjadi yang terpenting,” kata Kepala Sekte Yang You yang disetujui oleh Qing Yue'er dan Zi Xian.


“Jadi, aku juga akan memberikan sumber daya yang sudah aku simpan sejak lama,” sambung Yang You.


Kemudian dia berjalan mendekati kolam. Dia mengetuk dindingnya hingga beberapa kali. Selanjutnya dinding yang baru saja diketuk itu langsung terbuka menampilkan kotak yang yang tersimpan di baliknya.


Qing Yue'er merasa takjub saat melihat mekanisme sederhana itu. Memang biasanya harta atau setidaknya sesuatu yang berharga akan lebih baik jika disimpan di tempat yang tidak terduga. Itu akan membuat orang lain sulit untuk mengetahui keberadaannya.


“Di sini ada dua kristal Burung Api untuk masing-masing dari kalian. Ini sesuatu yang cukup langka jadi aku harap akan dapat membantu kalian," ucap Yang You sambil menyerahkan kotak yang diambil dari dinding kolam.


Zi Xian langsung terkejut saat melihat pemberian Yang You. “Kristal Burung Api? Aku pernah mendengarnya tetapi belum pernah melihatnya sama sekali!”


Dia segera mengambil salah satu dari kristal yang berwarna merah itu. Kemudian mengamatinya dengan takjub. Ini di luar dugaannya. Dia tidak menyangka Kepala Sekte Yang You ini mau memberikan sesuatu yang berharga. Sungguh luar biasa.


Jika Zi Xian merasa begitu terkejut maka reaksi Qing Yue'er sangat berbeda. Dia tetap merasa tenang. Tentu saja, itu karena dia sudah pernah melihatnya. Bukan hanya melihat tetapi dia juga sudah pernah menyempurnakannya untuk sebuah terobosan.


Dia hanya tersenyum dan mengambil kristal itu. “Terima kasih untuk hadiahnya,” ucapnya. Lumayan, siapa tahu dia bisa menerobos lagi dengan kristal itu. Apalagi dia juga baru menerima satu hadiah dari Zi Xian. Mungkin dia bisa menggabungkan keduanya.


“Ah, bukan apa-apa,” sahut Yang You. Dia merasa heran karena Qing Yue'er tampaknya tidak banyak terkejut. Apa mungkin sebelumnya gadis itu sudah pernah menemui kristal Burung Api ini? Dia tidak dapat memastikannya. Meskipun sedikit penasaran, dia juga tidak mungkin bertanya. Terlalu tidak terduga.


“Kalau begitu kalian mungkin bisa pergi lebih dulu. Ingat, jangan biarkan orang lain melihat kristal itu. Aku akan melihat-lihat ruangan ini sebentar,” ucap Yang You.


Qing Yue'er mengangguk. Akhirnya dia dan Zi Xian berjalan keluar meninggalkan ruangan yang menenangkan itu. Mereka kembali ke kamar penginapan masing-masing. Sangat beruntung karena Zi Xian ini ingin segera menyempurnakan kristal Burung Api. Jadi, wanita itu tidak berniat untuk mengganggu Qing Yue'er sama sekali.


Sementara itu, Qing Yue'er mengambil beberapa waktu untuk beristirahat. Mungkin dia akan kembali melanjutkan perjalanan menuju puncak Beifeng Xue pada hari berikutnya.


Di dalam kamar, dia berdiri di depan jendela. Dia menatap ke kejauhan pada puncak putih yang bisa dilihat dari tempatnya berdiri. Dia akan pergi ke puncak itu besok. Mungkin di sana dia akan menemukan sebuah keberuntungan atau bisa juga malah kesialan. Apa pun itu, dia tetap merasa antusias.

__ADS_1


__ADS_2