
Leli yang sudah selesai makan pun membersihkan sampah makanan nya lalu mendekati orang tua nya karena plastik tadi bersama mereka.
Mamak yang melihat anaknya yang seperti nya tidak peduli.
"Leli...kamu berantem dengan Faisal?"
"mmmhhh... biasanya itu Mak... bentar lagi juga baikan."jawab Leli.
"dia pasti marah sama kamu karena enggak ada makanan di rumah."tebak mamak
"iya mak... dari tadi siang enggak ada makanan, biasanya juga ambil dari sini...mamak dan ayah sengaja enggak masak karena mau makan di luar dengan bang Andi kan?"tanya Leli.
"oh...itu...kami enggak sengaja ketemu di luar, padahal kami mau cari lauk untuk makan di rumah. karena pas jam makan siang...Andi membawa kami."kata ayah berinisiatif menjawab dengan alasan yang tepat.
"pantesan tadi siang pas aku pulang rumah kosong...lain kali ajak kami napa..."kata Leli
Mamak dan ayah saling pandang mendengar permintaan anak mereka.
"diam... berarti sengaja enggak ngajak kami...",kata Leli lagi.
"bukan seperti itu... memang enggak rezeki mu tadi... pulang nya aja Andi belikan ayam krispi untuk Dio dan adek."kata mamak.
Menggaruk kepala yang tidak gatal,Leli pun kembali ke rumah nya.
"sudah malam...Leli pulang dulu."kata nya bangkit dan berlalu begitu saja tanpa membawa sampah makanan ke belakang.
Ayah kesal dengan tingkah anaknya, lalu kembali melihat mamak yang masih makan.
"belum habis mak?"
"sebentar lagi... sebenarnya aku sudah kenyang tapi makanan ini sayang untuk di buang."kata mamak.
"habiskan saja... lagian itu tinggal sedikit."kata ayah.
Leli kembali ke rumah dan melihat ke dalam kamar anaknya, di lihat nya ke dua anaknya sudah tidur.
Lalu di matikan semua lampu setelah itu ke kamar sendiri, ternyata di dalam Faisal juga sudah tidur."aduh... sudah tidur pula dia."kata Leli dalam hati,niat nya sebenarnya mau merayu suami nya.
Membersihkan diri dan mengganti baju lingerie biar suaminya tergoda."pakai baju ini...pas bangun tidur juga enggak masalah."kata Leli dalam hati sambil menyemprotkan parfum bair Faisal tergoda.
Dia pun naik ke tempat tidur mengambil guling di tengah lalu di pinggir kan."bang... sudah tidur..."kata Leli.
"mmmhhh..."jawab Faisal dengan mata terpejam.
"bangun bentar...aku mau minta maaf..."kata Leli dengan suara manja.
"mmmhhh..."Faisal membuka matanya
Di lihat Leli yang pakai lingerie, sabagai seorang pria...dia tergoda tapi karena ngantuk dan masih kesal,jadi tidak di perdulikan oleh Faisal
"aku capek dan ngantuk..."kata Faisal.
dengan kesal Leli pun tertidur juga dengan memakai lingerie."ya sudah...aku juga ngantuk."kata Leli
__ADS_1
Jam enam di rumah Andi dan Mila masih tertidur, padahal hari ini mereka sudah kembali dengan aktifitas seperti biasa.
Mila bangun lebih dulu melihat jam di HP yang ternyata sudah jam enam.
"Astaghfirullah hal'azim... sudah jam enam...aku kesiangan."kata Mila sambil bangun mencari baju karena badannya yang polos.
"di mana baju ku...ini dia."mengambil baju di dekat nya.
"yah...ini lingerie favorit bang Andi."salah mengambil baju .
Dia pun bangun dengan memakai selimut yang ada di badan, lalu mencari handuk.
Andi jadi terbangun kedinginan karena selimut di bawah Mila."mana selimut..."kata Andi terbangun.
Melihat Mila yang membawa selimut dan handuk untuk Andi dan dia memakai handuk."bang... bangun... sudah jam enam... seperti nya aku enggak sempat masak untuk sarapan."kata Mila keluar kamar karena mau mandi.
Andi pun bangun dari tempat tidur,dia memakai handuk dari isinya. Baru bangun tidur jadi belum begitu sadar mau apa yang di kerjakan.
Mila sudah mandi dengan rambut yang basah."bang...kok ngelamun... mandi sana...kita sudah kesiangan."kata Mila sambil merapikan tempat tidur.
"iya...ini juga mau mandi."
"mana ya hairdryer..."
mencari untuk mengeringkan rambut, kalau ketahuan basah bisa jadi ejekan temannya di sekolah.
Tapi sebelum itu dia subuh terlebih dahulu, setelah itu Andi yang baru mandi pun melakukan hal yang sama.
Menghidupkan hair dryer untuk mengeringkan rambut."kenapa pakai itu?"tanya Andi
"oh... namanya juga sudah nikah, lagian pakai jilbab."
"tetap saja kelihatan lembab sampai siang, abang sih...tadi malam minta pakai baju dinas segala..."jawab Mila.
"eit... kalau tadi malam kan ada yang dapat pahala, enggak mau di laknat malaikat satu malaman."kata Andi dengan entengnya.
"cek... kalau yang gituan saja pasti ngingetin dapat pahala."kata Mila.
"tapi kamu senang kan... karena abang sangat senang menikmati surga dunia yang satu itu."kata Andi
Mila tidak mau berdebat karena sudah siang, jadi dia pun bersiap memakai baju.
"Alhamdulillah...ada satu baju sekolah di sini."kata Mila.
"mmmhhh... pakai baju bang... nanti aku telat... kalau naik mobil bisa lama sampai nya."melihat Andi yang masih santai
"iya..."
Setelah selesai semua Mila keluar kamar mau membuatkan teh manis untuk Andi, memasak air sedikit agar cepat. Lalu mengambil sepatu kerja untuk di semir.
"bang... minum teh manis dan roti saja ya..."kata Mila.
"mmmhhh... kalau pagi ini juga sudah kenyang."jawab Andi.
__ADS_1
Makan di ruang tamu seadanya, sementara Mila yang sibuk dengan hijab dan kaos kaki.
"sarapan dulu...",menyuapkan ke mulut istri nya.
Mila mengikuti apa yang di inginkan Andi.
"bang nanti siang beli saja... besok kalau enggak kesiangan aku masak."
"iya..."
"tapi jangan minta yang enggak enggak kalau mau tidur...aku bisa kesiangan."
"kamu itu... enggak masak juga tak apa apa, yang penting dapat pahala di malam hari.", jawab Andi.
"kan mulai lagi...bisa bisa aku cepat hamil nanti."
"kamu enggak mau punya anak dari abang?"
"mmmhhh... jangan emosi gitu... ceritanya...aku mau punya anak...tapi....kalau bisa kita seperti ini dulu... masih mau pacaran, pakai baju dinas di malam hari."kata Mila dengan lembut dan menggoda agar Andi tidak marah.
"oh... gitu... kalau hamil?"
"dengan senang hati aku menerima nya bang... jangan takut...aku sudah siap..."kata Mila
"Alhamdulillah... syukurlah kalau begitu... kirain enggak mau punya anak dari aku."
"jangan berpikir yang tidak tidak...i love you bang...ini masih pagi...harus semangat..."kata Mila sambil mencium pipi suaminya.
"mmmhhh...i love you to honey..."balas Andi.
"sudah ah...yuk kita jalan..."sambil merapikan pakaian Andi agar rapi.
Berdiri melihat kompor apakah masih menyala dan mengambil handuk basah untuk di jemur,tas dan menutup pintu kamar.
Sementara Andi sudah memanaskan mobil di luar, Mila membawa tas ransel Andi dan juga punya dia sendiri.
"yuk bang kita berangkat."
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏