Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Bertemu Musuh


__ADS_3

Hanya dalam hitungan waktu yang singkat iblis-iblis yang mengelilingi kerajaan Linxiang langsung tersedot habis dimakan Taotie. Binatang iblis itu memakan bersih semuanya tanpa tertinggal satu pun.


Para prajurit kerajaan yang menjaga wilayah perbatasan langsung tercengang melihat kejadian itu. Wajah mereka pucat dan tubuh mereka gemetar. Antara sukacita dan ketakutan, semua bercampur menjadi satu.


“Apa … dia tidak akan memakan kita juga?” tanya seseorang sambil menunjuk Taotie.


“Tidak tahu! Cepat sembunyikan diri kalian!”


“Tunggu! Tunggu! Apa kalian melihat wanita berpakaian putih itu?”


“Dia … kenapa dia sangat mirip dengan Nona Qing?”


“Bukan mirip lagi. Itu memang dia!” seru seseorang yang tiba-tiba menyadarinya. Tidak ada yang bisa mengalahkan kecantikan Qing Yue’er yang bahkan wajahnya sudah dipahat di pusat kota.


Orang-orang langsung menatap ke atas dengan penuh kekaguman dan penghormatan. Meskipun mereka takut melihat Taotie, tetapi mereka percaya makhluk besar itu tidak akan melukai mereka.


“Bagus, Taotie!” seru Qing Yue’er senang. Dia langsung melesat dan mendarat di atas kepala Taotie. Kemudian dia mendongak ke langit.


“Sepertinya waktunya sudah dekat,” gumam Qing Yue’er. Dia beralih menatap ke bawah, kepada para prajurit yang sudah menonton aksi hebat Taotie.


“Kalian ….” Qing Yue’er menempelkan telunjuk ke bibirnya. “Ssstt. Jangan katakan pada siapa-siapa,” ucapnya yang diakhiri dengan senyum manis.


Para prajurit itu tidak percaya Qing Yue’er berbicara dengan mereka. Dan apa itu? Kenapa senyum wanita itu terlihat begitu memesona? Mereka hanya diam ternganga tanpa bisa berkata-kata.


“Hahaha …. Taotie, ayo pergi!”


Whoosshh!


Taotie langsung melesat pergi menuruti permintaan Qing Yue’er. Setelah sosok Taotie benar-benar tak terlihat barulah para prajurit itu tersadar. Mereka berdecak beberapa kali.


“Ah, aku tidak percaya ini nyata. Jadi benar apa yang dikatakan pamanku. Nona Qing memang manusia pilihan,” komentar seseorang.


“Baik, baik. Lupakan kejadian hari ini! Anggap saja kalian tidak melihat apa-apa!” perintah seseorang yang menjadi pemimpin mereka.


“Bagaimana jika Yang Mulia bertanya?”

__ADS_1


“Sudah kubilang anggap saja kalian tidak melihat apa-apa. Jadi cari alasan kalian sendiri jika ditanya!”


“Baik,” balas mereka serentak. Mereka akan menyimpan kejadian ini untuk mereka sendiri.


***


Qing Yue’er dan Taotie bergerak mengelilingi wilayah Tongxuan Timur. Selama itu pula dia menciptakan dinding formasi yang mengelilingi setiap perbatasan Tongxuan Timur. Dia mengisolasi bagian timur ini dari dunia luar.


Tindakannya dilakukan dengan hati-hati. Dia percaya Baili Linwu tidak akan tahu keberadaannya karena pria itu saat ini pasti sedang sibuk memikirkan cara untuk membuka kunci dantian.


Hanya saja Qing Yue’er tidak yakin apakah ada bawahannya yang ditempatkan di sini atau tidak.


Meskipun begitu, Qing Yue’er tidak begitu peduli. Jutru sebelum Baili Linwu memiliki kekuatannya kembali dia harus membersihkan semua iblis-iblis ini.


Sekarang waktu hampir menunjukkan dini hari. Qing Yue’er sudah selesai memasang dinding formasi. Dia berdiri di langit mengamati bagaimana situasi di bawah sana dengan baik.


Dari tempatnya berada, dia bisa melihat Akademi Xinfeng, kerajaan Xirei dan kerajaan-kerajaan lainnya. Ada juga akademi lain yang Qing Yue’er tidak begitu mengenal dengan baik.


Tepat ketika dini hari tiba, akademi-akademi, kerajaan-kerajaan serta kekuatan-kekuatan lain seolah terbangun. Masing-masing bangunan mereka mulai diselimuti dengan cahaya samar dari array pelindung.


Hanya saja ada satu bangunan besar yang tampaknya tidak melakukan apa-apa. Jika Qing Yue’er tidak salah seharusnya bangunan itu adalah tempat di mana Akademi Fujin berada.


Qing Yue’er tersenyum mengejek. Jika nanti terjadi sesuatu yang buruk maka itu akan menjadi salah mereka sendiri karena tidak mengikuti instruksi dari Ling Wuji.


“Taotie, turunlah dan makan semua iblis yang kau temui. Aku akan mencari sumber dari mana mereka keluar,” ucap Qing Yue’er dengan serius.


Taotie bersorak senang. Kepala besarnya melompat-lompat di udara seperti anak kecil yang baru saja diberi permen buah.


“Namun, kau harus berhati-hati. Jika ada seseorang yang tidak bisa kau hadapi maka segera kembali dan temui aku.” Qing Yue’er berpesan. Dia takut jika sampai terjadi sesuatu pada Taotie.


“Baik. Aku mendengarkanmu,” balas Taotie dengan suara yang menggelegar. Setelah itu dia pun segera turun ke bawah. Malam ini dia benar-benar makan besar.


Qing Yue’er memerhatikan Taotie selama beberapa saat. Setelah itu barulah dia bergerak acak menjelajahi wilayah Tongxuan Timur.


Dari atas dia bisa melihat iblis-iblis yang kadang bergerombol atau yang hanya berjalan sendiri. Ada juga yang tertidur di sembarang tempat tanpa peduli apakah ada manusia atau tidak.

__ADS_1


Jika melihat gerombolan iblis, Qing Yue’er akan melemparkan serangan asal. Dia terkekeh-kekeh melihat mereka yang marah dan terkesiap kaget.


“Tunggulah, akan ada makhluk besar yang memakan kalian!” teriak Qing Yue’er dari atas.


Iblis-iblis itu langsung menggeram marah. Namun, mereka tidak bisa terbang ke langit jadi Qing Yue’er hanya tertawa sambil berlalu pergi. Dia terus bergerak menyisir setiap meter tanah itu.


Ketika fajar hampir tiba iblis-iblis mulai jarang terlihat. Pasti karena dimakan Taotie. Sayangnya, hingga saat itu Qing Yue’er tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Tidak ada tanda-tanda pintu keluar datangnya iblis.


“Apa mungkin di Tongxuan Timur tidak ada akses keluar para iblis?” Qing Yue’er bergumam dengan heran. Mungkinkah iblis-iblis ini hanya pindahan dari wilayah Tongxuan yang lain? Dia tidak begitu yakin.


Pada saat itulah tiba-tiba Qing Yue’er melihat Taotie melesat ke arahnya sambil berteriak ketakutan, “Nonaaa! Tolong akuuu!!”


“….”


Taotie bergerak cepat sebelum akhirnya bersembunyi di belakang Qing Yue’er. Tentu saja badannya yang sangat besar tidak akan bisa ditutupi oleh badan Qing Yue’er yang hanya seukuran manusia normal.


“Apa yang kau lakukan?! Siapa yang mengejarmu?!” tanya Qing Yue’er. Dia tidak bisa membayangkan Taotie yang berbadan besar ini ternyata bisa menjadi sangat penakut dan pengecut.


“Itu … itu ….”


Qing Yue’er langsung melihat ke arah dari mana Taotie datang. Awalnya tidak ada siapa pun yang terlihat, tetapi akhirnya dia melihat sosok berjubah abu-abu yang muncul dari udara kosong.


Ketika melihat sosok itu Qing Yue’er langsung menelan ludah. Orang itu tak lain adalah … Di Feng Xuan!


***


Hai semua. Author mau numpang promosi nih 🤣


Yang punya aplikasi Webn*vel boleh dong mampir ke cerita author. Judulnya The Dark Side of Namara dengan nama pena Yulia_R


Itu novel fantasy romance, tapi bukan dari fantasy timur ala-ala Wuxia. Ceritanya juga sedikit mengarah ke Erotic Fantasy. Jadi yang masih adek-adek imut nggak usah baca ya 😉


Terima kasih yang mau berkunjung ❤️


ARG tetep lanjut kok 😊

__ADS_1


__ADS_2