
Mamak Dedy yang tinggal di kampung sangat kecewa mendengar jawaban dari anaknya karena Dedy menikah karena melakukan hal yang tidak senonoh.
Bu Zubaidah adalah nama mamak Dedy, dia adalah wanita yang taat beragama dan juga mendidik anak nya ketat dengan agama .
"Dedy...kenapa kamu bisa seperti itu..? apa kamu lupa pesan dan mamak ajarkan selama ini?"kata mamak
"ampun...Mak... Dedy khilaf... dan itu hanya sekali dilakukan..."kata Dedy yang duduk di bawah kaki mamaknya.
Bu Zubaidah hanya diam dan menetes air mata di pipi tanpa terasa."Mak... Dedy sama Siska masih saling mengenal dan setelah kejadian itu ternyata Siska tidak hamil, jadi pernikahan kami sah dan di mata negara juga sah"kata Dedy.
Mamak melihat anaknya yang duduk di bawah"apakah kamu mencintai nya?"tanya mamak.
Dedy tidak menjawab dan diam,tapi Bu Zubaidah tau jawaban dari anaknya."mamak sudah tau jawabannya,kamu mencintai istri mu"kata mamak.
Dedy diam dan tertunduk mendengar perkataan mamaknya."jadi apakah Siska menyukai mu?"
"em....maaf Mak...Dedy enggak tau karena papinya Siska yang mempertahankan pernikahan kami mungkin karena pak Kusuma percaya sama qu"kata Dedy.
"oh... seperti itu...jadi kenapa dia kamu bawa ke rumah ini?"tanya mamak lagi.
Menarik nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan dari mamaknya."karena papinya juga yang memaksakan agar Siska ikut dengan qu."jawab Dedy.
"jadi sampai berapa lama kami bertahan dengan pernikahan mu ini? apa bila Siska tidak bisa menerima kamu sebagai suaminya?"tanya mamak lagi.
"Mak... tolong percaya sama Dedy... kalau dengan Siska kami sudah sepakat untuk satu tahun ini bertahan. Jadi apa bila tidak bisa salah satu di antara kami tidak bisa menerima pernikahan ini ya kami pisah baik baik."kata Dedy menjelaskan panjang lebar.
"ya sudah kalau begitu, temani sana istrimu. mana tau dia memerlukan sesuatu"kata mamak.
"baik Mak..."jawab Dedy dan keluar kamar menuju kamar mereka.
Sementara di kamar Siska berusaha untuk istirahat meluruskan badan, mungkin untuk pertama kalinya dia tidur di tempat seperti ini jadi dia merasa tidak nyaman dan tidak bisa untuk tidur."aduh... bagaimana ini...?baru kali ini aqu tidur di tempat seperti ini, kasurnya aja dari kapuk tidak seperti di rumah spring bed king size"kata Siska ngomong sendiri.
"tok...tok...tok..."
Dedy mengetuk pintu dan masuk ke dalam kamar, dia melihat Siska yang lagi duduk di tempat tidur sambil memegang HP.
"lagi ngapain kamu?"tanya Dedy.
"enggak lihat kalau aqu sedang duduk"jawab Siska.
"oh..."jawab Dedy.
Siska yang mau marah tapi karena ingat pesan dari Dedy jadi mengurungkan niatnya."aqu mau bicara, bisa kita ke mobil?"tanya Siska.
"ya sudah... sekarang kita ke mobil"jawab Dedy langsung karena melihat istrinya yang kelihatan sangat marah.
__ADS_1
Di luar kamar mereka jalan beriringan seperti tidak terjadi sesuatu, apa lagi pas ke mobil Rahma dan Tito lagi di ruang keluarga seperti mengerjakan PR sekolah.
Sampai di mobil Dedy menghidupkan mesin agar Siska tidak kepanasan."Dedy... bagaimana aqu mau tidur...kamar tidak ada AC tempat tidur yang biasanya spring bed sekarang malah kapuk"kata Siska yang stress dengan keadaan.
"Siska... sabar...aqu tau... sekarang kita cari AC, mumpung masih jam 3 sore dan toko belum tutup."kata Dedy.
Menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan karena emosi."terserah kamu saja,uang kamu ada ?"tanya Siska.
"ada kok..."jawab Dedy.
Siska hanya diam dan tidak menanyakan lagi karena mobil sudah jalan. Tidak memakan waktu yang lama sekitar 30 menit mereka sampai ke toko elektronik yang ada di kampung Dedy.
Masuk ke toko elektronik yang menurut Siska itu toko kecil dan langsung menanyakan pada penjaga toko."saya mau AC yang dua PK, apakah ada?tanya Siska.
"harus yang dua PK Bu?"tanya penjaga toko.
"iya...ada atau tidak ?"tanya Siska lagi.
Karena penjaga toko bingung akhirnya yang punya toko keluar dan melihat Dedy lagi lihat AC sementara Siska menanyakan langsung."hei...kamu Dedy kan?"tanya pemilik toko.
Dedy melihat karena namanya di panggil"eh... Herman...ini toko kamu?"tanya Dedy.
"iya...Dedy...kamu mau cari apa?"jawab Herman.
"oh...sama dengan mba itu?"tanya Herman lagi.
"iya...dia itu istri qu, coba carikan AC 2 PK"kata Dedy.
"oke..."jawab Herman.
Siska yang lagi sibuk menanya akhirnya Herman yang turun tangan langsung melayani Siska."mba...ada yang bisa saya bantu?"
"iya...bapak yang punya toko kan? saya mau AC 2 PK merk yang bagus biar tahan lama"kata Siska.
"oh...ada... kebetulan lagi di jalan paling 30 menit sampai"jawab Herman.
"lho...jadi toko ini tidak ada stok?
"maaf mba cantik kebetulan lagi habis"jawab Herman.
Dedy mendekati Siska karena takutnya nanti istrinya itu berbuat yang tidak di inginkan."Herman... kenalkan istri qu, namanya Siska"kata Dedy.
"wah... cantik istri mu Dedy"kata Herman dan menjabat tangan Siska
Siska menyambut uluran tangan Herman yang berkenalan."ada lagi yang mau di cari?"tanya Herman.
__ADS_1
"aqu mau lemari es dua pintu tapi besar dan merk yang bagus"kata Siska.
"oh...ada...coba lihat yang di sana"kata Herman menunjukkan barangnya langsung.
Di lihat lemari es yang di tunjukkan dan ternyata memang bagus dan cocok di rumah mamak Dedy."ya sudah aqu ambil ini satu"kata Siska.
Herman pun langsung mencatat pesanan dari Siska dan Dedy mendekati Herman untuk pembayaran. Siska yang mengeluarkan black card dan menyerahkan pada Herman."aduh... black card mana bisa di toko seperti ini mba pakai debit aja bisa?"kata Herman
"ya sudah...kamu total kan berapa juta semua dan minta tolong harus sekarang juga di pasang"kata Siska.
"baik mba, nanti kami langsung antar dan pasang"jawab Herman
Dan Dedy memberikan kartu debit punya dia,
"kalau ini pasti bisa"kata Herman dan langsung menggesek kartu tersebut.
Setelah itu Siska dan Dedy keluar dari toko, di luar Siska melihat di sekeliling."mau kemana lagi?"tanya Dedy.
"cari bad cover biar nyaman"jawab Siska dan melihat ada toko menjual seprei dan bedcover di seberang toko Herman.
"kita ke sana"kata Siska.
"iya...naik mobil saja biar enggak nyebrang"jawab Dedy.
Siska pun mendengarkan perkataan suaminya masuk ke dalam mobil untuk memutar ke toko seberang sana.
BERSAMBUNG
*****
jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
Komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1