Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.27


__ADS_3

Setelah menempuh jarak lebih kurang 45 menit, akhirnya mereka sampai juga di rumah Siska. Rumah yang mereka datangi sangat mewah, Nadya melihat rumah Siska sangat mewah. Biasanya melihat rumah yang mewah hanya di sinetron televisi, tapi hari ini di lihat nya lebih mewah dari rumah yang di sinetron.


Sebelum masuk ke halaman rumah, Dafi membuka pintu jendela mobil.


"malam pak, saya ada undangan dinner dari Bu Siska" kata Dafi


"oh...iya Pak, sudah di tunggu sama Bu Siska"


Security pun membukakan pintu gerbang menuju rumah Siska.


"sudah sampai kita Bang ?" tanya Nadya


"iya, nanti kamu jangan kelihatan canggung di sana biasa aja. ingat rileks dan santai !" kata Dafi


Mendengar perintah Dafi memberi tahu agar santai aja Nadya hanya mengangguk dan melihat Nisa di kursi belakang."Nisa kita sudah sampai"


"iya Bu" jawab Nadya


"Nisa, mulai malam ini kalau memanggil Nadya jangan Bu lagi".


"jadi Nisa panggil apa ayah" tanya Nisa kebingungan.


"mulai hari ini panggil MAMA" kata Dafi


"kok gitu Bang? bukannya itu terlalu cepat" tanya Nadya dengan wajah merah merona


" harus di biasakan" jawab Dafi singkat


"jadi Nisa mulai sekarang panggil MAMA"


"iya, Nisa suka" tanya Dafi


"suka, senang karena Bu guru baik orang nya dan sayang sama Nisa" jawab Nisa


"eit... panggil apa tadi" tanya Dafi lagi.sementara Nadya senyum melihat interaksi antara ayah dan anak.


"eh...lupa, panggil MAMA"


"pinter princess Ayah"


"kok kita kelamaan di dalam mobil" kata Nadya


"ya udah kita turun aja" ajak Dafi


Mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah. sebelum masuk rumah mereka bertemu security yang menjaga di depan rumah.


"Malam pak, mau bertemu dengan siapa?"tanya security


"Kami di undang Bu Siska untuk Dinner" jawab Dafi


"oh...iya, silahkan masuk pak"


Dafi, Nadya dan Nisa pun masuk ke dalam rumah yang sangat mewah. Mereka masuk ke dalam seperti satu yang harmonis. Tiba tiba ada orang yang langsung memukul pundak Dafi.


"Pak Bos, datang juga? " tanya Andi


"kamu sudah duluan" tanya Dafi juga

__ADS_1


"iya bos, masa undangan dinner dari Bu Siska cantik enggak di hadiri" jawab Andi sambil melihat seseorang di sebelah Dafi dan Nisa.


"Bos datang sama siapa?" tanya Andi lagi sambil melihat Nadya.


"Sama anak dan calon, tapi ingat di depan Siska nanti jangan bilang dia calon qu tapi bilang istri" kata Dafi memberi tahu Andi.


"beres bos, aman itu.tapi boleh kan saya kenalan sama calon nya bos" kata Andi


"hhhmmm.." hanya itu jawaban Dafi


Andi pun berinisiatif mendekati Nadya untuk berkenalan." mba kenalkan saya Andi sekertaris ,tangan kanan bos Dafi di kantor dan best friend forever dari sekolah SMA dulu. kata Andi memperkenalkan diri.


Nadya langsung menyambut tangan Andi."saya Nadya" jawab Nadya.


"eh...ponakan om ikut juga, sudah lama kita enggak jumpa ya princess" kata Andi sambil mencubit pipi Nisa yang seperti donat.


"iya om Andi, apa kabar" tanya Nisa sambil Salim ke Andi.


"Om ke sini sama siapa?" tanya Nisa lagi


"sendirian aja, enggak ada yang mau om bawa ke sini" jawab Andi.


"itu siapa" tanya Andi ke Nisa sambil menunjuk ke arah Nadya


"mama Nisa lah" jawab Nisa


"mama nya cantik ya"


"Om Andi kok tau ??"


"Nisa lagi bicara apa sama om Andi?"


"Tadi kata om Andi, mama nya Nisa cantik"


Mendengar perkataan Nisa, Dafi langsung melihat Anda dan berkata."Andi mau di potong gaji mu bulan ini". Dafi cemburu karena Andi memuji Nadya.


"aduh bos, jangan kejam gitu Napa. Aqu hanya memuji dan memang betul cantik". jawab Andi


"ya udah, mari kita ke dalam bersama" ajak Dafi


Mereka pun ke ruang makan Yang sudah tertata rapi dan mewah, karena tuan rumah belum keluar akhirnya mereka bergabung dengan tamu yang lainnya.


Ternyata yang di undang dinner tidaklah banyak, hanya mereka dan orang orang penting di perusahaan Kusuma Dewa yang terlibat dalam kerja sama dengan perusahaan Raja Pratama.


Tak berapa lama keluar lah Siska dengan orang tua nya, tentu saja papi dan mami. Siska langsung mendatangi Dafi, kalau yang lain adalah semua adalah karyawan nya.


"Selamat Datang Pak Dafi, senang saya Bapak meluangkan waktu malam ini"


"Mana mungkin saya bisa tolak undangan dari ibu"


Mereka saling bersalaman, pada waktu bersalaman Siska melihat ada Nisa di dekat Dafi. "eh...gadis cantik, kita jumpa lagi" kata Siska.


Melihat ada orang yang menyapa Nisa hanya senyum aja. Siska pun mendatangi Nisa.


"Salim dulu dong , masih ingat sama Tante???


Nisa langsung Salim karena Siska mendekati nya. " Ke sini sama siapa ??? tanya Siska

__ADS_1


"Nisa kesini datang bersama ayah dan mama"kata Nisa


Mendengar kata MAMA, Siska langsung melihat ke arah Dafi. Dan ternyata ada seorang Perempuan yang menggandeng Dafi. Perkiraan Siska Yang Dafi masih sendiri.


Melihat Nadya yang bersebelahan dengan Dafi, hati Siska sangat sakit. Masa pak Dafi sudah ada istri, setahu aqu dia hanya punya anak saja. Bagaimana ni orang yang mencari informasi tentang Dafi, tidak bisa di percaya. Siapa lah ini yang betul.


"Bu Siska, kenalkan ini istri saya. Nadya namanya" kata Dafi kepada Siska. Tentu saja seperti tersambar petir di siang hari, mengetahui orang yang beberapa Minggu ini di incar nya.


Siska dan Nadya saling berjabat tangan."saya Nadya" memperkenalkan diri kepada Siska. Siska pun menyambut tangan Nadya, Walaupun sakit terasa di dada, namun Siska tidak mungkin memperlihatkan kekecewaan atau marah di depan banyak orang. Sementara dinner ini dia juga yang mengundang para tamu.


Niat hati mau memperkenalkan sama orang tua dan karyawan Dafi sebagai orang yang spesial, apa lah daya ternyata Dafi sudah punya seseorang.


Aqu tidak boleh putus asa, besok aqu akan menyelidiki siapa ini Nadya. apa betul istri Dafi ??? ah...sudah lah lebih baik fokus aja dengan acara malam ini. jangan kelihatan lemah di depan semua orang malam ini kata Siska dalam hati.


"Selamat Malam semua, senang berjumpa pada kalian semua" kata sambutan dari papi Siska.


Karena papi sudah memberikan salam pembuka, Siska pun mendatangi papinya dan langsung memperkenalkan Dafi."Papi...ini dia CEO Perusahaan Raja Pratama yang sedang bekerja sama dengan perusahaan Kusuma Dewa"


Dafi pun langsung mendatangi papi Siska untuk berjabat tangan."Senang berkenalan sama Bapak" kata Dafi


"Sama sama pak, semoga kerjasama pertahanan kita lancar dan menguntungkan pada kedua perusahaan" kata papi Siska


"A...min" jawab Dafi


"datang ke mari dengan siapa?" Pak Kusuma papinya Siska


"bersama keluarga pak" kata Dafi sambil menunjuk Nadya dan Nisa yang berada dekat Andi


"wah bapak sudah berkeluarga ya ??? kalau belum saya mau menjadikan menantu" kata pak Kusuma


"Mari kita mulai saja acara makan malam nya" ajak pak Kusuma.


Semua yang hadir langsung duduk di meja makan yang panjang, hidangan semua sudah tersedia. Menu makanan malam ini adalah masakan Indonesia.


Berhubung Dafi sudah duduk dekat dengan pak Kusuma beserta istri dan Siska. Nadya, Nisa dan Andi duduk berdekatan.


Sebagai seorang perempuan Nadya merasakan ada yang tidak enak, tapi di tepis nya perasaan itu. Ya udah lah, biar aja bang Dafi duduk dengan yang punya hajat. Aqu dekat Nisa dan kalau ada Andi di dekat kami kata Nadya dalam hati.


Acara makan malam pun berjalan dengan sukses. walaupun ada perasaan yang tidak enak di rasakan oleh Nadya. Dan perasaan penasaran yang di rasakan oleh Siska.


Bagaimana kelanjutan nya ???


BERSAMBUNG....


*****


jangan buru vote... vote... vote...


like...like...like....


favorit... favorit... favorit...


komentar yang membangun


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2