
Setelah acara ijab kabul itu selesai dan saat Monik juga Henry ingin berganti pakaian untuk resepsi mereka berdua, tangan Monik yang akan naik ke tangga di mansion itu karena kamar yang dulu di tempati oleh Digo sudah beralih menjadi kamar untuk sepasang pengantin baru itu, dicekal oleh seseorang yang berdiri di belakangnya.
Monik yang merasakan ada cekalan di tangannya pun ia menghentikan langkahnya kemudian ia menolehkan kepalanya kearah seseorang yang sudah mencekalnya. Dimana saat ia sudah melihat orang tersebut, ia dengan cepat menghentakkan cekalan tangan seseorang tersebut yang ternyata adalah ayahnya.
Dan hanya sekali hentakan saja cekalan tangan tersebut lepas. Dimana saat itu juga digunakan Monik untuk menjauh dari laki-laki yang sayangnya adalah ayah kandungnya itu.
Teo melihat kepergian dari sang putri pun ia menatap dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.
Henry yang tadi juga sempat menghentikan langkahnya saat tau sang istri berhenti, ia kini tersenyum miring kearah mertuanya dengan tangan yang bersedekap dada sembari tubuhnya ia gunakan untuk bersandar di penghalang tangga tersebut.
__ADS_1
"Jadi bagaimana rasanya diabaikan oleh anak sendiri? Sakit bukan? Dan apa yang kamu rasakan saat ini sama seperti yang Monik rasakan selama bertahun-tahun saat dia masih tinggal bersama keluarga bajinganmu itu. Bahkan saya rasa, rasa yang kamu alami saat ini tidak sebanding dengan rasa yang sudah Monik alami dulu. Kamu hanya diabaikan oleh Monik saja, tapi istriku dulu bukan hanya diabaikan bahkan di tuduh membunuh kembarannya sendiri tanpa ada bukti sedikitpun. Tidak hanya itu saja tapi dia mendapatkan siksaan keji dari keluarganya sendiri," ucap Henry dengan diam-diam ia mengepalkan tangannya.
"Dan satu fakta lagi yang harus saya katakan ke kamu untuk mengingatkan jika kamu sudah tidak pantas di sebut seorang ayah oleh Monik karena kamu dulu pernah sempat ingin menjual dia ke laki-laki hidung belang tapi sayangnya Monik berhasil melarikan diri. Cih, menjijikan. Ayah bajingan sebutan yang cocok untukmu. Bahkan saat kamu tau jika putrimu ingin saya nikahi dan saya minta kamu menjadi walinya, sempat-sempatnya kamu meminta sejumlah uang dengan ancaman kalau saya tidak memberimu uang kamu tidak akan pernah menjadi wali dia. Saya turuti apa yang kamu minta," sambung Henry dengan berjalan mendekati laki-laki paruh baya yang menatap dirinya itu.
"Dan satu lagi, saya tau rencana apa yang sudah ada di otak kamu ini. Saya ingatkan ke kamu jangan pernah menjalankan apa yang sudah kamu rencanakan itu karena jika sampai ketahuan oleh saya. Kamu dan seluruh keluarga kamu akan mati di tangan saya. Jangan pernah menindas Monik hanya untuk meminta uang setelah dia menjadi istri sah saya. Karena secara tidak langsung saat kamu meminta uang kepada saya waktu itu artinya kamu sudah menyerahkan Monik sepenuhnya kepada saya. Jadi kamu dan Monik saat ini tidak ada hubungan sama sekali. Dan jangan pernah berniat melukai Monik karena ada saya yang akan melindungi dia. Jika dia sampai terluka sedikitpun akibat ulahmu atau salah satu keluargamu maka kamu akan tau akibatnya sendiri. Dan lebih baik kamu keluar sekarang karena saya sudah cukup muak melihat wajah seorang ayah bajingan sepertimu ini. Pergi dan jangan pernah kembali kesini!" ujar Henry dengan amarah yang berkobar. Entahlah saat dia membahas masa lalu istrinya itu, dia selalu terbawa emosi. Bahkan kalau bisa ia ingin memusnahkan orang-orang yang sudah menyakiti Monik. Tapi sayang saat dia dulu pernah berniat seperti itu Monik yang tau niatnya tersebut pasti akan menghentikannya alhasil Henry hanya bisa menuruti permintaan dari sang istri.
"Saya akan perintahkan salah satu anak buah saya untuk mengirimkan sesuatu ke kamu. Dimana sesuatu itu yang akan membuka mata kamu lebar-lebar jika memang mata kamu itu tidak buta," ujar Henry dimana setelahnya salah satu anak buahnya berjalan mendekati ayah Monik untuk meminta nomor laki-laki paruh baya tersebut dan setelah mendapatnya, barulah anak buah Henry itu mengirimkan sebuah video. Dimana didalam video itu menunjukkan sebuah adegan tragis yang menampilkan seorang laki-laki dengan seorang gadis yang sepertinya saat itu gadis tersebut baru berumur 14 atau 15 tahunan.
Laki-laki yang berada didalam video itu tampak menusuk berkali-kali gadis yang sempat memberontak itu dibalik semak-semak disebuah taman yang jauh dari jangkauan para pengunjung taman tersebut. Apalagi waktu kejadian itu sepertinya sore menjelang malam yang mengakibatkan taman tersebut tampak sepi. Sampai akhirnya gadis itu merenggang nyawanya saat itu juga. Dimana saat gadis itu sudah tidak bernyawa, laki-laki yang tadi membunuhnya ingin berbuat hal gila lainnya yaitu ingin mensetubuhi gadis itu jika saja tak ada gadis lain yang wajahnya sangat persis seperti gadis yang sudah tak bernyawa itu, tiba-tiba berlari membawa sebuah kayu ditangannya dan memukuli leher laki-laki itu hingga tersungkur ke tanah.
__ADS_1
Gadis yang memiliki wajah sama dengan korban itu ia terus melayangkan pukulannya tersebut terus menerus hingga laki-laki yang merasa kewalahan itu berlari meninggalkan gadis itu yang sedari tadi berteriak meminta tolong dan memukuli tubuhnya. Namun sayangnya teriakan minta tolong itu percuma karena tidak ada yang mendengarnya.
Dan saat laki-laki itu tadi kabur pun ia sempat mengejarnya namun ia tak bisa menyusulnya. Hingga akhirnya gadis tersebut berlari kembali menuju ke kembarannya yang sudah tak bernyawa tersebut.
Gadis tersebut tampak menangis tersedu-sedu dengan berusaha untuk membangunkan kembarannya itu. Namun sayang usahanya tak mendapat hasil sama sekali hingga saat dirinya ingin mencabut pisau yang masih menancap di dada kembarannya tersebut, baru saja dirinya memegang pisau itu Kakak laki-lakinya yang ditugaskan oleh sang ayah untuk menjaga adik-adiknya itu datang. Dimana saat itulah sebuah kesalahpahaman itu dimulai hingga berakhir gadis yang menolong kembarannya walaupun terlambat itu dibenci oleh semua orang yang ada di rumahnya. Dan gadis itu tak lain dan tak bukan adalah Monik.
Henry yang melihat keterkejutan jelas di wajah mertuanya itu saat melihat rekaman keji tersebut, ia tersenyum miring sembari berkata, "Menyesal tidak akan pernah ada gunanya karena dengan kamu menyesal tidak akan pernah mengembalikan mental Monik yang sudah rusak akibat dari perbuatanmu itu. Dan saya harap kamu mati dalam penyesalan."
Henry yang sudah mengucapkan perkataannya itu pun ia bergegas menuju ke kamarnya menyusul sang istri tercinta. Dan jangan tanya kenapa Henry bisa mendapatkan rekaman CCTV beberapa tahun yang lalu. Ya karena orang itu adalah Henry yang harus bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.
__ADS_1