Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )
Mencari Jalan


__ADS_3

"Jangan marah! Aku hanya bertanya, karena tidak melihat keberadaannya di sini bersamamu." Terang Gavino, berikan penjelasan kepada gadisnya itu, supaya tidak cemburu dan marah atas pertanyaan yang diajukan tadi, terkait keberadaan Bianca.


"Kita ini semacam tahanan bagi papa. Jadi tidak mungkin Bianca punya akses untuk bisa datang ke sini. Lagipula, Aku tidak diperbolehkan untuk menghubungi siapapun terutama Bianca. Di saat Aku ingin memberikan kabar tentang, sejak berada di rumah utama papa."


Gavino memiringkan kepalanya, mendengar penjelasan yang diberikan oleh Gress.


Dia tidak bisa mengingat apapun kejadian setelah dia datang ke rumah Thomas Bryan, untuk membujuk papanya Gress. Supaya menyetujui dengan rencannya nanti, saat ingin pergi ke Amerika bersama dengan Bianca juga.


Sayangnya, pada saat Thomas Bryan menyetujuinya, atas desakan Gress, sistem mafia miliknya justru memberikan hukuman atas kegagalan misi tantangan yang harus diselesaikan.


Gavino tidak bisa mengingat apapun, setelah sistem aktif untuk terakhir kalinya. Sehingga seperti orang yang tidak sadar, meskipun matanya dalam keadaan terbuka.


Menurut dokter yang menangani, Gavino mengalami Sleep paralysis. Yaitu keadaan transisi yang terjadi, ketika seseorang mengalami kelumpuhan sementara untuk bereaksi, bergerak atau berbicara ketika tertidur (hypnagogic) atau saat bangun dari tidur (hypnopompic).


Sleep paralysis ditandai dengan ketidakmampuan orang tersebut untuk mengerakkan otot saat tidur.


Stres, kecemasan, dan depresi dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan mengingat, hingga Gavino menjadi mudah melupakan sesuatu.


Saat Gavino mengalami ini, pikiran Gavino akan overstimulasi (terganggu), sehingga membuat kemampuan mengingat otaknya menjadi berkurang.


Tapi menurut dokter, kondisi yang terjadi pada Gavino, bisa jadi merupakan salah satu bentuk dari kejang.


Kejang memang kebanyakan dipahami sebagai kondisi ketika seseorang melakukan gerakan mengencang dan mengendur pada tangan dan kakinya secara tidak sadar, namun ada juga jenis kejang yang terjadi dengan penderitanya hanya tiba-tiba nampak berdiam diri, berhenti dari aktivitasnya, lalu melanjutkan kembali tanpa menyadari bahwa ia baru saja kejang, yang disebut kejang absans. Suatu jenis kejang yang melibatkan hilangnya perhatian dalam waktu singkat.


Absence seizure (kejang absans) merupakan jenis kejang dengan gejala berupa bengong selama beberapa detik saat kejang terjadi. Jenis kejang ini disebut juga dengan istilah kejang petit mal.


Meskipun Kejang petit mal lebih sering terjadi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Tetap saja makanan itu bisa terjadi untuk orang dewasa, seperti yang dialami oleh Gavino.

__ADS_1


Absence seizure paling sering dijumpai pada anak-anak, terutama pada usia 4–14 tahun. Umumnya kejang terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Meski demikian, dapat berulang berkali-kali dalam sehari.


Terdapat kasus di mana penderita mengalami kejang ini hingga sepuluh kali dalam sehari, ada pula yang mengalaminya hingga ratusan kali dalam sehari.


Sayangnya, karena gejalanya hanya berupa bengong, kondisi absence seizure sering terlambat disadari.


Kejang tipe absans merupakan bagian dari penyakit epilepsi. Oleh karena itu, pengamatan dan pengobatan absence seizure sangat penting.


Absence seizure disebabkan oleh adanya aktivitas listrik yang abnormal di otak. Penyebab abnormalitas aktivitas listrik masih belum diketahui dengan jelas. Mutasi genetik diduga juga menjadi salah satu penyebabnya, namun gen mana yang mengalami mutasi masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.


Selain faktor genetik, beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang absans adalah Kebiasaan minum alkohol, Pengguna kokain, Efek samping obat seperti antibiotik penisilin dosis tinggi, INH dosis tinggi, dan obat jenis neuroleptik.


Gejala utama absence seizure adalah bengong yang terjadi selama beberapa detik. Saat itu, penderitanya tidak bisa diajak bicara, tidak mendengar, dan tidak bisa bercakap-cakap dengan orang lain.


Terkadang selain bengong, gejala kejang tipe absans juga disertai dengan mulutnya mengecap-ngecap atau menggerak-gerakkan alis. Pada jenis kejang ini, segera setelah serangan kejang berakhir, penderita langsung bisa beraktivitas seperti biasa lagi.


Terapi utama untuk mengatasi absence seizure adalah dengan mengonsumsi obat anti-epilepsi. Karena efek sampingnya yang cukup bervariasi, obat ini hanya boleh diberikan oleh dokter ahli saraf dengan pemantauan yang ketat. Penderita kejang tipe absans harus selalu kontrol dengan teratur ke dokter.


Ada banyak obat anti-epilepsi, namun yang paling efektif untuk mengatasi epilepsi tipe absans adalah ethosuximide dan asam valproat.


Hingga saat ini yang lebih mudah didapat adalah asam valproat. Obat tersebut harus diminum dalam waktu yang lama, umumnya diminum selama setidaknya dua tahun.


Lama mengonsumsi obat anti-epilepsi pada satu orang bisa berbeda dengan orang lain. Bila setelah mengonsumsi obat dalam jangka waktu tertentu, kejang absans sudah tidak muncul lagi, maka dokter akan menurunkan dosis obatnya secara perlahan.


Namun bila kejang absans masih belum bisa dikendalikan dengan obat, maka sering kali dosis obat perlu ditambah, atau perlu dilakukan kombinasi dengan obat lain.


Penderita kejang absans bisa beraktivitas seperti biasa, Namun untuk beberapa aktivitas, misalnya berenang, perlu diawasi dengan ketat karena bila terjadi absans saat berenang, risiko tenggelam bisa terjadi meski kemungkinannya kecil.

__ADS_1


Namun perlu dipahami juga bahwa kejang itu sendiri hanya gejala, dan dapat terjadi akibat berbagai kondisi yang mendasarinya, seperti diantaranya adalah Epilepsi, Ketidakseimbangan kimia tubuh, Meningitis, Cedera kepala atau cedera otak, Gangguan aliran darah pada otak, Pengaruh psikis dan Tumor otak.


Tapi untuk kasus Gavino kemarin, dokter sulit untuk memberikan penjelasan lebih detail dan pasti.


Mungkin karena dari semua gejala di atas, Gavino tidak saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Jadi dokter hanya menangani pada saat dia perlu penanganan saja, seperti di waktu kejang-kejang dengan teriak seperti yang terakhir kali kemarin.


"Jadi, selama alkitab berada di sini Bianca tidak tahu apa-apa?" tanya Gavino lagi, memastikan bahwa gadisnya yang satu itu tidak tahu apa-apa tentang keadaannya.


Gress mengangguk pasti, sebab memang seperti itulah yang terjadi.


"Apakah Kamu sudah pernah berusaha untuk pergi dari rumah ini?" Gress kembali menggeleng cepat, sebab dia tidak punya kesempatan untuk pergi dari rumah ini. Mengingat kondisi Gavino yang tidak baik-baik saja.


"Apa ada banyak penjaga di sini?"


"Tidak. Hanya ada 2 security, 2 tim kesehatan dan 2 koki. Tapi rumah ini juga banyak cctv, dan hanya kamar rawat ini saja yang tidak ada." Gress memberikan penjelasan dengan menerangkan keadaan dan situasi yang ada di rumah ini.


Gavino menganggukkan kepalanya, paham dengan apa yang dijelaskan oleh kekasihnya itu. Sebab dia juga tahu, jika Thomas Bryan tidak mungkin membiarkan anaknya bebas tanpa dapatkan pantauan dan pengawasan.


"Apakah Kamu mau ikut bersama denganku, jika Aku bisa pergi dari sini?"


Mata Gress menyipit, mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Gavino padanya.


"Jika Aku tidak mau bersama denganmu, Aku tidak mungkin memperjuangkan semua ini sampai detik ini Gavin! Apakah Kamu masih ragu dengan perasaanku ini?"


Gavino cepat menarik tangan Gress, kemudian segera memeluk gadisnya yang kuat dan luar biasa dalam memperjuangkan dirinya. Padahal dia tidak bisa mempertahankan cintanya hanya untuk Gress seorang. Ada Bianca juga diantara hubungan mereka berdua ini.


"Baiklah. Sebaiknya Kamu tetap bersikap biasa-biasa saja, biar orang-orang papamu tidak curiga. Aku akan berkonsentrasi untuk mencari jalan keluar dari sini secepatnya."

__ADS_1


Dengan tersenyum lega, Gress kembali menganggukkan kepalanya, mengiyakan permintaan Gavino. Dia juga ingin pergi secepatnya, supaya bisa bebas dari pengawasan papanya.


__ADS_2