Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )
Tidak Biasa


__ADS_3

Dari informasi yang diberikan oleh sistem, ternyata Thomas Bryan itu punya kelainan yang menyimpang.


Dia suka bermain dengan cara kasar, dan keras. Dengan lebih dari satu cewek cantik.


Itulah sebabnya, setiap dia bermain-main dengan cewek-cewek cantik tersebut, harus ada tim medis yang akan menangani cewek-cewek cantik tersebut. Yang sudah dia siksa terlebih dahulu, sebelum dia mencapai kepuasan dalam bermain.


Dan untuk menuntaskan kepuasannya yang selajutnya, Thomas Bryan akan ditemani oleh cowok tampan yang masih muda.


Sayangnya para cowok yang dia gunakan untuk melepaskan kepuasaan yang terakhir, punya dua kemungkinan pada nasib selanjutnya. Karena setelah bermain dengan Thomas Bryan, kemungkinan besar cowok tersebut akan mati atau kritis, akibat dicekoki obat-obatan terlarang terlebih dahulu. Sehingga cowok bayaran tersebut tidak punya waktu untuk melawannya.


Seandainya ada yang lolos dan kembali sehat, mereka juga tidak bisa hidup dengan nyaman di dunia ini, karena rasa trauma dah ketakutan yang akut.


Itulah sebabnya, pihak Thomas Bryan selalu memberikan iming-iming dengan uang dan hadiah yang besar, untuk para cewek-cewek cantik dan cowok yang mau disewa.


Hal ini sudah lama terjadi, tapi tentu saja tidak ada yang berani mengungkapkan ke muka umum. Termasuk para petinggi di jajaran kepolisian, dan pejabat negara.


Mereka hanya bisa diam dan menjaga sanak saudaranya sendiri, agar tidak sampai bersinggungan dengan dibooking oleh pihak Thomas Bryan. Karena mereka tidak mau itu dialami oleh orang-orang terdekat mereka.


Dan Gavino mengambil langkah sebagai cowok penutup, yang dibutuhkan oleh Thomas Bryan.


Tentu saja ini membawa dampak yang sangat besar, untuk rencananya yang sudah dia susun bersama dengan George, dan juga penyelidikannya sendiri.


"Apa gunanya bayaran dan hadiah besar, jika Kamu mati?" tanya George, yang berpikir tentang para korban yang tentunya sudah sekian banyaknya.


Dia tidak pernah menyangka, jika mantan Bos nya itu punya kelainan yang sadis dan membahayakan keselamatan dan kesehatan orang lain.


"Bukannya para mafia memang tidak punya pikiran dan otak? tentu saja dia tidak berpikir sejauh itu George! Lagipula, Thomas Bryan tidak punya keluarga yang harus dilindungi."


George menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan oleh Gavino, karena itu memang benar adanya.


Tapi di dalam hati kecilnya George, tetap saja dia mengutuk perbuatan mantan bos-nya itu, yaitu Thomas Bryan.


"Apa Kamu bisa Gavino? Aku jadi sangat khawatir jika begini ceritanya." George mengkhawatirkan keadaan Gavino nanti.


"Aku akan berusaha George. Jadi, tenangkan dirimu." Gavino berusaha untuk menyakinkan George, bahwa dia akan selalu berhati-hati.


Akhirnya George mengangguk. Dia segera menghubungi orang yang dia percaya, untuk mengganti cowok yang sudah dipesan Thomas Bryan dengan Gavino.


..."Bagaimana? Apakah bisa diganti dengan orang ku saja?"...


..."Akan Aku usahakan. Aku beri kabar satu jam ke depan. Tapi, berhati-hati dalam melakukan apa-apa di dalam kamar Thomas Bryan. Ada banyak senjata yang kita tidak pernah tahu, di mana dia menyembunyikannya."...


..."Ya baiklah. Aku pasti akan memberikan nasehat dan penjelasan pada orang ku kawan. Jadi, usahakan sebaik mungkin. Aku tunggu kabar selanjutnya."...


..."Ok George. Persiapkan saja orang mu itu, agar bisa menarik Thomas Bryan dan menerima tawaran ini."...


..."Pastinya!"...

__ADS_1


..."Oh ya, kirim juga beberapa foto yang menarik, yang sering dilakukan peragawan dalam berpose. Pokoknya harus semenarik mungkin ya George!"...


..."Ok, siap-siap. Aku akan memintanya untuk berfoto dengan pose yang terbaik."...


Klik!


*****


Acara fashion show akan segera dimulai. Semua orang yang menjadi tamu undangan dan orang-orang yang berkepentingan dengan acara ini sudah sibuk bersiap-siap.


Begitu juga dengan Gavino dan George.


Mereka berdua, di dalam kamar dengan beberapa persiapan yang dilakukan untuk rencana mereka. Yang akan segera tuba waktunya nanti, begitu acara fashion show di aula hotel berakhir.


"Gavin. Ingat, tetap berhati-hati dan waspada. Jangan makan ataupun minum di tempat mereka. Karena biasanya, sudah ada tersedia sebelum Thomas Bryan masuk."


"Hum..."


"Gavino! Aku bicara serius." Bentak George emosi, karena menganggap bahwa Gavino tidak mengindahkan peringatannya.


Mungkin dia merasa tertekan dengan pikirannya sendiri, membayangkan bagaimana keadaan Gavino nanti.


"Paman George," panggil Gavino pelan.


Dia tidak marah ataupun tersinggung dengan bentakan George tadi. Gavino memaklumi kondisi dan situasi yang dihadapi oleh George saat ini.


Gavino hanya mengangguk saja, kemudian menepuk-nepuk pundak George yang sudah mendampingi dirinya sejauh ini.


Aku akan berusaha semampuku. Kamu tetaplah tenang Paman George. Percayakan padaku, agar Aku bisa tenang juga."


"Ya-ya, baiklah. Aku percayakan kepada mu semua tentang Thomas Bryan.


*****


Gavino sendiri sebenarnya juga gugup. Dia adalah cowok yang normal dengan hormon yang normal juga.


Jadi dia tidak bisa bermanja-manja, dan ber_manis ria di hadapan laki-laki yang menginginkan dirinya sebagai pemuas kebutuhan biologis mereka.


Terutama Thomas Bryan, yang baru akan dia hadapi secara langsung nanti.


"Aku harus bisa. Apapun yang terjadi nanti. Lagipula, Aku punya sistem yang bisa membantuku juga dalam keadaan seperti sekarang ini."


"Orang seperti Thomas Bryan, harus dimusnahkan dari muka bumi ini. Karena selain membawa kehancuran suatu negara, dia juga merusak mental manusia-manusia yang normal."


"Dia tidak akan bisa hidup dengan tenang setelah ini. Dan Aku tidak perlu repot-repot membawa senjata untuk menghadapinya."


Gavino bergumam seorang diri, di saat George keluar dari dalam kamar untuk mencari orang yang dia ajak untuk bekerja sama dalam hal ini.

__ADS_1


( Ting )


( Selamat malam Good Father )


( Semua sudah siap dengan segala sesuatu yang Good Father butuhkan nanti )


'Bagus. Aku hanya ingin membuat dirinya kapok dan meminta maaf pada dunia. Atas apa yang sudah dia lakukan selama ini.'


( Ting )


( Sistem pasti akan bantu Good Father )


'Aku ingin melihat keadaan di dalam kamar Thomas Bryan yang akan Aku datangi nanti.'


( Ting )


( Menampilkan kondisi kamar Thomas Bryan di hotel ini )


1%


10%


20%


30%


40%


50%...


Dan seterusnya hingga selesai menjadi 100%.


( Ting )


Tampak pada layar transparan sistem yang ada di depan mata Gavino, memberikan gambaran tentang kondisi kamar Thomas Bryan, yang terletak pada bangunan paling atas dari hotel ini.


Hotel milik Thomas Bryan ini, ruangan paling atas adalah kamar khusus yang sengaja dirancang untuk dia tinggali jika sedang berada di Paris.


Selain kamarnya yang sangat luas, ada kolam renang di dalam kamar tersebut.


Ada juga tempat fitness dan salon pribadi untuk segala sesuatu yang dia butuhkan.


Dan yang paling mencengangkan adalah, kondisi bentuk tempat tidur yang ada di ruangan lainnya, yang tidak tampak dari muka. Tapi ada di antara ruang salon dan ruangan olah raga.


Ranjang tersebut tidak sama seperti layaknya tempat tidur.


Entah bagaimana caranya, orang yang mau tidur di sana bisa terpejam. Melihat bagaimana bentuk tempat tidur yang aneh itu.

__ADS_1


__ADS_2