Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Pria Berjubah Merah yang Dirindukan


__ADS_3

“Xinyu, tidak baik marah-marah seperti ini. Tenanglah. Kau pasti sedang memiliki banyak beban pikiran,” ucap Qi Rong. Dia segera menarik Qing Yue’er duduk, lalu memijat bahunya dengan manis untuk mencegahnya marah.


Jing Ling yang melihat tindakan Qi Rong hanya memutar bola matanya dengan malas. Dia dan Ming Yuxia memilih untuk duduk dan menunggu guru dan penatua yang lain datang.


Niu Longhao di tempat duduknya tersenyum tipis. “Xinyu, melihatmu memarahi Qi Rong seperti itu, sepertinya kau juga sudah meningkat banyak.”


Qing Yue’er menggeleng pelan. Level 8 alam surgawi sama sekali tidak membuatnya puas. Dia berharap bisa segera mencapai alam roh perak. Namun, dia tidak memiliki banyak waktu untuk berkultivasi. Apalagi sekarang dia menjadi lebih sibuk. Itu sedikit membuatnya frustrasi.


“Tidak banyak,” ucapnya dengan lirih. “Apa kau ingin tahu?”


Semua orang di sana langsung mengangguk. Sejak tadi mereka sudah penasaran dengan level kultivasi Qing Yue’er. Apakah gadis itu akan memberi tahu mereka?


Sayangnya Qing Yue’er menggeleng. “Jika kalian bisa menebaknya, aku akan senang.”


Han Qiong terkekeh. “Nak, seberapa pun itu, aku tetap bangga padamu,” ucapnya dengan sungguh-sungguh.


Qing Yue’er tersenyum mendengar itu. Kemudian dia menepis tangan Qi Rong. “Menyingkirlah! Kau hanya membuat punggungku semakin sakit.”


Qi Rong terkekeh malu. Kemudian dia duduk di meja lain yang tidak jauh dari Qing Yue’er. Dia bertanya dengan lirih, “Aku tidak mengerti dengan kata-katamu sebelumnya. Guruku berada dalam kesulitan? Apa yang terjadi padanya?”


Mungkin Qi Rong memang tidak berguru lama pada Cloud Fairy. Namun, wanita itu sudah mengajarkan hal-hal yang tidak diajarkan oleh guru-guru dan penatua di sini. Secara alami karena wanita itu lebih kuat dan berpengetahuan dari orang-orang di sini.


“Kakak Lin merupakan keturunan terakhir ras peri,” ucap Qing Yue’er dengan lirih. Dia menatap Qi Rong dengan rumit.


“Ras peri mengalami pembantaian sejak lama. Sekarang dia akan menjadi pemimpin para peri yang masih hidup. Apa kau tahu? Situasi di Celestial saat ini masih tidak pasti. Jika perang tidak bisa terhindarkan, aku ingin kau ada di sisinya dan berjuang bersama,” lanjutnya.


Qi Rong yang mendengar itu menjadi terkejut. Dia tidak tahu gurunya akan memiliki identitas dan masalah seperti itu. Lagi pula wanita itu tidak pernah menceritakan apa pun padanya.


Dia juga terkejut dengan perang yang disebutkan Qing Yue’er. Dia menjadi bingung. Perang apa yang tidak bisa terhindarkan? Mungkinkah Celestial jauh lebih kacau dari iblis-iblis di benua Tongxuan?

__ADS_1


“Yue’er, lalu apa yang harus aku lakukan?” dia bertanya dengan tidak nyaman.


“Aku tidak tahu,” gumam Qing Yue’er. “Kita akan membahas ini nanti.”


Qi Rong hanya mengangguk patuh. Beberapa saat kemudian, para penatua dan guru-guru yang diundang oleh Zheng Yi mulai berdatangan. Mereka segera menyapa Qing Yue’er dengan hormat. Ada beberapa penatua dan guru baru yang asing. Namun, gadis itu tidak begitu memedulikan itu.


Setelah semua orang berkumpul, Qing Yue’er pun mulai angkat bicara. Dia menatap mereka dengan serius. “Kalian pasti sudah tidak asing dengan masalah iblis-iblis yang berkeliaran. Apa yang kalian ketahui tentang itu?”


Gu Xingren yang baru datang pun mengungkapkan pikirannya. “Aku dengar itu ada di seluruh Tongxuan. Ada gerbang-gerbang tersembunyi yang menjadi pintu keluar mereka dari dunia bawah.”


“Itu memang benar.” Qing Yue’er mengangguk setuju.


“Jadi benar-benar ada gerbang dari dunia bawah?” Sun Quan, seorang penatua bermata sipit, tampak terkejut. Untuk pertama kalinya matanya menjadi lebar.


“Aku tidak mengerti bagaimana ini bisa terjadi. Bukankah para dewa yang agung telah menyegel mereka?” Peng Liang bertanya dengan heran.


“Dewa yang agung hanyalah omong kosong,” ucapnya dengan dingin.


Suhu udara di ruangan itu seolah mengalami penurunan. Orang-orang di sana merasakan hawa dingin di punggung mereka. Tanpa sadar mereka menelan ludah dengan takut-takut.


“Xinyu, apa yang harus kita lakukan untuk ini?” Niu Longhao bertanya dengan hati-hati. Dia tidak ingin pertanyaannya membuat gadis itu marah.


Qing Yue’er menarik napas panjang. Dia menatap pria tua itu dengan serius. “Aku ingin kalian membangun kerja sama dengan kekuatan-kekuatan besar di seluruh Tongxuan. Ada banyak gerbang iblis yang telah terbuka. Setidaknya ada lima puluh gerbang. Jika kalian tidak bekerja sama, itu akan memakan banyak waktu dan korban.”


Mereka yang mendengar itu menjadi terkejut. Lima puluh gerbang iblis adalah jumlah yang sangat banyak! Mereka tidak pernah membayangkan ini. Bukankah itu berarti benua Tongxuan bisa dikuasai oleh para iblis kapan saja?


Han Qiong mendesah dengan perasaan resah. Pantas saja Qing Yue’er secara langsung turun dari Celestial. Ini bukan sesuatu yang bisa mereka hadapi sendirian.


“Bagaimana cara menutup gerbang itu?” Jing Ling bertanya. “Apakah perlu metode khusus?”

__ADS_1


“Seharusnya ada metode khusus,” kata Niu Longhao sambil mengerutkan kening. “Bukankah para dewa di masa lalu sudah menyegel mereka? Namun, pada akhirnya itu berhasil dibuka lagi. Jika kita tidak membuat segel yang lebih hebat, bukankah mereka tetap akan bisa keluar?”


Qing Yue’er memejamkan matanya dengan perasaan rumit. Apa yang dikatakan Niu Longhao benar. Mereka harus menggunakan segel yang benar-benar kuat, yang bahkan tidak bisa dibuka oleh Baili Linwu dan dewa-dewa busuk di Pengadilan Surgawi.


Namun, bagaimana caranya? Bagaimana cara dia bisa menciptakan segel sehebat itu?


“Xinyu, ini pasti akan menjadi sesuatu yang sulit,” ucap Zheng Yi dengan lirih.


“Penatua Zheng benar. Ini memang sulit.” Qing Yue’er menatap cangkir teh di tangannya tanpa ekspresi. “Namun, jangan pikirkan tentang itu. Kalian hanya perlu menghubungi kekuatan-kekuatan besar yang bisa diajak bekerja sama. Biarkan aku yang memikirkan tentang penyegelan itu.”


“Apakah itu baik-baik saja?” Han Qiong bertanya dengan khawatir. Dia tidak ingin gadis itu mendapat beban karena harus memikirkan cara untuk menyegel gerbang iblis.


Lagi pula, bagaimana mungkin manusia bisa menciptakan segel yang kehebatannya melampaui segel buatan dewa? Bukannya dia sedang meremehkan muridnya. Namun, ini memang sulit. Hal yang mustahil untuk dilakukan.


Qing Yue’er menunduk. Dia tidak memiliki pilihan apa pun. Di benua Tongxuan ini, tidak ada yang bisa dia andalkan. Dia harus mencari cara sendiri.


“Guru, jangan khawatir. Membuat segel yang melampaui segel buatan para dewa pasti akan sulit. Namun, aku pasti akan menemukan caranya,” ucapnya dengan sungguh-sungguh. Dia tidak ingin mereka menjadi ragu-ragu hanya karena ini.


“Xinyu, bagaimana kau bisa mengatakan itu sulit? Dengan aku di sini, hal apa yang tidak bisa kau lakukan?” Tiba-tiba suara yang arogan dan acuh tak acuh terdengar dari luar ruangan.


Qing Yue’er yang mendengar suara itu langsung bergetar. Jantungnya berdebar-debar. Dia sontak berdiri dari tempat duduknya. Apakah dia tidak salah dengar?


Pada saat itulah dia melihat pria berjubah merah yang berjalan memasuki ruangan dengan santai. Topeng perak menutupi sebagian wajahnya. Rambut putihnya tergerai panjang hingga ke pinggangnya.


Kedua mata Qing Yue’er langsung berkaca-kaca melihat kemunculan sosok itu. Di depan semua orang dia berlari dan memeluk pria itu dengan erat. Air matanya tak terelakkan jatuh membasahi pipinya.


“Jingtian ….”


“Kau membuatku takut.”

__ADS_1


__ADS_2