
Mendengar Nisa mencari dirinya,Nadya pun turun dari tempat tidur dan merapikan pakaiannya sebelum membuka pintu kamar.
Dafi pun bangun dari tempat tidur,Nadya pun bertanya"mau kemana bang?"
"mau ke toilet, menuntaskan yang tertunda"jawab Dafi tanpa melihat Nadya.
Nadya tersenyum dan menjawab"mau ikut boleh?"
"boleh...biar kita selesaikan yang tadi"Dafi melihat dan mendekati Nadya
Tok...
tok...
tok...
"mama..."ketukan pintu berbunyi lagi
"tuh...buka pintu nya, Nisa mencari mamanya. kalau kamu ikut abang bisa khilaf"kata Dafi
"kalau abang khilaf...mau dong"goda Nadya
"kamu ya...sudah sana buka pintu nya, nanti suara Nisa itu membangun kan mama"kata Dafi sambil mengacak rambut Nadya lalu ke kamar mandi.
Nadya pun membuka pintu kamar mereka, dan ternyata Nisa yang dari tadi di depan pintu kamar"mama kok lama membukakan pintu?" tanya Nisa
"mama tadi tidur juga"jawab Nadya dan membawa Nisa ke dalam kamar mereka.
Dafi yang sudah selesai dari toilet melihat Nisa"eh...ada Princess ayah?"kata Dafi
"ayah... ngapain?"tanya Nisa pada ayahnya
"biasa buang air lah"jawab Dafi
"sudah sore...Nisa sudah mandi?"tanya Nadya
"belum... mandi sama mama aja"jawab Nisa
"oke...yuk kita mandi bersama"kata Nadya karena sudah sore
"mandi di kamar Nisa aja ma..."ajak Nisa
"yuk ke kamar Nisa sekarang,biar Nisa wangi"kata Nadya
Mereka pun menuju kamar Nisa, tanpa memperhatikan Dafi "ayah kok enggak di ajak princess?"kata Dafi
"ayah...mau ikut juga? tanya Nisa pada ayah nya
"mau... tapi enggak ah... nanti ayah khilaf lihat mama mu kalau mandi bersama"jawab Dafi sambil melihat Nadya dan menggaruk kepala nya.
Nadya tersenyum melihat tingkah suaminya itu,
"ayah mandi di sini saja, tunggu kami nanti kita ashar berjamaah, oke?"kata Nadya mendekati suaminya sambil mengelipkan sebelah matanya.
"siap mama..."jawab Dafi
__ADS_1
Nadya mengambil pakaian dan handuknya untuk di bawa ke kamar Nisa"yuk sayang, mama juga mandi sama Nisa"kata Nadya.
"yuk ma..."ajak Nisa lagi
Mereka pun ke kamar Nisa, Nadya pun mau memandikan anaknya. Ternyata mba Marni sudah ada di kamar Nisa untuk merapikan kamar nya"eh... princess mari mba mandikan"ajak mba marni
"hari ini Nisa mau di mandikan mama mba"jawab Nisa
"tapi Nisa biasanya mandi dengan mba, pesan Oma mandi dengan mba"jawab mba Marni
"hari ini sama saya saja mba"perintah Nadya
"baik Bu... kalau begitu saya masak untuk makan malam aja"jawab mba Marni lalu keluar dari kamar Nisa.
Mba Marni ke dapur untuk memasak makanan malam ini, ternyata Bu Nani juga di dapur lagi buat teh untuk di minum sore hari."mba Nisa sudah mandi ?"tanya Bu Nani
"lagi mandi dengan Bu Nadya"jawab mba marni
"Lho... kenapa tidak sama mu?"tanya Oma bingung
"Nisa minta di mandikan dengan mama nya Oma"jawab mba marni lagi
"ya sudah hari ini enggak apa-apa"kata Bu Nani sambil membawa teh hangat di dalam teko ukuran satu liter.
Nisa dan Nadya keluar dari kamar mau sholat ashar berjamaah di ruang sholat."mama kita langsung sholat?"tanya Nisa
"iya... panggil ayah sana"perintah Nadya pada anaknya.
Belum di panggil Dafi sudah keluar dari kamar dengan memakai pakaian koko, Di lihat nya Nadya dan Nisa sudah mandi yang sudah memakai mukena."Nisa tanya sama Oma, sudah sholat atau belum!"perintah Dafi
Nisa melihat Oma lagi duduk di meja makan menghampiri nya"Oma kata ayah sudah sholat ?Kalau belum di tunggu ayah dan mama ."
"tadi Oma di kamar sudah sholat, nanti aja waktu magrib Oma ikut sholat berjamaah"kata Bu Nani.
"oke oma, kami sholat dulu."kata Nisa
"kalau sudah siap temani Oma minum teh!"perintah oma.
"siip Oma"jawab Nisa
Dafi dan Nadya ke ruang sholat sambil menunggu Nisa dan oma, tak berapa lama yang di tunggu pun datang.",ayah Oma sudah sholat di kamar, nanti waktu magrib aja Oma ikut sholat berjamaah, gitu kata oma"Nisa menyampaikan pesan pada Dafi
"ya sudah kita sholat berjamaah sekarang" kata Dafi
Keluarga itu pun melaksanakan sholat ashar berjamaah yang di pimpin atau yang jadi imam adalah Dafi sebagai kepala keluarga. Bu Nani melihat mereka lagi sholat berjamaah, senang melihat Dafi sudah berkeluarga."semoga ingatan nya cepat sembuh seperti sedia kala"kata Bu Nani dalam hati.
Setelah sholat ashar Nisa mengajak ayah dan mamanya ke ruang makan"ayah, mama kita di tunggu Oma di ruang makan. pesan Oma temani dia minum teh"kata Nisa
"bilang sama Oma, ayah mau minum teh di teras aja"kata Dafi
"abang... jangan seperti itu, biar aqu bawakan ke teras"kata Nadya.
"oh...iya, biasanya mba Marni yang antar nanti"kata Dafi
"kan sudah ada istri ,ayo Nisa kita ambil teh bawa ke teras"kata Nadya
__ADS_1
Dafi tersenyum perkataan Nadya."aqu kok lupa kalau sudah punya istri"kata Dafi dalam hati sambil berjalan menuju teras rumah.
"Oma...teh nya kata ayah bawa ke depan"kata Nisa.
Nadya melihat dan menasehati Nisa"sayang biar mama aja yang bawa, enggak boleh menjerit seperti itu"kata Nadya.
Nisa melihat mama nya dan berkata"maaf ma... enggak Nisa buat lagi"kata Nisa.
"iya.. enggak apa-apa"kata Nadya sambil menghampiri mertua nya.
"ma...teh nya Nadya bawa ke depan karena bang Dafi mau duduk di depan"kata Nadya
"oh...iya sekalian untuk pak Mien, biasanya dia di depan jam segini."pesan mertuanya
"iya ma..."jawab menantunya itu.
Nadya membawakan teh hangat dengan biskuit cemilan yang gurih. Di teras Dafi sudah menunggu sambil melihat HP Android nya, sore kalau tidak ada kerjaan biasanya dia lihat berita hari ini di surat kabar tapi melalui Hp.
"bang...di minum dulu teh nya, mumpung lagi hangat"kata Nadya
"iya... sebentar lagi"kata Nadya
"pak Mien mana ya ? pesan mama pak Mien juga di buatkan"kata Nadya
Dafi melihat di sekeliling pekarangan rumah, di cari nya pak Mien."pak Mien.."panggil Dafi
Tapi tak ada jawaban dari yang punya badan"telfon aja bang"saran Nadya.
"oh...iya"jawab Dafi
Di telpon nya pak Mien dan terdengar suara Hp yang berdering dari dalam mobil yang biasa di bawa nya.Pak Mien melihat Hp dan ternyata bos nya Dafi yang mengangkat pun mau menjawab. Tapi belum di jawab Hp sudah mati karena Dafi sudah ada di sebelah pak Mien.
"Pak Mien ada teh hangat, ayo kita minum"ajak Dafi pada supir yang selalu membawa Nisa dan mamanya.
"iya pak"jawab pak Mien
Mereka pun minum teh di sore hari, karena Dafi lagi minum teh dengan pak Mien, Nadya pun ke dalam ngumpul dengan anak dan mertua nya di ruang makan.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun...
vote... vote...vote...
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1