
Tok tok tok!
Gavino mengetuk pintu ruang dokter, sesuai dengan arahan yang diberikan oleh perawat.
"Silahkan masuk!"
Dari dalam ruangan, dokter mempersilahkan Gavino untuk masuk, karena dia sudah menunggu kedatangannya.
Clek!
Pintu dibuka, kemudian Gavino masuk ke dalam ruangan dan duduk di kursi yang tersedia, setelah dipersilahkan oleh dokter.
"Silahkan duduk Tuan!"
Setelah Gavino duduk, dokter kembali menekuri lembar demi lembaran kertas yang ada di atas meja, yang ada di depannya, lembaran yang merupakan laporan mengenai catatan kondisi Dante dengan Lorenzo.
"Maaf Tuan..."
"Gavin."
Gavino perkenalkan dirinya sendiri pada dokter, di saat dokter mau menyebutnya untuk memberikan penjelasan padanya.
"Oh ya, Tuan Gavin. Ini mengenai keadaan kondisi dua pasien yang Anda bawa tadi. Selain memang kondisinya yang sangat lemah karena beberapa luka dan dehidrasi, ternyata mereka juga mengkonsumsi racun yang sudah bersatu dalam aliran darah mereka berdua."
Dokter menjeda penjelasannya, sebab melihat Gavino yang mengerutkan keningnya mendengar perkataannya barusan.
"Maksudnya, mereka berdua terkena racun?" tanya Gavino memastikan.
"Ya," jawab dokter pendek.
"Lalu apa yang terus dilakukan untuk membuang racun-racun tersebut?" tanya Gavino cepat.
Dia tidak mau jika terjadi sesuatu pada Dante maupun Lorenzo, yang sudah banyak berkorban untuk dirinya. Gavino memastikan untuk keselamatan mereka berdua, apapun yang terjadi nanti.
"Kami harus melakukan tindakan operasi secepatnya untuk menguras semua darah yang sudah terlanjur terkontaminasi dengan racun tersebut. Dengan demikian, pihak medis harus menyediakan banyak darah atau memerlukan banyak sekali darah untuk menggantikan darah mereka yang kami keluarkan. Padahal golongan darah mereka tidaklah sama satu sama lainnya. Tuan Dante memiliki golongan darah yang tidak unik, sehingga tidak banyak ada pada Bank darah."
Gavino masih mendengarkan dengan seksama penjelasan yang diberikan oleh dokter tersebut, dengan memikirkan cara untuk bisa mendapatkan golongan darah yang sama untuk Dante.
Menurut penjelasan yang diberikan oleh dokter, golongan darah Dante ini hanya dimiliki 2 per 10 orang saja yang punya. Jadi tidak semua orang bisa memiliki golongan darah yang sama seperti golongan darahnya Dante, sehingga tidak banyak stok kantong darah dengan golongan tersebut, saking sedikitnya yang punya.
Hal ini membuat problem sendiri untuk tim medis, dalam menangani Dante. Berbeda golongan darah Lorenzo yang banyak dimiliki oleh umumnya orang-orang, sehingga dokter cepat mendapatkan kantong darah sesuai dengan yang dimiliki Lorenzo.
"Kami pihak tim medis tidak bisa melakukan banyak hal, jadi ingin minta bantuan pada Tuan, apakah Tuan adalah saudara kandung atau setidaknya masih ada hubungan darah dengan Tuan Dante?" tanya dokter, setelah selesai memberikan penjelasan.
"Tidak Dok. Saya hanya sahabatnya, jadi tidak ada hubungan darah antara kami berdua."
Mendengar jawaban yang diberikan oleh Gavino, dokter menghela nafas panjang, karena rumah sakit hanya memiliki satu kantong golongan darah yang sama seperti yang dimiliki oleh Dante.
"Tapi Saya tersedia mencari-cari tempat lain yang mungkin saja ada. Jadi tolong beri tahu pada Saya, kemana kira-kira bank darah yang bisa saya datangi?"
Gavino bertanya dengan cepat, supaya dia bisa segera mencari jalan keluar untuk mendapatkan darah yang diperlukan Dante.
__ADS_1
"Atau cek darah Saya dulu Dok! siapa tahu cocok," usul Gavino cepat, menemukan itu yang lebih baik daripada harus pergi keluar mencari-cari sesuatu yang belum tentu bisa didapatkan dengan cepat.
"Tapi tadi Tuan bilang jika tidak ada hubungan darah dengan Tuan Dante? questo caso è difficile," ujar dokter yang tidak merasa yakin.
Tapi Gavino berusaha meyakinkan dokter,bbahwa dia harus diperiksa terlebih dahulu sebelum mencari jalan keluar yang lainnya.
"Ma questo richiede molto sangue, e in seguito potresti essere a corto di sangue!"
"Tapi Tuan Dante memerlukan banyak sekali darah untuk pengganti daerahnya yang harus di kuras. Sedangkan Tuan sendiri juga sedang dalam kondisi yang tidak sehat betul."
Dokter melihat dengan teliti keadaan Gavino, yang juga memiliki beberapa memar dan luka-luka kecil, sehingga dia berpikir bahwa Gavino dalam keadaan tidak ke sehat.
"Controlliamo e prendiamo tutto il mio sangue Dottore!" Seru Gavino, meminta pada dokter supaya cepat memeriksa kondisi tubuhnya, kemudian mengambil darah untuk ditransfusikan pada Dante.
Meskipun awalnya ragu untuk melakukan permintaan Gavino, tapi tatapan mata Gavino yang seakan-akan menghipnotis dokter tersebut, akhirnya Gavino diajak untuk pergi ke sebuah ruangan, melakukan cek up atau pemeriksaan terlebih dahulu.
"Tuan harus diperiksa terlebih dahulu, karena ini adalah prosedur yang harus dilakukan."
Gavino hanya mengangguk mengiyakan permintaan dari dokter, supaya tidak membuang waktu. Dengan demikian, dia juga bisa meminta bantuan sistem agar darahnya bisa diubah menjadi golongan darah yang sama seperti golongan darah Dante.
( Ting )
( Tampilan brangkas sistem terakhir kalinya )
# Tampilan on
# Hadiah utama : 739. 000 poin
# Hadiah bonus cek : 10 poin
# Keahlian Khusus : Kekuatan bertambah sesuai jumlah lawan yang kalah
# Sisa umur \= 2.498 hari
# Tidak ada aktivitas yang berlangsung.
( Ting )
( Ada yang ingin disampaikan Good Father )
'Aku ingin mengubah golongan darahku menjadi sama seperti golongannya Dante. Apakah itu bisa dilakukan?'
( Ting )
( Bisa Good Father )
( Tapi perubahan tersebut akan memotong umur Good Father )
'Berapa umur yang akan terpotong?'
( Ting )
__ADS_1
( 100 hari Good Father )
'Aku setuju.'
( Ting )
( Good Father yakin menukar umur 100 hari dengan mengubah golongan darah yang sama seperti golongan darahnya Dante )
'Ya. Aku yakin!'
( Ting )
( Baik Good Father )
( Bersiap-siap untuk menyesuaikan golongan darah untuk yang didonorkan di mulai )
1%
10%
20%
30%
40%
50%...
Sampai selesai menjadi 100%.
( Ting )
"Arghhh!"
Gavino menjerit tepat di saat jarum suntik yang ditusukkan ke siku bagian dalam, guna mengambil sampel darah yang akan digunakan untuk keperluan pemeriksaan, sebelum mendonorkan darahnya dimulai.
"Apa itu sakit?" tanya suster yang bertugas mengambil sampel darahnya.
"Maaf Sus, Saya hanya kaget."
Suter mengangguk paham dengan apa yang dikatakan oleh Gavino, sebab kebanyakan laki-laki justru takut jika berhadapan dengan jarum suntik.
"Tunggu sekitar 1atau 2 menit untuk memeriksa darah Tuan. Seandainya cocok, transfusi darah akan segera dilakukan. Tapi jika ternyata tidak cocok, maka Tuan harus berusaha mendapatkan darah yang sama untuk keperluan mengganti darah Tuan Dante yang harus dikeluarkan secepatnya."
Gavino mengangguk pasti, sebab dia akan melakukan apa saja demi keselamatan dan kesembuhan Dante.
Selain karena Dante adalah sahabatnya yang sudah berkorban banyak untuknya, Dante juga sepupu dari Bianca. Memberikan perlindungan kepada gadisnya Gavino, sejak kepulangannya dari Paris setahun yang lalu.
Satu menit sepuluh detik kemudian, suster mengabarkan jika proses transfusi darah akan segera dilakukan.
"Darah Tuan cocok untuk menjadi pendonor darah Tuan Dante, karena semuanya sesuai dengan golongan darahnya Tuan Dante. Sekarang proses transfusi sedang dipersiapkan!"
__ADS_1
Gavino tersenyum mendengar berita yang disampaikan oleh suster tersebut, sehingga dia mengucapkan terima kasih," terima kasih Sus. Aku juga akan bersiap."
Senyum suster terbit, karena pada kenyataannya, keyakinan laki-laki yang ada di depannya ini tepat dan benar, sehingga pasien yang perlu bantuan akan segera tertolong.