
Tiba tiba ada yang menepuk Nadya dari belakang dan Nadya langsung terkejut.
"Hayo...Barusan di antar sama siapa???"
"Astaghfirullah hal'azim" Nadya kaget dan melihat ke belakang, ternyata yang menepuk pundaknya adalah Mila sohib nya.
"Mila, buat aqu kaget aja". kata Nadya
"itu aja kaget,kan aqu biasa seperti itu. Tadi kamu di antar sama siapa???" tanya Mila penasaran.
"Kamu tadi enggak lihat ???"tanya Nadya penasaran, mudah mudahan Mila tadi enggak lihat dalam hati Nadya berkata.
"Lihat lah seorang laki-laki, tapi aqu enggak sempat lihat face-nya". jawab Mila
"Syukur lah kalau kamu enggak lihat".kata Nadya
"Nadya... kamu sekarang pakai rahasia ???"tanya Mila
"Bukan rahasia tapi belum saatnya di cerita kan, yuk kita masuk ke dalam" Nadya mengajak Mila ke dalam sambil berlari.
Dari belakang Mila mengejar Nadya sambil menanyakan siapa yang mengantarnya tadi.
"Nadya...kasi tau lah" kata Mila
"iya...aqu cerita, sambil sarapan kita. tadi enggak sempat makan di rumah, jadi buat bekal pagi kita".kata Nadya
"emang cukup"tanya Mila
"cukup lah, kamu makan nya seperti biasa-kan"tanya Nadya
"iya lah, kalau kebanyakan nanti aqu susah gerak nya".jawab Mila.
Mereka pun langsung ke pantry sekolah bagian para guru makan dan ngumpul bersama. Karena masih sepi jadi mereka makan berdua sambil membuat teh hijau untuk di minum setelah makan.
"oh...iya, aqu juga bawa sarapan nasi gurih ni". Mila menunjukkan nasi gurih yang di beli nya dekat rumah nya.
"wah... jadi banyak ni, sarapan di pagi hari".kata Nadya
"eh... cerita dong, kamu tadi di antar sama siapa???" tanya Mila penasaran.
"segitu nya penasaran kamu".kata Nadya
"gimana enggak penasaran, biasanya kamu selalu cerita apa pun sama aqu, sekarang kok enggak ???" kata Mila
"oke deh aqu cerita" kata Nadya
"Tadi pagi sebelum pergi, aqu di jemput Pak Dafi ayah Nisa"kata Nadya sambil melihat kiri dan kanan takut ada yang dengar.
"What ??? serius kamu ???" tanya Mila karena hampir tak percaya.
"iya Mila, kemarin Dia dan mama-nya datang ke rumah" kata Nadya
"ngapain Nadya??? sudah ada pertemuan keluarga ???" tanya Mila
"aqu juga enggak tahu, tapi para orang tua menganjurkan kami untuk Ta'aruf dulu". kata Nadya.
"What ? jadi kamu sekarang lagi PDKT ???" tanya Mila
"iya Mila, janji yah kamu enggak cerita sama siapa siapa ??? kata Nadya
__ADS_1
"iya janji". sambil menunjukkan dua jari pada Nadya.
"Alhamdulillah kalau begitu"
"bagaimana bisa kamu lagi PDKT sama pak Dafi itu yah ??? seperti mimpi aja" kata Mila
"aqu juga enggak tau Mila" jawab Nadya
"jangan lupa kamu sholat, minta petunjuk pada Allah, biar lancar kalau memang dia jodoh mu" kata Mila
"iya sudah, terima kasih masukan kan nya" kata Nadya.
"bagaimana pun kamu soulmate qu saat ini dan selamanya"kata Mila
"so sweet aqu dengar nya" kata Nadya sambil memeluk Mila
"kalau kamu bahagia aqu juga senang dengar nya" kata Mila.
Begitulah perbincangan Nadya dan Mila di pagi hari, setelah sarapan di pantry sekolah mereka pun langsung ke halaman sekolah untuk menyambut kedatangan anak anak di pagi hari. Dan tak lupa memberi senyuman buat anak anak yang datang supaya anak yang datang pun ceria melihat Bu guru.
Sementara itu Dafi sudah sampai di kantor, dia berjalan memasuki ruangan yang masih sepi. Jadi dia langsung masuk ke ruangan nya dan ternyata sudah banyak berkas atau dokumen yang mau di periksa.
Sebelum melakukan aktivitasnya tak lupa dia sarapan untuk menambah energi sebelum bertempur memeriksa berkas yang ada.
Di lihat nya nasi goreng yang dari Nadya tadi,ternya harum juga. Pasti enak ni nasi goreng kata Dafi dalam hati.
"Bismillahirrahmanirrahim"Dafi makan tak lupa membaca doa mau makan. Dia pun langsung menyantap sarapan sendiri sambil membaca berita dari HP.
"Ternyata memang enak" tanpa sadar Dafi ngomong sendiri. Setelah selesai makan dia pun langsung mengirim pesan pada Nadya.
~"Terima kasih nasi goreng nya, enak sekali. sering sering masak nasi ya sweet heart"~
Setelah selesai sarapan dan mengirim pesan untuk Nadya, Dafi langsung menuju ke kursi tempat dia memeriksa dokumen.
Tak berapa lama tiba tiba ada yang mengetuk pintu.
"masuk" kata Dafi.
"Pagi bos, sudah dari tadi " tanya Andi
"hhhmmm, ada apa " tanya Dafi
"mengingatkan aja, nanti kita ada meeting jam 10 dengan perusahaan Kusuma Dewa" kata Andi
"berarti kita meeting sama Bu Siska ???" tanya Dafi
"betul bos" jawab Andi
"kerja sama dengan perusahaan Kusuma Dewa itu kan tanggung jawab mu"tanya Dafi.
"iya bos, tapi mereka enggak mau. jadi meeting kali ini bos juga ikut" kata Andi menjelaskan.
"oke, kalau begitu aqu minta bahan yang mau di bicarakan nanti. biar aqu pelajari sebelum meeting". perintah Dafi
"ini sudah saya bawa" Andi menunjukkan berkas yang mau di bahas nantinya.
"oh...sudah ada, letakkan aja di sini" kata Dafi sambil menunjukkan tempat meletakkan berkas yang di bawa Andi.
""setelah itu, ada lagi meeting hari ini ???" tanya Dafi.
__ADS_1
"kita mau jumpa dengan clain baru, tapi itu sore hari kok, kira kira jam 3 sore" jawab Andi.
"kalau malam ada lagi" tanya Dafi lagi
"enggak ada bos untuk hari ini" jawab Andi
"oke, terima kasih ya Ndi, siap siap lah untuk meeting jam 10 dan jangan lupa sarapan" kata Dafi.
"tumben bos mengingatkan sarapan pagi?" tanya Andi penasaran
"hanya mengingatkan saja, kalau sarapan pagi biar tambah energi untuk aktivitas di pagi hari".kata Dafi
"betul sih kalau sarapan pagi menambah energi kita, dapat kata kata dari mana bos ???" tanya Andi penasaran dan tanpa sengaja Andi melihat ada tempat bekal makanan di meja sofa tamu.
"ini ada tempat bekal punya bos ya???" tanya Andi lagi
"iya, tadi aqu sudah sarapan dari rumah" kata Dafi
"Bos biasanya enggak pernah bawa bekal, tumben aja. kalau belum sarapan dari rumah biasanya pesan atau makan di kantin ???" kata Andi penuh selidik.
"perhatian juga kamu" kata Dafi
"ya lah, bos itu sebagai atasan juga sebagai sahabat bagi qu" kata Andi
"Terima kasih Andi, kalau tidak ada kamu, kita pasti tidak akan seperti ini" kata Dafi
"oke lah bos, aqu Sarapan dulu di kantin" kata Andi.
"kamu ke kantin???"
"iya" jawab Andi
"pesan kan kopi ya Ndi, dengan sedikit gula" pesan Dafi
"oke, antar ke sini ???" tanya Andi
"iya, GPL ya..." perintah Dafi
"maksud nya " tanya Andi
"Gak Pakai Lama, kopi pesanan qu" kata Dafi
"oke, pesanan bos duluan yang qu pesan" kata Andi
"terima kasih Andi, nanti bon nya aqu bayar sekalian dengan pesanan mu ya..." kata Dafi
"wah... rezeki anak Soleh ni, terima kasih banyak" kata Andi bersemangat.
*****
Terima kasih...
jangan lupa vote.... vote.... vote...
like... like...like...
favorit....
komentar yang membangun agar author lebih bersemangat lagi
__ADS_1
Tiada kesan tanpa meninggalkan jejak
😉😉😉