Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.80


__ADS_3

Di ruang kantor Raja Pratama terlihat Dafi dan Nadya yang lagi tertidur dia atas kursi/sofa. Tak berapa lama kemudian Nadya tersadar dari tidur nya, di lihatnya sudah jam 8 lewat dan ada Dafi di samping nya."bang bangun sudah jam 8 malam"kata Nadya.


"mmmmhhhhh"hanya itu jawab dari suaminya.


Akhirnya di bangunkan Nadya dengan cara menepuk pelan pipi Dafi.


Dafi pun membuka mata sambil menggaruk lehernya,"ada apa sweet heart, mau lagi?"kata Dafi sambil menggoda istrinya.


Mendengar itu Nadya cemberut dan berkata"ih...mau nya pak suami itu, sudah malam bang ayo kita pulang."


Dafi membuka matanya dan melihat di sekeliling karena masih belum sempurna mengumpulkan nyawanya. Lalu di lihatnya jam dinding kantor."iya sudah malam, ayo kita siap siap"kata Dafi


Karena Dafi sudah sadar maka Nadya bangun dan ke toilet dalam ruangan, belum saja bangun Dafi menahan tangan Nadya"mau kemana sweet heart?"tanya suaminya


"ke toilet, abang mau ikut?"tanya Nadya


Dafi tersenyum licik dan menjawab"boleh...siapa takut?"


Nadya yang mendengar jawaban suaminya dengan senyuman yang licik menjawab"enggak...enggak... bukannya mandi, nanti malah nambah lagi"kata Nadya sambil berlari.


Di ruang kantor Dafi semua perlengkapan mandi ada karena dia sering ganti pakaian untuk meeting di luar langsung dari kantor selama ini, jadi agar tidak repot semua di sediakan nya.


Nadya pun mandi dan memakai bajunya kembali yang ternyata di lantai karena Dafi membuka dan melemparkan sembarangan saja.


"Bang ayo cepat mandi sana, biar kita pulang.aqu sudah lapar lagi nih"kata Nadya.


Dafi pun bangun dan ke toilet untuk membersihkan badannya yang lengket karena keringat olah raga bersama istrinya.


Setelah ke duanya siap, akhirnya mereka merapikan kembali sofa ruangan Dafi, tapi tidak di sapu karena ada petugas O.B yang membersihkan ruangan. Sampai di bawah Dafi mengambil kunci mobil dengan pak Satpam kantor."malam pak, ini kunci dari pak mien tadi sore"kata pak satpam.


"oke, terima kasih"jawab Dafi sambil mengambil kunci dari pak satpam.


Nadya heran dan bingung lalu menanyakan kepada suaminya."lho kenapa kunci nya dengan pak satpam"kata Nadya waktu di dalam mobil.


"tadi kan sudah Abang wa sama pak satpam untuk mengambil kunci pada pak Mien agar dia pulang, lagian mana mungkin pak mien nungguin kita sampai malam."kata Dafi


"oh...iya juga pak suami, aqu enggak sampai ke situ pikiran nya"kata Nadya


"apa lagi nungguin olah raga sore."kata Dafi


Nadya enggak mau menjawab karena nanti pasti ujung ujungnya ke sana lagi, lagian sekarang dia sudah lapar."bang makan dimana kita?"tanya Nadya

__ADS_1


"oh...ada tempat yang oke,sekalian dinner romantis"kata Dafi


"ih... enggak malam ni, lagian aqu bajunya enggak cocok untuk ke tempat dinner romantis"kata Nadya yang merasa tidak pantas dengan bajunya yang biasa saja.


"itu kan pemikiran kamu sweet heart"kata Dafi


"aduh bang... aqu sudah lapar nih,energi sudah terkuras tadi"kata Nadya


"jadi mau makan di mana?"kata Dafi


"jalankan mobil nya pelan saja, nanti qu beri aba aba kalau mau sampai"perintah Nadya


Dafi memelankan jalan mobil nya karena perintah dari istrinya dan tiba tiba Nadya memberikan instruksi untuk berganti."bang di depan kita berhenti"perintah Nadya


Suaminya hanya diam dan mengikuti perintah dari istrinya, setelah di parkir sesuai permintaan Nadya di perhatikan sekeliling tempat makan lalu menanyakan pada istrinya"kita makan di sini"


"iya, aqu sudah lama enggak makan pecel lele"kata Nadya


Dafi sebenarnya berat untuk turun karena permintaan dari Nadya akhirnya dia mengikuti saja. Mereka pun duduk di kursi dan meja papan yang panjang untuk banyak orang, tidak ada kursi khusus berdua."ayo bang kita duduk di sana"kata Nadya menunjukkan tempat paling sudut."kamu enggak salah memilih tempat ini?"tanya Dafi


"enggak, enak lho makan di sini"jawab Nadya.


"pecel lele tapi pakai ayam aja dua pakai nasi uduk dan minum lemon tea"pesan Nadya.


"baik Bu"


"enggak pakai lama, karena saya sudah lapar"perintah Nadya


"siap Bu"jawab pelayan.


Dafi duduk di depan Nadya dan mengambil tissue yang terdapat di atas meja, trus di lap Dafi meja itu "bang...kok di lap mejanya,kenapa?"tanya Nadya


Dafi tak menghiraukan pertanyaan istri nya, di selesaikan nya dulu melap meja baru di jawab nya"biar bersih, enggak ada tempat lain?"tanya Dafi.


"di sini aja, aqu terkadang beli ke sini kalau lagi di luar. enak kok pecel lele-nya, kalau enggak mau nanti bawa pulang aja"Jawab Nadya


Tak sampai menunggu lama pesanan Nadya sudah datang,pelayan meletakkan pesanan mereka di meja"ini semua pesanan ibu, ada lagi yang mau di pesan?"


Nadya memperhatikan semua di meja dan ternyata lengkap semua"terima kasih, sudah ini aja dulu. nanti kalau ada lagi saya panggil"kata Nadya


"oke Bu, selamat menikmati hidangan"kata pelayan meninggalkan mereka.

__ADS_1


Nadya yang sudah lapar berat langsung cuci tangan yang ada di meja, baca doa dan langsung menyantap nya. Dafi hanya memperhatikan istri nya makan dengan lahap, Nadya hanya menikmati makanan, tapi dia baru sadar ternyata suaminya hanya diam dan melihat dia makan."Abang enggak makan?"tanya Nadya.


"belum selera, melihat kamu aja abang sudah kenyang"kata Dafi


"enak lho bang, coba ini biar aqu suap"kata Nadya mengambil nasi di tangan nya dan mau menyuapi suaminya.


Dafi awal nya tidak mau tapi karena istrinya yang memaksa, dan jadi pusat perhatian di sekeliling jadi di bukanya mulutnya. Ada orang yang tak jauh dari duduk mereka berkomentar"duh...yang pacaran mesra sekali"katanya.


"Bu ini mantan pacar saya, sekarang jadi suami"jawab Nadya


"oh... ternyata pengantin baru, semoga langgeng sampai cucu"kata tersebut.


"a...min..."jawab Nadya


Dafi hanya senyum mendengar percakapan istri nya dan ibu yang baru dia kenal"ayo di makan, kalau lama nanti enggak enak"kata Nadya


Akhirnya Dafi mengalah karena dia lapar dan makanan nya juga enak"enak juga makanan ini,sayang kalau tidak di makan"kata Dafi dalam hati.


Nadya melihat suami nya makan juga dan mereka makan dengan lahapnya"enak kan bang pecel lele nya"tanya Nadya.


Dafi gengsi menjawab iya,jadi dia diam saja.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote ... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2