
Lubang iblis tidak jauh berbeda dengan Lorong Sisa Pertempuran Dewa dan Iblis yang dulu ada di Dataran Tengah. Itu seperti sumur besar dan dalam yang mengarah langsung ke dunia para iblis.
Qing Yue'er dan Mo Jingtian mendarat di tepi lubang itu. Banyak iblis di luar lubang yang langsung melihat kedatangan mereka. Jumlahnya ada cukup banyak, hampir ratusan iblis.
Mereka segera menggeram dengan ganas dan bergerak mengelilingi kedua orang itu. Bagi iblis-iblis itu siapa pun yang datang ke sana pastilah musuh mereka, kecuali jika yang datang adalah tuan mereka.
Qing Yue'er mendengkus. Meskipun junlah mereka banyak, itu hanyalah iblis kelas rendah. Dia bisa menyerang mereka semua, menyiksa dan memberikan pelajaran yang layak.
Ketika dia hendak bergerak, Mo Jingtian segera menahannya. “Tidak perlu membuang waktu dengan mereka. Ada 50 lubang yang harus ditutup. Dan sebaiknya selisih waktu penyegelan masing-masing lubang itu tidak terlalu lama.”
“Kenapa?” Qing Yue'er bertanya dengan bingung.
“Agar ketika orang-orang busuk di Pengadilan Surgawi mendengar kabar ini, kita sudah selesai menutup semuanya. Jadi, mereka tidak akan bisa menghentikanmu.”
Akhirnya Qing Yue'er mengerti. Dia harus menutup 50 lubang dalam waktu berdekatan. Itu seperti dia harus berlari mengelilingi seluruh benua Tongxuan dalam satu hari. Ini sama sekali bukan hal yang mudah.
“Lakukan sekarang. Aku akan menghancurkan mereka,” ucap Mo Jingtian sambil memutar tubuhnya menghadap para iblis. Ekspresinya menjadi begitu dingin.
Qing Yue'er menggenggam pedangnya dengan erat. Setelah itu sosok putihnya melesat cepat dan melayang di atas lubang iblis. Ujung pedangnya mulai bergerak menggambar pola segel di udara.
Bibirnya merapalkan mantra tanpa henti. Garis-garis pola cahaya ungu mulai terbentuk di permukaan lubang gelap itu.
Aura yang penuh dengan keagungan dan keilahian menyelimuti tubuhnya. Dia menjadi seperti seorang dewi yang terpisah dari kehidupan duniawi.
Sementara itu, Mo Jingtian selalu menjadi orang yang melindungi Qing Yue'er. Setiap ada iblis yang ingin menyerang atau menghentikannya, dia langsung meledakkan mereka menjadi kabut darah.
Suara ledakan pun terdengar berkali-kali. Iblis-iblis di luar lubang binasa dalam waktu yang singkat. Tentu saja keributan itu menarik iblis dari dalam lubang.
Beberapa iblis yang lebih kuat mulai menunjukkan diri di permukaan lubang. Mereka terkejut dengan kehadiran seseorang yang ingin menyegel tempat itu. Amarah mereka langsung meledak.
__ADS_1
“Gggrrrr!”
Salah satu iblis yang tubuhnya dipenuhi sisik hijau bergerak untuk menyerang Qing Yue'er dari bawah. Cakar panjangnya diulurkan ke atas, mencoba meraih gadis itu dan merobek tubuhnya.
Mo Jingtian langsung mendengkus dingin. Kedua matanya berkilat dengan cahaya emas. Sepersekian detik kemudian tubuh iblis itu langsung meledak.
Boomm!
Qing Yue'er mencoba tidak terpengaruh oleh apa pun di sekitarnya. Suara ledakan yang terjadi hanya dianggap seperti angin. Dia percaya Mo Jingtian tidak akan membiarkannya terluka.
Saat ini dia hampir selesai. Jika pikirannya terganggu, dia hanya akan gagal dan membuang-buang energi. Jadi, lebih baik tetap fokus.
Pola segel menjadi semakin lengkap seiring berjalannya waktu. Iblis-iblis di dalam lubang tidak lagi bisa menyerang Qing Yue’er. Setiap kali mereka mencoba mendekati segel, tubuh mereka langsung terlempar jauh.
Ini membuat Mo Jingtian tidak perlu bertindak atau melakukan apa-apa lagi. Iblis-iblis itu secara alami menyerah. Mereka hanya bisa menggeram dan meraung marah.
Qing Yue’er menjadi heran. “Kenapa aku tidak bisa merasakan apa pun?” Dia bertanya sambil melompat ke pinggiran lubang. Tangannya mencoba menyentuh garis-garis pola dengan bingung.
Dia pikir segel itu adalah segel yang memiliki bentuk padat yang sangat keras. Seperti tembok yang tidak bisa ditembus, atau sesuatu yang serupa. Namun, ini tidak seperti itu.
“Segel ini berbeda dengan segel biasa. Ini tidak seperti formasi atau dinding pelindung,” kata Mo Jingtian.
“Lalu?”
“Kau tahu lubang ini menghubungkan dunia manusia dengan dunia para iblis. Jadi, segel ini tidak akan menyegel permukaan lubang ini, melainkan seluruh lubang iblis ini dari ujung ke ujung. Iblis-iblis yang masih ada di dalam lubang akan secara alami terdorong kembali ke dunia bawah.”
“Kalau begitu, apakah lubang ini akan menjadi ruang kosong yang tidak bisa dimasuki?”
Mo Jingtian menggeleng. “Itu bisa dimasuki. Lubang iblis ini berubah menjadi dimensi yang terpisah. Dimensi yang bukan dunia manusia dan bukan dunia iblis. Siapa pun yang masuk ke sana, mereka tidak akan bisa keluar.”
__ADS_1
Qing Yue’er melebarkan matanya setelah mendengar itu. Mulutnya juga ikut terbuka. “Ini terlalu tidak terduga! Jadi itulah kenapa seseorang tidak akan bisa menghancurkan segel ini?”
“Benar.” Mo Jingtian mengangguk. Membuat segel itu sama seperti menciptakan dimensi baru yang terpisah dari dunia manapun. Seseorang tidak akan bisa menghancurkan atau menembus dimensi itu. Dewa tidak terkecuali.
“Bagaimana kau bisa menemukan cara untuk membuat hal ajaib seperti ini?” Qing Yue’er bertanya dengan takjub. Dia sungguh tidak menyangka akan mempelajari segel yang luar biasa ini.
“Tapi, Jingtian, lubang ini bisa dimasuki oleh siapa pun. Jika seseorang tidak sengaja terjatuh ke dalam sana, mereka pasti akan mati,” ucap Qing Yue’er dengan kening berkerut.
Mo Jingtian tersenyum. “Lubang hitam ini tidak bisa dilihat oleh manusia biasa di bawah alam duniawi. Dan mereka tidak akan bisa memasukinya. Hanya kultivator di alam duniawi ke atas yang bisa.”
“Itu masih tidak aman.” Qing Yue’er menatap Mo Jingtian dengan serius. “Aku akan membuat segel lain untuk menutup lubang ini.”
“Lakukanlah.”
Qing Yue’er kembali membuat segel yang berbeda. Kali ini bukan segel yang sangat kuat, tapi itu akan cukup untuk menghalangi kultivator di bawah alam Surgawi masuk ke dalam sana.
Lapisan segel ke dua pun selesai dibuat. Qing Yue’er membungkuk dan mengulurkan tangannya di permukaan segel. Kali ini dia akhirnya bisa merasakan dinding dingin yang sangat kokoh menutupi lubang iblis itu.
Senyum puas muncul di bibirnya. “Ini jauh lebih aman. Dewa mungkin bisa melihat dan menembus segel yang ke dua. Tapi orang-orang di benua Tongxuan tidak akan bisa.”
Dia melambaikan tangannya. Setelah itu, permukaan lubang iblis langsung ditutup dengan tanah. Semuanya menjadi sangat normal, seperti tidak pernah ada apa pun di sana.
“Jingtian, lubang ini sudah ditutup. Tapi aku khawatir mereka akan membuat lubang lain.”
Mo Jingtian menggeleng sambil tersenyum lembut. Dia menarik gadis itu mendekat. “Para iblis tidak mampu membuat lubang seperti ini. Ini adalah tindakan dewa. Selama tidak ada dewa yang membuat lubang iblis lagi, maka itu tidak akan terjadi.”
Akhirnya Qing Yue’er merasa lebih tenang setelah mendengar itu. “Masih ada sembilan lubang lagi di Tongxuan Selatan. Jingtian, kita harus cepat pergi.”
Mo Jingtian mengangguk setuju. Mereka kembali menaiki pedang terbang dan meluncur cepat meninggalkan wilayah itu.
__ADS_1