
Di hari H pesta pernikahan antara Dedy dan Siska sangat lah meriah. semua orang hari ini datang ke pesta pernikahan antara Dedy dan Siska.
Yang menjadi ketua panitia adalah pak kades jadi mana mungkin warga tidak hadir, semua warga yang di undang hadir.
Pesta yang di buat pak Kusuma adalah pesta yang termegah selama di kampung tersebut.
Terlihat dari dekorasi panggung yang megah dan mewah, makanan yang tersedia juga banyak. Dari menu utama yaitu nasi dengan tujuh macam masakan yang harum dan lezat.
Jajanan pasar yang sengaja di undang para pedagang di kampung tersebut. Seperti ada bakso,mie sop, sate, lontong sayur, lontong pecal dll.
Minuman juga tersedia tinggal ambil saja seperti es campur, jus, dan es masa kini.
Sementara itu ke dua pengantin yang sudah duduk di singgasana,jadi raja sehari. Baju pengantin yang di kenakan Siska adalah baju yang sangat mewah. Dia pakai baju kebaya modern dengan batu swarovski pada pakaian memang sangat memberi nilai. Hasilnya, kemilau batu tersebut memang membuat pakaian dan tampilan seseorang menjadi lebih cling dan semakin cantik di pandang.
Sementara Dedy memakai baju jas, desainer memilih kan jas tuxedo dan Bu Mona menyetujui karena memang Bu Mona yang memesan semuanya. Jika dibandingkan dengan jas jenis lainnya, maka dapat dipastikan bahwa jenis tuxedo-lah yang menjadi andalan setiap pria, terlebih bagi pria Eropa. Selain itu, tuxedo juga dinilai lebih resmi dari jas lain.
Bagian belakang tuxedo lebih panjang dari jas lainnya, sehingga banyak orang yang menyebut bagian tersebut sebagai buntutnya. Selain itu, keunikan lainnya adalah kerahnya yang berbentuk shawl.
Walaupun pesta di adakan di kampung tapi pesta pernikahan seperti di kota. Para tamu undangan sangat terpesona dengan penampilan ke dua mempelai."wah... beruntung nya si Dedy mendapatkan istri yang cantik dan kaya lagi"kata sekelompok ibu ibu yang suka menggosip.
"itu namanya rezeki...makanya berdoa supaya anak mu nanti mendapatkan jodoh orang kaya"kata teman ibu itu
"ya lah... nanti aqu berdoa setiap hari"kata ibu yang pertama.
"sudah... jangan banyak menggosip, nikmati saja pesta ini... rugi kalau kita tidak menikmati nya"
"iya...yah... enggak usah menggosipkan pengantin yang memang sudah cantik dan kaya, sekarang kita nikmati saja pesta ini"kata yang lain lagi.
"iya...iya ..aqu belum makan sate dan jus di sana"
"ya sudah ayo kita ambil"
Begitulah sekumpulan ibu ibu yang suka menggosip dan ngumpul, Bu Zubaidah yang tidak mereka sadari ada di dekat mereka hanya geleng geleng kepala melihat tingkah warga satu kampung nya.
Pesta pernikahan yang di adakan pak Kusuma tidak mengharapkan kado ataupun imbalan, tapi pak kades tetap meletakkan tempat amplop di sana.
Ke dua pengantin yang ada di singgasana sangat senang dan terharu banyak yang hadir."Siska...kamu sangat cantik hari ini"kata Dedy
"jadi selama ini aqu enggak cantik dong mas.."
"cantik...tapi kali ini lebih cantik lagi..."kata Dedy.
"mas juga ganteng dan keren pakai jas tuxedo"kata Siska pula.
__ADS_1
"Alhamdulillah... banyak tamu yang hadir, jadi enggak sia sia papi buat pesta untuk kita."kata Siska lagi.
"iya...aqu jadi segan sama papi buat pesta di kampung ini"kata dedy
"ngomong apa sih mas...itu kan papi yang sudah ada niat"kata Siska.
Dedy melihat Siska sambil tersenyum sehingga membuat istrinya malu dan menunduk"nanti malam berarti malam pertama kita ya..."kata Dedy menggoda istrinya.
"iya...malam pertama setelah pesta... kenapa?"tanya Siska.
"mas sudah enggak sabar, rindu dengan kamu, nanti malam boleh yah..."kata Dedy yang memang sudah tiga hari mereka tidak melakukan....
"boleh... nanti lihat situasi ya...."kata Siska.
",ih...kok lihat situasi,kan sayang kamar kita sudah di hias yang cantik"kata Dedy.
"iya... boleh... nanti aqu dosa pula"kata Siska.
Percakapan mereka terhenti di saat orang yang mau bersalaman dengan pengantin.
Sementara itu di perusahaan Raja Pratama, dia sahabat karib yang lagi membahas suatu kerja sama."Andi... bagaimana dengan kerjasama ke dua kita dengan perusahaan Dewa Kusuma?"tanya Dafi pada sahabatnya sekaligus rekan kerja merangkap orang kepercayaan nya.
"oh...aman...kita tinggal tanda tangan dengan menantu pak Kusuma kali ini"jawab Andi.
"betul kata bos itu ..tapi sekarang dia sudah jadi menantu pak Kusuma lho..."kata Andi.
"iya...aqu sudah tau... memang jodoh itu rahasia Allah...kita tidak bisa menebak dengan siapa jodoh kita"kata Dafi.
Andi tidak menjawab apa yang di katakan Dafi karena dia juga masih tahap pencarian yang belum ketemu."Andi...kapan lagi kamu nikah...?"tanya Dafi.
"wih...itu tidak bisa aqu jawab sekarang bos, masih tahap pencarian yang belum ketemu"jawab Andi.
"kamu sih...milih terus, yang di jodohkan mama mu itu bagaimana kelanjutan nya?"tanya Dafi.
"oh... yang itu... ternyata dia sudah hamil muda jadi ya di nikahkan dengan pacarnya,masa dengan aqu?"kata Andi.
"wkwkwkwk..."Dafi tertawa mendengar cerita temannya itu.
Andi yang di tertawakan tidak ambil pusing,dia cuek saja."ya sudah...aqu do'akan kamu secepatnya ketemu dengan jodoh mu"kata Dafi.
"a...min..."jawab Andi cepat.
Mereka berdua pun kembali memeriksa berkas yang mau di tanda tangani oleh Dafi selaku bos di perusahaan tersebut..Selama Dafi menikah mereka selalu menyelesaikan pekerjaan sampai sore hari walaupun ada pekerjaan selanjutnya biasa ketemu setelah ashar atau pun setelah magrib.
__ADS_1
Tak terasa waktu menunjukkan pukul empat sore dan waktu nya mereka pulang ke rumah masing-masing. Tapi Andi yang selalu pulang terakhir karena dia memeriksa semua ruangan dan dia juga kalau pulang cepat tidak ada yang menunggu karena belum menikah."Andi...aqu duluan ya... karena mau ke dokter kandungan periksa Nadya"kata Dafi berpamitan
"oke bos... sebentar lagi aqu juga pulang"kata Andi.
Setelah selesai memeriksa semua akhirnya Andi pun pulang sendiri. Jalan sendiri tidak ada semangat dan tidak ada tujuan. Turun ke bawah dengan menggunakan lift yang di sediakan untuk semua orang.
Andi yang dari lantai atas masuk sendiri karena orang yang ada di ruangan mereka sudah pada pulang. Turun ke bawah dan berhenti di setiap lift."pak...sendiri saja...?"salah seorang menegur Andi.
Andi hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan orang tersebut.
"mari pak....kami duluan..."kata orang tersebut kembali karena sudah sampai di bawah.
Andi tidak menjawab lagi hanya mengangguk.
Sampai di bawah Andi berjalan menuju kendaraan nya dan tiba tiba.
"Brug..."
Dia lagi tebrakan dengan seseorang sehingga barang bawaan Andi jatuh ke bawah.
"maaf...pak...saya tidak sengaja...."kata orang yang menabrak Andi.
BERSAMBUNG
*****
jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun...
bunga mawar yang bermekaran...
secangkir kopi hangat...
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏