
Sebenarnya, apa yang dilakukan oleh king Black selama ini, sudah memenuhi aturan yang berlaku untuk setiap anggota mafia. Apalagi dia adalah ketuanya.
Aturan-aturan yang berlaku untuk semua anggota mafia adalah sebagai berikut;
Tidak ada yang bisa memperkenalkan dirinya secara langsung, jadi harus ada pihak ketiga yang melakukannya.
Tidak ada yang bisa memperkenalkan dirinya secara langsung harus ada pihak ketiga yang melakukannya.
Seorang mafia dilarang memperkenalkan dirinya pada orang lain.
Maka ketika seorang mafia hendak berkenalan ada orang lain atau orang dari pihak ketiga yang memperkenalkannya.
Jangan pernah melihat istri teman-teman.
Aturan berikutnya mungkin layak untuk diteladani, di mana para mafia ini dilarang keras melirik atau bermain mata dengan istri dari anggota mafia lainnya.
Jadi tidak ada istilah pagar makan tanaman, atau teman makan teman.
Jangan pernah dilihat oleh polisi.
Aturan ini tentu sangat mutlak bagi Anggota mafia, di mana identitasnya harus benar-benar rahasia.
Untuk itulah jangan sampai seorang polisi mengetahuinya, meskipun polisi tersebut adalah seorang kawan sekalipun.
Jangan pergi ke pub dan klub.
Meski berkecimpung dalam dunia gelap, rupanya mafia diharamkan untuk pergi dugem atau bersenang-senang di pub atau klub.
Sebab aktivitas semacam itu bisa dikatakan sebagai tindakan bodoh atau menyerahkan diri karena akan dengan mudah tertangkap.
Selalu tersedia untuk menjalankan tugas.
Ketika mendapat tugas hal itu adalah sesuatu yang mutlak atau di atas segalanya.
Bahkan, sekalipun pada waktu itu istrinya melahirkan, tugas sebagai mafia harus selalu dilaksanakan.
Janji harus benar-benar ditepati.
__ADS_1
Ketika Anda memberikan janji pada orang lain tentu hal utama adalah menepatinya.
Hal itupun juga berlaku pada anggota mafia, di mana para anggota ini ketika mengucapkan janji, mereka juga harus benar-benar menepatinya.
Istri harus diperlakukan dengan hormat.
Aturan satu ini mungkin juga patut untuk dijadikan teladan bagi siapa saja yang memiliki istri.
Bahkan Anggota mafia sekalipun harus memperlakukan istrinya dengan hormat, hal itu menandakan seorang mafia memiliki sikap penyayang terhadap istri.
Ketika diminta informasi apa pun, jawabannya pasti kebenaran.
Ketika Anda bertemu dengan seseorang atau siapapun yang tidak Anda kenal.
Anggota mafia harus mengatakan yang sebenarnya dan tidak boleh berbohong.
Sebab, mereka meyakini, berkata jujur akan menyelamatkan diri mereka.
Uang tidak dapat digunakan jika milik orang lain atau keluarga lain.
Sekalipun uang tersebut adalah milik anggota keluarga sendiri.
Aturan ini dimaksudkan untuk menunjukkan sisi kejujuran dan dilarang keras melakukan korupsi di tubuh organisasi ini.
Mereka yang tidak bisa menjadi bagian dari Mafia.
Beberapa orang disebut tidak bisa menjadi anggota mafia jika ia memiliki kerabat dekat di kepolisian.
Lalu siapa saja yang berperilaku buruk dan tidak berpegang pada nilai-nilai moral, juga tidak bisa ikut dalam kegiatan Mafia.
Mungkin, untuk kalangan orang biasa hal tersebut yang menjadi aturan sangat tidak berlaku atau tidak mungkin. Sebab, orang-orang hanya berpikir bahwa, para mafia itu selalu melakukan kekejaman pada siapapun tanpa pandang bulu.
Begitu juga dengan semua kegiatan yang mereka lakukan semuanya negatif di mata orang-orang, bahkan dunia.
Tapi setidaknya, mereka memiliki nilai-nilai positif sendiri yang sebenarnya patut untuk dijadikan contoh oleh masyarakat seperti yang disebutkan di atas tadi.
Jadi, ambillah dari sisi positifnya tanpa harus menerima sisi negatifnya. Bagi masyarakat umum yang menginginkan kebaikan.
Sayangnya, kadang kala semua aturan itu tidak berlaku di lapangan saat melakukan tugas. Sebab, ada beberapa hal yang tidak bisa dipertahankan. Sama seperti yang saat ini terjadi pada king Black sendiri.
Dia, harus mengungkapkan jadi dirinya sendiri pada Gress. Yang merupakan anak kandungnya, yang tidak pernah di sentuhnya sedari masih berada di dalam kandungan ibunya.
__ADS_1
Bahkan setelah Gress lahir, dia justru memerintahkan salah satu anak buahnya, untuk membunuh ibunya Gress. Yang merupakan salah satu kekasih gelapnya waktu itu.
Setelah itu, Gress di bawa ke Amerika, dalam keadaan masih berupa bayi merah. Jadi sebenarnya, Gress lahir di Italia sini juga, bukan di Amerika sana. Sama seperti akta lahir dan apa yang dia ketahui dari cerita kedua orang tua angkatnya selama ini.
Gress merasa sangat terpukul mengetahui kebenaran tentang hal ini. Tapi sayangnya, dia baru mengetahui semua ini setelah king Black dalam keadaan sekarat.
Padahal baik Gavino maupun Gress, sudah meminta kepada king Black, untuk tidak berbicara banyak. Sehingga tidak mengeluarkan banyak darah dari luka tembakan yang diberikan oleh Gavino palsu, atau Cardi.
Saat ini, Cardi sudah melarikan diri dan dalam pengejaran anak buahnya king Black.
"Tuan, jika benar Tuan adalah papaku, Tuan harus bisa bertahan, harus bisa sehat lagi. Aku tidak mau jika harus hidup sendiri lagi!"
Gress memberikan syarat, supaya king Black tetap berusaha untuk bisa bertahan hingga tim medis datang.
Untungnya, tadi Gavino sudah memerintahkan tim medis untuk menunggunya di luar. Berjaga-jaga, seandainya ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sama seperti sekarang ini.
Dan sekarang, tim medis melakukan tindakan awal, untuk mencegah keluarnya darah yang semakin banyak. Dari luka tembak yang dialami oleh king Black.
"Hiks... Gavin, apa... apa.. dia benar..."
"Iya Gress. Tapi, tidak usah berpikir yang lain dulu. Yang penting saat ini, Tuan Besar diselamatkan dulu!"
Gavino hanya memberikan jawaban iya, dan tidak memberikan penjelasan yang lebih kepada Gress. Karena situasi dan kondisi yang ada tidak mendukung.
Dia harus segera membawa king Black ke rumah sakit, untuk melakukan operasi pengeluaran peluru. Yang saat ini bersarang di dadanya.
Anak buah yang masih ada, ikut membantu Gavino membawa ketua mereka yang sedang terluka. Karena menyelamatkan seorang gadis, yang diakui sebagai anaknya. Kekasih dari Tuan Muda mereka.
Sedangkan anak buahnya yang lain, membereskan anak buah Cardi yang sudah terluka parah, dan ada beberapa orang yang tewas terkapar.
Yang mengejar Cardi, adalah mereka-mereka yang sudah terlatih. Dan biasa melakukan pengejaran terhadap target.
Gress akhirnya hanya bisa menangis dan tidak bertanya-tanya lagi, karena konsentrasi Gavino yang sedang terburu-buru agar bisa berkejaran dengan waktu.
King Black sudah tidak sadarkan diri, akibat tubuhnya yang sudah lemas.
Meskipun masih ada detak jantung dan denyut nadi yang memperlihatkan bahwa dia masih hidup, tapi tentu saja kondisinya tetap dalam keadaan kritis. Karena alat pendeteksi yang diberkati medis memperlihatkan garis grafik yang lemah.
*****
Di laboratorium mini, yang digunakan oleh Verdi untuk bereksperimen.
"Siall!"
Dia mengumpat sendiri, setelah mendengar berita dari salah satu anak buahnya bahwa, Cardi gagal menjalankan misinya yaitu, mempengaruhi gadisnya Gavino, bahkan saat ini, Cardi dalam pengejaran anak buahnya Gavino dan king Black.
"Bod0h! Dia memang bod0h sedari dulu. Tidak layak untuk dijadikan target kerjasama yang utama. Lebih baik kemarin Aku ajak yang lainnya dari pada dia!"
Verdi, sedang menggerutu sendiri atas kegagalan cardi. Sebab ternyata, Cardi ini adalah orang suruhannya. Dengan iming-iming imbalan uang dan hadiah yang sangat besar. Sehingga Cardi mau mengkhianati temennya sendiri, yaitu Gavino.
Semua itu juga karena kecemburuan sosial, yang dirasakan oleh Cardi terhadap Gavino selama ini.
Cardi merasa tersisih dan hanya menjadi bayangan dari seorang Gavino. Dia juga merasa cemburu, pada saat Gavino memberi hadiah sebuah mobil pada Lorenzo, sedangkan dia tidak diberikan hadiah apapun.
Hal itu memicu ketegangan yang tidak pernah bisa dari oleh siapapun, termasuk Gavino sendiri.
"Aku harus bisa mempengaruhi Lorenzo atau Dante, yang sekarang ini menjadi teman baiknya Gavino. Bahkan menurut berita yang beredar, Lorenzo sudah mendapatkan kepercayaan dari Gavino, dengan bengkel mobil yang dikelolanya."
"Ternyata Gavino benar-benar tidak bisa diremehkan. Setiap hari, dia semakin kuat dalam segala hal. Baik di bidang bisnis ataupun kemampuannya yang lain."
__ADS_1
"Aku harus lebih waspada, dan berhati-hati. Dengan memperhitungkan segala sesuatu sedetil mungkin, agar Gavino tidak bisa lolos lagi, di kemudian hari."