Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.298


__ADS_3

Sementara itu Andi yang dapat kabar kalau Mila ke mall dari mamak, ada niat Andi untuk ke mall menyusul istri tercinta.


Masuk ke ruangan bos untuk permisi bahwa dia mau menjaga Mila yang lagi belanja.


Tok...tok...tok.


"masuk..."kata Dafi dari dalam.


Andi masuk ke dalam, dia pun langsung duduk di depan bos nya itu, karena Andi tidak ada suara maka Dafi melihat sahabatnya yang ada di depan matanya.


"ada apa kamu? ada yang perlu di sampaikan atau kamu mau permisi ke luar?"tanya Dafi


Tebakan bos nya tepat tapi Andi berusaha untuk menjelaskan.


"iya bos..."kata Andi


Dafi yang bingung dengan jawaban Andi langsung mengerutkan keningnya sambil melihat tajam ke Andi.


"maksud mu apa?"tanya Dafi lagi.


Andi baru sadar dengan ucapannya dan berusaha untuk menjelaskan sebenarnya.


"saya mau permisi keluar karena tadi mamak telpon kalau Mila dan istri bos lagi keluar, mereka lagi belanja di mall...tapi mamak sepertinya khawatir, jadi aku mau menyusul mereka ke sana."kata Andi


Dafi yang tidak mengetahui kalau Nadya keluar hari ini, bersama Mila yang juga lagi hamil.


"jadi mereka hanya pergi berdua? tidak ada yang menemani?"tanya Dafi kembali.


Andi hanya mengangguk dan membuat Dafi jadi khawatir.


"naik apa mereka ke sana? tapi...Nadya bilang mau pergi di antar sama pak Mien."kata Dafi.


"ya sudah bos...biar saya susul mereka, karena biasanya feeling mamak untuk anaknya, biasanya benar."kata Andi.


Dafi pun merasa khawatir jadi di perbolehkan nya.


"ya sudah kamu susul saja mereka berdua."kata Dafi


Mila yang terasa ada cairan keluar dari bagian intim nya, berusaha untuk tenang dan makan bersama sahabat nya.


"Mila... setelah ini kita kemana ya..."tanya Nadya yang masih semangat untuk belanja.


"kita makan saja dulu...dan habiskan, setelah itu baru kita pikirkan hari ini mau kemana..."kata Mila


"baik Bu..."jawab Nadya


Mereka berdua makan bersama, sebenarnya Mila sudah mulai khawatir tapi di bawa santai oleh nya.


"sabar Mila... makan yang tenang karena kamu butuh tenaga sekarang."kata Mila dalam hati.

__ADS_1


Setelah selesai makan Nadya yang sudah enggak sabar untuk belanja lagi, jadi dia berusaha untuk mengajak temannya itu blusukan."kita cari apa lagi ya..."kata Nadya.


Mila yang sudah enggak nyaman maka dia mau mengajak pulang saja


"Nadya... seperti nya kita pulang saja sekarang..."kata Mila


Nadya yang mendengar kalau Mila mau mengajak pulang ke rumah.


"cepat kali Mila... besok besok aku belum tentu bisa...kamu tau kan kalau anak ku sudah mau tiga?"kata Nadya.


Apa yang di katakan Nadya ada benarnya juga karena mempunyai anak yang masih balita dan harus minta izin pada suami dan mama mertua.


"tapi Nadya... seperti nya aku enggak bisa lanjut belanja karena..."kata Mila terputus


Nadya baru sadar kalau ternyata temannya lagi ada sesuatu yang di sembunyikan.


"kamu kenapa Mila? enggak biasanya kamu menolak kalau di ajak...atau ada sesuatu di kandungan mu?"tanya Nadya penuh curiga.


Mila tersenyum mendengar kecurigaan sahabat nya,lalu dia pun memberitahukan keadaan sebenarnya.


"tadi pas cuci tangan...aku seperti ada keluar cairan...apa itu air ketuban?"tanya Mila


"apa?...bisa jadi itu Mila... bagaimana ini...atau sebaiknya kita..."kata Nadya


Mila yang sebenarnya panik juga tapi berusaha untuk santai.


"ck...kamu itu... tenang...kan aku yang lagi mengalami..."kata Mila


Mengambil HP di dalam tas lalu mencari nomor HP pak Mien, tanpa banyak pertanyaan Nadya langsung memerintahkan pak Mien untuk menjemput mereka berdua.


Melihat keadaan Mila yang santai saja tapi wajahnya sedikit cemas.


"pak Mien meluncur ke sini, kamu sabar ya..."kata Nadya melihat keadaan sahabatnya yang sudah sedikit cemas.


"syukur lah...aku mau telpon bang Andi aja, biar dia menyusul kita ke sini."kata Mila


"oh...iya... boleh juga.."kata Nadya.


Sementara itu pak Mien yang berjalan menuju tempat makan cepat saji, untung saja dia sudah makan terlebih dahulu...jadi bisa membantu dua ibu hamil tersebut.


Jalan sendiri menuju tempat yang di katakan Nadya, tiba tiba ada seseorang yang memanggil namanya.


"pak Mien..."


Melihat ke arah sumber suara dan ternyata pak Mien mengenali orang tersebut.


"eh...pak Andi...di sini juga?"tanya pak Mien.


"iya pak...mana Mila dan Nadya?"tanya Andi langsung.

__ADS_1


Pak Mien yang baru dapat instruksi, dia pun langsung menjawab.


"baru aja Bu Nadya minta tolong untuk menjemput mereka ke tempat restoran cepat saji, berada di depan."kata pak Mien menjelaskan.


Mendengar itu Andi langsung mengajak pak Mien ke tempat restoran cepat saji.


"ya sudah pak...kita ke sana bawa mobil aja langsung."kata Andi


Pak Mien bingung karena nyonya muda yang di bawa lagi belanja dan seperti nya dia mau mengambil bahan belanjaan.


"tapi pak... nyonya muda masih belanja dan saya biasanya mau mengambil belanjaan mereka.


Andi yang sudah punya firasat tidak enak langsung meminta kunci mobil.


"ya sudah pak...mana kunci mobil, biar saya bawa mereka dan ini kunci sepeda motor saya...bisa bawa kan?"tanya Andi


Pak Mien yang masih bingung dengan perintah Andi tapi langsung menyerahkan kunci mobil dan mengambil kunci sepeda motor.


"saya bisa bawa sepeda motor."kata pak Mien.


Andi langsung ke mobil untuk membawa ke restoran cepat saji yang dekat dengan jalan mobil.


"ayo pak... ikut dulu... perkiraan sepeda motor saya di E.8... pakai alarm kok sepeda motor saya."kata Andi


Dengan cepat Andi pun menghidupkan mobil dan langsung bergerak menuju tempat istri nya di depan restoran cepat saji.


Sementara Mila dan Nadya menunggu kedatangan mobil, Mila hanya duduk karena tidak berani banyak bergerak. Air sudah mulai banyak keluar sehingga pakaiannya basah, Nadya yang melihat hal itu jadi makin bingung dan stress.


"Astaghfirullah...Mila...air ketuban mu sudah mulai banyak merembes."kata Nadya yang melihat baju sahabatnya itu basah.


Mila sebentar nya juga sudah stress tapi berusaha untuk tetap tenang dan melihat mobil sudah ada di depan mereka.


"iya... Nadya... itu mobil sudah datang, yuk kita langsung masuk mobil."ajak Mila


"oh...iya...kamu jangan terlalu banyak bergerak,aku takut makin banyak yang keluar."kata Nadya.


Sementara Andi dengan cepat langsung turun dari mobil untuk membantu istrinya masuk ke dalam mobil.


BERSAMBUNG


Jangan lupa


like...


subscribe...


komentar yang membangun


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2