
Setelah mengantarkan Nadya pulang ke rumah, Dafi langsung pulang ke rumah. Dia harus mempersiapkan Nisa di rumah, karena acara dinner ini Bu Siska mengundang mereka secara dadakan.
Memakan waktu lebih kurang 45menit dari rumah Nadya ke rumah nya. Sampai di depan rumah pak Min membukakan pintu gerbang agar mobil bisa masuk.
Dari dalam rumah Nisa melihat ada mobil yang masuk, setelah dia lihat ternyata itu mobil ayah nya. Maka dia berlari mengejar Dafi.
"Ayah... datang Oma" Nisa berteriak memberi tahu Bu Nani.
"ah...masa sih??? ? masih sore sudah pulang ke rumah". kata Bu Nani
Nisa pun mendatangi ayahnya."ayah sudah pulang??? tanya Nisa
", enggak boleh pulang cepat??? kalau gitu ayah pergi lagi" Dafi pura pura merajuk di depan Nisa
"jangan pergi lagi. kalau pergi Nisa mau ikut" kata Nisa.
Dafi menggendong Nisa dan membawa ke dalam rumah. Sampai ke dalam rumah Dafi Salim sama Bu Nani.
"cepat kamu pulang hari ini ???" tanya Bu Nani
"iya ma, habis magrib Dafi mau keluar. Ada undangan dinner malam ni".
"Dinner sama siapa???"
"sama rekan bisnis, dia mengundang bersama keluarga. Jadi malam ini Dafi mau membawa Nadya dan Nisa juga ikut"
"Nadya sudah tahu ???"
"sudah ma".
"oh...iya, Nisa tadi sudah tidur siang ???" tanya Dafi
"tadi Nisa sudah tidur siang kok"
"Nanti malam, Nisa ikut sama ayah ya...ada undangan kita, Bu Nadya juga ikut"
"Nisa mau ayah, boleh kan Oma???"
"boleh, tapi di sana nanti harus baik Budi"kata Oma
"ini sudah sore, bentar lagi juga magrib. ayo kita masuk"
"oh...iya hampir ayah lupa, ada baju di dalam mobil untuk di pakai malam ini" Dafi mengambil baju Nisa ke dalam mobil lalu menyerahkan paper bag ke Nisa.
Nisa mengambil pemberian dari Ayahnya dan langsung mengeluarkan baju tersebut."ayah baju nya cantik sekali"
"Nisa suka" tanya Dafi
"Suka" jawab Nisa
"malam ini di pakai ya"
"ya"
Mereka pun masuk ke dalam rumah karena sudah menjelang magrib, di mesjid juga sudah terdengar ayat ayat suci Al-Quran terdengar.
"mba Marni, nanti setelah sholat magrib, tolong Nisa di ganti kan baju"
"iya pak"jawab mba Marni
"ini baju yang mau di pakai nanti" Dafi memberikan paper bag kepada mba Marni
Setelah memberikan paper bag tersebut Dafi masuk ke dalam kamar nya untuk mandi, malaksanakan sholat magrib berjamaah bersama Oma,Nisa dan mba Marni. Sedangkan pak Min setelah membukakan pintu gerbang tadi, langsung pulang ke rumah nya.
__ADS_1
Setelah melaksanakan sholat magrib, Dafi langsung masuk kamar untuk siap siap, sementara Nisa bersiap juga dan di bantu oleh mba Marni.
Ternyata Dafi sudah siap langsung keluar kamar dan melihat Nisa sudah menunggu. "Ternyata princess ayah sudah siap" kata Dafi
"kata ayah siap magrib kita mau pergi"
"iya, yuk kita jalan" ajak Dafi sambil mencari dimana keberadaan Bu Nani.
"Oma mana ya" tanya Dafi
"Oma di kamar pak, lagi ngaji" jawab mba Marni
Dafi langsung ke kamar Bu Nani."ma kami pergi dulu"
Bu Nani melihat Dafi dan Nisa yang sudah berpakaian rapi.", hati hati di jalan, pulang jangan terlalu malam, kasian dengan Nisa".
"iya ma, aqu sengaja bawa Nisa biar bisa cepat pulang" jawab Dafi
"ya udah langsung berangkat, Nadya pasti sudah menunggu"
"Salim dulu Oma, Assalamualaikum...." Nisa Salim mendatangi Bu Nani
"Wa'alaikum salam...,Nisa baik Budi di sana nanti, jangan rewel"
"baik Oma"
Mereka pun jalan menuju rumah Nadya, karena sudah lewat magrib jadi jalanan tidak terlalu ramai dan tidak macat. sehingga hanya waktu 25 menit sudah sampai di rumah Nadya.
Sampai di depan rumah Nadya, Dafi membawa Nisa turun untuk jumpa sama orang tua Nadya sekalian pamitan.
Tok...
tok...
tok...
"Wa'alaikum salam" ternyata yang membuka pintu ayah Nadya
"malam om"
"malam, oh... Dafi ayo masuk"
"ada Nadya om"
"ada, bentar om panggilkan dia ada di kamar. silahkan duduk"
Ayah mengetuk pintu kamar."Nadya ada Dafi di ruang tamu"
"iya ayah, sebentar"jawab Nadya dari dalam kamar
Tak lama Nadya keluar kamar, ayah Nadya heran kenapa Anaknya berpakaian rapi seperti mau pergi undangan. Tanpa berpikir panjang ayah Nadya bertanya. " kamu mau kemana ???"
" mau dinner ayah dengan rekan bisnis bang Dafi" jawab Nadya
"sudah malam ini, mama mu sudah tau???"
"sudah ayah"
Dari dapur Bu Nilam menghampiri pembicaraan ayah dan anak itu."ada apa ini, seperti ada perdebatan???"tanya Bu Nilam.
"begini Bu, Nadya ini mau kemana ??? "
"oh.... itu lho dia mau di bawa Dafi dinner dengan rekan bisnis, Nisa anaknya juga di bawa."jawab Bu Nilam
__ADS_1
"tapi Nadya kamu harus berhati hati,pandai menjaga diri" kata ayah dengan sedikit cemas.
"boleh ya ayah, enggak lama kok. makanya Nisa juga di bawa agar kami enggak lama di sana" lalu Nadya Salim dengan ayah nya dan bergerak ke depan untuk menemui Dafi dan Nisa.
"Nisa sudah datang, wah cantik sekali kamu"
Nisa langsung mendatangi Nadya dan Salim dan berkata"ibu juga cantik sekali,kok bajunya kita bisa sama???"
"iya, supaya kita biar kompak
coba tanya sama ayah Nisa ???"
Dari dalam ayah Nadya menghampiri mereka. Lalu Dafi memberi senyum dan berkata "om, saya mohon izin membawa Nadya dinner bersama rekan bisnis saya"
" tadi di dalam Nadya juga minta izin, tapi jangan terlalu malam pulang nya. paling lama jam 10 sudah sampai rumah". jawab ayah Nadya dengan tegas.
"insha Allah kami tidak lama, takut Nisa ngantuk dan rewel kalau kelamaan"
"kami jalan dulu ayah, mama" Nadya berpamitan
"hati hati di jalan" jawab Bu Nilam
Mereka pun keluar, memasuki mobil. di dalam mobil Nisa duduk di belakang sementara Nadya duduk di sebelah Dafi. Lalu mobil bergerak jalan menuju rumah Siska.
Ayah dan mama Nadya di dalam rumah melihat kepergian mereka, dan masuk ke rumah lalu ke ruang makan untuk makan malam
"ayah, kita di sini aja Dinner nya" kata Bu Nilam
"waduh, yang tua enggak mau kalah sama yang muda"
"mama kan juga mau dinner juga, ayo kita makan"
sambil makan malam ayah Nadya penasaran,kenapa Nadya di ajak dinner bersama Dafi. akhirnya di tanyakan sama Bu Nilam.
"kenapa Nadya di ajak nak Dafi dinner?? dia kan bisa pergi sendiri !"
"kata Nadya tadi, malam ini Dafi di undang bersama keluarga'
"Jadi tadi mereka pergi itu, mau memperkenalkan Nadya sebagai istri nya ???"
"seperti nya begitu"
"waduh, enggak bisa seperti itu. ayah takut nya nanti kalau sempat jumpa dengan yang Nadya kenal bisa bisa terjadi kesalah pahaman"
"tadi sudah mama bilang juga sama Nadya, takut seperti ayah bilang tadi. sebaiknya nanti kita jumpa dengan si Nani aja".
"untuk apa jumpa sama Bu Nani, lebih baik langsung ngomong sama Dafi"
"kalau begitu lebih baik lagi, nanti mama ngomong sama Nani juga"
Setelah itu mereka pun makan berdua saja, biasanya Nadya ada menemani juga ikut bersama. Setelah makan mereka sholat isya berjamaah di rumah dan bersantai di depan TV sambil menunggu kepulangan Nadya.
*****
Jangan lupa
vote... vote... vote..
like...like...like..
favorit...
komentar yang membangun
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏