
Di dalam dinding transparan Xie Ying Fei menatap Dewa Alkimia dengan penuh keheranan dan juga kebencian yang terselubung. Dia masih belum mengerti tujuan apa sebenarnya yang ada di balik tindakan pria itu. Apakah benar-benar untuk kipas Sheng Feng di tangannya?
“Xie Ying Fei! Jangan menyerang lagi, kamu tidak akan bisa menang melawanku!”
Xie Ying Fei mendengkus. Dia pikir Dewa Alkimia atau haruskah dia memanggilnya Liu Chang Mo? Ya, dia pikir Liu Chang Mo tidak akan datang lagi, dia pikir pria itu sudah menerima hukuman yang pantas, tetapi kenapa sekarang muncul kembali dan membuat masalah dengannya?
Dalam perjalanan menuju Puncak Awan Abadi dia sudah merasa ada orang yang mengikuti dan mengawasinya. Itulah kenapa dia menghapus jejak aura dan memilih menyembunyikannya. Siapa yang tahu ternyata orang itu adalah Dewa Alkimia. Tentu saja dia tidak bisa bersembunyi karena kekuatannya lebih lemah dari Dewa Alkimia.
“Kenapa kamu sangat ingin mengambil kipas ini? Tidak ada hak bagimu untuk mengambilnya!” tolak Xie Ying Fei.
Dewa Alkimia menyipitkan matanya. “Kamu hanya manusia biasa, tetapi sikapmu sangat tidak sopan! Itu adalah senjata kedewaan, tentu saja Pengadilan Surgawi berhak untuk mengambilnya.” Ekspresinya penuh dengan cemoohan.
Xie Ying Fei menggelengkan kepalanya beberapa kali. Semua yang terjadi masih membuatnya terkejut. Dia tidak menyangka ternyata seorang dewa bisa bersikap begitu rendah seperti itu. Gambaran dewa yang agung dan penuh kebajikan sekarang sudah lenyap dari pandangannya.
“Jika kamu bersikap begitu rendah seperti ini, untuk apa aku harus memberimu kesopanan? Apa pun yang terjadi, aku tidak akan pernah memberikan senjata ini, sekalipun nyawa menjadi taruhannya!” Xie Ying Fei berkata tegas.
“Bodoh!” Dewa Alkimia kemudian tertawa. “Jadi kau ingin membuat Qing Yexuan ditahan lebih lama?”
Jantung Xie Ying Fei langsung berdebar. “Apa maksudmu?”
Dewa Alkimia menyilangkan tangannya di dada. “Bagaimana jika kipas itu bisa mempercepat masa hukuman suamimu?” Sudut bibirnya ditarik menjadi senyum misterius.
“Tidak mungkin. Aku tidak percaya itu. Lagi pula kamu bukan dewa yang bisa mengatur tentang hukuman dewa lain!” Xie Ying Fei menolak percaya. Gelarnya saja Dewa Alkimia, jadi dia yakin jika pria di seberangnya itu bukan bertugas untuk mengurus hukum Pengadilan Surgawi. Semua dewa tentunya sudah memiliki porsi tugas masing-masing.
__ADS_1
Tawa Dewa Alkimia kembali bergema. “Apa aku perlu memanggil Di Feng Xuan ke sini? Dia adalah dewa yang menguasai hukum Pengadilan Surgawi, lalu dia bisa menjelaskan apakah yang aku katakan ini benar atau tidak.”
Xie Ying Fei mengerutkan keningnya. Sedikit keragu-raguan menelusup ke dalam hatinya. Tangannya menggenggam kipas Sheng Feng dengan erat. Jika apa yang dikatakan Dewa Alkimia adalah benar, apakah dia harus menyerahkan kipas itu?
Cloud Fairy yang menyaksikan ini dari jauh akhirnya mendengkus marah. Tubuhnya melebur menjadi awan dan dengan cepat menerobos ke dalam dinding. “Omong kosong!” geramnya.
Xie Ying Fei terkejut ketika mendengar suara lain. Dia segera menoleh ke arah asal suara dan mendapati gumpalan awan yang mendekat. Kemudian awan itu mulai berubah membentuk sosok wanita yang masih cukup asing. Sepertinya dia belum pernah bertemu sebelumnya?
Tidak jauh berbeda dari Xie Ying Fei, Dewa Alkimia pun merasakan hal yang sama. Dia tidak merasa pernah bertemu dengan Cloud Fairy. Namun wanita itu berhasil menerobos dinding formasi yang dia buat. Itu berarti kekuatannya tidak bisa dianggap remeh.
“Siapa kamu? Berani-beraninya ikut campur!” seru Dewa Alkimia.
Cloud Fairy menatap Dewa Alkimia dengan jijik. “Benar-benar dewa sampah!”
“Aku akan membuatmu berlutut meminta maaf atas ucapanmu barusan!”
Cloud Fairy mencibir dalam diam. Dia lebih memilih mengalihkan perhatiannya pada Xie Ying Fei. Setelah beberapa saat pengamatan, akhirnya dia berkata, “Jangan sesekali percaya pada ucapannya. Kita berada di pihak yang sama.”
Xie Ying Fei tidak tahu harus membalas apa. Dia juga tidak mengenal wanita di depannya jadi haruskah dia percaya dengan ucapannya?
“Aku tahu kamu tidak akan percaya begitu saja. Kamu tidak mengenalku, tetapi aku mengetahui identitasmu, Nyonya Xie,” ucap Cloud Fairy dengan tenang. Tangan kanannya bergerak membelai rambutnya sendiri dengan cara yang elegan. Dia sedang menikmati keterkejutan di wajah Xie Ying Fei.
“Tidak perlu membuang waktu, aku ingin kita bekerja sama untuk mengirim pria b*jingan ini ke ....” Cloud Fairy menggantung ucapannya. “Ah, aku tidak tahu dewa mana yang bisa kupercaya.”
__ADS_1
“Kamu wanita sialan! Siapa kamu sebenarnya?!” Dewa Alkimia bertanya dengan keras. Dia menjadi semakin marah mendengar ucapan Cloud Fairy yang terasa sangat menjengkelkan.
Cloud Fairy menatap Dewa Alkimia dengan datar. “Aku adalah Lin Ruo dari Puncak Awan Abadi. Seluruh rasku hancur di bawah keserakahanmu! Hatimu jauh lebih busuk dari iblis!” Kemarahan dan kebencian menggumpal di hatinya. Jika benar-benar ada tempat bernama neraka maka dia ingin memanggang orang itu di atas apinya.
“Lin Ruo? Kamu adalah ....” Dewa Alkimia menyipitkan matanya.
“Benar. Aku adalah keturunan klan Lin dari ras peri,” balas Cloud Fairy yang ternyata memiliki nama asli Lin Ruo. Klan Lin yang dia bicarakan adalah klan terbesar dari ras peri. Sayangnya klan itu sudah lama dilenyapkan oleh Dewa Alkimia. Tentu saja ini menyebabkan kebencian dan dendam mengakar jauh di hatinya.
Xie Ying Fei merasa terkejut setelah mendengar identitas Cloud Fairy. Sebenarnya dia tidak begitu mengenal Puncak Awan Abadi, tetapi dia pernah mendengar siapa penguasanya. Itu adalah seorang wanita yang biasa dipanggil Nona Lin. Apakah wanita di sampingnya ini adalah penguasa Puncak Awan Abadi?
Jika apa yang Xie Ying Fei pikirkan benar, maka ini merupakan kebetulan yang luar biasa. Tujuan perjalanannya adalah untuk menemui penguasa Puncak Awan Abadi. Tidak menyangka mereka akan bertemu di sini dan pada situasi yang tidak terduga pula.
Xie Ying Fei berniat menyerahkan titipan dari Mo Jingtian, tetapi sepertinya tidak sekarang. Mungkin itu adalah benda yang rahasia jadi dia tidak bisa menyerahkannya dengan sembarangan.
Napas panjang terhela. Sekarang dia yakin jika Cloud Fairy memang berada di pihak yang sama. Xie Ying Fei menatap wanita cantik itu dengan senyum tipis di bibirnya. Ini mungkin kali pertama dia melihat ras peri selain para peri jamur. Dan seperti yang dirumorkan, ras peri memang memiliki penampilan yang luar biasa.
Dewa Alkimia mengangkat kepalanya tinggi-tinggi. “Aku tidak peduli apakah kamu berasal ras peri atau apa pun itu, tetapi aku harus memberi tahumu sesuatu. Lin Ruo, hanya dengan dirimu sendiri atau bahkan bersama dengan Xie Ying Fei, kalian tidak akan bisa mengalahkanku!” Kesombongannya masih melekat dengan kuat.
“Lalu bagaimana jika aku juga ikut bergabung?” Sebuah suara yang berbeda datang dari jauh. Semua orang langsung menoleh dan terkejut setelah melihat siapa yang datang. Jubah putih berkibar tertiup angin. Rambutnya yang sehitam tinta menjuntai panjang. Siapa lagi jika bukan Qing Yue'er?
***
Cloud Fairy atau Lin Ruo? 🤔
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar dan vote ya 👍