
Setelah selesai kegiatan malam pertama, akhirnya ke duanya pun tertidur dengan pulas karena kecapekan. Apa lagi Andi yang membawa mobil dari tempat tinggal ke lokasi, membuat dia capek dan ngantuk berat.
Tengah malam Mila terbangun karena kelaparan,di lihat nya Andi yang masih tertidur. Mila pun mau bangkit dari tempat tidur,tapi terasa perih di bawah sana.
"aaawww... sakit"kata Mila.
Jadi dia pun duduk di tempat tidur terlebih dahulu, setelah lima belas menit baru dia berjalan pelan ke kamar mandi untuk buang air kecil.
Terasa perih saat buang air kecil, lalu dia bilas pakai air hangat. Pas mau keluar ternyata Andi sudah di depan pintu."Astaghfirullah hal'azim...abang ngagetin aja"kata Mila.
"maaf...kamu ngapain?" Andi ke kamar mandi mau buang air kecil juga dan Mila berjalan tanpa menjawab.
Mila yang memakai pakaian tidur pun ke bagian ruang makan yang tersedia, duduk mau makan karena masih ada beberapa macam makanan di sana.
"bang...aku di sini."kata Mila karena Andi seperti mencari keberadaan nya.
"kamu ngapain di sini? ."
"aku lapar... jadi mau makan lah..."jawab Mila.
Andi pun ikutan duduk di meja mengikuti istrinya yang sudah mengambil makanan.
"abang mau ?"
"mmmhhh...tapi satu piring saja."kata Andi yang lapar juga tapi ngantuk berat.
"lapar atau ngantuk sih bang?"tanya Mila
"dua duanya... makanya siapin saja."kata Andi.
"mmmhhh..."jawab Mila makan sendiri lalu menyuapin suaminya.
Karena lapar maka Mila mengambil makanan yang lain dan melihat Andi yang masih ngantuk berat juga.
"bang... masih mau makan atau tidak?"tanya Mila.
"ya sudah...abang tidur saja...mau tidur."kata Andi kembali ke tempat tidur.
Mila pun menyantap makanan yang ada di meja."sayang kalau makanan ini tak habis, lebih baik ku makan saja."kata Mila ngomong sendiri dan sambil makan.
Setelah selesai makan maka Mila pun ke kamar mandi untuk menyikat gigi, untuk tidur kembali dan melihat Andi yang masih tertidur pulas maka dia pun kembali untuk tidur.
Menjelang subuh Andi terbangun lebih dahulu,di lihatnya Mila tidur di sampingnya.
Di perhatikan wajah istri tercinta, mereka sudah menikah lebih kurang satu minggu.
Masih banyak perbedaan di antara mereka, setelah ini Andi yang berencana membawa Mila tinggal di rumah mamak tapi dia takut Mila keberatan.
Tak berapa lama Mila pun terbangun,dia melihat Andi yang melihat ke arah nya.
"abang sudah bangun dari tadi?"
"baru setengah jam kok"
"seperti nya mau subuh...aku mau mandi dulu."kata Mila.
__ADS_1
"ya sudah...kita sama aja mandi nya."kata Andi senyum seperti mengingatkan sesuatu.
"mmmhhh... jangan minta yang tidak tidak ya..."
Berpura tidak tau maksud dari istri nya lalu bertanya kembali.
"minta apa...?"
"masih perih lho bang...aku kan takut karena sakit."kata Mila.
"ya sudah... sekarang kamu mandi berendam dengan air hangat di bathtub."kata Andi langsung membawa Mila dengan cara di gendong seperti bridal style.
Setelah acara mandi dan melaksanakan shalat subuh mereka pun istirahat menunggu breakfast di restoran. Sambil menunggu Mila mengeringkan rambut dengan hair dryer yang tersedia di kamar mandi.
"sini di bantu mengeringkan rambutnya."kata Andi yang ingin membantu istrinya.
"boleh...tapi jangan minta imbalan yang enggak enggak... karena aqu lapar nih..."
"iya...isi full tenaga setelah itu kita kembali melakukan aktivitas tadi malam."kata Andi.
menarik nafas panjang karena Mila belum merasakan enaknya, yang di pikiran nya sakit saja."mana bisa seperti itu bang...aqu mau lihat tempat perbelanjaan di sini."
"ya sudah... setelah belanja lah kalau begitu."kata Andi.
"ya sudah...kita ke restoran saja...jam segini pasti sudah bisa makan."ajak Mila.
Selesai bersiap mereka berdua pun ke restoran, masuk ke dalam restoran menyebutkan nomor kamar. Baru bisa masuk ke dalam.
Di dalam belum terlalu ramai orang ,lalu bisa leluasa untuk memilih. Mila yang bingung mau makan apa, jadi dia ikut ke mana dan apa yang di ambil Andi.
"oh... omelet...mau ?"
"iya..."
"ya sudah...biar abang antrikan, kamu bawa ini ke meja kita tadi."pesan Andi.
Antrian mengambil omelet ternyata banyak penggemar,jadi karena permintaan istri...jadi ikut mengantri.
"pak Andi...di sini juga..."seseorang menepuk pundak Andi..
Melihat ke arah orang yang menepuk pundaknya dan ternyata orang yang dia kenal.
"eh... pak Dedy? dengan siapa?"tanya Andi.
"dengan istri... pengen melihat pemandangan di danau ini." jawab Deddy.
"oh...Bu Siska..."kata Andi.
"iya...itu dia lagi nungguin,minta omelet...ya walaupun panjang, tetap di usahakan. Maklum lah ibu hamil, gawat kalau tidak di ikuti maunya dia."kata Deddy sambil menunjuk tempat duduk istri nya tapi tidak di perhatikan Andi dengan jelas.
"oh... kalau mau pak Deddy saja duluan, kasian ibu hamil... pasti sudah kelaparan.".
"terima kasih ya pak...saya duluan."kata Deddy yang duluan mendapat omelet.
Andi akhirnya mendapat omelet pesanan istri, lalu mencari keberadaan istrinya. Lalu memberikan pada Mila dan duduk, ternyata di dekat mereka Siska dan Dedy yang lagi makan berdua, kelihatan mesra sekali.
__ADS_1
Deddy yang sadar terlebih dahulu melihat Andi sama seseorang."lho...Pak Andi... sudah dapat omelet nya?"sapa Deddy.
"iya pak...Bu Siska...apa kabar?"jawab Andi.
"Alhamdulillah... sehat...sama pacarnya ya..."kata Siska asal bicara.
Andi tersenyum mendengar Siska bicara seperti itu, mungkin dengan Siska hal biasa seperti itu sebelum ketemu Deddy.
"ini istri saya Bu..."jawab Andi tegas dan Mila melihat ke arah Siska sambil tersenyum karena di perkenalkan sebagai istri Andi.
"oh... maaf...makanya kalau pesta ngundang kita dong..."kata Siska.
"maaf Bu...kami enggak ada pesta... hanya sukuran saudara dan tetangga."
Siska yang lagi makan hanya mendengarkan penjelasan Andi"oh... begitu... selamat kalau begitu... semoga cepat dapat momongan seperti kami."kata Siska menjelaskan.
"a...min... terima Bu Siska."kata Mila.
Setelah itu mereka pun sibuk dengan makanan masing masing, Mila yang makan omelet dengan nasi goreng dan juga menyiapkan ke Andi yang lagi membalas chat.
Siska dan Deddy ternyata sudah selesai makan lalu mau keluar restoran.
"Bu...kami duluan ya... sudah jalan kemana?"tanya Siska pada Mila.
"belum tau Bu ..kami semalam sore baru sampai."
"kalau begitu... bareng kami saja... lagian kami hanya bertiga dengan supir."kata Siska.
"terima kasih Bu..."jawab Mila.
"ayolah pak Andi... dengan kami saja...biar lebih rame"ajak Deddy.
Karena tak enak hati maka Andi menjawab pertanyaan dari Deddy.
"baiklah pak...kami habiskan dulu makanan di atas meja."
"oke... kami tunggu di lobby."kata Deddy
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏