
...®°®°°°®®®®°°°°®®®®°°°°®®®®°°°®°®...
...!!!WARNING!!!...
...CERITA INI HANYA SELINGAN....
...TIDAK ADA HUBUNGAN SAMA SEKALI DENGAN CERITA UTAMA....
...®°®°°°®®®®°°°°®®®®°°°°®®®®°°°®°®...
Kembali di hari dimana Darto tengah duduk bersila, ditemani Mbah turahmin mereka duduk di atas batu tepat di bawah pancuran curug Maheswari. Kali ini Mbah turahmin ikut melakukan ritual, untuk menuntun Darto yang hendak melakukan ujian. Anggap saja Mbah Turahmin sedang jadi tour guide wisata gaib untuk cucunya.
Seperti mitos atau legenda yang terdengar di masa lampau, dan menjadi cerita yang mengakar di daerah tersebut. Curug Maheswari memang benar merupakan tempat para bidadari turun dari langit dan singgah untuk sekedar membasuh badan milik mereka.
Seperti saat ini, ketika Darto dan Mbah Turahmin tengah fokus dalam semedinya, lima bidadari turun untuk mandi di curug tersebut. Mereka sempat mengernyitkan dahi mereka ketika masih mengambang di langit, bahkan mereka sampai memicingkan mata hanya untuk memperhatikan dua manusia yang tengah duduk di kamar mandi mereka.
"Jeng! ada berondong lagi pamer dada, uhuk!" ucap salah satu bidadari yang bernama Dewi Nayla sesampainya di tepi kali.
"Jeng Nayla memang jeli, kalau urusan pemuda, tapi author baik ya, kita di kasih pemandangan indah hari ini, hi hi hi," ucap Dewi Ossy salah satu anggota seven Angel. ( di baca sefen enjel ya! itu bahasa enggresnya tuju widodari )
Melihat candaan kedua temannya, Dewi Chandra, Dewi Shartika dan Dewi Santih hanya bisa tersenyum malu-malu, Padahal aslinya mereka juga terus memperhatikan Darto dan mengabaikan Mbah Turahmin.
...--------------------------------------------...
...EH! SEBENTAR....
...Sebelumnya, ada yang perlu kalian garis bawahi. Karena cerita bidadari mandi itu sudah menjadi legenda dari masa lampau, yang jelas saat ini tokoh utama dalam legenda itu tidak lagi muda seperti masa jayanya. :V...
__ADS_1
...--------------------------------------------...
"Kita intip yuk, Jeng," ucap Dewi Ossy dengan senyum centil di bibirnya.
Mendengar ajakan Ossy, keempat dewi langsung saling bertatap mata secara bergantian, kemudian mengangguk bersama dengan senyum simpul yang mengambang di wajah mereka.
Kelima anggota seven angel itu pun bergegas menghampiri Darto dan Si Mbah duduk bersila. Mereka mengendap, langkahnya di tekan sesunyi mungkin. Sayangnya aksi mereka di ketahui Kakek Sastro dan Wajana yang sedari tadi memperhatikan mereka dari seberang kali.
"Ada orang, Jeng!" ucap Dewi Candra yang lebih dulu sadar tentang kehadiran Kakek Sastro dan Wajana.
"Mana, Jeng?" tanya Dewi Shartika sembari menyapu pandangannya ke segala penjuru.
"Itu mah sebangsa kita, Jeng. Mereka bukan orang!" timpal Dewi Santih.
"Oh iya, Ya. Mereka demit ternyata, hiii!" jawab Dewi Ossy dengan tubuh bergidik merasa ngeri.
"Bukannya kamu juga bukan manusia, Jeng?" tanya Dewi Nayla kemudian mendapat anggukan polos dari ketiga temannya yang merasa setuju.
Akhirnya mereka pun merubah niat mengintip seperti awal rencana, dan merekapun bergegas menemui Kakek Sastro dan Wajana yang tidak menggubris kedatangan lima anggota seven angel.
"Kalian pasti mau ngintip kami mandi, Ya?" ucap Dewi Chandra kepedean, di barengi anggukan kepala empat temannya.
Mendengar kalimat yang di utarakan Dewi Chandra, Kakek Wajana dan Kakek Sastro terbahak seketika, mereka benar-benar merasa lucu dengan pertanyaan yang mereka terima.
"Dasar gadis lanjut usia! ha ha ha, kamu pasti tidak ingat dengan berapa banyak umurmu," Kakek Sastro terbahak disusul suara tawa Kakek Wajana.
"Eh aki-aki lumutan! belum pernah di setrika ya mulutnya? kalo ngomong kaga ada rapi-rapinya!" ketus Dewi Santih sungut-sungut, merasa tidak terima karena dianggap tua.
__ADS_1
"Saya masih ingat, ya! sama umur saya! emang kalian! yang sudah pikun! hari ini saya ulang tahun!" ketus Dewi Chandra yang seketika mendapat dukungan keempat temannya.
"Ho.oh! saya juga ingat! tiga belas hari lagi saya juga ulang tahun!" sambung Dewi Shartika sedikit nyolot.
Mendengar protes dari mereka Kakek Sastro dan Kakek Wajana sungguh merasa tidak enak, apalagi salah satu dari mereka seharusnya merayakan hari kelahiran, bukan malah beradu ejekan.
"Sudah, Ibu-ibu arisan sama Bapack-Bapack harusnya akur, kalian kan seumuran," ucap Si Mbah Turahmin yang tengah mendekat bersama Darto. Rupanya konsentrasi mereka terpecah hingga di seret paksa dari dunia gaib karena kegaduhan yang di buat oleh sekumpulan ibu PKK.
Mendengar suara Mbah Turahmin, kelima bidadari langsung memalingkan wajah mereka. Pandangan mereka seketika terpaku kepada Darto yang terus mendekat sembari bertelanjang dada, Bahkan Dewi Ossy dan Dewi Nayla sampai menggigit bibir bagian bawah mereka, ketika melihat dengan jelas enam tahu isi bersarang di perut Darto. (Siks Pek mblo)
"Ngakunya tuju bidadari, tapi kok cuma berlima. Yang dua kemana?"
"Yang Satu belum ijin othornya, jadi dia nggak berani ngisi nama Dewi Emak di sini, sedangkan Dewi transgender yang satunya sudah diblokir pihak aplikasi," ucap Dewi Santih sedikit menjelaskan keberadaan kedua anggota seven angel yang tersisa.
"Tadi siapa yang mau ulang tahun?" timpal Darto singkat, setelah sampai di depan kelima anggota bidadari lanjut usia.
Mendengar pertanyaan Darto, Dewi Chandra langsung mengacungkan jari telunjuknya, dan Dewi Shartika juga mengatakan jika sebentar lagi dia ulang tahun.
"Sugeng tanggap warsa, selamat ulang tahun, barakallah fii umrik mbak Chandra dan Mbak Shartika, semoga sehat selalu, diberi umur panjang, semua keinginan kalian cepat terkabulkan, cita-cita tersampaikan, dipermudah dalam segala urusan, dicukupi segala kebutuhan, sukur-sukur di lebihkan, dan yang penting diampuni segala dosa yang sudah di lakukan, juga diterima segala kebaikan di tahun-tahun sebelumnya, Amin," ucap Darto di lanjutkan dengan bacaan amin semua tokoh dan juga semua pembaca episode ini.
Setelah Berdoa, mereka berkumpul bersama hanya untuk bercanda gurau. Sebagai hadiah ulang tahun Darto membiarkan mereka melihat dirinya bertelanjang dada, eits! tapi cuma lihat ya! bukan di dipegang!
Sedangkan Author benar-benar ingin meminta maaf, karena hanya memberikan doa dalam bentuk tulisan, tapi setidaknya setiap orang yang membaca tulisan ini juga ikut mendoakan kalian secara tidak langsung.
Kita berharap saja akan banyak pembaca yang menyempatkan diri mereka untuk membaca episode ini, agar doa yang kalian berdua terima juga jadi banyak.
Sekali lagi Author ucapkan selamat ulang tahun untum Mbak Chandra Dewi dan juga yang sebentar lagi nyusul, yaitu Mbak Shartikha Septiani, Wish U All The Best pokoknya, semoga sukses selalu.
__ADS_1
Dan untuk anggota seven Angel yang lain terimakasih sudah mendukung karyaku. jika tidak ada kalian sejak awal, mungkin Darto tidak akan bisa sampai di sini dan tetep eksis sampai sekarang, Darto dan keluarga benar-benar sayang sama kalian semua. 🤗
...TAMAT...