Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.274


__ADS_3

Setelah satu bulan ayah masuk rumah sakit tapi tak ada perubahan yang berarti, dokter juga sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi hasilnya juga tidak ada.


Andi yang sibuk dengan semua ini, dia harus bolak balik antara tempat kerja, rumah dan rumah sakit.


Alat yang terpasang di seluruh tubuh ayah masih terpasang, melihat hal itu... mereka tidak tega. Tapi kalau di lepas akan membahayakan nyawa ayah.


Karena kerasnya Andi untuk kesembuhan ayah... makanya alat masih terpasang, kalau mamak terserah anaknya saja. Mamak pun sudah ikhlas apa bila terjadi pada suaminya.


Di rumah sakit mamak yang kali ini menunggui ayah karena yang lain kerja, masih banyak aktifitas yang di lakukan.


Aktivitas sehari-hari harus di lakukan,jadi bagaimana pun yang lain kembali ke aktivitas sementara mamak yang selalu mendampingi suaminya.


Kira kira jam sepuluh...tiba tiba jari tangan ayah bergerak dan mamak yang sering memegang tangan ayah langsung senang melihat nya.


"Alhamdulillah...ayah sudah sadar..."kata mamak dan melihat mata ayah sudah terbuka.


Bingung mau melakukan apa jadi mamak keluar memanggil perawat.


"suster...suami saya...suami saya..."kata mamak


"ada.apa suaminya Bu?"tanya perawat


karena mamak seperti tidak bisa menjawab pertanyaan maka perawat langsung ke dalam ruangan melihat kondisi ayah.


Masuk ke dalam memeriksa kondisi ayah yang sudah mulai sadar. Ayah yang sadar dan matanya sudah terbuka tapi hanya melihat di sekeliling ruangan.


Perawat memeriksa semua kondisi keadaan ayah dan setelah merasa aman dia pun kembali ke tempat semula, tapi dia berpesan pada mamak.


"Bu... suaminya sudah mulai sadar...jadi stimuli saja...biar cepat pulih nya."kata perawat.


"baik suster..."jawab mamak.


Tinggal ayah dan mamak di dalam jadi mamak pun mengajak ayah untuk cerita, seperti hari, bulan dan tahun berapa sekarang.


***


Sementara itu Mila yang hari ini pulang kerja, tapi hari ini dia minta di jemput sama Andi.


Tapi karena masih ada kerjaan dan meeting penting jadi dia tidak bisa menjemput.


Jadi lah Mila pulang sendiri naik kendaraan umum, setelah di jalan Mila berpikir untuk ke rumah orang tua nya.


"hari ini aku pulang tempat orang tua ku saja... nanti malam jadwal bang Andi di rumah sakit."kata Mila dalam hati


Dia pun mengganti arah tujuan yaitu ke rumah orang tua nya, naik kendaraan umum dengan dua kali ganti kendaraan.


Tempat pemberhentian kendaraan pertama biasanya di pasar buah, turun di sana mau membelikan buah untuk orang tua nya.


"bawa buah apa ya untuk mama dan ayah?"kata Mila dalam hati

__ADS_1


Melihat dan memilih buah yang ada di sana, jadi dia beli buah mangga harum manis karena ke dua orang tuanya suka.


"bang...ini timbang...ada dua kilo?"tanya Mila sambil menyerahkan buah yang sudah di pilih.


Penjual mengambil dan menimbang buah.


"pas timbangan nya mba..."


"oke... bentar saya mau beli yang lain."kata Mila


Melihat buah yang ada di sana, matanya tertuju pada buah apel hijau yang berdekatan dengan yang warna merah. Mila pun mengambil buah tersebut dan menyarahkan pada pedagang.


"saya mau satu kilo saja."kata Mila


"ini satu kilo dua ons."


"ya sudah... enggak apa apa."


Mila membayar buah yang di beli, menyerahkan uang merah satu lembar dan sisanya untuk perjalanan satu lagi.


Sampai di rumah orang tua nya, mama membukakan pintu, sedikit terkejut kedatangan anaknya karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.


Masuk ke dalam rumah...hanya ada mama di rumah.


"ma...ini ada buah mangga harum manis."kata Mila


Mama dengan senang hati menerima nya karena mereka berdua suka. Ada lima buah di dalam plastik, di ambil nya satu untuk di kupas.


Melihat Mila yang sepertinya kecapean,dia berbaring di depan televisi.


"Mila...kamu kecapean?"tanya mama


"iya ma...mau tidur sebentar."jawab Mila


"kalau ngantuk tidur di kamar saja ."kata mama


"di sini saja sebentar... lagian paling ayah yang sebentar lagi pulang."kata Mila


"ya sudah..."kata mama


Mama pun kembali ke niat semula..


yaitu mengupas buah mangga, setelah selesai dia lihat di plastik kresek kepunyaan Mila.


Mama melihat apa isi di dalam nya, ternyata buah apel hijau.


"buah ini kan asam...tumben Mila beli ini...atau jangan jangan...."kata mama dalam hati.


Di ambil nya satu buah apel hijau itu,di cuci dan di kupas nya. Setelah dua buah itu di kupas,mama pun menikmati buah mangga harum manis.

__ADS_1


Sambil nonton televisi dia memakan buah mangga, tanpa dia sadari buah mangga pun habis di piring nya.


"lah... sudah habis.."kata mama


Tinggal buah apel di piring...lalu di makannya satu potong.


"wek... eeeengngng...asam... kenapa juga di beli apel hijau ini... rasanya memang asam."kata mama


Sementara itu Andi yang sudah selesai meeting,dia menghubungi Mila...tapi tidak bisa, di chat... tidak di jawab.


"mungkin dia ketiduran atau lagi lipat kain..."kata Andi


Dia pun pulang langsung pulang ke rumah,


dengan membawa mobil. Sudah lama mobil parkir di kantor jadi apa salahnya hari ini dia bawa. Karena naik mobil jadi terjebak macet,jam orang pulang kerja.


Setelah satu jam terjebak macet, akhirnya bisa juga ke rumah. Melihat rumah yang seperti tidak ada penghuni, untung saja Andi juga membawa kunci rumah. Jadi dia bisa langsung masuk ke dalam.


"Assalamualaikum..."


Masuk ke dalam rumah tanpa ada jawaban dari dalam, dia pun menutup pintu rumah.


"Mila...Mila..."kata Andi sambil masuk ke dalam kamar


Tidak ada juga di kamar,jadi dia pun mengetuk pintu kamar mandi. Tapi pas mau di ketuk.. ternyata langsung terbuka, berarti tidak ada orang di sana.


"lho...kemana Mila ya..."


Dia pun mengambil HP di dalam tas ,mau menelpon. Memeriksa chat yang masuk, ternyata ada pesan dari Mila.


"Bang...malam ini aku tidur di rumah orang tua ku... karena malam ini jadwal abang jaga ayah di rumah sakit...maaf baru ngabarin karena tadi kepala ku pusing...jadi ketiduran."


MILA


Andi menggelengkan kepalanya, tak mungkin sekarang ke rumah orang tua istrinya karena dia mau ke rumah sakit untuk menjaga orang tua nya...selama ayah di rumah sakit... mereka bergantian untuk menjaga.


Andi pun langsung mandi untuk membersihkan diri karena dia juga mau cepat ke rumah sakit dan masuk waktu magrib, jadi kali ini dia sholat sendiri tanpa ada makmum di belakang.


BERSAMBUNG


***


Jangan lupa


like...


subscribe...


komentar yang membangun

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🔥


__ADS_2