Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )
Siapa Lagi?


__ADS_3

( Ting )


( Selamat sore Good Father )


'Aku ingin tahu, siapa yang dateng menculik Gress, dengan menggunakan wajahku.'


( Ting )


( Kejadian di kampus Good Father )


'Ya, baru siang tadi.'


( Ting )


( Pencarian dilakukan )


1%


10%


20%


30%


40%


50%...


Sampai selesai menjadi 100%.


( Ting )


( pencarian selesai )


Di layar sistem, tampak jelas sebuah rekaman yang sama, seperti yang tadi Gavino lihat pada rekaman cctv mobilnya.


Dan setelah melihat semuanya, sekarang layar sistem menampilkan sosok seorang pemuda, yang seumuran dengannya. Dengan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh pemuda tersebut.


Gavino memperhatikan dengan seksama, siapa sebenarnya sosok pemuda, yang ada di balik wajah yang sama persis dengannya.


Tapi dia tidak bisa menemukan perbedaan antara dirinya dengan sosok misterius tersebut.


Akhirnya, Gavino saat ini benar-benar yakin. Bahwa ini memang benar ada berkaitan dengan laboratorium, yang melakukan percobaan pada topeng, dan berapa obat yang digunakan untuk formulanya.


Tapi dia juga tahu, jika semua yang berkaitan dengan laboratorium dulu sudah dihancurkan. Dan berkas-berkas penghancurannya juga sudah diamankan.


"Lalu, siapa lagi yang membuka dan melakukan percobaan ini?"


Gavino bergumam sendiri, bingung dengan apa yang sedang dihadapinya. Sebab, bisa-bisa Gress tidak akan mempercayainya, jika dia tiba-tiba muncul dan mengaku sebagai Gavino yang sebenarnya.


Hal ini membuat Gavino merasa sangat khawatir, dengan keselamatan gadisnya itu.


'Lalu, di mana mereka sekarang berada?'


( Ting )


( Good Father ingin tahu lokasi mereka )


'Ya. Aku ingin tahu, di mana saat ini mereka membawa Gress.'


( Ting )


( Pencarian lokasi dilakukan )


1%

__ADS_1


10%


20%


30%


40%


50%...


Sampai selesai menjadi 100%.


( Ting )


( pencarian lokasi ditemukan )


Gavino kembali melihat layar sistem, yang menampilkan sebuah rumah besar, atau bisa juga dikatakan sebagai sebuah Mension yang mewah. Dengan semua fasilitas yang ada.


Hal ini tentu saja membuat Gavino bingung dan juga was-was. Karena mengkhawatirkan keadaan Gress.


Dia berpikir bahwa, gadisnya itu tidak akan pernah sadar bahwa orang yang bersama dengannya bukanlah dirinya. Melainkan orang lain, yang hanya dan menyamar.


"Aku harus memberitahukan hal ini pada king Black. Aku tidak mau jika, dia akan menyalahkan Aku, karena tidak bisa menjaga anaknya."


Sekarang, Gavino mencoba untuk menghubungi king Black. Untuk membicarakan tentang hal ini. Karena berkaitan dengan Gress, yang merupakan anak dari king Black sendiri.


Tut tut tut!


Tut tut tut!


Gavino menghubungi king Black, agar ikut bersamanya mencari tahu. Siapa dan di mana Gress saat ini berada.


Tapi panggilan telpon yang dilakukan oleh Gavino tidak mendapatkan tanggapan dari king Black. Mungkin, king Black sendiri sedang sibuk sehingga tidak melihat atau memegang ponsel nya sendiri.


Tapi belum sampai mencapai pintu, ponselnya berdering. Membuatnya harus kembali ke tempat ponselnya berada.


Ternyata yang saat ini sedang menghubunginya adalah king Black sendiri.


..."Halo Tuan Besar, Anda sedang sibuk?"...


..."Maaf Tuan Muda. Ada beberapa hal yang tadi sedang Aku bicarakan dengan jajaran direksi. Ada yang bisa Aku bantu?"...


..."Pastinya ada Tuan Besar. Ini mengenai Gress. Dia..."...


..."Ada apa dengan dia Tuan Muda?"...


..."Dia diculik oleh seseorang yang mirip dengan ku. Maksudnya, orang itu menggunakan topeng dengan wajah yang serupa dengan ku."...


..."Apa, di culik? Apakah ini orang yang sama dengan yang kemarin? Bukankah orangnya masih ada di tahanan markas?"...


..."Bukan. Ini orang lain."...


..."Siapa dia?"...


..."Aku ada seseorang yang patut untuk dicurigai. Tapi Aku juga tidak yakin, apakah benar dia atau tidak."...


..."Siapa dia Tuan Muda?"...


Akhirnya, Gavino mengemukakan apa yang dipikirkannya saat ini tentang sosok yang menggunakan wajahnya, pada king Black.


Dia ingin meminta bantuan king Black, supaya memberikan perintah kepada anak buahnya untuk menyelidiki orang tersebut. Agar bisa secepatnya menemukan identitas asli dari si penculik. Yang saat ini sedang bersenang-senang dengan Gress di sebuah Mension yang mewah.


King Black mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh Gavino dengan cermat, dan teliti. Karena dia tidak mau jika terjadi kesalahan, dalam melakukan pencarian identitas penculik.


Gavino memberikan dua orang, yang patut untuk dicurigai sebagai pelaku penculikan atas Gress tadi siang.

__ADS_1


Ini berdasarkan apa yang terlihat dalam layar sistem, yang memberikan ciri-ciri khusus pada Gavino. Agar dia bisa mengenalinya.


Dan akhirnya, Gavino mendapatkan dua nama yang sekiranya tepat. Yang bisa menjadi dirinya saat ini.


Dua orang tersebut adalah Verdi dan Dante.


Meskipun sebenarnya Gavino tidak merasa yakin, jika Dante ikut terlibat dalam penculikan Gress yang sekarang.


Tapi karena semua hal bisa saja terjadi, maka dia juga tidak mau gegabah. Dan harus percaya dengan apa yang dilihat, bukan yang dia rasakan saja.


King Black akhirnya jangan cepat mencari identitas dua orang, yang dicurigai oleh Gavino. Sebagai target operasi mereka atas penculikan anaknya, yaitu Gress.


*****


Di sebuah Mension mewah.


Gress sedang berenang dengan riang gembira. Karena merasa jika, sikap Gavino yang saat ini bersama dengannya sangat manis. Tidak seperti akhir-akhir ini, yang terlalu sibuk dengan urusannya sendiri.


Dia sampai melupakan kelas sorenya, karena ajakan Gavino yang menggiurkan.


Tadi siang, Gress cukup terkejut, dengan kemunculan Gavino yang tiba-tiba saja datang dengan memeluknya dari arah belakang.


Perlakuan manis Gavino ini, tentu saja mendapatkan applause dari teman-temannya yang melihat mereka berdua.


"Wahhhh Gress, manis sekali sikap Gavin ini. Aku jadi iri tahu!"


"Andai saja kekasihku juga semanis Gavin..."


"Tiba-tiba ingin jadi seperti Gress!"


Hal ini membuat Gress merasa malu, sehingga berusaha untuk melepaskan diri dari pelukannya Gavino.


Tapi ternyata Gavino tidak mau dilepaskan, bahkan memberikan kecupan-kecupan singkat di belakang kepala, dan leher bagian samping.


"Sayang, ini membuat mereka iri tahu!" protes Gress pada Gavino yang sedang memeluknya.


Tapi Gavino tidak peduli, bahkan menariknya untuk diajak pergi. "Kalau begitu, ayok ikut denganku ke tempat yang sangat menyenangkan, tanpa harus mendapat gangguan dari orang lain!"


Gress yang sedang lupa diri, karena mendapat perlakuan manis dari kekasihnya itu, akhirnya hanya menurut. Dia tidak sadar jika, sebenarnya Gavino yang ini bukanlah Gavino yang asli.


Tapi hanya seseorang, yang sedang menggunakan topeng wajah yang mirip dengan kekasihnya. Dan kemiripan itu memang sulit untuk bisa membedakan, mana yang asli dan mana yang palsu.


Akhirnya Gress mengikuti ajakan Gavino, untuk pergi ke suatu tempat, yang dia sendiri tidak tahu di mana tempatnya.


Tapi karena dia percaya pada kekasihnya itu, dia juga tidak pernah protes, apalagi sampai bertanya-tanya, mau diajak ke mana.


Dia asal nurut dengan ajakan Gavino.


Dan di sinilah mereka sekarang berada. Di sebuah Mension mewah, yang belum pernah dikunjungi oleh Gress.


"Ini untuk tempat tinggal kita nanti. Apa Kamu suka?" tanya Gavino, disaat mereka baru saja tiba.


Gress yang tidak pernah curiga, hanya mengangguk dan tersenyum, mendengar perkataan yang diucapkan oleh kekasihnya.


Dia merasa sangat bahagia, dengan semua perhatian yang besar ini. Dan dia percaya, jika Gavino tidak akan pernah mengecewakan dirinya.


Akhirnya, Gavino mengajak Gress untuk pergi ke kolam renang. Agar bisa bersenang-senang, dan dia sendiri ikut menunggui di pinggir kolam renang.


Hal yang tentunya membuat Gress sangat senang, karena merasa mendapat perhatian penuh dari kekasihnya itu.


Jadi, dia tidak berasa curiga sedikitpun. Jika Gavino yang bersama dengannya saat ini, bukan Gavino yang asli. Tapi hanya seseorang, yang tidak pernah dia kenal sama sekali.


Dan Gavino melihat Gress yang sedang berenang, dengan tersenyum puas.


"Puaskan dirimu, dan jangan pernah ingat untuk minta pulang." Gumam orang tersebut, sambil meminum jus yang tersedia di atas meja. Dekat dengan kolam renang.

__ADS_1


__ADS_2