Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )
Tantangan Baru


__ADS_3

Sekarang ini, Thomas Bryan mengajak anaknya untuk pulang lebih awal tanpa mendapat persetujuan dari dokter.


Dia mengatakan bahwa anaknya sudah baik-baik saja. Jika hanya untuk mendapatkan perawatan di bisa memanggil dokter dari rumah sakit. Bahkan memindahkan rumah sakit ini ke rumahnya sekaligus.


Kemauan Thomas Bryan ini, tentu saja tidak ada yang berani mencegahnya.


Begitu juga dengan Gress sendiri.


Gress tidak mau jika, papanya semakin marah. Dan akhirnya berbuat sesuatu, yang tidak diinginkan oleh siapapun. Termasuk dirinya juga, yang tidak menginginkan keributan di manapun berada.


Gavino juga hanya diam saja, menghadapi kemarahan dari Thomas Bryan. Yang sedang keluar sisi egoisnya, tebet berhubungan dengan anaknya.


Padahal maksud dari Gavino mengajak Gress kembali ke Amerika, juga ada beberapa alasan. Terutama keamanan mereka semua.


Meskipun di kota Roma ini mereka aman, tapi tetap saja akan ada banyak musuh yang lebih cepat bisa melakukan apa saja, karena mereka ada di dalam kota.


Ceritanya akan menjadi lain, jika mereka ada di negara Paman Sam sana. Sebab dengan adanya jarak yang sangat jauh, akan menjadi salah satu kendala. Jika ada musuh yang ingin mencelakai mereka.


Tapi Gavino juga tidak bisa menyalahkan Thomas Bryan, yang sedang membela anaknya. Meskipun itu berlebihan, jika dinilai dari sisi orang lain.


Bagi Gavino, apa yang dilakukan oleh papanya Gress itu, masih dalam standar normal. Karena setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.


Begitu juga dengan Thomas Bryan.


"Vin. Maafkan Aku, jika kesedihanku membuat hubunganmu dengan Gress jadi bermasalah," ucap Bianca, yang sudah merasa tidak enak hati. Karena dia turut di singgung secara tidak langsung, oleh Thomas Bryan.


"Tidak Bi, ini bukan salahmu. Kamu tidak perlu meminta maaf."


Gavino meminta kepada Bianca, untuk tidak merasa bersalah. Sebab semua ini memang bukan salahnya Bianca.


"Tapi, hubunganmu dengan Gress dan papanya, jadi memanas karena masalah ini. Dan secara tidak langsung, Aku adalah orang yang menjadi penyebabnya."


Bianca menundukkan kepalanya, karena merasa bersalah atas semua kejadian ini. Sehingga dia mempunyai niatan, untuk pergi dari sisi gavino. Setelah nanti dinyatakan sembuh oleh dokter.


"Kamu tidak perlu meminta maaf. Kamu juga tidak boleh memiliki pemikiran, untuk pergi dariku. Kamu tidak bisa melakukan semua itu padaku Bi!" ancam Gavino, memberikan peringatan kepada bianca supaya tidak meninggalkan dirinya. Dengan alasan apapun.


Mendengar peringatan yang diberikan oleh Gavino padanya, membuat Bianca melihat ke arah kekasihnya itu dengan tatapan sendu.


"Aku, Aku mau kembali ke Paris. Di sana juga sudah aman, karena teteh tidak ada Alano lagi." Bianca mengatakan keinginannya pada Gavino, supaya diberikan kebebasan untuk memilih jalan kehidupannya sendiri.


"Tidak! Aku tidak akan membiarkan Kamu pergi dari sisiku lagi. Jika Kamu melakukan itu, Aku tidak akan segan-segan untuk melakukan sesuatu, yang tidak akan pernah kamu sangka-sangka sebelumnya."


Sepertinya Gavino membuat ancaman, agar Bianca menurut padanya.


Akhirnya Bianca berbaring, mencoba untuk menenangkan hati dan pikirannya sendiri. Karena permasalahannya dengan Gavino dan Gress, semakin memuncak. Karena campur tangan Thomas Bryan, yang tentunya akan membela anaknya. Yaitu Gress.


Tapi Gavino juga tidak mau membuat Bianca mereka terabaikan dan tersisihkan, hanya karena dia mempertahankan Gress. Sebab perkataan Thomas Bryan tadi.


Gavino hanya ingin membuat kedua gadisnya itu akur, dan bisa berdampingan dengan lah dengan saling memahami.


Cup!


"Tidurlah! Aku akan menemanimu di sini."


Bianca membuka matanya, setelah Gavino mengecup keningnya. Dengan memintanya untuk tidur.


"Vin. Kamu, Kamu tidak ingin mencoba untuk berbicara dengan Gress dan papanya? Siapa tahu, jika Kamu bicara baik-baik. Mereka juga akan bisa menerimanya dengan baik, dan tidak marah lagi seperti tadi."


Bianca mencoba untuk membujuk Gavino, supaya membicarakan rencananya lagu pada Gress dan Thomas Bryan.


Tapi nyatanya, Gavino menggelengkan kepalanya beberapa kali, mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Bianca.


"Tidak. Aku tidak mau merendahkan diriku pada mereka. Jika mereka sudah memutuskan untuk tidak mau, ya sudah. Buat apa Aku harus merayu-rayu mereka? Mereka bukan anak kecil yang harus diberikan penjabaran yang lebih detail."


Ternyata Gavino memilih untuk tidak menemui Gress dan Thomas Bryan, untuk melakukan pembicaraan lagi.


Mungkin saja dia tidak ingin dianggap lemah, hanya karena kehilangan mereka.


Akhirnya Bianca tidak lagi bicara. Dia tidak mau, membuat kekasihnya itu lebih tertekan lagi. Karena sudah mendapatkan tekanan secara tidak langsung, akibat keputusan yang dibuat oleh Thomas Bryan untuk anaknya.


Cup!

__ADS_1


"Sudah Bi, tidurlah!"


Bianca akhirnya menganggukkan kepalanya, mengiyakan permintaan dari Gavino.


*****


Tengah malam, Gavino terbangun.


Dia sedang berada di dalam kamar rawat inap Bianca, karena menemani gadisnya itu malam ini. Sebab Thomas Bryan mencabut Bianca, untuk dirawat di rumah.


( Ting )


( Selamat malam Good Father )


'Selamat malam. Apakah Aku bisa meminta bantuan? Untuk membujuk Thomas Bryan, supaya dia mau mengikuti keinginanku. Dengan membiarkan anaknya ikut bersama dengan lucu pake.'


( Ting )


( Good Father punya kemampuan )


'Tapi pada kenyataannya Aku tidak bisa menggunakannya, untuk Thomas Bryan. Yang dulu sudah pernah Aku pengaruhi, dengan level tinggi.'


( Ting )


( Kemampuan ini menguras banyak poin, dan waktu hidup Good Father )


'Ya. Berapapun poin dan waktu yang harus hilang untuk hidupku di dunia ini, Aku rela.'


( Ting )


( Jika Good Father yakin, ini adalah penampakan princess yang akan berkurang nantinya )


( Ting )


( Membuka brangkas sistem )


1%


10%


20%


30%


50%...


Pencarian dilakukan sampai dengan 100%.


( Ting )


( Tampilan brangkas sistem yang terakhir kali, pada saat aktif )


# Tampilan on


# Hadiah utama : 739. 725 poin


# Hadiah bonus : 0 poin


# Kemampuan : 90%


# Keahlian Khusus \= Mempengaruhi pikiran, menaklukkan hati


# Sisa umur \= 2.520 hari


# Kecepatan sesuai dengan permintaan


( Ting )


Ternyata poin dan juga umur Gavino, sudah berkurang sesuai dengan kegiatannya.


Sekarang, dia ingin menggunakan kekuatan sistem untuk melaksanakan rencananya. Yaitu pergi ke negara Paman Sam, bersama dengan kedua gadisnya. Tanpa harus mendapatkan halangan yang berarti.

__ADS_1


( Ting )


( Good Father bisa menaklukkan Thomas Bryan, dalam keadaan posisinya yang sedang berperan sebagai seorang Papa bagi Gress )


'Apa ini sebuah tantangan? jika iya, apa yang Aku dapatkan?'


( Ting )


( Good Father bisa merealisasikan rencana, untuk pergi bersama dengan Gress dan Bianca. Tanpa ada kendala yang berarti )


'Selain itu?'


( Ting )


( Good Father mendapatkan kemudahan, untuk memiliki apapun. Di negara Paman Sam sana )


'Sepertinya ini menarik. Tapi, jika Aku sampai gagal. Apa konsekwensinya?'


( Ting )


( Good Father akan kehilangan semua kemampuan, untuk mempengaruhi pikiran dan menaklukkan hati )


'Hanya itu?'


( Ting )


( Good Father juga akan kehilangan 20 hari dari umur, dan 1000 poin )


'Hahhh! Banyak sekali yang harus Aku tanggung?'


( Ting )


( Sesuai dengan kebutuhan Good Father )


'Hhh... apa Aku bisa menolaknya?'


( Ting )


( Good Father diberikan kebebasan untuk memilih. Tapi tetap saja, jika menolaknya akan kehilangan 100 poin. Dengan umur 5 hari dari jumlah umur Good Father )


'Jadi, semua tetap beresiko?'


( Ting )


( Benar Good Father )


'Baiklah. Aku akan menerimanya.'


( Ting )


( Proses tantangan dimulai dari sekarang, dengan waktu 24 jam )


1 %


10%


20%


30%


50%...


Sampai selesai menjadi 100%.


( Ting )


( Tantangan di mulai )


"Agrhhh..."


"Vin. Vin! Kamu tidak apa-apa?"

__ADS_1


Bianca membangunkan Gavino, yang dia pikir sedang mengigau atau bermimpi dalam tidurnya.


"Hahhh... Aku, aku kenapa?" tanya Gavino bingung. Sebab dia sedang dalam keadaan tertidur, di ruang rawat inap Bianca.


__ADS_2