
Mendengar alasan Nadya membuat Andi merasa, "apakah ini firasat seorang istri"Andi berkata dalam hati. Bagaimana cara Andi menjelaskan bahwa Dafi sedang berada di ruangan ICU???
"Jadi bang Andi ngapain di sini? siapa yang sakit?"tanya Nadya
"itu... Nadya...Si bos lagi..."jawab Andi terbata bata bingung untuk menjelaskan nya pada istri temannya ini.
"si bos? maksudnya bos siapa?"tanya Nadya lagi karena bingung bos siapa
"aduh... bagaimana ini?"jawab Andi
"kenapa??? maksudnya bos itu bang Dafi!!!ayo jawab!!! ada apa!!!"tanya Nadya dengan suara tegas dan sedikit emosi,Bu Nilam menenangkan Nadya.
"Nadya jangan membentak gitu, jangan terlalu keras suaramu, nanti Andi jadi bingung mau menjelaskannya" Bu Nilam menenangkan anaknya.
Bu Nilam mendekati Andi dan menanyakan pertanyaan Nadya kembali."Andi...coba jawab yang jelas, Nadya hanya bertanya bos yang kamu maksud itu siapa? karena biasanya Dafi yang sering kamu panggil BOS".kata Bu Nilam
Dafi pun terduduk ke lantai dan menangis."Nadya...yang di ruang ICU itu Dafi...dia baru kecelakaan waktu mau ke rumah sakit untuk menemani kamu terapi"jawab Andi sambil menangis.
Mendengar cerita Andi bahwa yang di dalam itu Dafi suaminya membuat Nadya tak percaya."APA ??? bang Dafi kecelakaan??? sudah pasti kalau itu dia??? tanya Nadya dengan air mata jatuh ke pipi.
"iya...itu Dafi... tadi aqu sudah ke TKP tempat terjadinya kecelakaan.
Nadya mendengarkan cerita dari Andi seperti dunia rasanya runtuh,kaki seperti tidak jejak dengan tanah dan tidak percaya karena tadi pagi mereka masih bertemu. Memang kata Dafi menjemput tapi karena tidak sabaran makanya Nadya pergi dahulu dengan mamanya Bu Nilam.
"mama....apa betul kata bang Andi ? pasti dia berbohong."kata Nadya pada mamanya dengan menangis, air mata tak lagi bisa di tahan.
"kamu tenang dulu, biar mama tanya kan pada suster di dalam ruangan dan mama mau melihat langsung dengan mata mama sendiri"kata Bu Nilam menenangkan anaknya dan setelah itu masuk ke ruangan ICU.
Setelah di dalam ruangan Bu Nilam menanyakan pada perawat"suster apa ada pasien yang baru masuk bernama Dafi?"tanya Bu Nilam. Perawat pun langsung mengecek dan ternyata memang ada."iya Bu ada baru satu jam yang lalu"jawab perawat.
"boleh saya melihat pasien tersebut?"
"boleh tapi dari jauh saja karena takut mengganggu ketenangan pasien,biar cepat pulih Bu"perawat mengingatkan.
"iya suster terima kasih"kata Bu Nilam.
Bu Nilam menelusuri ruangan ICU, ada beberapa yang lagi di rawat di sana. Setelah melihat langsung dia pun terkejut dan seperti tak percaya."ya... Allah...itu memang Dafi, bagaimana cara menyampaikan pada Nadya? baru saja mereka menikah, sudah terjadi hal seperti ini yang tidak di inginkan"kata Bu Nilam dalam hati sambil menangis tak percaya.
__ADS_1
Tak bisa melihat keadaan menantunya yang lagi koma, di pasang infus, terpasang juga monitor ICU atau patient monitor, tak tega rasanya. akhirnya Dafi keluar dari ruangan tersebut.
Di luar Nadya sudah menunggu mamanya, dia harap harap cemas. Keluar lah Bu Nilam dari ruangan langsung di dekati Nadya sambil mendorong kursi roda nya dengan tangan."mama bagaimana ? siapa yang di dalam? apa betul itu bang Dafi?"tanya Nadya.
*kamu tenang dulu, sabar Nadya"kata Bu Nilam sambil memeluk anaknya itu
"maksud mama apa? jadi yang di dalam itu bang Dafi ???jawab ma!!?" perintah Nadya . menanyakan sambil menangis.
Bu Nilam hanya mengangguk dan menjawab"iya...itu Dafi"
"hiks...hiks...hiks...mama pasti bohong kan ???
Nadya masih meyakinkan dirinya dengan persetujuan mamanya.
Dengan berlinang air mata juga Bu Nilam menjawab"sayang kamu harus kuat, sabar, berdo'a semoga Dafi melewati masa kritis nya.. hiks... hiks..."Bu Nilam menenangkan nya
"Ah.....ya Allah cobaan apa lagi ini..."kata Nadya
karena belum lagi dia pulih dari kecelakaan yang menimpa dirinya sekarang tertimpa pada Dafi."kamu masih shock... belum bisa melihat Dafi...ayo kita ke mushola rumah sakit untuk mendo'akan suami mu" ajak Bu Nilam.
Melihat itu Bu Nilam bingung, untung ada Andi yang lagi menelpon seseorang melihat Nadya pingsan."Tante ayo kita bawa UGD"ajak Andi yang langsung mendorong kursi roda Nadya untuk di bawa ke UGD dan Bu Nilam mengikuti dari belakang.
Sampai di UGD Nadya di periksa oleh perawat. Tak berapa lama tiba tiba Bu Nani datang dan melihat di ruang IGD, karena dia baru telponan dengan Andi waktu menjemput Nisa dari sekolah."Nilam kamu di sini juga??? Dafi di rawat di mana Andi??" Bu Nani menanyakan keberadaan anaknya sambil melihat Andi dan Bu Nilam bergantian.
"Tante sudah sampai??? Dafi ada di ruang ICU"jawab Andi." ayo temani Tante ke sana!!!kamu lagi ngapain di sini Nilam"tanya Bu Nani pada sahabatnya.
"Nadya pingsan karena mendengar kabar Dafi kecelakaan, kami dari tadi di sini karena jadwal terapi Nadya"jawab Bu Nilam
"ya... Allah, jadi keadaan Nadya bagaimana?". tanya Bu Nani
"Nadya baik baik saja, kamu lihat aja keadaan Dafi"kata Bu Nilam pada sahabatnya sambil memeluk Bu Nani.
"ya... sudah, aqu ke ruang ICU dulu"jawab Bu Nani sambil berjalan di temani Andi, sementara Nisa di antar pulang dengan pak min.
Sambil berjalan menuju ruangan ICU Bu Nani bertanya pada Andi."bagaimana ceritanya Dafi kecelakaan?"
"Tadi pas waktu pulang dari kantor, dia telponan sama saya Tante"cerita Andi
__ADS_1
"trus???"sambil berjalan menuju ruangan
"katanya keluar dari kantor seperti ada mobil yang mengikuti, jadi waktu keluar dari rumah Nadya juga masih di ikuti, kejadian nya dia di tabrak mobil itu pas menuju rumah sakit Tante"cerita Andi.
"kamu sudah cek itu mobil siapa?"tanya Bu Nani
"belum sempat tante karena Andi menuju rumah sakit melihat keadaan Dafi"jawab Andi.
"ya sudah nanti coba kamu cek itu"kata Bu Nani
Sampai di depan ruangan ICU Bu Nani sudah tidak sabar untuk masuk."suster saya orang tua pasien Dafi,bisa saya masuk melihat keadaan anak saya?"tanya Bu Nani
"silahkan Bu, tapi jangan berisik"kata perawat
"baik suster"jawab Bu Nani
Lalu Bu Nani memakai baju steril khusus untuk di ruangan ICU. pakai baju tersebut karena takutnya di baju yang di pakai banyak kuman makanya orang yang mau menjenguk memakai baju khusus.
Setelah memakai baju steril tersebut Bu Nani memasuki ruangan dengan perasaan yang bercampur aduk. Bagaimana reaksi Bu Nani melihat Dafi anaknya ???
BERSAMBUNG
****
Jangan lupa
like...like...like...
komentar...
add favorit....
vote... vote... vote
Terima kasih
🙏🙏🙏
__ADS_1