Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.208


__ADS_3

Jam pulang kerja di sekolah semua orang pun keluar dari TK tempat Mila kerja, hari ini dia memang pulang naik kendaraan umum. Ada rasa kecewa di hatinya tapi mana mungkin dia marah, tapi mana mungkin dia ungkapkan sekarang.


Tati yang melihat teman kerjanya hari ini tidak bawa kendaraan, sementara dia lagi di jemput sama pacarnya.


"eh...Mila... kendaraan nya mana? rusak ya..."


karena tidak mau berdebat jadi Mila asal jawab saja pada teman kerja yang suka kepo itu."iya Bu Tati...makanya saya hari ini naik kendaraan umum."


"oh... kasihan sekali... sayang kita enggak satu arah, tapi numpang sampai simpang juga boleh kok" Tati menawarkan pada Mila sekalian mau menunjukkan kalau dia punya pacar yang tajir.


"terima kasih Bu Tati...saya naik kendaraan umum saja"


"ya sudah kalau enggak mau, kan lumayan sampai simpang ongkosnya berkurang. kalau begitu saya duluan."


"silahkan..."jawab Mila yang sebenarnya masih malas untuk pulang ke rumah.


Mila pun duduk di ayunan besar sekolah, ayunan itu memang boleh di duduki karena memang untuk dewasa juga bisa. Semua temannya sudah keluar, tinggal dia sendiri.


Melihat jam di HP ternyata sudah jam tiga, tidak masalah di sini dulu karena pak satpam sekolah mengunci kalau sudah habis ashar.


"sudah jam tiga, mana mungkin bang Andi datang."kata Mila.


Dia masih berharap kalau Andi datang walaupun terlambat,tapi sepertinya itu hanya harapan nya saja. Keluar dari gerbang sekolah dan berpapasan dengan pak satpam.


"Lho...Bu Mila belum pulang? kirain sudah enggak ada orang di dalam"


"tadi lagi pingin duduk di ayunan saja pak,ini juga mau pulang."


Melihat Mila yang tidak naik kendaraan membuat pak satpam bertanya juga.


"Bu Mila enggak bawa kendaraan?"


Mila sebenarnya malas menjawab tapi setelah dia pikir pak satpam bertanya artinya memperhatikan dia."enggak pak tadi di antar sama ayah saya sekalian lewat sini"


"oh... kirain bapak tadi di antar sama pacar seperti Bu Tati yang sering ganti pacar"jawab pak satpam.


"bapak bisa saja..."jawab Mila sambil tertawa kecil mendengar perkataan pak satpam.


"Bu Mila mau naik taksi online atau kendaraan umum , kalau menunggu taksi online biar bapak ikut tungguin."


"saya mau naik kendaraan umum saja pak, enggak perlu di tungguin"jawab Mila.


Mila yang mau nyebrang ke depan halaman karena depan sekolah mereka adalah jalan satu arah dan berada di seberang kanan,jadi kalau kendaraan berhenti di sebelah kiri.


Pak satpam ikut membantu mau menyeberangkan tapi tiba tiba ada sebuah mobil berhenti pas di hadapan Mila. Mobil dengan kaca film hitam jadi tidak bisa melihat mobil siapa yang berhenti.


Tapi pengendara mobil tersebut membuka pintu dan ternyata Andi yang keluar. Pak satpam yang belum hafal dengan wajah Andi bertanya sementara Mila diam saja.


"mau cari siapa pak? guru sudah pada pulang semua, kalau anak anak mana mungkin guru pulang duluan, pasti di tungguin sampai di jemput"

__ADS_1


Panjang lebar pak satpam menjelaskan.


"saya mau jemput Bu Mila."


"oh... pantesan Bu Mila dari tadi belum pulang ternyata ada yang mau jemput, sudah satu jam di tungguin lho pak."


Andi tersenyum mendengar perkataan pak satpam tapi Mila hanya diam saja.", terima kasih pak..."kata Andi dan membuka pintu mobil untuk Mila masuk.


Mila sudah duduk di sebelah Andi yang menyetir mobil."terima kasih pak...kami duluan"kata Mila


Mobil pun berjalan menuju ke tempat yang di tuju, tapi Mila tidak tau arah tujuan.


"kamu tadi nunggu? tanya Andi


"sebenarnya enggak tapi malas saja pulang cepat, jadi Mila tadi lama di halaman sekolah. Tapi abang kok ke TK ?"


"Abang memang pulang dari meeting dengan Dafi, ternyata hari ini enggak begitu banyak pertanyaan, penawaran, mereka oke saja. jadi ya bisa cepat selesai nya."


"oh... begitu, motor abang mana?"


"masih di kantor, ini pakai punya perusahaan."


"kita mau kemana?"


"ke mall saja setelah dapat baju kan bisa pas photo, ada juga di mall itu"


Andi geleng kepala melihat Mila takut pulang malam."tadi abang sudah permisi dengan ayah mu,bilang pulang telat mau pas photo."


Mila sedikit heran dan melihat ke arah Andi padahal tadi dia melihat ke arah jalan karena dia takut melihat wajah Andi nanti jadi gagal fokus."lho... dapat dari mana nomor ayah?"


"tu...kan kamu enggak tau... waktu syarat pertama abang selalu mengirim foto waktu azan tiba mau sholat berjamaah."


"oh... begitu..."


Tak berapa lama mereka sampai di mall dan terdengar suara azan, untung saja mesjid ada di sebelah mall jadi mereka bisa jalan.


"ashar dulu kita..."


Andi mengajak Mila ke mesjid lalu setelah itu mereka pun ke mall bersama. Masuk ke dalam mall di lantai bawah banyak sekali pameran, seperti mobil, rumah, sepeda motor.


Andi membawa Mila melihat pameran mobil untuk melihat lihat."kita lihat sini dulu ya..."


Mila mengikut saja melihat mobil tapi tidak begitu antusias, sementara Andi yang seperti ingin membeli mobil.


Melihat Andi yang semangat, Mila hanya diam saja. sementara sales mobil bersemangat untuk menawarkan.


"pak...ini mobil keluaran terbaru, cocok untuk pasangan muda dan ini matic,jadi istri bapak bisa pakai juga."


"iya...mana brosur nya,kami lihat lihat saja dulu."jawab Andi.

__ADS_1


"enggak apa apa pak, ini brosur jadi kalau berminat bisa hubungi saya".


Sales mobil seorang perempuan cantik dan berpakaian seksi,Mila melihat perempuan itu sedikit cemberut dan kesal."kenapa aqu kepanasan melihat perempuan itu dekat sama bang Andi ? apa aqu cemburu melihat nya?"kata Mila dalam hati.


Setelah mendapatkan brosur mereka pun mencari tempat penjual baju , Andi berjalan sejajar dengan Mila."Bagus ya Mila mobil itu"


"Mila enggak ngerti dengan mobil, abang mau beli?"


"kalau ada rezeki, rencana begitu. bagaimana menurut mu?"


"Mila enggak begitu suka karena bagusan beli rumah dulu, baru mobil. kalau kendaraan kan sudah ada...jadi kan mubazir..."


"gitu ya... nanti saja kita bahas, sekarang persiapan satu bulan ke depan saja"kata Andi dan mereka ternyata sudah di depan tempat penjualan baju cople pasangan.


"oke... sekarang konsentrasi untuk sebulan ke depan."


Masuk ke dalam sambil melihat lihat,tanpa mereka sadari ada yang sangat kenal dengan mereka berdua,tapi dia tidak mau menyapa. Mengikuti dan memperhatikan."lhoo...itu kan Mila?... sama....biar saja dulu... nanti setelah keluar aqu samperin"


Setelah selesai memilih pakaian Andi ke kasir mau membayar."ini saja yang di beli?"


"iya...kan memang itu yang penting"


"kamu enggak mau beli yang lain?"


"lain kali saja , ini sudah sore bang ...tak terasa bentar lagi magrib "


Menarik nafas panjang mendengar Mila yang tidak sabar mau pulang ke rumah, padahal kalau perempuan di ajak belanja baju pasti semangat."ih... kalau Leli di ajak ke mall pasti banyak yang di beli,tapi Mila ? hanya yang di butuhkan"kata Andi dalam hati.


"iya...tapi kita setelah magrib,makan dulu ya..."


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote...vote...


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2