
Prov Nadya
Dalam hidup ini kita sebagai manusia berencana tapi Allah-lah yang menentukan takdir kita. Seperti-nya baru saja bertemu dengan Dafi sebagai orang tua murid di kelas, sekarang aqu dan dia mau menikah. Rencana pernikahan juga dalam tiga bulan kami menjalani Ta'aruf,tapi ternyata hanya satu bulan saja.
Sebenarnya Aqu percaya sama bang Dafi, tapi kenapa seperti terburu buru? apakah karena kejadian yang menimpa qu ? dia merasa bertanggung jawab ? Kejadian itu tidak lah kesalahan dia, mungkin karena lagi naas saja. Tapi walaupun seperti itu, harus di cari siapa yang menabrak lari qu kemarin.
Kata bang Dafi sudah di serahkan pada posisi, mudah mudahan bisa secepatnya di temukan pelakunya. Andi saja pagi itu aqu mendengar kata bang Dafi untuk menunggu dia membukakan pintu? Sudah lah jangan di ingat lagi.
Sekarang ini harus fokus akan kesembuhan qu.
Harus secepatnya sembuh, biar bisa berjalan seperti semula. lagian aqu sebentar lagi mau jadi seorang istri dan mama dari Nisa. Walaupun sebagai ibu sambung, tapi lucu juga sih. ibu sambung tapi ayah nya masih perjaka. Ya sudah lah jalani saja, insha Allah Yakin.
Tiga hari lagi kami menikah, semua sudah siap. Berkas untuk di KUA juga sudah oke, kami menikah di kantor KUA saja dan malam-nya mengundang Jiran tetangga saja,biar tidak ada fitnah.
Hari ini aqu lagi menjalani terapi di rumah sakit,bang Dafi pagi ini enggak bisa mengantar karena ada meeting di kantor. jadi aqu di temani mama dan Bu Nani calon mama mertua qu nanti ikut menjemput.
Alhamdulillah ada perkembangan pada terapi qu.
Dokter Ilham sudah berada di ruangan, aqu dan mama datang seperti biasa untuk terapi."dokter apa kabar?"tanya Bu Nilam
"Alhamdulillah... sehat Bu, ayo kita langsung ke ruangan terapi",ajak dokter Ilham
Kami pun langsung menuju ruangan terapi."Alhamdulillah...kamu sudah bisa berdiri sendiri Nadya"kata Bu Nilam terharu melihat perkembangan Nadya. Baru hari ini dia ikut menemani anaknya terapi, karena biasanya Dafi atau ayah nya paka Arif yang menemani
"iya Bu, sudah banyak perkembangan. yang penting kalau menjalani terapi ini harus rileks. Jangan stress dan merasa terbebani"dokter Ilham menjelaskan.
"ya dokter... satu lagi kita harus semangat dan berikhtiar", jawab Nadya sambil tersenyum.
Setelah menjalani terapi waktu nya pulang, Nadya dan Bu Nilam menunggu di jemput Bu Nani. menunggu memang sangat membosankan, tapi untung lah mereka tak lam menunggu. 15 menit mereka menunggu Bu Nani.
"maaf Nilam aqu sedikit telat"kata Bu Nani
"enggak apa apa, kami menunggu hanya 15 menit kok"jawab Bu Nilam
"bagaimana keadaan mu Nadya?"tanya Bu Nani pada Nadya.
"Alhamdulillah ada kemajuan Tante"jawab Nadya
"jangan panggil Tante terus dong, panggil mama aja. sebentar lagi kamu jadi istri Dafi"kata Bu Nani mengingatkan pada Nadya yang sering kelupaan menyebut dirinya Tante, karena Bu Nani di panggil mama.
"yuk, kita jalan pulang"ajak Bu Nilam.
__ADS_1
"jangan kita ke resto aja untuk makan siang, aqu sudah lapar"ajak Bu Nani
"ya udah, terserah aja lah. kamu enggak apa apa kan Nadya kita makan siang dulu? tanya Bu Nilam pada Nadya.
"enggak apa apa ma"jawab Nadya
Mereka pun keluar rumah sakit dan menuju resto dan di antar oleh pak Min. Setelah sampai di resto langganan, Bu Nani turun duluan untuk memesan tempat terlebih dahulu. Sementara Bu Nilam menuntun Nadya ke kursi roda dan mendorong, tapi belum sempat mendorong ternyata Dafi ada di belakang mereka bersama Nisa.
Dafi memberi kode pada Bu Nilam agar jangan memberi tahu Nadya, lalu dia yang mendorong tanpa sepengetahuan Nadya. Mereka pun berjalan memasuki resto, Bu Nilam dan Nisa jalan terlebih dahulu. Membuat Nadya heran, kok mama jalan duluan. Jadi siapa yang mendorong qu, di lihat nya ke belakang.
"bang Dafi?"kata Nadya sambil tersenyum dan tak menyangka kalau Dafi ke resto juga.
"iya... surprise..."kata Dafi
"kok enggak kabari ke sini juga?kata Nadya
"namanya juga surprise, mana boleh di kasi tau"jawab Dafi
Mereka pun masuk ke resto,tapi Dafi tidak membawa Nadya ke tempat orang tua mereka dulu. malah membelokkan ke tempat yang lain."bang... kenapa ke sini? kita kan mau makan bareng"kata Nadya
"iya, sebentar aja. Abang mau ngobrol berdua dulu, dari tadi kangen sama kamu sweet heart"kata Dafi
Mendengar kata kangen membuat Nadya berbunga dan pipinya merah merona."gombal kamu bang"kata Nadya
"percaya, karena aqu juga rindu"kata Nadya sambil malu malu
Dafi duduk sebentar dan menanyakan keadaan Nadya.", bagaimana tadi terapi-nya"
"Alhamdulillah... berjalan dengan lancar"jawab Nadya, tapi dia enggak cerita kalau dia sudah bisa berdiri. Nanti aja sebagai surprise aja kata Nadya dalam hati.
"syukur lah, semoga sweet heart cepat sembuh seperti sedia kala" kata Dafi.
"a...min..."Jawab Nadya.
"tiga hari lagi kita menikah, jadi mama bilang harus di pingit. untuk sementara setelah ini kita enggak boleh ketemu"kata Dafi
"tapi kan bisa telpon, video call"jawab Nadya
"iya tapi kan lebih seru kalau ketemu langsung",kata Dafi.
Tak berapa lama ngobrol, ternyata Nisa sudah mencari keberadaan mereka."ayah, mama kok di sini? Oma sudah menunggu"kata Nisa.
__ADS_1
"iya princess...ada yang ayah dan mama ceritakan"Jawab Dafi.
"aduh Nisa anak mama, sini peluk...mama kangen"kata Nadya sambil merentangkan tangan nya untuk memeluk Nisa. Mereka pun saling berpelukan.
"mama Nisa curang ya...ayah aja dari tadi enggak di peluk"kata Dafi
"enggak boleh, karena belum muhrim"jawab Nadya
"Nisa juga rindu sama mama. setelah nikah nanti,mama tidur nya di rumah Nisa kan?"tanya Nisa
"iya sayang, kenapa?"
",Nisa mau tidur sama mama"kata Nisa
"boleh, nanti kita tidur sama ya...", jawab Nadya
"sama ayah juga dong, masa ayah tidur sendirian?"kata Dafi",
"biasanya ayah tidur nya juga sendirian berani"kata Nisa
"sudah ah...kita ke tempat Oma aja,mama sudah lapar"jawab Nadya langsung supaya Dafi tidak menjawab lagi.
Mereka pun menuju tempat duduk para Oma, Ternyata para Oma mencari duduk lesehan. Karena lesehan,maka Dafi menggendong Nadya. Jadi lah hari ini mereka makan bersama tanpa kehadiran pak Arif. karena pak Arif juga masih bertugas, jadi tak bisa ikutan.
Makan siang yang menggoda, ada ikan gurami bakar, udang goreng, tempe dan terong tepung, kuah gulai nangka tak lupa lalapan dan sambal terasi/belacan
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
komentar...
add favorit...
vote .. vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏