
10 Juni 2321, pukul 10.21 WIB.
**
Suasana diluar kota bawah tanah sangat cerah, dengan langit bersih. Beberapa jet tempur dan helikopter tempur beberapa jam sekali memang melintas di atas langit Kota Karanganyar.
Hal itu tidak mengganggu warga yang sedang beraktifitas seperti biasa.
Suasana seperti ini sangat menenangkan hati jika tidak ada perang yang entah hingga kapan berkobar. Hingga saat ini, pasukan dunia lain masih terus melakukan penyerangan terhadap negara-negara di dunia ini. Tak terkecuali di Indonesia.
Militer negara-negara di dunia ini selalu mengembangkan kekuatan agar dapat melawan pasukan dunia lain yang juga semakin kuat.
Beberapa negara juga sepakat membentuk sebuah kekuatan militer dengan melahirkan persekutuan atau aliansi.
Namun, negara sekuat Amerika Serikat lebih memilih untuk melawan pasukan dunia lain sendirian. Padahal sudah ada tawaran bagi militer negara itu untuk bergabung dengan salah satu aliansi yang sudah terbentuk. Namun mereka menolak dengan alasan masih memiliki kekuatan yang cukup untuk memukul mundur pasukan musuh.
Hasilnya sudah jelas, setengah wilayah Amerika Serikat dapat dikuasai oleh pasukan dunia lain. Namun AS justru menuding beberapa negara 'memboncengi' pasukan dunia lain untuk menghancurkan negara ini. Tentu saja tidak ada satupun negara yang percaya dengan tuduhan yang disebutkan pemerintah AS. Seluruh dunia masa ini sudah tahu jika AS hanya berusaha melakukan berbagai hal agar negara itu terlihat sangat kuat.
AS bahkan membentuk sebuah organisasi yang berfungsi untuk membuat daftar negara dengan kekuatan militer terkuat, tentu saja AS berada di urutan pertama. Sayangnya, daftar yang dibuat oleh AS menjadi acuan yang dipercaya sebagian besar orang masa ini.
Namun jika dilihat dari berbagai aspek untuk membuat militer sebuah negara terdaftar menjadi yang terkuat, AS berada dibawah Korea Utara, bahkan Indonesia.
Pada masa ini, Indonesia diakui menjadi negara dengan militer terkuat di Asia dibawah Jepang, Cina dan India.
Namun saat terjadinya perang, tidak ada aliansi manapun yang bersedia membantu Indonesia.
Negara-negara timur tengah sepakat membentuk aliansi yang sangat kuat, itu membuat pasukan dunia lain berpikir dua kali untuk menyerang wilayah itu. Ada satu negara yang memilih bersikap sama seperti Amerika Serikat, yaitu Israel.
Namun militer Israel benar-benar dapat mempertahankan negaranya. Namun mereka sempat sangat kesulitan untuk menghadapi musuh yang seperti keluar tanpa henti.
Aliansi yang terbentuk lainnya adalah Persekutuan Asean. Satu-satunya negara yang tidak bergabung dengan perkumpulan ini adalah Indonesia. Lebih tepatnya tidak ada negara yang bersedia membantu Indonesia, karena merupakan salah satu lokasi munculnya Gerbang.
Meski bukan wilayah tempat munculnya Gerbang, namun aliansi Asean sudah sangat kesulitan untuk membendung serangan musuh. Apalagi mereka juga sangat sulit untuk mengembangkan kekuatan, baik dalam bidang personel maupun persenjataan.
Perang membuat seluruh kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi menjadi terganggu, bahkan menurun drastis hingga membuat beberapa mata uang negara Asean seperti tidak ada harganya.
Beruntung bagi Indonesia yang masih dapat mempertahankan ekonomi negara.
Sebelum terjadinya perang, Indonesia sempat melakukan pengembangan dan membuat sistem pertahanan baru. Selain melakukan pengembangan mandiri, Indonesia juga melakukan kerjasama dengan negara yang memiliki militer kuat, seperti Rusia.
Itu sebabnya negara ini hanya kehilangan sedikit wilayah akibat penyerbuan pasukan dunia lain.
**
Gerbang masih terlihat diam ditempat, serta belum ada tanda-tanda musuh keluar dari benda itu. Meski begitu, sebanyak 2.000 prajurit dari AD dan AL disiagakan disekitar Gerbang dengan persenjataan lengkap.
Kapal perang kelas Fregat dan kapal kelas pertahanan pesisir disiagakan disekitar Gerbang. Bahkan Beberapa tank medium dan peluncur roket dipasang di pesisir sekitar keberadaan Gerbang.
Gerbang itu terlihat sangat kuat, karena dibuktikan dengan berbagai cara.
TNI pernah meluncurkan puluhan roket ke benda itu dan senjata perusak lainnya. Hasilnya tentu saja sudah jelas, Gerbang seperti tidak dapat dirusak.
Namun TNI tidak berani menggunakan senjata dengan daya ledak sangat besar, dengan alasan takut akan merusak lingkungan dan menghemat biaya.
Akhirnya TNI berhenti melakukan hal yang berhubungan dengan merusak Gerbang. Amunisi yang mereka buang sudah terlalu banyak untuk melakukan hal yang berakhir sia-sia.
Pemberitaan dunia juga memuat berita mengenai Gerbang yang bergerak di Indonesia. Gerbang yang muncul di beberapa tempat di dunia ini tidak menunjukkan fenomena seperti di Indonesia. Itulah keanehan yang sering disebut dengan 'fantasi'.
Gerbang yang muncul di beberapa tempat di dunia hanya diam dan terus mengeluarkan pasukan musuh dengan jumlah besar berserta persenjataannya. Namun pada Gerbang di Indonesia mulai berhenti mengeluarkan pasukan musuh, itu membuat TNI dapat terfokus dalam melakukan pembersihan pasukan musuh yang tersisa.
Dan operasi pembersihan akan dilaksanakan serentak dua hari dari sekarang. Ini adalah operasi besar-besaran yang dilakukan TNI demi mengusir pasukan musuh dan mencari cara untuk menghancurkan Gerbang.
Namun para ilmuwan yang meneliti Gerbang memiliki pendapat dari rencana menghancurkan Gerbang. Mereka berpendapat jika Gerbang bisa saja muncul di tempat lain di Indonesia.
Ada baiknya jika mencoba untuk melihat apa yang ada dibalik Gerbang. Sebagian orang berpendapat, jika di balik Gerbang ada dunia yang memiliki kehidupan yang sama dengan bumi namun dengan adanya hal yang dinamakan 'fantasi'.
Hal itu dikuatkan dengan pasukan musuh yang membawa hewan yang hanya ada di novel fantasi, yakni naga atau hewan semacam itu.
Semua itu mungkin saja benar, tapi siapa yang tahu...?
**
__ADS_1
Seluruh orang yang tinggal di kota bawah tanah melakukan perkejaannya masing-masing.
Pada hari ini, markas komando Kompi 406 melakukan pertemuan mengenai operasi yang akan dilaksanakan dua hari lagi.
Satu persatu prajurit keluar dari asramanya dan berjalan cepat menuju tempat pertemuan.
Nio yang juga terlihat berjalan cepat sambil membawa sebuah kumpulan kertas yang berjumlah puluhan. Kertas itu berisi peta medan kecamatan Mojogedang dan beberapa catatan tambahan yang ditulis Nio. Semua itu adalah kumpulan tulisan yang sangat penting bagi jalannya operasi yang akan datang, dan Nio sangat bertanggung jawab atas tugas itu.
Nio memelankan langkahnya saat terlihat Herlina berdiri di depan ruang pertemuan. Wajah Herlina menunjukkan ekspresi yang serius, dan sepertinya sedang tidak dapat diajak bicara yang tidak ada kaitannya dengan pertemuan ini.
Nio tetap mencoba tenang untuk melakukan pembicaraan di pertemuan nanti.
"Kapten Herlina, kenapa kau masih ada disini?" tanya Surya yang membuat Nio menghentikan langkahnya sementara.
"Menunggu Nio," jawab Herlina dengan nada datar.
Sementara Surya terlihat menatap Nio dengan ekspresi kesal, kemudian dia kembali kedalam ruangan pertemuan sambil berdecak lidah.
Nio tidak paham mengapa Surya terlihat seperti itu. Namun itu bukan hal yang menurutnya harus diurusi, ada tugas yang sangat penting menantinya.
"Apa kau sudah siap?" tanya Herlina dengan menatap serius Nio.
"Tentu saja, semua sudah ku atur," jawab Nio dengan yakin pula.
Saat melangkah memasuki ruang pertemuan, Nio merasa banyak pasang mata menatapnya dan membuatnya sedikit gugup untuk memulai pertemuan.
**
Herlina sudah selesai melakukan pembukaan pertemuan, dan agenda pertemuan lainnya juga sudah dilaksanakan.
Sekarang adalah acara utama yang merupakan hal terpenting dari pertemuan ini, yakni presentasi Nio mengenai kondisi musuh dan keadaan geografi kecamatan Mojogedang.
Nio berdiri di depan mimbar dan meletakkan tumpukan kertas yang ia bawa disitu. Dia juga mengeluarkan sebuah flashdisk dari saku seragamnya dan memasukkannya ke laptop.
Anggota Regu yang pernah berada dalam Regu Satuan Topografi bersama Nio merasa yakin jika starategi yang disusun Nio akan mengesankan.
Setelah mengucapkan salam dan kata pengantar, Nio akhirnya memulai aksinya.
"Ini adalah wilayah desa Pereng dan Munggur, jaraknya tidak sampai 5 km dari pusat kecamatan Mojogedang. Kedua desa ini berbatasan langsung dengan Kota Sragen. Dari informasi yang saya dapatkan, kota itu terdapat sekitar 3 Regu pasukan sukarela yang bisa menjadi bantuan kita...,"
Nio melanjutkan penjelasannya tentang pemilihan dua desa tersebut untuk penurunan pasukan dan pendirian perkemahan.
Selain alasan yang sudah disebutkan Nio sebelumnya, ada beberapa penjelasan lainnya.
Diantara dua desa itu terdapat perkebunan karet yang cocok untuk menghambat pergerakan musuh yang lebih sering bertempur secara langsung.
Nio berencana menggiring musuh ke hutan karet dan melakukan pertempuran disitu.
Mengenai rencana Nio yang satu ini, seluruh prajurit terdengar sangat bersemangat dan membuat Nio semakin percaya diri untuk melanjutkan presentasi.
Nio kemudian membuka file lain yang berisi potret peta salah satu desa di kecamatan Mojogedang lagi yang diambil dari drone berkamera.
"Pasukan utama musuh berada di desa Mojoroto, kami memperkirakan jumlah mereka ada 2.000 orang. Namun kami melakukan pertempuran dengan mereka dan mengurangi 600 prajurit musuh."
Sima dan anggota Regu Satuan Topografi yang dikirimkan untuk bertempur dengan pasukan musuh terlihat sangat percaya diri dan bangga saat prestasi mereka disebutkan oleh Nio.
"Biar saya perjelas, 600 itu masih jumlah perkiraan. Bisa saja beberapa prajurit musuh melarikan diri dan menuju perkemahan utama mereka di desa Mojoroto."
Beberapa prajurit terdengar menggumamkan sesuatu mengenai perkataan Nio, namun Herlina segera memerintahkan mereka untuk kembali tenang.
Nio mengambil napas agar tetap tenang, kemudian melanjutkan pembicaraannya.
"Sehari sebelum pelaksanaan operasi, 2 Regu dari Kompi 406 dan 2 Regu dari Kompi 32 akan diberangkatkan terlebih dahulu ke desa Pereng dan Munggur untuk mendirikan perkemahan dan membuat pertahanan, tim ini saya sebut dengan tim 1. Saya sarankan mengambil rute melalui kota Surakarta yang masih aman. Setelah itu, menghubungi pasukan sukarela yang ada di kota Sragen untuk membantu, tentu saja jika mereka mau. Lalu 4 Regu sisanya yang saya panggil tim 2, akan diturunkan langsung di desa Mojoroto untuk menggiring musuh ke tempat tim 1 berada lalu menyerang mereka bersamaan."
Seluruh prajurit menanggapi perkataan Nio dengan mengangguk dan merasa yakin jika strategi yang dibuat Nio akan sangat efektif.
Surya terlihat mengangkat tangan kanannya. Dia ada pertanyaan yang ia tujukan kepada Nio.
Nio kemudian mempersilahkan Surya untuk mengatakan pertanyaannya.
"Kenapa kita tidak menyerang musuh secara bersamaan saja, daripada membagi pasukan menjadi dua tim?" tanya Surya dengan nada seperti meragukan Nio.
__ADS_1
"Untuk pertempuran menjadi efektif, saya yakin jika Kapten Surya mengetahui jika zirah besi pasukan musuh sangat kuat dan sulit ditembus dengan senapan serbu biasa yang kita miliki. Satu lagi, saat tim 2 melakukan penggiringan pasti terjadi pertempuran yang pastinya akan mengurangi jumlah prajurit musuh. Lalu saat tiba di tempat tim 1, kita akan menyerang pasukan musuh yang tersisa."
Surya kemudian melipat kedua tangannya di depan dada sambil mengangguk tanpa mengerti dan puas saat pertanyaannya telah dijawab.
Setelah itu beberapa prajurit mulai melontarkan pertanyaan kepada Nio.
"Apakah pasukan musuh memiliki kekuatan udara?" tanya salah satu prajurit setelah dipersilahkan Nio untuk bertanya
"Saat melakukan pengintaian, tidak terlihat musuh memiliki kekuatan udara. Namun pasukan yang dipimpin Sersan Sima, mereka mengatakan jika berhadapan dengan 6 ekor naga dan kemungkinan tidak hanya itu kekuatan udara musuh. Jadi, ada baiknya jika bersiap untuk menghadapi jika pasukan musuh benar-benar memiliki kekuatan naga," jawab Nio sambil memeriksa lagi catatannya.
Prajurit yang pertanyaannya telah dijawab oleh Nio terlihat kagum dan puas dengan jawaban Nio.
Beberapa prajurit perempuan terlihat menatap Nio dengan tatapan kagum, atau semacam itu.
Herlina membuat kode tangan untuk menghentikan sementara kegiatan ini, dia terlihat memegang alat komunikasi radio yang ada seseorang sedang berkomunikasi dengannya.
Herlina terlihat menyeringai saat melakukan pembicaraan dengan orang dengan seseorang.
"Untuk urusan persenjataan, kita tidak perlu khawatir lagi...," ucap Herlina dengan senyum kecilnya.
**
Prajurit yang menjaga gerbang masuk kota bawah tanah membukakannya agar sebuah truk dapat masuk kedalam kota bawah tanah.
Truk itu kemudian berhenti di tempat yang sering digunakan oleh prajurit untuk berlatih beladiri.
Seluruh prajurit yang semula menghadiri pertemuan, keluar dari tempat pertemuan dan mengerumuni truk yang sepertinya khusus untuk mengangkut persenjataan.
Tutup box truk membuka secara otomatis dan memperlihatkan beberapa kotak yang tersegel dengan gembok sandi.
Hanya beberapa pihak saja yang mengetahui sandi dari gembok yang mengamankan kotak-kotak itu.
Bahkan Surya sendiri tidak mengetahui tentang hal ini.
Herlina kemudian memerintahkan beberapa prajurit untuk mengeluarkan kotak-kotak yang berukuran beragam.
Dari ekspresi saat mengangkat kotak, para prajurit terlihat sangat keberatan meski satu kotak diangkat oleh 4 orang.
Herlina kemudian menerima beberapa lembar kertas dari petugas yang mengantarkan kotak-kotak ini dan menandatangani beberapa lembar kotak yang lain.
Setelah seluruh kotak diturunkan, Herlina kemudian memasukkan sandi dari gembok dan membuka kotak.
Isi yang disimpan didalam kotak terlihat dan membuat seluruh prajurit kagum.
"Ini adalah senjata baru kita, senapan serbu tipe 20 dengan amunisi baru. Dengan senapan ini, zirah besi musuh yang menyebalkan itu dapat ditembus dengan mudah dengan peluru yang dikeluarkan senapan ini," kata Herlina sambil menenteng sebuah senapan yang baru tiba beberapa saat lalu.
Seluruh satuan TNI mendapatkan senapan serbu baru yang dinamai dengan SS 20. Senapan ini menggantikan senapan generasi sebelumnya, SS 19.
"Dengan begitu, kita bisa menjalankan strategi yang dibuat Nio dengan sangat efektif," lanjut Herlina yang bertujuan meyakinkan Nio.
Selain senapan serbu baru, sniper juga mendapatkan senapan runduk baru yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Tania dan penembak jitu lainnya terlihat berbinar-binar matanya saat memegang senapan runduk baru mereka.
Selain senapan serbu dan senapan runduk, pistol dan senapan mesin ringan merupakan senjata baru yang dikirimkan.
(Ilustrasi senapan serbu baru, sumber gambar pinterest.)
(Ilustrasi senapan runduk baru, sumber gambar pinterest.)
(Ilustrasi senapan mesin ringan baru, sumber gambar pinterest.)
(Ilustrasi pistol baru, sumber gambar pinterest.)
__ADS_1