Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Kemarahan Tersembunyi


__ADS_3

“Ayah, apa Hua Yan akan membuat masalah lebih lanjut?” tanya Xie Ying Fei setelah Hua Yan pergi dari istana Tianjun.


“Haiz! Aku tidak tahu. Selama ini tidak ada masalah yang begitu berarti antara klan Xie dengan klan Hua.”


“Sepertinya dia menargetkan Qing Yue'er,” ucap Xie Ying Fei.


Xie Song menghela napas panjang. Dia tidak tahu apa saja yang sudah terjadi selama cucunya itu berada di alam bawah. Kembali ke klan Xie tidak berarti gadis itu akan hidup dengan damai. Kenyataannya di Celestial justru lebih berbahaya dari alam bawah.


Bedanya, di alam bawah Qing Yue'er melakukan semuanya sendirian. Sedangkan di Celestial, gadis itu memiliki klan Xie yang setidaknya bisa memberikan bantuan. Meskipun tidak banyak.


“Kalau begitu kamu harus cepat membawanya pulang. Jangan sampai terjadi sesuatu padanya.”


Xie Ying Fei mengangguk. Kemudian dia pun segera pergi mencari Qing Yue'er. Keluar dari istana Tianjun, dia meluncur tinggi ke langit lalu mengedarkan kekuatannya untuk mendeteksi aura Qing Yue'er.


Kedua matanya tertutup. Semilir angin menerbangkan rambut panjangnya. Sesaat kemudian dia membuka matanya lagi.


“Sepertinya dia pergi ke Pulau Langit,” gumam Xie Ying Fei. Dalam sekali kedipan mata sosoknya langsung menghilang dari udara tipis untuk kemudian muncul di sekitar Pulau Langit.


Xie Ying Fei kembali menajamkan kekuatannya untuk mendeteksi jejak Qing Yue'er. Samar-samar dia bisa merasakannya. Namun itu sangat samar. Tetap saja ini adalah harapan baginya.


“Bagaimana? Apa kamu melihat seorang gadis keluar dari Pulau Langit itu?” tanya Gong Zhantian yang langsung menarik perhatian Xie Ying Fei.


“Belum, Kek. Mungkin tidak akan pernah. Kakek tahu sendiri siapa pun yang masuk ke sana pasti tidak akan bisa keluar,” balas seorang pria muda yang wajahnya cukup polos.

__ADS_1


“Haiz. Dari awal aku sudah memperingatkan, tapi dia sungguh keras kepala.” Gong Zhantian mengembuskan napas panjang. “Ini pelajaran baik untukmu. Jika ada tetua yang memberi saran maka kamu harus mendengarkan.”


“Kakek, kau tahu aku selalu mendengarkan nasihatmu.”


“Bagus, bagus.” Gong Zhantian mengangguk senang. Dia mengalihkan pandangannya dengan acak. Kedua matanya melebar ketika tanpa sengaja melihat sosok yang tidak diduga.


“Nyonya Xie ....”


Xie Ying Fei tersenyum. Tanpa berbasa-basi dia pun bertanya, “Apa Tuan Gong baru saja membicarakan tentang seorang gadis?”


Gong Zhantian langsung mengangguk. Dia tidak tahu kenapa tiba-tiba Xie Ying Fei ada di sana dan menanyakan tentang pembicaraan itu. Lagi pula dia pikir itu bukan hal yang begitu penting.


“Beberapa hari yang lalu pria tua ini melihat gadis keras kepala yang memaksa masuk ke Pulau Langit di sana.” Gong Zhantian menunjuk pada Pulau Langit yang misterius. “Sepertinya dia tidak akan bisa keluar,” lanjutnya dengan nada yang cukup dalam.


Gong Zhantian menjadi heran, kenapa seseorang seperti Xie Ying Fei akan bertanya tentang gadis asing itu. Atau .... Sebuah dugaan masuk ke kepalanya. Mungkinkah mereka saling mengenal?


“Dia memiliki penampilan yang sangat bagus. Jika aku tidak salah maka umurnya tidak akan lebih dari 20 tahun,” ucap Gong Zhantian.


“Bisakah Tuan Gong menyebutkan lebih detail lagi?” tanya Xie Ying Fei dengan tidak sabar. Gadis berusia di bawah 20 tahun bukan hanya Qing Yue'er saja. Dia membutuhkan ciri-ciri yang lebih spesifik.


Gong Zhantian semakin tidak mengerti. Namun dia tetap menjawabnya dengan senang hati. “Dia gadis cantik dengan kulit seputih salju, selaras dengan warna jubahnya. Wajahnya sangat cantik yang sulit untuk dibantah, meskipun aku tahu itu pasti hanya penampilan palsu. Rambutnya hitam panjang dan temperamennya sedikit aneh.”


“Dia juga bersama dengan anak kecil yang belum cukup dewasa,” imbuhnya.

__ADS_1


“Anak kecil?” Xie Ying Fei mengerutkan keningnya. Bisakah gadis itu benar-benar Qing Yue'er dan anak kecil itu kemungkinan adalah binatang ilahinya?


“Ya, aku tidak mungkin salah. Bahkan anak kecil itu yang membantunya masuk. Aku pikir dia bukan anak sembarangan.”


Xie Ying Fei tidak tahu persis siapa anak kecil itu, tapi dia memiliki dugaan kuat tentang gadis itu. Tidak salah lagi, itu pasti Qing Yue'er. Jika itu memang benar maka dia sungguh tidak bisa menebak apa yang diinginkan putrinya.


Pulau Langit misterius ini sama sekali bukan tempat sembarangan. Bagaimana gadis itu bisa begitu saja masuk ke sana? Tidakkah dia harus memikirkan apa risikonya jika ada banyak bahaya di dalam dan tidak bisa keluar dengan selamat?


Amarah dan kecemasan langsung menyulut Xie Ying Fei. Kedua tangannya mengepal dengan erat. Tidak mungkin dia hanya berdiam diri di sini menunggu sampai gadis itu keluar. Sepertinya dia harus memaksa masuk.


Kekuatannya sendiri mungkin tidak bisa menjamin keselamatannya. Namun dia akan mencobanya. Jika setelah tiba di sana dia benar-benar menemukan Qing Yue'er, maka dia harus memberikan hukuman yang bagus!


Xie Ying Fei tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada Gong Zhantian. Setelah itu dia pun langsung meluncur menuju Pulau Langit yang dimaksud.


Di dalam dimensi yang berisi Persik Surgawi, Qing Yue'er masih fokus dengan kultivasinya. Tentunya dia tidak tahu jika saat ini ibunya sedang bergerak untuk menemukan keberadaannya. Mungkin kekacauan akan terjadi setelah mereka bertemu lagi.


***


Bulan ini ARG akan rutin update lagi. Jika kalian lupa jalan ceritanya maka baca kembali di bab-bab terakhir.


Saya baca komentar kalian, tapi belum sempat membalas dan saya sendiri bukan orang yang suka membalas komentar satu-satu ✌️


Mohon maaf sudah hiatus tanpa pamit 🙏

__ADS_1


__ADS_2