
Sekelompok penjaga itu pergi mengikuti Nyonya Bai dan Bai Fu'er. Setelah tiba di tempat tinggal Nyonya Bai, mereka mencari di seluruh tempat. Tapi mereka tidak menemukan racun atau apa pun yang mencurigakan. Jadi mereka pindah ke kediaman Bai Fu'er.
Tempat tinggal Bai Fu'er sangat gelap. Lampu-lampu dimatikan. Penjaga itu menjadi curiga lalu bergegas masuk. Apa yang membuat terkejut adalah terdapat seorang pria yang berbaring tidur di atas ranjang. Tubuh bagian atasnya tidak memakai pakaian.
"Tidak. Tidak mungkin!" Bai Fu'er tidak mempercayai apa yang dilihat matanya. Nyonya Bai juga terbelalak kaget. Dia merasa ada sesuatu yang akan terjadi.
"Tangkap pria ini dan cari jejak racun lotus hitam di setiap sudut ruangan!" Pemimpin penjaga itu memerintahkan.
Kemudian dia membawa Bai Fu'er dan Nyonya Bai ke ruang pengadilan milik keluarga Bai. Pasangan ibu dan anak itu tampak ketakutan. Jika rahasia itu terbongkar maka hidupnya tidak akan diluangkan.
Sementara itu, di kamar peristirahatan ayahnya, Bai Yin Xue sendirian. Dia diam-diam mengambil air Yin Yang dari dimensi miliknya. Air ini bisa mengobati penyakit, jadi tentu saja bisa mengatasi keracunan. Dia tahu hal ini, jadi sebelumnya dia dengan berani menaruh racun di gelas anggurnya sendiri.
Bai Yin Xue mengambil sebotol air Yin Yang kemudiam meminumkan ke ayahnya. Sebelumnya tabib sudah memberikan penawar racun tapi itu akan bekerja terlalu lama, jadi dia tidak sabar untuk menggunakan air Yin Yang.
__ADS_1
Bai Yin Xue sebelumnya adalah mahasiswa kedokteran jadi dia tidak buta tentang obat dan racun. Dia yakin ayahnya akan bangun setelah kurang lebih satu jam.
Sepanjang sore, dia sudah memikirkan rencana ini. Jika gagal maka akan ada konsekuensinya, tapi jika berhasil dia bisa membalaskan dendam pemilik tubuh ini. Semua yang perlu diurus sudah dicatat pada kertas yang diberikan kepada Xiao Gu. Dia yakin Xiao Gu telah mengikuti rencana dengan benar.
Dari ingatan yang dia miliki memang sudah ada petunjuk tentang siapa yang meracuninya. Jadi dia bertaruh untuk kali ini. Hanya saja dia tidak menyangka ini akan terjadi begitu cepat. Bahkan belum sehari sejak dia datang ke dunia ini.
Bai Yin Xue berjalan keluar menuju ruang pengadilan. Menunggu kedatangan sang bintang tamu. Tidak lama kemudian Bai Fu'er dan Nyonya Bai diseret masuk oleh penjaga. Di belakangnya ada seorang pria yang bertelanjang dada tidak sadarkan diri.
"Itu kamu Bai Yin Xue! Kamu terlalu kejam!!" Bai Fu'er meraung marah pada Bai Yin Xue.
"Ibu, Kakak, tunggulah di sini sebentar sampai ayah siuman. Lalu ... mungkin kalian bisa menjelaskan diri." Bai Yin Xue tertawa kecil sebelum dia beranjak pergi.
"Jaga mereka! jangan biarkan melakukan kontak dengan orang lain." Bai Yin Xue memberi perintah pada penjaga.
__ADS_1
"Baik, Nona"
Bai Fu'er menggertakkan giginya. Tinjunya mengepal dengan erat. Dia benar-benar marah sampai ingin memuntahkan darah. Bagaimana dia bisa berakhir seperti ini?
Sebenarnya dia heran. Kenapa Bai Yin Xue malam ini terlihat berbeda? Sepertinya pengecut itu sudah mengalami perubahan. Ini akan sulit baginya di masa depan.
Bai Yin Xue masuk kedalam peristirahatan ayahnya. Kemudian duduk di lantai, menyilangkan kakinya untuk berkultivasi sebentar sambil menunggu ayahnya bangun.
Satu jam berlalu dan perkiraan Bai Yin Xue benar. Ayahnya tersadar. Bai Yin Xue membuka matanya yang tertutup. Dia bangkit dan menopang ayahnya yang berusaha bangun.
"Ayah, kamu baru saja bangun. Jangan terlalu lelah," ucap Bai Yin Xue dengan perhatian.
"Tidak apa-apa, ayah baik-baik saja. Sekarang bawa aku ke orang itu. Bagaimana mungkin dia berpikir untuk menyakitimu? Huh, dia harus memberiku penjelasan!" Menteri Bai berkata dengan marah. Kemudian dia menghela napas dan melanjutkan, "Tapi untunglah Ayah yang meminum anggur itu, bukan kamu."
__ADS_1
Bai Yin Xue menatap ayahnya dengan sendu. Seandainya dia tahu kalau Bai Yin Xue yang sebenarnya sudah mati, apa yang akan terjadi? Ayahnya tidak boleh tahu tentang hal itu.