Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )
Membungkam


__ADS_3

Verdi dan Cardi sudah tidak berdaya, dihajar oleh Gavino secara bergantian.


Dia seakan-akan hilang kesadaran, di saat ingat, jika keduanya sudah banyak melakukan kejahatan terhadap ke dua gadisnya. Baik Bianca maupun Gress. Demi untuk bisa mengalahkan dirinya.


"Kalian berdua pikir, Aku akan mudah menyerah? tidak! Justru kalian berdua yang akan binasa. Karena menganggap Aku ini terlalu mudah untuk dikalahkan dan diremehkan."


Bugh!


Satu kali pukulan tangan Gavino, mendarat pada perut Cardi. Kemudian berganti lagi dengan Verdi. Begitu seterusnya.


Lorenzo dan Dante, juga tidak pernah menyangka jika Cardi memang sudah nekat dan setega itu memusuhi Gavino. Hanya karena sebuah ambisi, yang di iming-imingi oleh Verdi. Dan semua itu demi sebuah kekuasaan, sehingga bisa mendapatkan menginginkannya dengan mudah.


Dan semua itu tentu saja tidak ada artinya, dibandingkan dengan apa yang sudah mereka lakukan selama ini.


Bugh!


"Argh!"


Verdi menjerit keras, di saat mendapat pukulan pada dadanya. Begitu juga saat Gavino kembali memukul perutnya. Dia mengerang menahan sakit.


Tapi dia tetap tidak mau meminta maaf, bahkan Verdi justru tersenyum sinis. Seakan-akan mencibir Gavino yang tidak bisa melakukan apa-apa untuk kedua gadisnya. Yang sudah dia permainkan beberapa kali, dengan menculik mereka berdua.


Verdi seakan-akan mengatakan bahwa, "Aku tetap unggul sebagai pemenangnya. Dan ini benar-benar tidak disukai oleh Gavino.


Plak!


"Awww!"


Kali ini, Gavino memukul kelapa Verdi. Supaya lawannya itu berpikir dengan jernih. Dan melihat bagaimana kenyataan yang ada, jika saat ini dia telah kalah.


Sekarang, Gavino mengambil cambuk, untuk menyiksa Verdi. Dia ingin membuat Verdi memohon-mohon padanya, supaya diberikan kematian yang lebih cepat. Sehingga dia tidak merasakan rasa sakit lagi.


Cetarrr!


"Argh..."


Verdi kembali mengerang menahan rasa sakit, akibat pecutan dari cambuk yang diberikan Gavino padanya.


"Bunuh saja Aku!" teriak Verdi,. supaya Gavino memberinya kematian yang lebih cepat.


Tapi tentu saja ini membuat Gavino merasa sangat senang. Karena apa yang dia inginkan terwujud, yaitu dengan apa yang diinginkan Verdi. Supaya cepat dihabisi saja nyawanya.


Gavino tersenyum mendengar perkataan Verdi, yang menginginkan dirinya segera membunuhnya.


"Tidak secepat itu Verdi!"


"Aku akan membunuhmu secara perlahan-lahan. Sehingga di kehidupan selanjutnya, Kamu akan terus mengingatnya. Dengan demikian, Kamu tidak akan berani macam-macam lagi denganku dan juga yang lainnya. Sepertinya Lorenzo maupun Dante."


"Cih! Kamu saja yang pengecut Gavino? betapa Kamu tidak bisa melakukan apa-apa yang terbaik untuk orang-orang yang ada di sekitarmu!"


Verdi justru terus mengoceh, memprovokasi Gavino yang saat ini diam saja. Mendengar semua ocehannya.

__ADS_1


Tapi ternyata, Gavino tidak hanya sekedar diam saja. Tapi dia mengaktifkan sistem, untuk mengetahui, bagaimana cara untuk membuat Verdi terdiam. Tanpa harus mengoceh sepanjang waktu.


( Ting )


( Selamat sore Good Father )


'Apa Aku bisa mendapatkan solusi, bagaimana cara untuk membuat Verdi diam tanpa harus Aku bunuh?'


( Ting )


( Good Father punya kemampuan untuk menaklukkan hati orang lain, dengan cara yang hampir sama seperti hipnotis )


'Jadi, maksudnya Aku bisa mengunakan kemampuan itu pada Verdi juga?'


( Ting )


( Benar Good Father )


'Baiklah. Aku akan mengunakan kemampuan itu untuk bisa menaklukkannya.'


( Ting )


(Pencairan )


1%


10%


30%


40%


50%...


Sampai selesai menjadi 100%


( Ting )


( Tampilan brangkas sistem yang baru )


# Tampilan on


# Hadiah utama : 739. 735 poin


# Hadiah bonus : 0 poin


# Kemampuan : 90%


# Keahlian Khusus \= Mempengaruhi pikiran, menaklukkan hati


# Sisa umur \= 2.525 hari

__ADS_1


# Kecepatan sesuai dengan permintaan


( Ting )


Gavino menonaktifkan sistem. Di saat Verdi mulai bicara lagi. "Apa, apa Kamu tahu Gavin? Aku benar-benar membencimu!"


"Kenapa Kamu membenciku?" tanya Gavino ingin tahu. Kenapa Verdi begitu membencinya. Sehingga rela melakukan apa saja, supaya bisa mencelakai dirinya.


"Hehhh! Apa Kamu tidak sadar, jika karena Kamu juga, king Black akhirnya menjauh dariku? apalagi dengan kedekatan mu bersama dengan seorang gadis, yang ternyata adalah anaknya."


Gavino menyipitkan matanya, mendengar pernyataan Verdi. Yang tidak pernah diketahui sebelumnya.


"Tapi waktu itu, Kamu masih berada di dalam tahanan. Kamu tidak tahu, siapa gadis yang dekat denganku tersebut. Dan juga bagaimana caranya Kamu tahu?"


Gavino merasa penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Verdi. Sebab pada waktu itu, dia dekat dengan Gress juga tidak tahu, bahwa Gress adalah anaknya king Black. Lalu, bagaimana caranya Verdi tahu semua hal mengenai Gress, dan juga hubungannya dengan king Black juga.


"Hahaha... ternyata Aku jauh lebih banyak tahu, dibandingkan dengan Kamu Gavin! Dan apakah Kamu juga tahu, jika dulunya, Aku adalah orang yang memantau dan mengawasi anaknya king Black. Sejak dia masih berada di amerika. Jadi Aku tentu saja tahu banyak tentang dia."


Mendengar jawaban yang diberikan oleh Verdi, akhirnya dia tahu bahwa, Verdi ini adalah salah satu anak buah kepercayaan dari king Black dulu.


Sayangnya, pengaruh dari Gavino sendiri, akhirnya king Black justru takluk kepadanya. Dan status dengan setelannya yang diinginkan oleh Gavino. Apalagi Gress juga memilih Gavino, dibandingkan dengan yang lainnya.


Jadi apapun yang dialami oleh Gavino selama ini, berkaitan dengan Verdi. Meskipun Verdi berada di dalam tahanan, tapi statusnya masih memiliki kekuasaan, kekuatan. Untuk bisa mengendalikan apa saja, yang sudah menjadi tugasnya dari king Black dulu.


Sebab itu juga, dia bisa mengetahui segala hal, seluk beluk tentang king Black dan Gress juga. Jauh lebih baik dibandingkan dirinya sendiri.


Cetarrr!


"Arghhh..."


"Apa, apa Kamu juga tahu, apa saja yang menjadi rencana king Black ke depan?"


Gavino kembali melayangkan cambuknya, menyiksa Verdi. Sehingga Verdi kembali merasa kesakitan.


Tapi ternyata Verdi cukup teguh pada prinsipnya, sehingga tidak mau bicara apa pun. Mengenai banyak hal tentang king Black.


"Aku tidak akan bicara apa-apa. Jika Kamu ingin tahu lebih banyak tentang king Black, sebaiknya Kamu bertanya sendiri dengannya. Dan itu akan lebih baik, sehingga Kamu merasa lebih lega."


Sepertinya Verdi sedang mempermainkan perasaan Gavino, atau ingin membuat ketegangan di antara keduanya.


Mungkin saja, Verdi ingin memecah belah antara Gavino dengan king Black. Sebab dia sudah tidak bisa melakukan apa-apa, yang bisa membuat Gavino ataupun king Black membantunya.


Bahkan Dante, yang awalnya sudah terlihat mau bekerja sama dengannya, berkat Cardi, nyatanya tetap saja tidak mau mengikuti semua keinginannya.


Dante justru membuat carikan semua rencananya itu kepada Gavino, padahal dulunya, Dante pernah memiliki hubungan yang baik bersama dengannya. Pada saat masih ada Alano.


Mengingat kembali semua itu, Verdi mengepalkan tangannya. Dia merasa sangat dendam, pada Gavino. Yang sudah menghabisi Alano juga, hanya karena Bianca.


Ternyata, dua gadis yang memiliki peranan sangat penting pada kehidupan dan kelangsungan usaha dan bisnisnya, semua jatuh ke tangan Gavino.


Verdi merasa jika Gavino adalah orang yang harus disingkirkan. Karena menjadi penghalang utama dari semua kegiatannya selama ini. Baik untuk bisnis dan juga pengaruhnya terhadap king Black dan dunia mafia secara keseluruhan.

__ADS_1


__ADS_2