Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.78


__ADS_3

Andi terlebih dahulu menemani Siska di ruang meeting tak berapa lama datang perwakilan dari perusahaan Dewa Kusuma untuk mendampingi Siska. Sebenarnya kerja sama lancar lancar saja dan sebentar lagi kerja sama akan berakhir.Tapi Siska tidak mengetahui hal tersebut.


Setelah semua ada di tempat baru lah Dafi masuk ke dalam ruangan, Andi berinisiatif terlebih dahulu untuk memulai percakapan karena Dafi pasti masih bingung dan notabet-nya selama ini Andi yang pegang kerja sama perusahaan tersebut.


"ibu Siska mari kita mulai pemeriksaan dari awal"kata Andi


"oke"jawab Siska


Mereka pun memeriksa semua file, dokumen yang ada. Yang teliti memeriksa adalah karyawan dari perusahaan Dewa Kusuma, kalau Siska tidak terlalu peduli karena dia bos dan yang punya perusahaan.


Lama juga meeting mendadak tersebut, tak terasa hari pun siang dan waktu makan siang tiba. Jadi Sekertaris Dafi memesan makan siang untuk mereka.


Waktu azan berkumandang, jadi break sebentar untuk sholat lalu makan siang bersama. Tiga orang laki laki yang meeting sholat di ruang sholat kantor, Siska tidak sholat dengan alasan lagi palang merah tapi sebentar tidak karena memang dia enggak pernah sholat. Hanya Islam KTP saja.


Sementara sholat semua hidangan tersedia beserta minumannya, Siska yang dari awal berniat tidak baik pada Dafi. Dia menaburkan serbuk perangsang di minuman Dafi, dan di dalam ruangan hanya ada dia sendiri.


Setelah semua siap sholat mereka masuk kembali ke dalam ruangan. Makanan sudah tersedia semua"Alhamdulillah... semua sudah tersedia, sekarang waktunya kita makan"kata Dafi.


"dimana toilet, saya mau cuci tangan"kata Siska


"saya juga ikut Bu"kata karyawan Siska.


"silahkan toilet berada di sebelah kiri"jawab Andi.


Mereka berdua ke toilet, tinggal lah Andi dan Dafi."bos seperti nya aqu curiga dengan Siska"kata Andi


"maksudnya?"tanya Dafi


"minuman jus jeruk bagian bos tukar saja dengan punya Siska"usul Andi


"terserah kamu saja, lakukan sekarang sebelum mereka datang"kata Dafi


Andi pun menukar minuman tersebut, sebelum Siska dan karyawan datang. Lalu duduk kembali di kursinya semula dan tak lama Siska pun kembali yang di ikuti dari belakang karyawan nya.


"ayo Bu Siska kita makan siang dulu, setelah ini kita lanjutkan lagi"kata Dafi


Siska pun duduk di kursi nya semula di ikuti karyawan Dedy. Mereka menyantap makanan yang tersedia dengan lahap, selesai semua mereka pun melanjutkan pekerjaan. Tak lupa Siska meminum jus jeruk yang sudah di beri obat sampai tetes terakhir.


Reaksi obat tersebut 30 menit baru bekerja, jadi mereka pun melanjutkan pekerjaan tersebut. Di awal 15 menit Siska santai saja dan dapat mengikuti meeting, walaupun dia hanya diam dan mendengarkan tanpa ikut persentase.


Tapi setelah 15 menit Siska mulai merasa gelisah dan kepanasan, obat perangsang mulai bekerja, dia tidak bisa konsentrasi untuk mengikuti meeting selanjutnya."Bu Siska kenapa? kenapa gelisah"tanya Andi


"saya seperti nya tidak enak badan, kita tunda saja meeting ini , minggu depan kita lanjutkan"kata Siska.


"oke lah kalau begitu, minggu depan kita lanjutkan"kata Dafi memutuskan untuk bubar saja.

__ADS_1


"Dedy rapikan semua, kamu yang bawa mobil"perintah Siska pada Dedy karyawan itu.


Semua di masuk ke dalam tas, tak lupa laptop dan perlengkapan nya juga di bawa Dedy.


"permisi pak Dafi dan pak Andi, minggu depan kita lanjutkan"kata Dedy.


"oke kita tunggu konfirmasi selanjutnya"jawab Andi.


Mereka pun saling berjabatan tangan, tapi Siska sudah mulai gelisah. Setelah itu Dedy dan Siska turun ke bawah untuk kembali ke kantor.


Tapi si tengah jalan Siska memerintahkan pada Dedy untuk singgah di sebuah hotel"Dedy belok kiri"perintah Siska


Dedy melihat ke sebelah kiri yang ternyata hotel


"Bu tidak salah ini?"tanya Dedy


"tidak nanti kamu langsung cek in di sana, ayo cepat"perintah Siska dengan suara kuat.


Dia sudah tidak bisa menahan hasrat dari obat perangsang itu"kenapa aqu yang jadi terangsang? atau jangan jangan ada yang memindahkan minuman itu"kata Siska dalam hati


Sampai hotel Dedy langsung ke bagian resepsionis untuk cek in, setelah selesai semua mereka di antar bellboy ke kamar.


Siska masuk kamar dan membuka bajunya, yang tersisa hanya pakaian dalam saja.


"aduh panas...sini kamu"kata Siska


"ada apa Bu"tanya Dedy


"saya kepanasan butuh pelampiasan,jadi kamu kemari"perintah Siska


"maksud ibu apa?"tanya Dedy pada bos-nya


"aduh cepat aqu sudah tidak tahan lagi, kemari kamu"perintah Siska lagi.


Akhirnya Dedy mendekati bos nya itu dengan ragu ragu"ayo buka bajunya, kalau tidak nanti kamu qu pecat sekarang juga"kata Siska


Dedy yang berasal dari kampung dan setiap bulan harus mengirim uang untuk biaya kehidupan adik dan ibunya, kalau di pecat.


Mau tak mau Dedy mendekati bos nya itu.


Karena Dedy belum juga membuka bajunya akhirnya Siska membuka paksa, sehingga bajunya robek.


Kreekk...


Terdengar suara robekan baju"aduh baju qu robek"kata Dedy

__ADS_1


"nanti di ganti sekarang ayo cepat...", perintah Siska


Siska menarik paksa Dedy dan membuka semua b*j* yang melekat di t*b*h-nya. Sehingga membuat Dedy menjadi p*l*s tanpa ada sehelai benang di t*b*h-nya."eling Bu, eling Bu"kata Dedy.


Tapi Siska tidak mendengarkan apa yang di katakan oleh karyawan itu, dengan agresif-nya Siska memulai-nya. Sehingga membuat Dedy juga tidak sanggup menahan, mana ada kucing yang tidak mau dengan ikan, tentu akan di lahapnya.


Pikiran Dedy berkecamuk antara dosa dan sayang karena sudah di depan mata, akhirnya di ikuti nya permainan yang di mulai oleh Siska."maaf Bu, bukan saya yang mau tapi ibu yang memaksa"kata Dedy


"kamu jangan banyak cerita, selesaikan saja permainan kita ini, anggap saja bonus dari saya"kata Siska.


Siska melihat Dedy antara sadar dan tidak sadar, tapi bagaimana lagi dia sudah tidak sanggup menahan hasrat dari ulahnya sendiri. Senjata makan tuan kalau di istilahkan.


Di lihat Siska tubuh Dedy yang lumayan hampir di katakan perfect tapi mungkin karena tidak ada dana untuk ke gim makanya kelihatan biasa dari luar.


Akhirnya selesai juga pelepasan yang di lakukan mereka berdua, Dedy melakukan semua atas kehendak bos-nya itu. Siska merasa sangat puas dengan pelayanan Dedy lakukan"terima kasih, apakah kamu sering melakukan ini?"tanya Siska sebelum tidur


"baru ini Bu"jawab Dedy


"tapi seperti sudah ngerti"


"saya sering lihat di internet"jawab Dedy


"dasar kamu"kata Siska


Selesai sudah pelepasan hasrat yang senjata makan tuan,Tak bisa melakukan dengan Dafi, Dedy pun jadi lah.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2