Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.192


__ADS_3

Jam menunjukkan jam dua belas siang waktu nya Lunch tapi Andi tidak melakukan nya karena dia mau keluar jam setengah dua, karena dia adalah orang kepercayaan dan tangan kanan Dafi tentunya.


Untuk itu semua pekerjaan dia kerjakan tanpa memperdulikan makan siang tapi ada stok roti di meja untuk pengganjal perut.


Dokumen yang berada di atas meja Dafi dia selesaikan dengan cepat dan tentu memeriksa terlebih dahulu. Untuk karyawan aman di tinggalkan karena ada cctv yang terhubung ke HP bos kantor.


Tak terasa sudah menunjukkan jam setengah dua lalu dia pun bergegas untuk keluar kantor lalu berpesan pada sekertaris Dafi.


"nanti kalau ada yang mau ketemu tolong buatkan jadwal nya besok ya... karena pak Dafi hari ini tidak bisa dan saya mau tugas keluar sebentar"kata Andi


"baik pak..."jawab sekertaris.


"mmmhhh...ya sudah saya keluar dulu,saya usahakan kembali"kata Andi menjelaskan panjang lebar pada sekertaris.


Memang Andi kalau keluar di jam kantor biasa nya ada urusan dan kalau masih jam kantor dia akan kembali untuk memeriksa keadaan kantor


"baik pak"jawab sekertaris.


Andi pun keluar kantor dengan menggunakan taxi online yang sudah di pesannya dan sudah menunggu dirinya."kalau naik sepeda motor percuma karena dia biasanya juga naik itu juga ,masa jalan pakai kendaraan masing masing"kata Andi


Taxi online pun berjalan dengan tujuan yang sudah di pesan oleh Andi, memakan waktu setengah jam akhirnya dia pun sampai di tempat tujuan. Membayar biaya yang tertera pada argo di HP tentu nya."ini pak bayaran nya"kata Andi


Pak supir pun mengambil uang yang di berikan pada nya, melihat uang biru yang di berikan penumpang pak supir garuk kepala karena tidak ada uang kembalian."wah... tidak ada uang pas saja pak, hanya dua puluh ribu kok?"tanya pak supir.


"kembaliannya untuk bapak saja"jawab Andi yang turun dari mobil.


"terima kasih pak... semoga urusan nya lancar"kata pak supir.


"A...min... terima kasih atas doanya pak"kata Andi senang mendengar ucapan pak supir.


"semoga lancar urusan qu hari ini"kata Andi dalam hati.


Turun dari mobil Andi berdiri di halaman sebuah sekolah Taman kanak-kanak,jam segini anak anak pasti sudah pulang kalau pun ada hanya tinggal satu orang karena tidak ada yang menjemput karena orang tua masih meeting di kantor atau miss komunikasi antara dua orang tua.


Melihat jam di HP yang sudah menunjukkan pukul dua lewat."aduh...Mila sudah pulang atau belum ya..."kata Andi dalam hati sambil melihat keberadaan dalam sekolah.


Satu persatu guru atau yang kerja di sana keluar dari gedung, ada yang jalan dan ada pula naik sepeda motor."aduh... berapa plat nomor kendaraan Mila ya...? lebih baik qu tanya sama temannya yang jalan keluar"kata Andi dalam hati.


Memberanikan diri bertanya pada teman sejawat Mila yang sudah keluar duluan, ada seorang ibu yang membawa anak yang sekolah di sana.",Bu...mau tanya,Bu Mila sudah pulang?"tanya Andi.


"oh...Mila... masih di dalam, sebentar lagi dia juga keluar tadi dia sudah siap siap"jawab ibu tersebut.


"terima kasih Bu..."kata Andi.

__ADS_1


"sama sama,tapi mas ini pacar nya Mila ya... enggak biasanya ada yang cari Mila, paling ayah atau abang nya"kata ibu itu.


Andi tersenyum mendengar perkataan ibu tersebut sepertinya mantap hatinya pada Mila."saya temannya Bu..."jawab Andi.


"mana mungkin temannya mau ke sekolah paling jumpa di luar, sudah ya...saya duluan aja,anak saya sudah ngantuk kalau penasaran masuk saja ke dalam"kata ibu itu berlalu meninggalkan Andi.


Setelah ibu itu pergi Andi pun menunggu di depan pintu gerbang,ada lagi teman sejawat Mila yang mau pulang. Karena ada yang menunggu di gerbang,maka dia menanyakan."pak...mau cari siapa? kalau anak anak sudah pulang semua"kata ibu guru yang mengendarai motor.


"mau ketemu Bu Mila..."jawab Andi.


"oh...mau ketemu Mila...ada tuh lagi pakai jaket bentar lagi juga lewat sini, pacar nya Mila ya..."kata teman Mila yang kepo.


Andi tentu saja tidak menjawab hanya senyuman yang di berikan pada orang bertanya tersebut, lalu masuk ke dalam gerbang sekolah menunggu Mila.


Ada lagi teman sejawat Mila yang mau keluar gerbang dan bertanya."cari siapa pak?"tanya seseorang.


"Mila Bu..."jawab Andi.


"oh...Mila...ada yang cari nih..."kata temannya sambil berteriak.


"terima kasih Bu..."kata Andi.


"sama sama, tunggu saja Mila"kata teman tersebut beranjak keluar dan tak bertanya apa pun pada Andi


Mila pun menyatakan sepeda motor nya dengan memakai jaket,helm dan menjalankan sampai dekat gerbang tapi tidak ada orang, lalu mematikan kendaraan nya.


"enggak ada orang... salah orang kali"kata Mila sambil melihat di sekeliling dan berhenti di ayunan besar yang ada orang duduk di situ.


Sedikit berdebar melihat sosok Andi yang datang ke sekolah."kenapa dia ke sekolah? mau ngapain? bukannya janjian nanti malam di rumah dengan ayah?"kata Mila dalam hati dengan jantung berdebar.


Andi pun turun dari ayunan besar tersebut dan mendekati Mila yang sudah dari tadi dia nantikan."lho...bang Andi ke sini? ada apa?"tanya Mila.


"Tadi lewat sini ada pertemuan dengan klien, ingat kerja mu di sini ya singgah aja"kata Andi.


"oh... gitu...tapi ini mau pulang, abang mau apa"kata Mila.


"mmmhhh...sore gini... enaknya makan apa ya..."tanya Andi.


Mila yang merasa masih kenyang karena tadi makan jam satu jadi perut belum minta di isi.


"aqu masih kenyang bang...tadi lunch nya jam satu "jawab Mila.


"kalau gitu kita makan di tempat yang menyediakan makanan ringan dan berat saja, jadi tersedia ke duanya "usul Andi.

__ADS_1


Memikirkan apa yang di katakan Andi, menerima tawaran atau menolak secara halus."bagaimana ya..."kata Mila.


"sebentar saja Mila...bisa kan?"tanya Andi.


Melihat Andi yang seperti memohon membuat Mila tak tega,jadi dia pun bersedia mengikuti permintaan Andi.


"oke lah ..tapi... jangan lama lama ya .."kata Mila.


"ya sudah... sebelum ashar kita sudah keluar dari tempat makan."kata Andi


Mila pun menaiki sepeda motor nya karena mereka mau makan di luar."bang Andi jalan duluan biar Mila ikuti dari belakang"kata Mila.


"mmmhhh tadi abang naik taxi online,jadi abang pesan taxi dulu ya..."kata Andi.


sengaja di katakan nya karena mau tau reaksi Mila.


"lho... seperti itu,ya sudah kita sama sama naik ini saja "kata Mila.


"baiklah tapi abang yang bawa,masa kamu..."kata Andi.


"Astaghfirullah hal'azim...kok aqu jadi enggak nyaman..."kata Mila turun dari kendaraan dan memberikan kuncinya.


"nah...itu artinya perutnya minta di isi"kata Andi


"itu...bisa abang saja"jawab Mila sambil naik ke sepeda motor yang di bawa Andi.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote...vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2