Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.220


__ADS_3

Gagal nya malam pertama bersama istri karena kedatangan tamu bulanan, membuat Andi menyibukkan diri dalam pekerjaan. Libur dua hari sudah cukup untuk nya , setelah itu dia pun kembali bekerja.


Begitu juga dengan Mila, mereka sepakat untuk masuk kerja seperti biasa. Cuti di sekolah akhirnya dia tunda dan kembali ke sekolah.


Pagi hari keluar dari rumah mertua mengantar Mila ke tempat kerjanya, mau kerja tapi dari rumah memakai pakaian santai mau jalan keluar."ayah...ma...kami permisi dulu..."Andi permisi pada kedua mertuanya.


"kalian mau kemana?"tanya mama yang tidak mengetahui mau kemana mereka berdua .


"mau jalan sebentar."jawab Mila


"ya sudah ma...biar mereka jalan jalan berdua."kata ayah.


Pamit lalu mengendarai sepeda motor Andi , untuk pertama kali mereka berdua berjalan berdua setelah menjadi pasangan suami istri.


Mila duduk di belakang tapi masih menjaga jarak.


"Duduk nya dekat aja jangan terlalu berjarak, bukannya kita sudah sah jadi pasangan?"kata Andi


"iya...ini juga sudah dekat, mau lebih dekat?"tanya Mila


"hem..."jawab Andi sambil mengangguk.


Melihat di sekeliling yang banyak orang dan ada ke dua orang tua yang melihat mereka dari kejauhan, membuat Mila malu.


"jalan saja dulu... nanti Mila peluk erat deh..."


Andi menjalankan sepeda motor sambil mengkelekson menandakan mau jalan, Mila yang di boncengan memegang pinggang Andi.


Ada rasa bersalah di dalam hati Mila karena belum bisa melakukan kewajiban sebagai seorang istri sepenuhnya. Setelah jarak sedikit jauh dari rumah Mila akhirnya memeluk Andi dengan erat."mungkin dengan seperti ini bang Andi jadi tidak marah lagi."kata Mila dalam hati.


Andi sedikit terkejut mendapat perlakuan dari istri nya, lalu di pegang nya tangan Mila dengan tangan kiri nya."bang... konsentrasi saja bawa motor."kata Mila takut Andi tidak konsentrasi.


"yah... lebih dekat dan erat..."kata Andi.


"mmmhhh..."jawab Mila sambil bersandar di punggung belakang suaminya.


Tanpa terasa ternyata sudah sampai di depan pintu gerbang sekolah mereka berdua, untung saja Mila sudah melepas pelukan erat pada suaminya. Jika kelihatan teman kerja ,pas alamat Mila jadi bahan ledekan teman kerja nya.


"terima kasih... nanti Mila pulang sendiri saja."kata Mila


"jangan... nanti abang jemput."kata Andi


"ya sudah... nanti Mila tunggu, jangan lupa."


"oke..."jawab Andi


Lalu Andi pun melanjutkan perjalanan menuju kantor , sampai di kantor Andi langsung duduk di tempat biasa lalu memeriksa berkas yang bisanya dia yang cek duluan baru di serahkan pada Dafi.

__ADS_1


Tapi ternyata tak ada berkas di atas meja lalu dia pun menanyakan pada sekertaris Dafi.


"Berkas yang biasa saya periksa di mana?"


Sekertaris Dafi terkejut melihat Andi yang ada di depannya.


"lho...pak Andi sudah masuk...?"malah sekertaris bertanya.


"iya...mana berkas nya?"


"itu pak...ada di meja pak Dafi, kirain pak Andi sudah ambil cuti."


"Minggu depan cuti nya..."jawab Andi lalu ke ruangan Dafi mau memeriksa berkas yang ada.


Andi duduk di hadapan kursi Dafi memeriksa semua dengan serius tanpa dia sadari ternyata Dafi sudah ada di belakangnya.


"lagi ngapain pak...?"


Tidak ada jawaban karena Andi masih sibuk dengan aktifitas di depan nya, Dafi pun duduk di kursi tempat dia biasa kerja, di situ Andi baru sadar kalau Dafi sudah ada di sana.


"eh...bos sudah datang?"


"mmmhhh...kamu pengantin baru kenapa malah kerja?"Dafi malah bertanya pada sahabatnya.


Andi mencari alasan karena mana mungkin dia menceritakan yang sebenarnya pada Dafi walaupun dia sahabat sendiri.


Dafi yang masih penasaran dengan tingkah Andi, dia pun bertanya sekali lagi.


"itu kan bisa menyusul, seperti orang lain saja kau ini. jangan... jangan..."


"bos apaan sih... enggak ada jangan... jangan...cuti ku minggu depan saja karena Mila baru bisa cuti karena ada efen sekolah yang harus di selesaikan."jawab Andi mengarang alasan.


"oh... seperti itu...jadi bagaimana malam pertama..."tanya Dafi lagi...


"bos seperti enggak pernah saja..."jawab Andi.


"bos ini nanya itu pula...ya... belum bisa di jawab."kata Andi dalam hati.


"aku kan mau denger cerita pengalaman mu."kata Dafi.


"sudah lah...aku mau kerja, hari ini kita enggak ada meeting keluar kan?"tanya Andi.


"enggak ada hanya saja mau cek pekerjaan yang kemarin."jawab Dafi.


"kalau begitu aku ke tempat kerja biar periksa semua ini."


"ya sudah...kamu bawa saja di meja mu, biar aku menyelesaikan yang lain."kata Dafi.

__ADS_1


Sementara di tempat kerja Mila yang sudah menunjukkan jam pulang kerja, semua sudah bersiap untuk pulang tapi Mila masih belum juga bersiap.


"Mila...kamu enggak pulang...?"tanya Bu Tati rekan kerja di sekolah.


"iya Bu... sebentar lagi..."jawab Mila.


",tapi semua sudah pada pulang, masa kamu tinggal sendirian di sini... nanti pak satpam enggak tau kamu masih ada di sini, dia malah main kunci."


"iya juga ya...ya sudah... saya siap siap dulu."jawab Mila langsung merapikan hijab dan baju yang dia pakai.


Setelah itu Mila keluar sekolah dengan Tati yang suka kepo, ternyata mereka berdua belum di jemput.


"lho... hari ini kok Bu Tati lama di jemput?"tanya Mila


"iya...dia tadi ada meeting mendadak makanya belum di jemput.


"eh... itu ada mobil yang biasa jemput ibu."


"oh...iya...saya duluan... padahal mau tanya tentang malam pertama pengantin baru aku tadi, karena sudah di jemput...ya di tunda deh...kata Bu Tati langsung berjalan menuju orang yang menjemputnya.


Mila pun tinggal sendiri dan masih menunggu Andi yang belum juga menjemputnya. Mila yang menunggu sampai pak satpam pun mau mengunci pintu gerbang sekolah.


azan ashar pun berkumandang tapi dia belum di jemput, lalu dia ke mesjid depan sekolah untuk melaksanakan sholat ashar."bang Andi kenapa belum jemput juga? di chat malah belum di baca dari tadi"kata Mila dalam hati sambil mengambil wudhu.


Setelah melaksanakan sholat ashar tapi belum juga ada tanda di jemput,Mila yang dari tadi duduk melihat ke arah sekolah agar tau kalau di jemput.


"ya sudah lah...aku pulang sendiri saja.. kalau di tanya ayah dan mama...aku jawab apa ya..."kata Mila dalam hati.


Memesan taksi online dan tak menunggu lama taksi sudah ada di depan, dengan langkah yang berat Mila pun masuk ke dalam dan menuju pulang ke rumah."sampai rumah nanti biar aku bilang kalau bang Andi kerja,aku ke tempat Nadya."kata Mila dalam hati.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2