Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab 224


__ADS_3

Setelah pelayan hotel menyajikan makan malam di dalam ruangan mereka, sekarang Mila yang lagi bersiap untuk pergi dan Andi juga mengganti pakaian nya.


Mila yang belum mengetahui kalau makan malam sudah siap, luasnya kamar sehingga ruang tidur dengan makan terpisah karena ada sekat, tapi tidak ada pintu yang tertutup.


"bang...kok seperti wangi makanan?"


"ya sebentar lagi kita makan."


"siap makan kita jadi jalan jalan kan?


"lihat situasi...mana tau di luar dingin dan sudah malam lebih baik kita di kamar menghangatkan badan."


Mila yang sudah tau arah tujuan dari suaminya tapi berpura biasa saja.


"sebentar saja lho bang...aku pingin lihat situasi malam, boleh ya..."


"mmmhhh..." jawab Andi


Mila yang lagi make up tapi tidak berlebihan,biar keliatan segar dan cantik natural. Andi yang sudah siap duduk di tepi tempat tidur.


"sudah siap... sekarang kita jalan."kata Mila mengambil tas tangan kecil lalu menggandeng Andi untuk jalan bersama.


Pas mau pakai sepatu...Mila baru tau kalau sudah ada tersedia makan malam untuk mereka berdua.


"lho...kok sudah ada makan malamnya?"kata Mila yang kaget.


"tadi pas kamu ganti baju,kan ada pelayan hotel membawa ini."


"oh... gitu ya..."kata Mila seperti tak percaya.


"abang kenapa enggak bilang? kalau makan di sini... ngapain ganti baju seperti ini?"


"iya...enakkan pakai baju seksi."kata Andi berbisik di telinga Mila.


"ih... ngomong apa sih...tapi kan jalan jalan dulu."


Andi yang tidak mau berdebat sebab makanan yang sudah tersedia di depan mata, lebih baik di santap.


"oke... setelah makan kita jalan ke luar,tapi setelah itu kamu ikut keinginan abang."kata Andi dengan tegas.


Melihat Andi yang ngomong serius membuat Mila sedikit takut dan menunduk. Sekarang posisi mereka yang saling berhadapan,Andi memegang dagu istri nya agar melihat dia.


"iya...bang..."jawab Mila.


Tersenyum melihat tingkah istrinya lalu wajah mereka saling berdekatan dan bibir mereka saling bertemu.


C*u*a* yang hangat, sudah lama di tahan dan ingin segera lanjut ke arah selanjutnya tapi di tahan karena perut sudah minta di isi.


"kita makan sekarang."ajak Andi


Mila mengangguk dan mengikuti langkah Andi, melihat makanan yang banyak di meja makan dan tertata rapi. Jenis makanan yang banyak, bingung untuk makan yang mana terlebih dahulu.


Andi membukakan kursi untuk istrinya dan duduk berdekatan saja .


"Masha Allah... banyak sekali makanan nya...abang yang pesan?"tanya Mila yang tak percaya melihat semua di meja makan.


"memang sudah paket kamarnya, makan malam di kamar."jawab Andi.

__ADS_1


"gitu yah..."kata Mila sambil mengambilkan nasi untuk suami tercinta


Melihat piring yang sudah di isi nasi oleh Mila, Andi pun mengambil lauk di meja.


"kamu mau ini?"tanya Andi.


"boleh..."jawab Mila.


"makanan ini semua untuk kita dan sudah di bayar,jadi tinggal ambil saja."kata Andi karena melihat istrinya yang seperti takut mengambil yang lain, hanya meminta yang Andi ambil.


"gitu ya bang... kirain seperti restoran Padang,mana yang di makan,itu lah yang di bayar."jawab Mila.


Andi yang lagi penuh mulutnya tersenyum melihat tingkah istrinya yang lucu.


"abang pasti lucu lihat aku , namanya juga enggak pernah... kalau makan di luar, paling mahal ya di cafe."kata Mila.


"Abang mengerti karena selalu rapat bersama Dafi,dan bertemu klain...ya sudah...kita makan saja dulu.."kata Andi.


Makan malam berdua dengan suasana romantis, membuat Mila bahagia. Makan beraneka macam makanan, sehingga mereka saling suap untuk merasakan semua makanan.


Masih ada beberapa macam makanan yang tersisa tapi karena sudah makan, jadi di tutup yang rapi.


"masih banyak tersisa."


"biar saja... nanti kalau lapar... sudah ada makanan."kata Andi.


Banyak nya makanan membuat keduanya kekenyangan.


"bang...kita jalan keluar ya...biar turun makanan kita tadi."kata Mila.


Andi yang juga kekenyangan,mana mungkin mengajak Mila untuk melaksanakan yang tertunda kemarin.


Mereka berdua pun keluar kamar,tak lupa membawa kunci mobil,mana tau jalan keluar dari hotel.


Sampai di lantai dasar mereka melihat banyak orang di lobby.


"banyak juga tamu hotel malam ini ya bang,..."kata Mila.


"mungkin mereka juga honeymoon."jawab Andi asal.


"ih...abang sudah enggak sabar ternyata."jawab Mila sambil mencubit pinggang Andi.


"aduh... sakit...kita jalan di dekat hotel saja atau keluar naik mobil?"kata Andi.


"jalan saja bang... nanti kalau sudah bosan baru naik mobil."


"kalau sudah bosan...ya masuk kamar."kata Andi menggoda istrinya.


"siapa takut..."jawab Mila.


Mereka berdua berjalan keluar dengan udara yang dingin, suasana danau yang dingin. Jadi jalan berdua sambil berpelukan, dan di luar hotel ada banyak jajanan yang menghangatkan badan. Seperti bandrek , jagung bakar, bakso dan lainnya.


"banyak juga jualan di sini..."


"mau beli?"tanya Mila


"kamu?"

__ADS_1


"enggak... masih kenyang..."jawab Mila.


Menyusuri pinggiran danau yang dingin, tiba tiba Andi mendapat setitik air menetes.


"Mila... seperti nya mau hujan...kita kembali ke hotel saja."


"ya sudah...kita kembali ke hotel."kata Mila.


Mereka berdua pun berjalan dengan cepat, karena mereka sudah agak jauh dari hotel,maka hujan pun turun tiba tiba dengan deras.


"Hujannya tiba tiba deras...Ayuk kita lari.",ajak Andi sambil memegang tangan istrinya.


Mereka berdua pun sampai di hotel dengan keadaan basah kuyup,Mila langsung masuk ke kamar mandi sambil ke kedinginan.


Andi menutup pintu melihat pintu sudah aman,lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi.


Melihat istrinya yang masih membuka hijab nya, langsung berinisiatif membantu untuk membuka semua nya.


"Astaghfirullah hal'azim bang... bikin kaget saja."kata Mila.


"ssssttt...biar abang bantu..."kata Andi berbisik pada istrinya.


Menghidupkan shower dengan air hangat, mereka pun saling membantu membuka pakaian yang sudah basah.


Sehingga mereka berdua tidak ada sehelai benang pun yang menempel di tubuh.


Mila yang malu karena baru ini melihat suaminya polos. Andi langsung ******* b*b*r seksi istri dan tangan bergerilya di silikon kembar.


"aaahhh..."


Terdengar ******* istrinya yang memeluk leher bagian belakang membuat Andi mengingatkan lebih, Lalu mematikan shower dan mengambilkan handuk pada di kamar mandi.


Memakai handuk masing masing....lalu menggendong Mila seperti bridal style.


"kita lanjutkan di tempat tidur... sayang..."kata Andi pada istrinya yang hanya mengangguk dan tersenyum.


"tapi...aku takut bang..."


"kita lakukan pelan pelan sayang..."


Meletakkan Mila di atas ranjang.


BERSAMBUNG


****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏


__ADS_2