
Setelah selesai memesan kamar , mereka semua menunggu ayah untuk masuk kamar.
Kamar yang di pesan adalah kamar VIP yang biasa saja karena semua Andi yang menanggung, jadi untuk jaga jaga saja.
Makan malam mereka pun di kamar itu, jadi makan bersama di kamar itu. Mamak yang tidak selera makan, dia hanya melihat nasi yang ada di hadapannya.
"mak...makan dulu..."kata Retno
"enggak selera mamak makan."
"ya sudah...sini nasinya biar Retno suapkan."
Mamak mengikuti perintah dari anaknya, apa yang di katakan anaknya semua ada benarnya.
Dua jam setelah di ruang pemulihan...ayah pun di bawa ke kamar rawat inap.. Merasa sudah bisa di tinggal jadi Faisal lebih dahulu pulang karena mau mengambil perlengkapan mamak dan ayah selama di rumah sakit.
"Mak... Faisal pulang dulu, apa saja yang mau di bawa?"
"baju ganti, mukena dan perlengkapan makan ."kata mamak
"baik mak..."
Faisal pun kembali ke rumah dengan membawa mobil. Abang juga pulang ke rumah. Jadi tinggal Retno, Andi dan Mila yang ada di sana.
Retno yang melihat mereka tinggal berempat menjaga ayah. Kalau Andi yang ikut menjaga otomatis Mila juga ikut, sementara tempat tidur hanya satu lalu sofa panjang.
Jadi Retno mengajak Andi untuk berembuk.
"Andi...kamu pulang saja...malam ini biar kakak saja yang jaga di sini?"kata Retno
"enggak apa apa kak?"tanya Andi
"enggak lah...ada suster jaga di luar, kalau kamu yang di sini...Mila pasti ikut juga...mau tidur di mana? sementara tempat tidur satu dan sofa juga bisa untuk tidur."kata Retno
Andi melihat situasi di sekeliling,apa yang di katakan kakak nya ada benarnya juga.
"suami kakak enggak marah?"tanya Andi
"enggak lah...anak anak tu SD kelas 5 dan SMP kelas 3, sudah mulai bisa sendiri...ayah mereka juga ada di rumah."kata Retno
"oh...gitu...tadi kakak ke sini sama siapa?"
"sendiri... tadi abang masih dalam perjalanan."kata Retno
"ya sudah... sebentar lagi kami pulang...satu jam lagi."kata Andi
Retno melihat jam dinding di rumah sakit, jam menunjukkan pukul dua belas malam.
"sudah jam dua belas malam, lihat istri mu sudah ngantuk."kata Retno sambil menunjukkan ke arah Mila yang lagi bersandar di sofa.
Andi melihat ke arah Mila yang memang sedang bersandar di sofa."kasian Mila...mana dari pulang kerja belum istirahat."kata Andi dalam hati.
Andi pun mendekati istrinya mau mengajak pulang ke rumah."Mila...kita pulang ya..."ajak Andi.
Mila membuka matanya yang hampir terpejam."jam berapa sekarang bang?"tanya Mila
"jam setengah dua belas malam..kita pulang ya..."kata Andi.
Meluruskan posisi duduk nya dan berpikir sejenak karena tadi hampir tertidur... antara sadar dan tidak.
__ADS_1
"mmmhhh kita pulang? siapa teman mamak?"tanya Mila
"malam ini kak Retno yang temani...kita pulang sekarang."ajak Andi
Mila mengikut saja dia pun berjalan mendekati mamak dan Retno.
"Mak...kami pulang dulu..."kata Mila pada mertua nya.
"iya...nak... doakan ayah cepat sembuh ya..."kata mamak
"ya... besok Mila masakkan sarapan pagi."
"enggak usah repot-repot."
Andi yang di sebelah memeluk mamak nya dan pamit mau pulang.
"mak...malam ini sama kak Retno... kalau ada sesuatu... telpon aku."kata Andi
"iya... terima kasih... hati hati di jalan."kata mamak
Mamak tau kalau yang menanggulangi biaya rumah sakit adalah Andi karena dia anak laki laki yang lumayan kehidupan nya dan setelah itu Retno...tapi dia hanya seorang istri.
Andi mendekati kakak nya Retno dan berpesan padanya.
"kakak... kalau memerlukan sesuatu... telpon aku ya..."kata Andi Salim kepada kakak nya.
"iya... hati hati di jalan... sudah malam."kata Retno.
Mereka berdua pun pamit pulang ke rumah jadi tinggal mamak dan Retno yang menjaga ayah di rumah sakit.
***
Sementara itu Faisal yang sampai ke rumah, lampu rumah sudah mati dan pintu terkunci.
Mengetuk pintu rumah sambil menelpon Leli yang ada di dalam..Ada sepuluh menit menunggu membukakan pintu rumah, baru terbuka pintu rumah.
Masuk ke dalam rumah melihat Leli yang antara sadar dan tidak.
"Leli... sudah tau kabar ayah?"tanya Faisal
"mmmhhh... sudah...tadi kak Retno yang kabari..."jawab Leli
"bagus lah kalau kamu sudah tau... sekarang aku minta tolong ambilkan baju ganti mamak yang lengkap, perlengkapan makan."kata Faisal.
"ya... besok ku siapkan...jam berapa ke rumah sakit?"tanya Leli
"pagi...kamu jam berapa ke sana?"
"sama lah dengan kamu."kata Leli.
Dia masuk ke dalam kamar lagi karena masih mengantuk,. Faisal pun tak begitu peduli yang di lakukan istri nya.
Membersihkan badan lalu mengganti pakaian yang dari tadi pagi di pakai, setelah isya...dia pun masuk ke dalam kamar.
Leli yang ternyata di dalam lagi menunggu Faisal, melihat hal itu sedikit heran dengan tingkah istrinya.
"lho...kamu belum tidur?"tanya Faisal
"tadi aku ngantuk...tapi sekarang tak bisa tidur lagi."kata Leli.
__ADS_1
"oh...aku sudah ngantuk nih... anak anak bagaimana tadi?"
"biasa saja...tak ada yang perlu di khawatirkan."
"syukur lah kalau begitu... besok ingat...kita ke rumah sakit..."kata Faisal.
Leli yang sedikit merasa takut dengan keadaan ayah nya.
"bang...aku boleh tanya sesuatu?"kata leli
"mmmhhh...mau tanya apa?"
"tanya tentang ayah lah..."
"tadi sewaktu di tinggal...dia lagi istirahat... mungkin itu karena pengaruh obat bius."kata Faisal
Leli seperti memikirkan sesuatu tapi bingung mengatakan nya.
"sudah malam...kita tidur saja."kata Faisal.
"iya...kira kira kak Retno pasti marah juga sama aku."
"kenapa kamu bicara seperti itu?"
"bisa aja si Mila cerita pada kak Retno tentang aku yang buruk."kata Leli
Faisal tertawa mendengar perkataan istrinya.
"kamu itu ya...mana mungkin kak Mila cerita... paling juga kak Retno sudah tau siapa itu adik nya."kata Faisal.
"kamu itu... bukannya belain istri."kata Leli.
Faisal membalikkan tubuh nya sehingga mereka berdua saling berhadapan."kamu itu... sudah berprasangka buruk pada kak Mila."kata Faisal sambil menunjuk jidat Mila dengan jari telunjuk nya.
"aduh... sakit...lho..."
"tau sakit...jadi kamu sadar... jangan berprasangka buruk pada orang."kata Faisal.
Leli cemberut mendengar perkataan suaminya
"kamu itu... enggak sayang sama istri..."kata Leli
"kalau mau makin di sayang... dengar kan kata suami."kata Faisal.
"ya sudah...malam ini aku mau jadi istri yang melayani suami...jadi kamu siap siap..."
Faisal baru menyadari kalau Leli ada mau nya.
"kamu itu... ternyata ada mau nya..."kata Faisal dalam hati dan Leli mulai menyerang suaminya.
BERSAMBUNG
***
Jangan lupa
like...
subscribe...
__ADS_1
Komentar yang membangun
Terima kasih