Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.219


__ADS_3

Walaupun acara pernikahan Andi dan Mila tidak meriah,tapi tamu yang hadir termasuk banyak juga, tamu undangan dari pagi bergantian yang datang. Kedua mempelai juga bingung karena banyak tamu undangan yang datang.


Di malam hari hanya ada beberapa undangan yang hadir, kalau keluarga Andi sore hari juga sudah pulang, untuk malam ini Andi menginap di tempat mertua.


Ayah, mama Mila , agung dan istri dari pagi sudah sibuk untuk melaksanakan segala sesuatu. pengantin baru masih duduk di singgasana pelaminan dalam rumah.


Jam sepuluh malam suasana rumah pun sudah mulai sunyi dan sudah merapikan untuk masuk ke dalam dan pagar di kunci.


Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan maka barang yang ada di luar masuk ke dalam rumah semua nya.


Kedua mempelai masuk ke kamar untuk mengganti pakaian, Andi yang langsung mengganti pakaian yang resmi dengan pakaian santai untuk membantu orang yang ada di luar.


Mencari koper yang di bawa dari rumah,tapi tidak menemukan nya. Mila melihat suaminya mencari sesuatu."cari apa bang?"


"itu... koper,abang mau ganti baju"


"oh...di letakkan di sudut situ."Mila mengambil koper yang di sudut tapi Andi yang duluan mengambil nya.


"biar abang ambil sendiri, mau ambil baju ganti... enggak enak orang pada sibuk merapikan di luar." sambil mengambil baju dari dalam koper.


Mila hanya melihat Andi yang mengambil baju dan membuka baju untuk mengganti baju santai, melihat itu Mila sedikit kaget berpura mengambil sesuatu di toilet meja rias karena baru ini melihat laki laki selain orang tua dan abang nya yang membuka baju.


Andi yang baru sadar kalau Mila berpura mengambil sesuatu jadi di kerjain nya istrinya.


"Mila... tolong bantu buka kancing baju ini"kata Andi.


Dengan sedikit ragu dia mendekati dan membantu membuka kancing baju, Andi yang berpura tidak bisa tersenyum melihat istrinya membantu membukakan kancing baju.


"ih...ini kan enggak susah membuka kancing nya."kata Mila.


Andi tersenyum mendengar perkataan istrinya dan melihat ke arah Mila.


"terima kasih ya... memang enggak susah kok..."


"abang ngerjain aqu..."kata Mila cemberut membuat Andi menjadi gas melihat nya.


"cup..."Andi menc*u* b*b*r istrinya sekilas.


Kaget tentunya mendapat serangan mendadak dari Andi.


"kamu terkejut... maaf..."kata Andi lalu memakai baju yang sudah di tangan nya dengan cepat.


Setelah mengganti baju Andi pun keluar kamar tapi sebelumnya dia berpesan pada Mila."Abang keluar dulu... membantu merapikan semua nya."


Di luar memang semua sudah pada di masukkan tapi ada beberapa lagi yang ada di halaman.


"wah... pengantin baru ikut juga turun lapangan."kata agung.


"enggak apa apa bang...biar cepat selesai."jawab Andi.

__ADS_1


"kamu bantu masukkan perlengkapan makanan saja dengan mama."kata agung yang segan menyuruh pengantin baru untuk kerja yang berat.


Piring yang masih bersih, makanan yang sedikit lagi di bawa ke dalam beserta yang lainnya."ini di bawa kemana ma..."tanya Andi.


"eh...kamu repot - repot, di dalam saja..."kata mama


"enggak apa apa ma... biar cepat selesai."jawab Andi.


Karena memaksa membantu jadi mama mengarahkan kemana mau di letakkan."ini letakkan di meja makan saja"kata mama menunjukkan makanan yang masih ada.


"iya ma..."jawab Andi langsung membawa yang di perintahkan mama mertua.


Ternyata di dalam istri agung yang lagi menyusun makanan, melihat Andi membawa sesuatu membuat nya tak enak hati.


"astaghfirullah hal'azim... pengantin baru kok jadi ikut bantuin?"


"enggak apa apa kak..biar cepat selesai nya."jawab Andi meletakkan bawaan nya lalu mengambil lagi keluar.


Masuk ke dalam lagi dengan bawaan di tangan lalu meletakkan di atas meja agar kakak ipar yang meletakkan ke tempat yang sebenarnya."Mila mana ...?"


"ada di kamar kak... lagi ganti baju."jawab Andi yang kembali keluar.


Ternyata semua sudah selesai di luar, lalu ayah mendekati mantu baru nya."Andi...kamu istirahat saja di dalam, sudah siap kok semuanya."kata ayah.


"enggak apa apa kok ayah kalau masih ada yang mau di kerjakan."jawab Andi.


"istirahat saja kamu Andi... kalau mau besok ada dandang yang hitam perlu di cuci."kata agung yang tak jauh dari mereka.


"baik lah...Andi masuk dulu ayah...bang agung."kata Andi masuk ke dalam kamar.


Ternyata Mila yang lagi di kursi toilet meja rias untuk mencabut riasan di kepala, walaupun dia berhijab tapi MUA memakaikan riasan di kepala.


Mengunci kamar tentunya lalu mendekati istrinya."sini biar abang bantu... kalau buka sendiri kan susah."kata Andi.


"iya... enggak kelihatan kalau di belakang kepala."kata Mila.


Membuka satu persatu riasan tersebut, tapi untuk pakaian sudah Mila buka sendiri waktu Andi keluar kamar tadi.


"terima kasih...Mila mau cuci wajah dulu,berat kali make up nya."kata Mila.


Mila memakai pakaian tidur untuk remaja dengan celana panjang dan baju lengan pendek di perhatikan Andi yang lagi duduk di tempat tidur sambil memainkan HP.


"kenapa Mila pakai baju piyama?"kata Andi dalam hati lalu berbaring di atas tempat tidur.


Mila di kamar mandi sengaja berlama di sana karena dia gugup juga."aduh... bagaimana ini?"kata Mila dalam hati sambil menyikat giginya.


Sekitar sepuluh menit Mila pun keluar dari kamar mandi melihat Andi yang sudah berbaring di tempat tidur."bang... enggak sikat gigi dulu..."tanya Mila.


"oh...iya... belum.."

__ADS_1


"ya sudah...sikat sana"kata Mila.


Andi yang memang lupa lalu ke kamar mandi menyikat gigi."kok seperti anak anak ya? tapi Mila kan guru TK."kata Andi dalam hati.


Keluar kamar mandi melihat Mila yang masih pakai skincare di wajah dan tangan dan kaki.


", setiap malam sebelum tidur kamu seperti ini?"tanya Andi.


"iya...Abang tidur saja duluan, bentar lagi Mila menyusul"kata Mila.


Andi menunggu Mila sambil berbaring di atas tempat tidur dan tak lama yang di tunggu akhirnya datang juga.


"sudah siap...?


"sudah siap apa nya...?"tanya Mila yang sepertinya banyak makna dari pertanyaan Andi.


"pakai skincare?"


"oh... sudah..."


"ini malam pertama kita jadi..."


"jadi apa ...? ngomong nya terputus terus "


"boleh minta sesuatu... seperti pasangan yang lain."tanya Andi.


Mila yang merasa bersalah karena pas cuci wajah tadi ada tamu yang tak di undang hadir.


"boleh sih bang...tapi Mila kedatangan tamu bulanan... sebenarnya Mila enggak mengundangnya..."jawab Mila.


Andi yang dari tadi semangat menjadi lemas mendengar nya."ya sudah... kalau begitu kita tidur saja dulu."ajak Andi.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2