
Qing Yue'er merasa semakin tidak sabar. Dia sudah berbaik hati dengan membantu memberikan bantuan, tapi orang-orang ini terlalu banyak berpikir.
"Bukankah tidak ada lagi orang yang bisa menyembuhkannya? Jadi bagaimanapun juga dia akan mati terlepas dari aku campur tangan atau tidak." Qing Yue'er mengangkat bahunya.
"Beraninya kamu mengutuk Wang Xun untuk mati!" Tetua Ouyang yang sudah sedikit tenang kembali mengeluarkan emosi.
"Ah itu sama sekali bukan mengutuk."
"Bagaimana jika kita membuat sebuah taruhan? Jika aku tidak dapat menyembuhkannya, maka aku akan memberikan kalian masing-masing 500 batu roh. Tapi jika aku berhasil, kalian yang akan memberiku masing-masing 500 batu roh."
Qing Yue'er mengusulkan sebuah taruhan gila yang membuat Qi Rong hampir memuntahkan darah. Bayangkan saja, itu adalah 500 batu roh!! Itu mungkin setara dengan harga jual seluruh kerajaan Linxiang.
Qi Rong tidak bisa tidak terkejut.
Apakah anak ini bahkan masih sehat?
Darimana munculnya keberanian seperti itu?
Dia berbisik di telinga Qing Yue'er. "Yue'er jangan gila. Bagaimana jika kamu gagal? Bukankah kamu akan mati dipukuli?"
Qing Yue'er mengerutkan bibirnya. "Apa kamu bahkan tidak mempercayaiku?"
Qi Rong tidak tahu harus menjawab apa. Dia hanya tidak mau kalau tiba-tiba Qing Yue'er gagal kemudian gadis itu akan ditagih dengan ribuan batu roh. Bukankah ini sama dengan mencari kematian?
Tetua Ouyang dan dua ahli alkimia saling memandang. Mereka memiliki pikiran yang sama. Anak itu begitu berani membuat taruhan besar dengan mereka, bagaimana mungkin mereka kalah di depan remaja yang hanya berumur 15 tahun?
Lagipula jika mereka menang, mereka akan mendapat masing-masing 500 batu roh. Itu adalah jumlah yang menguntungkan!
"Baik, aku akan menyetujuinya. Jangan salahkan kami jika nanti harus memerasmu dengan 1500 batu roh."
Tetua Ouyang dan dua lainnya langsung menyutujui tanpa pikir panjang. Mereka yakin kalau anak ini hanya pemboros besar yang akan membuat taruhan dengan cuma-cuma.
__ADS_1
Wang Lin hendak memprotes ketika Tetua Ouyang melambaikan tangannya. "Biarkan saja. Biarkan dia mempermalukan dirinya sendiri."
Wang Lin menghela nafasnya. "Baik, aku akan memberimu kesempatan." Wang Lin tidak berharap pada Qing Yue'er. Anak itu bukan ahli medis, jadi kemungkinan besar dia tidak akan mampu.
Tetua Ouyang mendengus dingin sebelum duduk di kursi yang tersedia. Dia akan melihat bagaimana anak itu akan mempermalukan dirinya sendiri.
"Oh itu benar. Senior Wang Lin, apa hadiahnya jika aku berhasil menyembuhkannya?" Qing Yue'er bertanya sebelum memasuki kamar.
Mendengar pertanyaan ini, Tetua Ouyang dan lainnya langsung menggelap. Bahkan dia belum tentu berhasil, tapi dia berani menanyakan hadiah?
Benar-benar tidak tahu malu!
Wang Lin mengerutkan keningnya. Kenapa anak itu menjadi begitu langsung? Mereka bisa membahasnya jika dia memang sudah berhasil bukan?
"Apa yang kamu inginkan?" tanya Wang Lin.
Qing Yue'er tersenyum lebar. "500 batu roh tidak buruk. Itu sudah cukup."
"Kamu hanya memeras cabang archer! Benar-benar tidak tahu malu!" Salah satu guru alkimia memarahi Qing Yue'er.
Qing Yue'er mengangkat bahunya. "Aku bukan memerasnya. Tapi aku memiliki guru alkimia yang misterius. Dia mengatakan padaku untuk tidak mengobati orang lain kecuali mereka memberikan imbalan yang masuk akal. Jika aku tidak menurutinya, aku akan dibuang dari status muridnya."
Ying Jun yang ada di dalam ruang dimensi tertawa terbahak-bahak. Sepertinya tuannya telah menjadi semakin tidak tahu malu.
Tetua Ouyang mendengus. "Hanya alasan!"
Sorot mata Wang Lin telah bersinar. Dia sedikit berharap jika Qing Yue'er benar-benar memiliki guru misterius. Mungkin saja anak itu akan bisa menyembuhkan Wang Xun.
Dengan tekad yang kuat, dia menggertakkan giginya sebelum menyetui permintaan Qing Yue'er.
"Baik, 500 batu roh disetujui."
__ADS_1
Walaupun 500 batu roh adalah jumlah yang sangat banyak, jika dia mengumpulkan dari 10 murid langsung guru Wang untuk menyumbang, itu pasti akan cukup.
"Bagus." Qing Yue'er dengan senang hati masuk kedalam kamar. Dia mendapati seorang pria tampan yang terbaring lemah. Pipinya sangat tirus dan kurus. Ini mungkin efek dari racun ular kalajengking?
Dia memeriksa denyut nadi Wang Xun. Lalu membuka kedua matanya juga. Ini seperti dia sedang magang dulu di rumah sakit.
Sebenarnya dia tidak terlalu mengerti tentang pengobatan tradisional yang menggunakan akupuntur kecuali beberapa pengetahuan dari buku Formula Dewa Alkimia. Namun dia juga belum membaca semua isi buku itu.
Setelah beberapa saat, Qing Yue'er menggelengkan kepala dan mendesah. Ternyata dia sama sekali tidak memahami cara menyingkirkan racun ini apa lagi untuk menyembuhkan.
Qing Yue'er terkekeh, kemudian bersiap untuk sebuah akting. Dia melambaikan lengan bajunya dan berjalan keluar membuka pintu. "Senior Wang Lin, bisakah kamu membawakanku beberapa herbal?"
"Herbal apa? Kamu hanya perlu mengatakannya," jawab Wang Lin.
Kemudian Qing Yue'er langsung menyebutkan beberapa herbal yang dia ingat dalam otaknya. Dia tidak tahu fungsi herbal itu, tapi dia mengucapkan dengan percaya diri seolah apa yang dia ucapkan memang benar.
Wajah Tetua Ouyang menggelap. Rumput ekor kuda? Pucuk bambu air? Haitang putih? Apakah anak itu akan mengobati penyakit atau akan menyingkirkan racun?
Semua herbal yang disebutkan adalah herbal untuk penyakit-penyakit organ dalam. Tapi menyingkirkan racun membutuhkan metode yang jelas berbeda dari penyembuhan penyakit!
Tetua Ouyang hanya tersenyum dingin. Dia akan melihat sampai mana anak itu akan berpura-pura menjadi seorang ahli medis. Pada saat itu, dia akan menampar wajahnya.
Setelah beberapa saat Wang Lin kembali dengan beberapa herbal di tangannya. Dia langsung memberikannya kepada Qing Yue'er. Dia hanya mencoba berpikir positif, mungkin anak ini akan membawa keajaiban.
Qing Yue'er menerima herbal itu dan segera menutup pintu lagi. Dia menghembuskan nafasnya sebelum melemparkan semua herbal kedalam ruang dimensinya sendiri.
Kemudian dia mengambil satu botol porselen dari lengan bajunya. "Hehehe aku tidak mau repot berpikir."
Dia menuangkan air Yin Yang kedalam mulut Wang Xun. Setelah itu dia hanya duduk santai, tangannya menyangga kepalanya di atas meja. Dia akan menunggu sampai Wang Xun tersadar.
Sebenarnya dia tidak begitu yakin karena racun pada tubuh Wang Xun sudah menjalar ke jantungnya. Tapi dia mengambil taruhan yang sangat berani. Jika memang dia berhasil, bukankah dia akan menjadi orang kaya?
__ADS_1