Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.236


__ADS_3

Setelah Zuhur berjamaah di restoran maka sepasang suami istri itu pun kembali ke tempat duduk tadi yang sudah di tunggu oleh mamak dan ayah.


Sampai di sana pesanan mereka sudah tersedia, ikan bakar dua porsi besar, capcay kuah dua porsi, tempe dan udang dua porsi.


"ini kamu yang pesan Andi?"tanya mamak


"iya... sekarang kita makan..."


"apa habis ini semua?"tanya mamak lagi


"ambil nasinya sikit saja Mak...lauk dan sayur saja di banyak kan... kalau banyak berlebih...kita bawa pulang."kata Andi


Membaca doa dan mereka pun makan bersama, dua pasangan suami istri... yang satu pengantin baru dan satu lagi pengantin juga.


Kelihatan sekali mamak dan ayah senang sekali, sesekali mereka saling mengambil makanan dari pasangan nya, padahal dengan menu yang sama.


Sementara Andi dan Mila juga makan seperti biasa, kalau makan Andi suka balas chat jadi Mila terkadang menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.


Mamak yang melihat senang karena Andi tak salah mencari jodoh, istrinya dengan sabar menyuapkan makan anaknya, tapi tetap dia ingatkan anaknya


"Andi...makan dulu... nanti pegang HP."kata mamak.


"kalau makan memang seperti ini mak... jadi biar cepat habis ya seperti ini."kata Mila.


"iya mak...ini karena masalah pekerjaan, besok Andi dan Mila sudah masuk kerja...jadi Dafi mengingatkan tentang pekerjaan besok."kata Andi.


"oh... seperti itu... titip salam buat Dafi, tapi sekarang kamu makan dulu."kata mamak.


"baik Mak...", jawab Andi langsung meletakkan HP di atas meja dan kembali makan bersama.


Mereka menikmati makanan dan saling bercerita tentang masa kecil Andi yang membuat Mila tertawa mendengar nya sementara yang di ceritakan sebenarnya malu tapi bagaimana lagi, orang tua yang cerita harus di terima dengan lapang dada.


Sementara di rumah Leli harus keluar membelikan makanan untuk anak dan tentu untuk dia juga. Tidak mau ribet dan pusing jadi Leli membelikan nasi Padang yang di jual dekat rumah mereka.


Mereka makan bertiga karena Faisal lagi kerja, salah satu anak Leli menanyakan kenapa di rumah sepi sekali tak ada nenek dan kakek.


"mami... kemana nenek dan kakek? kenapa tidak ada?"tanya Dio anak pertama Leli.


"mami juga enggak tau... mungkin lagi mau jalan berdua atau keli... mereka kepingin makan di luar...tapi kenapa enggak ajak kita ya...? atau belanja?"Leli yang bingung menjawab pertanyaan dari anaknya.


"mami kenapa bingung menjawab nya? berarti mami tidak tahu."kata Dio lagi.


"iya...mami enggak tau... sekarang kita makan saja...jadi siap ini tidur siang..biar sore les privat ke tempat Bu guru."kata Leli pada anaknya.


Setelah selesai memberikan makan pada anaknya dia pun mau mengunjungi Andi karena orang tua mereka lagi tidak di rumah.


"Dio... HP mami tadi di mana ya..."tanya Leli pada anaknya.

__ADS_1


"tapi tadi adek yang mainkan HP, jadi sama dia ."jawab Dio ke belakang mau mencuci tangan


"oh...iya... mami lupa ."kata leli mendekati anak paling kecil untuk mengambil HP.


Dio yang mencuci tangan di dapur melihat ternyata nenek sudah di rumah.


"nek...dari mana? mami dari tadi mencari."kata Dio


"nenek baru pulang...tadi jalan sama kakek, eh...jumpa dengan Wak Andi."jawab nenek sambil memegang bungkusan.


"oh... gitu...nenek bawa apa itu?"tanya Dio yang penasaran.


"ini ada ayam goreng Krispy untuk Dio dan adek, sudah makan kalian?"


"sudah nek...kami tadi makan nasi padang di beli mami tapi nasinya sikit macamnya masih lapar."jawab dio melihat ayam krispi membuat dio mau makan lagi.


"ya sudah...ini nenek letak di rumah nenek dan mau masak nasi, empat puluh lima menit lagi datang ke rumah nenek untuk makan lagi."


"oke nek..."jawab Dio sambil ke ruang keluarga nenek mau nonton TV.


Mila dan Andi berada di kamar karena mereka mau membawa koper yang masih ada di rumah nenek.


Sebelum di bawa Mila memeriksa koper yang memang dari awal tidak terkunci,tapi pas mau diperiksa tidak seperti keadaan semula.


"lho...kok terkunci? padahal kemarin kan enggak di kunci."kata Mila dalam hati.


"ada apa sayang? seperti kebingungan begitu."


"kemarin koper ini enggak di kunci tapi kenapa sekarang terkunci?dan isinya seperti sudah di bongkar."kata Mila


"masa sih...? nanti kamu lupa."


"enggak bang..."kata Mila


"ya sudah...coba periksa lagi, mungkin perasaan mu saja."kata Andi dan lalu keluar dari kamar."mana mungkin mamak mau membongkar koper, atau jangan jangan si Leli?",kata Andi dalam hati tapi dia tidak mau bilang sama Mila karena bagaimana pun itu adik nya.


Mila memeriksa belanjaan waktu honeymoon kemarin dan hari ini mau dia bagikan. Di periksa satu persatu dan ada satu set yang isinya enam kurang satu."lho...kok jadi lima? padahal ini kemarin ada enam, untuk istri bang Adam, Nadya,kakak Andi, Leli dan lebih nya dua untuk sendiri."kata Mila dalam hati.


Bagian untuk orang tua juga seperti acak-acakan tapi masih utuh."siapa ya masuk kamar dan membongkar ini? mamak? mana mungkin dia bongkar. atau si leli? aku lihat dia itu orang nya sedikit aneh."kata Mila dalam hati.


Mila pun menyusun yang mau dia bagikan, untuk saudara Andi dia mau titipkan dengan mamak saja dan yang lain dia masukkan lagi ke dalam koper.


Keluar kamar membawa semua oleh oleh yang mau di bagikan, lalu dua koper dan tas ransel mau di letakkan depan pintu kamar, Andi melihat istrinya mengeluarkan koper.


"mau di bawa kemana koper ini?"


"ke mobil bang"jawab Mila

__ADS_1


"kok enggak bilang? biar abang yang masukkan mobil."kata Andi langsung masukkan ke dalam mobil.


"terima kasih ya bang."kata Mila dan membawa oleh-oleh untuk di titipkan ke mamak.


Mamak yang sedang bersama Dio di meja makan melihat menantu yang seperti membawa sesuatu.


"Mila apa itu ?"tanya mamak


"ini mak... kemarin kami ada beli ini, jadi tolong di bagikan dengan kakak dan adik."kata Mila duduk di depan televisi.


mamak pun ikut duduk,dia melihat ada baju daster motif tempat mereka datangi.


"wah... cantik semua."kata mamak


"yang ini untuk mamak ya..."kata Leli menunjukkan


"wah...mamak dapat juga... pasti cantik."kata mamak padahal dia belum buka isinya.


"coba mamak lihat dulu."


"kalau Mila dan Andi belikan pasti cantik itu."kata mamak


"ini juga ada untuk ayah."kata Mila


"wah... lagi bagi bagi apa itu? aku pasti dapat kan?"


kata seseorang yang baru datang.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like..


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2