
Masuk ke dalam rumah abang nya dengan mudah,Leli duduk duduk dulu di kursi tamu.
Masih terletak lebih sarapan mereka yang masih belum di makan.
"wah...memang kalau rezeki tidak ke mana, sudah lengkap di meja...ada nasi goreng, telur ceplok, piring kosong dan sendok."kata Leli ngomong sendiri.
Mengambil makanan di meja makan dan menyantap nya dengan santai.
"enak juga masakan kakak ipar ku itu...tapi aku benci dengan dia karena sudah mempengaruhi bang Andi...makanya bang Andi perhitungan dengan aku."kata Leli dalam hati sambil menyuapkan makanan ke dalam mulut nya.
Setelah selesai makan maka dia pun mulai beraksi, pertama sekali dia ke dapur untuk memeriksa isi yang ada di sana.
Tahap awal dia membuka isi kulkas, di sana ada udang yang ukuran besar.
"mantap...ada udang... besar pula itu...bisa untuk makan siang hari ini."kata leli ngomong sendiri.
Di cari nya plastik kresek warna hitam,
lalu memeriksa kulkas bagian bawah. Ada sayuran brokoli, wortel, daun sop dan bawang pree dan cabe merah di ambil juga segenggam.
"lumayan...bisa masak capcay, tapi kalau bisa ada kentang."katanya lagi
Beralih ke bagian kering yang di letakkan Mila di bawah,tapi tertutup oleh tirai.
Di sana ada bahan kering seperti bawang merah, bawang putih,jahe, lengkuas. Di ambil nya juga tapi di bagi dua semuanya.
Di kamar Andi dan Mila di kamar pun tertidur pulas setelah olah raga pagi yang tidak di rencanakan. Karena seperti ada suara berisik di dapur maka Andi pun terbangun terlebih dahulu.
"di luar kok seperti ada orang? apa kucing? atau tikus?"kata Andi sambil membuka mata.
Di lihat nya Mila yang masih tertidur nyenyak karena kecapean, lalu dia pun bangun dari tempat tidur. Lalu terdengar seperti ada yang masuk ke kamar mandi.
"lho...kok ada yang masuk kamar mandi... berarti ada orang yang masuk."
Mengambil baju dan celana rumah yang berserakan lalu menyelimuti Mila, setelah itu Andi keluar pelan pelan dari kamar,terus menutup pintu kamar.
Dia pun ke dapur untuk mengambil sapu dan benda tajam yang selalu di pakai oleh Mila.
Bersembunyi di dapur melihat orang yang di kamar mandi, saat bersembunyi dia melihat ada tumpukan bahan makanan ada di plastik kresek.
Leli yang ternyata sakit perut untuk membuang hajat, ada sepuluh menit dia berada di sana. Setelah selesai semua dia pun keluar kamar mandi, rencana mau masuk ke kamar.
__ADS_1
Tapi dia tidak bersemangat karena sudah mendapatkan udang yang besar kepunyaan keluarga kecil abang nya.
"sudah ah...aku keluar saja, besok saja masuk ke dalam kamar."kata leli dalam hati.
Berjalan perlahan mau mengambil plastik kresek yang ada di dapur,tiba tiba mendapat serangan dari seseorang pukulan batang sapu.
Puk...puk...puk...
Andi memukulkan batang sapu ke arah Leli dengan sekuat tenaga karena ada ada pencuri masuk ke dalam rumah nya.
"ampun bang... ampun bang..."kata Leli.
Mendengar suara yang di dengar nya tak asing di telinga nya, dia pun menghentikan pukulan, apa lagi terlihat seorang perempuan.
"siapa kamu?"tanya Andi.
Leli yang terjatuh karena di pukul dengan sapu, dia pun memperlihatkan wajah nya.
Deg...
Seperti di sambar petir melihat orang yang di depan nya adalah Leli, adik perempuan nya.
"Astaghfirullah hal'azim...Leli... itu kamu...? ngapain kamu ke sini? berarti yang di katakan Mila benar..."kata Andi yang keluar dari mulut nya.
Andi yang emosi melihat adiknya, ingin rasanya dia pukul habis habisan. Tapi yang di pikiran nya itu pencuri adalah adik kandung nya sendiri.
Tapi Andi juga lemas melihat orang yang di depan matanya adalah adiknya.
"ngapain kamu ke sini? trus kamu dapat kunci rumah ini dari mama?"kata Andi tegas.
"mmmhhh..."Leli masih belum mendapatkan alasan yang tepat untuk menjawab.
"jawab pertanyaan ku..."kata Andi.
"aku...aku... dapat..."kata Leli terbata bata.
Andi bingung harus bagaimana, kalau ketahuan oleh Mila...dia juga akan malu... karena bagaimana pun Leli adalah adik nya.
"aduh...malu nya abang... kalau ketahuan kamu yang mencuri... semalam dia cerita ada yang hilang di rumah ini, bahan makanan...dan tadi pagi dia juga bilang yang hilang lingerie...apa kamu yang mengambil semua nya?"tanya Andi.
Leli tidak menjawab pertanyaan abangnya,tapi hanya mengangguk saja.
__ADS_1
"huh..."
menarik nafas panjang dengan pengakuan adik nya walaupun tidak menjawab. Menyapu wajah nya dengan kasar.
"sebaiknya kamu pulang sekarang... nanti kita selesaikan di rumah... kembalikan kepunyaan kakak ipar mu itu."kata Andi
Leli berdiri mau keluar tapi mengingat plastik kresek yang masih ada di meja dapur, antara mau ke dapur atau keluar.
Andi yang melihat keraguan Leli yang melangkah, dengan tegas dia pun berkata pada adiknya.
"keluar sekarang... jangan ada yang di bawa dari sini... kunci itu juga jangan kamu ambil..."kata Andi dengan tegas.
Leli pun bergegas keluar dari rumah Andi, dia kembali ke paud tempat adek sekolah.
Andi yang lagi duduk di ruang tamu, dia masih shock dengan kejadian yang barusan dia hadapi."kenapa si Leli berbuat seperti itu? bukannya dia sudah ku berikan uang kemarin untuk belanja?"kata Andi dalam hati.
Mengunci pintu rumah dia pun melihat plastik kresek yang ada di atas meja."berarti benar...apa yang Mila katakan tadi pagi."kata Andi dalam hati.
Di buka nya isi plastik kresek hitam itu, di lihat nya isinya satu persatu. "Astaghfirullah hal'azim...Leli... kalau Mila kehilangan udang besar ini... pasti dia akan heboh dan minta pasang CCTV."kata Andi dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.
Mengembalikan satu persatu ke tempat semula, jarahan yang tertangkap basah olehnya.
Mila yang terbangun melihat ke samping yang ternyata tak ada Andi suaminya. Dia pun bangun dari tempat tidur, mau membersihkan diri.
Keluar kamar dengan menggunakan handuk di badan, melihat Andi yang lagi di dapur.
"bang... ngapain di situ ? lapar ya...nasi goreng kita tadi masih ada satu porsi lagi."kata Mila
Andi tidak menjawab karena pikiran nya yang galau dengan kejadian tadi. Mila melihat ke meja tamu, rencana mau mengambil nasi untuk suami nya.
"lho...nasi goreng tadi abang habiskan semua nya?"tanya Mila sambil membawa piring yang kosong di hadapan Andi.
Andi pun melihat itu hanya menarik nafas panjang.
"Huh...."
BERSAMBUNG
***
Berikan Author dukungan
__ADS_1
bunga mawar, secangkir kopi hangat,like, add favorit atau komentar yang mendukung
🙏🙏🙏