
Pagi hari di rumah pak Kusuma suasana seperti biasa tapi hari in tidak ada tuan yang punya rumah. Jadi pelayan rumah hanya mempersiapkan untuk Siska dan Dedy.
Jam 8 pagi Siska belum juga bangun dari tidur nya, Dedy yang sudah bangun subuh dan keluar rumah olah raga kecil di sepanjang rumah pak Kusuma. Setelah beberapa putaran berlari kecil dia pun kembali ke kamar untuk mandi.
Tapi sampai di kamar pintu jendela juga belum terbuka, AC masih menyala. Jadi di matikan Dedy AC kamar dan membuka kain gorden kamar supaya sinar matahari masuk ke dalam.
Krekkk...krekkk
Suara kain gorden di buka Dedy, sehingga membuat Siska silau karena kena sinar matahari.
Sinar matahari membuat Siska silau dan perlahan di buka nya mata."aduh...kenapa di buka kain gorden nya, aqu masih ngantuk."kata Siska mencari keberadaan yang membuka kain gorden tersebut.
Dan ternyata Dedy sudah berdiri di samping ranjang memperhatikan Siska.
"sudah jam 8, matahari sudah dari tadi menampakkan diri"kata Dedy sambil membuka selimut Siska.
"kamu apaan sih...aqu masih ngantuk"kata Siska menarik selimut yang di ambil tapi di tahan oleh Dedy.
"kembalikan selimut nya... sebentar lagi aqu bangun..."kata Siska.
Dedy yang tidak memperdulikan omongan Siska, selimut yang di tangan nya langsung di lipat."sudah jam 8, tidak baik tidur lama lama. Lagian kita mau ke rumah sakit"perintah Dedy.
"kamu aja yang duluan aqu nyusul", jawab Siska
"enggak bisa seperti itu, tadi mami kamu yang perintahkan untuk ke rumah sakit bersama"kata Dedy sambil melihat Siska yang memakai baju tidur ****.
Karena di perhatikan Dedy membuat Siska jadi salah tingkah"apaan nih orang lihat aqu seperti itu, aduh...aqu juga kenapa pakai baju seperti ini?"kata Siska dalam hati.
"kamu itu ngapain seperti itu melihat nya? atau kamu..."Siska tidak melanjutkan omongan nya.
"atau apa? aqu khilaf lagi?"
"kamu apaan sih... jangan macam macam kamu"kata Siska.
"siapa yang mau macam macam, kalau aqu mau juga boleh-kan? bukannya kita sudah sah di mata agama dan negara"kata Dedy lantang membuat Siska sedikit ciut ketakutan.
Melihat wajah Siska yang ketakutan membuat Dedy semakin suka"kalau kamu siap, sekarang aja kita lakukan, enggak ada yang berani mengganggu dan kamar ini kedap suara"kata Dedy lagi.
Ancaman dari Dedy yang terlihat serius membuat Siska takut dan bangkit dari tempat tidur"ih...sana sana aqu mau mandi"kata Siska yang mau menjauh dari Dedy tapi tanpa sengaja Siska malah menyenggol tangan Dedy kuat karena emosi sehingga membuat nya jatuh yang menimpa Siska.
Sehingga mereka jadi berpelukan, hening sejenak saling pandang"pagi pagi begini kamu menggoda qu"kata Dedy sambil tersenyum membuat Siska jadi gugup dan salah tingkah.
"aqu mau mandi... enggak sempat menggoda kamu"kata Siska dan bangun dari tempat tidur.
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu, jangan lama lama aqu juga mau mandi"kata Dedy sambil tersenyum.
Sementara mandi HP Dedy berdering, dan ternyata yang telpon mamak nya di kampung.
📞Dedy. : "Assalamualaikum...mak..."
📞mamak :"wa'alaikum salam...apa kabar nak? sudah lama enggak dengar suara mu"
📞Dedy. :"Alhamdulillah... sehat, maaf Mak Dedy lagi banyak kerjaan"
📞mamak :"senang mamak dengar suara kamu dan juga sehat"
📞Dedy. : "mamak sehat kan?yang lain bagaimana?"
📞mamak :"Alhamdulillah...kami sehat semua,kamu kalau ada waktu pulang ya...mamak kok rindu sama kamu. perasaan mamak setiap hari mikirin kamu terus"
📞Dedy. :"Dedy sehat kok mak, enggak ada yang perlu mami khawatir kan. insha Allah minggu depan kalau ada waktu Dedy pulang,tapi enggak janji"
📞mamak :" syukur kalau kamu bisa pulang minggu depan kamera ada yang mau mamak kenalkan dengan mu"
📞Dedy. :"maksud mamak mau di kenalkan bagaimana?"
📞mamak :"ya sudah...kamu pulang aja nanti mamak cerita, jaga kesehatan dan jangan lupa sholat"
📞mamak :"Wa'alaikum salam..."
Selama Dedy telponan dengan mamaknya di kampung ternyata Siska sudah selesai mandi dan berpakaian rapi."sudah siap kamu?"tanya Dedy
"kamu kan bisa lihat sendiri"kata Siska seperti tidak peduli, padahal dari tadi dia mendengarkan Dedy dan mamaknya ngobrol.
Dedy yang tidak mau berdebat meninggalkan Siska dan masuk kamar mandi, 15 menit mandi Dedy keluar dengan memakai handuk di pinggang. Terlihat badan Dedy sixpack dan ****, tanpa sengaja Siska melihat nya.
"kenapa lihat? tergoda?"kata Dedy sengaja menggoda Siska biar suasana di kamar tidak canggung.
"aqu bukan lihat kamu tapi handuk qu kok di pakai"jawab Siska dengan wajah yang cemberut dan memalingkan wajahnya dari Dedy.
"oh... kirain penasaran dengan yang di dalam handuk. Maaf hanya ada ini di dalam"jawab Dedy
"kamu itu pikiran nya sudah mesum aja pagi pagi, nanti siang di siapkan bibi handuk untuk mu"kata Siska sambil berjalan mau keluar
"pagi pagi itu yang menantang dan semangat"jawab Dedy sambil tersenyum melihat Siska keluar kamar.
Di meja makan sudah tersedia sarapan pagi yang menjelang siang, jam menunjukkan pukul setengah sepuluh pagi. Siska sengaja memperlama minum teh dulu karena menunggu Dedy turun dari kamar atas.
__ADS_1
Tak berapa lama Dedy sudah di bawah dengan pakaian yang rapi, pakaian Dedy memang tapi tapi tidak berkelas seperti Siska istri nya, enggak masalah dengan Dedy tapi kalau dengan Siska tentu saja dia sedikit malu dan tak pantas.
"Alhamdulillah... sarapan sudah tersedia, kamu sudah makan?"tanya Dedy pada istrinya.
"makannya sekalian aja sekarang"jawab Siska.
"oh...ya sudah, kita berdoa dulu"kata Dedy.
Mereka pun makan dan terlebih dahulu tentu nya berdoa dulu.
Siska sarapan roti tawar pakai selai sementara Dedy makan nasi goreng yang ada di meja pakai ceplok telor dan teh manis hangat.
"kamu enggak makan nasi"tanya Dedy melihat Siska hanya makan dua lembar roti.
"enggak...ini aja sudah kenyang"kata Siska.
"oh... kalau aqu enggak bisa kalau enggak kena nasi bisa keroncongan perut qu"kata Dedy
"kalau pagi, siang, malam aqu makan nasi terus bisa gendut nanti jadinya"jawab Siska ketus tanpa melihat Dedy.
"kalau menurut qu enggak juga kalau di barengi dengan olah raga, misalnya jalan sore aja mengelilingi rumah mu ini aja sudah banyak mengeluarkan keringat"kata Dedy.
"kamu aja yang olahraga aqu malas, sudah ah jangan lama lama tadi katanya mau ke rumah sakit"kata Siska.
"baik Bu"kata Dedy yang langsung cepat memakan makanan yang di depan nya.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏