
Sementara Andi yang lagi kerja di datangi bos yang mau pulang karena jam kantor sudah selesai. Melihat Andi yang masih mengerjakan pekerjaan yang memang banyak hari ini sebab dia hari Andi permisi izin menikah.
"ck...ck...ck...rajin benar pengantin baru ini, sampai lupa sudah jam pulang".
Andi yang tadi serius baru sadar kalau sudah jam pulang kantor.
"Astaghfirullah hal'azim...aku lupa jemput..."kata Andi langsung bergegas merapikan tumpukan kertas yang ada di meja.
"jemput siapa kamu?"tanya Dafi.
"ya Allah...aku kok bisa lupa... terima kasih bos sudah mengingatkan.", mengambil tas lalu beranjak jalan mengikuti Dafi yang sudah jalan duluan.
Mereka jadi masuk lift kantor bersama, Dafi memperhatikan sahabat nya yang seperti tergesa gesa.
"kamu ini... kenapa?"tanya bos Dafi lagi.
"enggak apa apa bos, maklum lah masih tinggal tempat mertua,jadi takut kelamaan sampai."kata Andi mencari alasan.
Mana mungkin Andi menceritakan yang sebenarnya, bisa malu dia."maaf bos aku enggak bisa cerita...lupa menjemput Mila"kata Andi dalam hati.
"bos...aku duluan ya..."Andi pamit duluan.
"iya... makanya... tinggal di rumah mu saja atau pindah ke rumah sendiri."Dafi memberikan usulan.
"sip... bos..."kata Andi berlalu.
Mengendarai sepeda motor menuju rumah mertua, tapi di jalan Andi berpikir mau lewat sekolah Mila."apakah aku lewat depan sekolah Mila? mana mungkin dia tungguin aku sampai malam...ya sudah pulang langsung saja."kata Andi dalam hati.
Sampai di rumah mertua, sudah lewat waktu magrib. Andi sengaja berhenti di mesjid dalam perjalanan.
Mama mertua yang membuka pintu saat sampai rumah.
"Andi...baru pulang? ada meeting dadakan ya..."kata mama mertua.
"iya ma...tadi dadakan di telpon."jawab Andi.
"itu ayah lagi makan malam, sekalian saja Andi."kata mama
Andi bingung mau jumpai Mila atau makan dulu."iya ma...mau ajak Mila dulu."jawab Andi.
"Mila di kamar... katanya bentar lagi makan."
"Andi sama Mila saja nanti ma... sekarang temani ayah makan."kata ayah pada istrinya.
Mama mengikuti perintah dari suaminya dan Andi pun bergegas masuk ke dalam kamar.
Masuk ke dalam kamar ternyata Mila tidak kelihatan."mungkin Mila ada di dalam toilet."kata Andi dalam hati.
Badan terasa capek Andi mau mandi terlebih dahulu dan Mila keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"abang sudah pulang?"
"iya...maaf tadi abang lupa..."
"mandi saja dulu... nanti kita bahas."jawab Mila sambil memberikan handuk pada Andi.
Mengambil handuk dari Mila dan masuk ke dalam toilet untuk mandi, setelah mandi segar rasanya. Baju dan perlengkapan lainnya sudah Mila letakkan di atas tempat tidur.
Mila ternyata sudah tidak ada di kamar, setelah selesai memakai baju Andi keluar kamar mencari keberadaan istrinya.
Keluar kamar dan melihat Mila yang sudah menunggu di meja makan. Andi mendekati istrinya dan mereka duduk berdua di meja makan.
Mengambilkan nasi untuk Andi dan air putih, setelah itu baru untuk diri sendiri. Makan berdua dengan diam, tidak ada terdengar suara, hanya makan dan tenggelam di pikiran masing masing.
Mila memang lagi marah pada Andi, karena tidak ada balasan chat, telpon atau kirim pesan. Jadi Mila hanya mendiamkan Andi dan tidak mau bertanya, kalau pun ngomong seperlunya saja.
Ayah dan mama yang berada di ruang tamu saling pandang dan berbisik tentang pengantin yang ada di hadapan mereka tanpa banyak bicara.
"ayah... kenapa Andi dan Mila pas makan tidak ada terdengar suara?"kata mama yang kepo.
Menenangkan istrinya agar tidak banyak pertanyaan."mungkin mereka seperti itu,bisa jadi malu sama kita...jadi ngomong di kamar."jawab ayah.
"gitu ya...tapi kok lain perasaan mama... seperti ada sesuatu..."
"mama... jangan ngomong begitu, kasi tau Mila jangan kaku begitu terhadap suami,apa lagi mereka berdua masih pengantin baru."
"iya lah... nanti mama bicarakan dengan Mila..."
Setelah selesai makan Andi melaksanakan sholat isya di kamar, sebenarnya dia mau mengajak Mila tapi yang mau di ajak juga masih cuti.
Pembawaan perempuan yang lagi halangan juga lebih sensitif, Andi sudah paham itu. Dia biasanya melihat adeknya Leli kalau lagi PMS suka merajuk dan marah tak jelas. Apa lagi saat sekarang ini? yang salah Andi... pantas saja kalau Mila marah terhadap nya.
Setelah selesai shalat Mila yang ternyata masih di dapur, mencuci piring bekas makan malam ini, merapikan meja makan. Setelah semua selesai baru dia masuk ke dalam kamar.
Jam 10 malam Mila masuk kamar, dan Andi sudah menunggu di kamar dari setelah isya. Sampai sampai tertidur sendiri.
Melihat Andi yang tertidur,Mila yang belum mengantuk main HP, melihat chat lalu membahas nya.
Andi tersadar setengah jam setelah Mila masuk ke dalam kamar, tapi berpura masih tidur dan melihat Mila yang main HP. Lima belas menit kemudian baru dia mengajak Mila untuk bicara.
"Mila..."
"mmmhhh..."
Duduk bersandar di nakas tempat tidur,mau ngobrol dengan istrinya.
"abang minta maaf ya..."
"maaf... untuk apa...?"
__ADS_1
Menggaruk kepalanya mau menjelaskan keadaan sebenarnya tapi bingung mau mulai dari mana.
"maaf abang tadi lupa jemput kamu..."
"lupa...Mila nungguin sampai selesai ashar di mesjid depan sekolah lho...di chat tidak di balas...di telpon tidak di angkat." jawab Mila dengan mata berkaca-kaca.
"iya.... maaf...HP tadi the silent..."jawab Andi sambil memeluk istrinya sehingga pecah kekesalan nya dari tadi, lalu menangis di pelukan Andi.
"maaf...abang sengaja masuk karena minggu depan ambil cuti,kita bulan madu di puncak."kata Mila.
Mila tidak menjawab hanya mengangguk saja mendengarkan perkataan Andi.
"selama ini abang memang kalau pulang kerja sampai sunyi kantor baru pulang."
"tapi itu kan dulu... lebih penting mana..."
"ya... lebih penting kamu...tapi abang kan juga kerja..."kata Andi sambil menghapus air mata istri nya.
Melihat Mila yang dekat di pelukan nya membuat Andi semakin tidak tahan untuk menyentuh istrinya.
"Mila ..."
"abang sudah enggak kuat dekat kamu... boleh ya..."
"tapi Mila masih belum bisa..."
"iya...dari p*s*r ke atas saja"
"mmmhhh..."jawab Mila sambil memejamkan mata.
Semakin tidak kuat Andi melihatnya... langsung m*n*i*m b*b*r yang dalam...lalu turun ke bagian leher...
Dengan pelan Andi membuka kancing baju istrinya lalu menurunkan baju tersebut sampai bagian pinggang, mencari pengait di punggung Mila, lalu terbuka pandangan silikon kembar yang sangat menantang nya untuk di....
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏