Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.17


__ADS_3

Hari ini Nisa ke sekolah di antar sama Ayah nya, yang kebetulan Dafi mau bertemu dengan Nadya. Karena semalam setelah ke rumah nya Dafi tidak sempat menelpon atau wa karena sibuk di rumah kerja memeriksa email pekerjaan.


Princess...ayo kita berangkat let's go to school.


Ya Ayah....Oma Nisa berangkat sekolah dulu ya...


Titip salam sama Bu guru Nadya, salam sayang dari Oma bilang gitu .


oke...di catat...


mau catat dimana ????


di kepala jawab Nisa


Ayo Salim dulu...ayah nya juga...


iya ma...


duh yang enggak sabar ketemu calon makmum kata Bu Nani


iya dong ma... semalam belum sempat ngobrol berdua.


pagi gini kan masih kerja


maksudnya mau janjian lunch siang nanti.


oh...mau date toh..kata mama


biasa lah ma... urusan anak muda


ya...mama senang kok dengar nya.


Alhamdulillah.... kalau mama senang dengar nya, kami berangkat dulu.


Assalamualaikum....


wa'alaikum salam... hati hati di jalan.


Sesampainya di TK, Dafi turun dari mobil mau mengantar langsung Nisa ke Bu guru Nadya. Tapi ternyata Nadya tidak kelihatan di halaman sekolah, sehingga Dafi masuk ke dalam kelas.


Di dalam kelas ternyata Nadya lagi bersiap untuk keluar dan berjalan dengan terburu buru tidak melihat di sekitar sehingga tak sengaja menabrak seseorang.


Bruk....


Terjadi lah tabrakan yang tidak sengaja.


Karena tidak bisa menjaga keseimbangan sehingga mau jatuh dan dengan reflek yang di tabrak langsung memeluk Nadya. Ternyata yang di tabrak adalah Dafi.


Pak Dafi ???


Kamu enggak apa apa Nadya ???


enggak apa apa, maaf pak saya buru buru.jawab Nadya.


Tapi dalam hati nya berdetak kencang karena beberapa detik Dafi memeluknya, kenapa jantungku berdetak kencang ???


maaf... maaf... juga saya enggak lihat.jawab Dafi.


Dalam hati Dafi juga bergetar, perasaan apa ini???Astaghfirullah...dari dekat Nadya cantik sekali, tak salah mama memilih dia.


Ayah dan Bu guru kenapa bisa tabrakan ???


Bu guru enggak apa apa???


tanya Nisa


ibu guru enggak... enggak apa apa Nisa kata Nadya


iya...ayah jalan enggak lihat.


maaf Bu guru, ayah enggak lihat karena Nisa tadi masih di belakang ayah dan Nisa jumpa teman.


Saya mau antarkan tas Nisa di kelas


sini...sini .. tas nya, sama Bu guru aja. Nadya menjawab gugup.


Nisa lalu Salim sama Bu guru dan langsung lari keluar mau main.


Bu guru, boleh ngobrol sebentar ??? tanya Dafi

__ADS_1


bisa...mari masuk ke kelas pak.


Mereka pun langsung masuk dan duduk di kursi anak, walaupun kecil tapi masih bisa di duduki orang dewasa.


Nanti jam makan siang ada waktu Bu ???


kenapa pak ???


saya mau kita ngobrol sebentar sambil makan siang. kata Dafi


bisa pak jawab Nadya. dalam hati Nadya berkata mau makan kemana kami ??? nanti apa alasan untuk permisi sama Bu kepsek ???


oke, nanti saya jemput. tapi kalau berdua seperti nya enggak enak manggil pak.harus di biasakan panggilan yang lain


Mau nya di panggil apa ??? tanya Nadya malu malu.


apa ya??? aqu juga bingung, coba nanti kita pikirkan.jawab Dafi


Titip Nisa ya...aqu mau ke kantor dulu


ya... hati hati di jalan ya....


Lalu Dafi pergi menuju kantor nya.


Sementara Nadya melihat kepergian Dafi. Tiba-tiba ada yang menegur nya.


Bu... jangan kelamaan melihat nya, nanti bisa cinta loh, kata Mila


Kamu Mila, sudah lama di sini ??? selidik Nadya


Dari tadi lah, jawab Mila


ah... yang betul kamu ??? tanya Nadya kaget


iya, tadi aqu lihat drama tabrakan, wkwkwkwk kata Mila sambil tertawa


Kamu melihat nya ???


iya lah


siapa aja yang melihat ???


iiihhhh kasi tau dong. tanya Nadya


Tenang aja Bu...aman... enggak ada yang lihat, hanya aqu aja tadi yang lihat. kata Mila


syukur....biar enggak ada gosip lho.


emangnya kamu ada apaan sama ayah Nisa itu ???


enggak ada apa apa jawab Nadya. tapi dalam hati nya mau cerita sama Mila, tapi dia bingung... nanti aja lah di cerita kan.


Ya sudah kita ke halaman aja, lihat anak anak.ajak Nadya.


Mereka pun keluar untuk menjaga anak anak.


Sementara itu Dafi sudah sampai kantor dan masuk ruangan nya. Setelah memeriksa berkas yang ada di atas meja, dia langsung memanggil Andi. Dan langsung menghadap Dafi.


tok....


tok....


tok....


Masuk....


Memanggil saya bos ???


ya.


ada yang bisa saya bantu.


Lunch hari ini, kita enggak ada meeting kan ???


enggak ada bos


Syukur lah


kenapa ???

__ADS_1


Nanti saya mau lunch keluar, ada urusan penting


baik bos, tapi dari semalam Bu Siska kemari mau jumpa katanya


Tapi kerja sama dengan perusahaan dia, kamu yang bertanggung jawab.


iya bos, tapi dia mau jumpa sama bos.


bilang aja saya sibuk


baik bos


ada lagi yang cari saya ???


sampai saat ini, itu aja


Setelah percakapan itu, Dafi dan Andi menyelesaikan pekerjaan masing masing. Sehingga tak terasa jam menunjukkan pukul 11.30.


Karena takut kembali bertemu dengan Siska, Dafi keluar dari kantor jam 11.39. Kalau sudah berjumpa dengan Siska takut nya enggak bisa keluar untuk lunch.


Sudah enggak sabaran Dafi menemui Nadya untuk lunch bersama, dan ini adalah janjian lunch pertama mereka.Dia mau lunch pertama ini bisa berkesan dengan baik.


Tak berapa lama keluar dari kantor Dafi , datang lah seorang gadis cantik. Dan langsung menghampiri Andi.


Siang pak Andi, sapa Siska


Siang Bu, ada yang bisa saya bantu ???


Saya mau bertemu dengan Pak Dafi.


Aduh... maaf sekali Bu, baru saja Pak Dafi keluar.


Pergi kemana ????


Saya enggak tahu Bu , tapi memang tadi dia lagi ada janjian.


Dangan siapa ???


Saya enggak tahu, mungkin urusan pribadi. jawab Andi


aduh... kemana ya ???


coba di telpon aja Bu ???


selalu enggak aktif atau enggak di angkat.


jaringan kali Bu jawab Andi. mana mau si bos mengangkat, yang dia kasi Hp dan wa cadangan, jarang la di lihat.


Ya sudah lah, ngapain juga saya lama lama sini


kata Siska dengan nada kesal.


Kalau gitu sama sama aja Bu berurusan, apa lagi sekarang lagi lunch siang. Kalau ibu bersedia, lunch bareng aja kita Bu. tawar Andi.


Maaf saya ada urusan yang lain jawab Siska. masa aqu lunch bareng sama sekertaris / karyawan Dafi. apa kata dunia ????


Oh...lain kali mau ya Bu... kata Dafi


enggak janji ya...


sudah ah...saya permisi dulu. Selamat siang. kata Siska dengan wajah merah.


Hati hati di jalan Bu, kata Andi.


Lalu Siska pun berlalu pergi meninggalkan perusahaan Raja Pratama dengan perasaan yang sangat kecewa, karena sudah dua hari berturut-turut tetap tak berjumpa dengan orang yang dia cari dan tentunya dia sangat menyukai nya.


jangan lupa vote... vote... vote...


like.. like...like


favorit


dan hadiah nya


karena akan menjadi semangat untuk Author


Terima....


Kasih....

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2