Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.108


__ADS_3

tok...tok...tok...


Terdengar ketukan pintu dari luar, pertanda ada yang mau berkunjung, siapakah dia???


"Assalamualaikum..."


ternyata Dedy yang masuk ke dalam kamar.


"wa'alaikum salam... ternyata kamu Dedy?"tanya Bu Mona


"iya ...mami"jawab Dedy dan menyalim papi, mami dan Bu Nani.


Pak Kusuma baru ingat tentang permintaan maaf pada Dafi dan keluarga. Malu rasanya pak Kusuma memperkenalkan Siska pada Bu Nani, tapi bagaimana lagi? Siska adalah anaknya, mana ada orang tua yang tidak mengakui darah dagingnya walaupun anak tersebut membuat dia malu.


"mana istri mu?"tanya pak Kusuma pada Dedy.


"ada papi...dia menunggu di luar"


"bawa dia ke sini sekarang"perintah pak Kusuma


"baik pi..."jawab Dedy lalu keluar ruangan untuk memanggil Siska atas perintah papi mertua.


Di luar kamar Siska duduk sendirian sambil memainkan HP yang di tangan, di lihat nya Dedy keluar membuat dia penasaran.


"kenapa keluar? ada apa?"tanya Siska pada suaminya.


"perintah papi kamu masuk ke dalam"ajak Dedy sambil memegang tangan Siska.


"kok tiba tiba memanggil? ada apa ya?"tanya Siska sambil menarik tangan nya yang di pegang Dedy.


"enggak tau, aqu pegang tangan mu supaya papi melihat kita kelihatan rukun itu aja kok"kata Dedy.


"aqu enggak percaya, paling kamu modus aja"jawab Siska.


"ya sudah kalau enggak percaya, ayo kita masuk aja sekarang"ajak Dedy.


Mereka berdua masuk ke dalam ruangan pak Kusuma, tapi Dedy di depan Siska mengikuti dari belakang sambil memegang tangan Dedy."tadi enggak mau, sekarang dia yang pegang sendiri"kata Dedy dalam hati sambil tersenyum sendiri.


"kalau enggak mau jumpa papi aqu enggak mau pegang tangan si Dedy ini"kata Siska dalam hati.


Sampai di dalam kamar Bu Nani melihat Siska di belakang Dedy, dia berinisiatif duluan untuk menanyakan dan berpura tidak tau apa yang terjadi."ini anak kak Kusuma?aduh... cantik sekali, mirip siapa ya?"sambil memperhatikan Bu Mona dan pak Kusuma.


"oh... seperti nya perpaduan ini"kata Bu Nani.


"kalau kamu ada ada saja Nani"jawab pak Kusuma.


Siska yang tidak mengenal siapa yang ada di dalam ruangan hanya tersenyum karena mendapat pujian dari ibu tersebut."kamu Salim dulu Bu Nani, dia teman papi waktu kuliah dulu"kata pak Kusuma.

__ADS_1


Siska tidak menjawab hanya mengikuti perintah dari papi nya, di salim nya Bu Nani dan setelah itu dia kembali berdiri di samping Dedy suaminya, seperti minta perlindungan di sangkar harimau yang mau menerkam.


"Siska...kamu tau Bu Nani ini siapa?"tanya pak Kusuma melihat anaknya.


"ti...dak...tau papi,"hanya itu yang keluar dari mulut nya sambil gugup.


"dia adalah mamanya pak Dafi"kata pak Kusuma.


"apa...ampun papi, Siska janji enggak akan melakukan nya lagi dan apapun perintah dari papi Siska akan lakukan"kata Siska yang ketakutan dengan pak Kusuma, dia sadar apa yang di perbuat itu sangat fatal dan sangat sulit untuk di maafkan.


Bu Mona yang melihat suaminya mulai emosi langsung mendekati dan menenangkan."papi... sabar... jangan emosi... ingat kalau mau cepat pulang tahan emosi"kata Bu Mona mengingatkan.


"iya kak... istighfar... tarik nafas"kata Bu Nani kemudian.


"Astaghfirullah hal'azim...aqu malu dengan kamu Nani,"kata pak Kusuma.


"papi... Siska menyesal... ampun... enggak akan Siska lakukan lagi dengan siapapun"kata Siska sambil berlinang air mata.


"papi...Siska sekarang tanggung jawab saya, insha Allah perlahan istri saya akan berubah"kata Dedy juga.


"Alhamdulillah... kamu harus bersyukur mendapatkan suami seperti Dedy, walaupun kalian berdua belum tentu menginginkan pernikahan tersebut"kata pak Kusuma lagi.


"iya papi .. Siska sangat bersyukur dan beruntung"kata Siska.


Setelah itu Siska mendekati Bu Nani, sehingga membuat oma Nisa itu terkejut"Tante... tolong maafkan saya, tidak akan saya lakukan lagi"kata Siska di hadapan Bu Nani.


"Siska tau Tante, nanti saya akan langsung meminta maaf pada pak Dafi dan istri"kata Siska lagi.


Bu Mona mendekati Siska dan Bu Nani yang lagi berhadapan.


"iya jeng Nani...insha Allah secepatnya kami menemui pak Dafi dan istri"kata Bu Mona.


"kalau mau datang ke rumah nanti kabari saja, sekarang ini istri Dafi lagi enggak bisa di temui. maklum lah hamil muda, jadi harus bed rest kata dokter"kata Bu Nani.


"oh... gitu, semoga menantu jeng cepat sembuh"kata Bu Mona mendoakan.


"a...min... terima kasih atas do'a nya, sekarang dia ada di rumah sakit ini dan bersebelahan dengan kamar pak Kusuma"kata Bu Nani yang mulai mengurangi panggilan kak pada pak Kusuma.


"oh...di sebelah ternyata"kata Bu Mona kembali.


"iya... kalau begitu saya permisi dulu, takut nya cucu mencari saya"kata Bu Nani.


"oh...iya, terima kasih atas kunjungan nya jeng Nani"kata Bu Mona


"iya...sama sama, semoga pak Kusuma cepat sembuh"kata Bu Nani sambil cepika cepiki pada Bu Mona dan Siska lalu menyalim pak Kusuma dan Dedy.


"Nani... terima kasih atas kunjungannya, semoga menantu mu cepat sembuh dan kami bisa ke rumah kalian untuk berjumpa dengan Dafi sekeluarga.

__ADS_1


Bu Nani permisi dan kembali ke kamar Nadya, jadi tinggal mereka berempat di dalam."Siska kamu harus ingat, jangan ganggu keluarga Dafi lagi."kata pak Kusuma mengingatkan putrinya.


"iya papi...Siska enggak akan mengulangi lagi perbuatan kemarin"jawab Siska.


"papi...kali ini saya minta tolong percaya dengan Siska, saya akan selalu di samping nya"kata Dedy


"iya ..papi percaya dengan mu dan papi titip Siska padamu, tolong jaga kepercayaan papi ini dengan mu"kata pak Kusuma tegas berbicara.


"iya papi...insha Allah saya akan jaga kepercayaan papi"jawab Dedy.


Pak Kusuma melihat ke arah Siska dan memberikan nasehat juga"Siska kamu dengar, sekarang kamu adalah tanggung jawab dari suami mu, bukan papi lagi. Jadi kamu harus dengar perintah nya dan tidak boleh melawan pada suami, mulai lah membuka diri dengan nya"kata pak Kusuma pada anaknya.


"iya...papi"jawab Siska.


"kamu juga Dedy, buka lah hati mu untuk Siska"kata pak Kusuma


"iya papi..."jawab Dedy.


"papi... jangan khawatir mereka masih saling mengenal nanti lama lama akan saling mengenal"kata Bu Mona.


"ya sudah...kalian kembali lah ke kantor, tadi kata sekertaris papi ada meeting dengan tamu dan kalian berdua mewakili perusahaan kita"kata pak Kusuma.


"Astaghfirullah hal'azim...iya papi,kok jadi lupa"kata Dedy.


"ya sudah sekarang cepat kembali ke kantor"kata Bu Mona


Lalu Siska dan Dedy keluar kamar menuju kantor Dewa Kusuma


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like..


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2