
Sepasang suami istri itu pun meninggalkan tempat praktek dokter kandungan, mereka mau kembali ke rumah tapi sebelumnya menebus resep dari dokter. Masih di dalam perjalanan
"sweet heart...ada yang mau kita beli selain di apotik?"tanya Dafi pada istrinya.
Nadya tampak berpikir sejenak ,apa yang di inginkan nya sebelum kembali ke rumah. Melihat jualan pinggir jalan yang banyak tapi belum ada yang tertarik oleh nya.
Pada saat lewat di mana banyak orang yang antri, membuat nya juga kurang berminat untuk membeli nya karena terlalu banyak antrian di sana.
Dafi melihat istrinya yang hanya melihat jualan di luar sana,lalu menanyakan apa yang dia inginkan.
"kamu mau makan apa?"tanya Dafi
"enggak tau bang...apa ya kira kira?"tanya Nadya kembali.
Dafi yang di tanya tentu saja ada yang mau di beli.
"enaknya makan nasi goreng seafood, kamu mau?"tanya Dafi pada istrinya.
pemikiran Nadya jadi traveling memikirkan isi dalam nasi goreng, berbagai macam seafood ada di sana,
"boleh juga...nasi goreng seafood...ada udang,cumi... boleh lah."kata Nadya
"oke lah... nasi goreng seafood...bawa pulang atau makan di tempat?"tanya Dafi.
"abang mau nya bagaimana?"tanya Nadya kembali
"makan di tempat... karena kita jarang jalan berdua, biar seperti orang orang...makan dengan mantan pacar."kata Dafi
Apa yang di katakan Dafi ada benarnya juga, setelah mempunyai bayi... Nadya lebih fokus pada Arkan dan Nisa... sehingga membuat Dafi sedikit cemburu pada anak anaknya sendiri.
"baik lah...kita makan di tempat saja... selebihnya bawa pulang."kata Nadya.
"maksudnya?"
"bawa pulang untuk mama, mba marni dan mba sitter."kata Nadya
"oh... seperti itu...."kata Dafi
Maka dia berhenti di apotik terlebih dahulu untuk menebus resep Nadya. Turun ke apotik hanya Dafi sendiri sebab Nadya lagi malas untuk turun.
"kamu ikut atau menunggu di sini?"tanya Dafi.
"di sini saja...abang saja yang turun."jawab Nadya.
Nadya tidak mau turun karena malas dan pusing kalau menunggu lama. Ternyata Dafi di apotik tidak begitu lama, hanya lima belas menit sudah kembali ke dalam mobil.
Setelah itu Dafi membawa ke tempat nasi goreng seafood langganan mereka , namanya tempat jualan tersebut laris jadi mereka menunggu di dalam.
Duduk di tempat ujung karena Nadya enggak suka mencium aroma nasi goreng, mungkin karena bawaan hamil.
"bang... minta tolong cepat dan pesan juga sekalian untuk di bawa pulang."kata Nadya
"baik...ada lagi pesannya nyonya?"tanya Dafi
__ADS_1
Nadya tersenyum mendengar suaminya memanggil nyonya
"wkwkwk... sudah cepat sana."kata Nadya
Dafi memesan makanan mereka dan kembali duduk dan berhadapan dengan Nadya.
"bagaimana perasaannya sekarang?"
"sedikit lega...tapi aku kasian dengan arkan."kata Nadya.
Dafi menguatkan istrinya agar tidak khawatir, padahal dia juga punya perasaan seperti itu, di hadapan istrinya dia tenang .
"Alhamdulillah... masalah arkan bisa kita hadapi bersama...insha Allah dia tidak akan kekurangan kasih sayang dari kita."kata Andi sambil menggenggam tangan.
"Ya bang...aku juga berpikir seperti itu."kata Nadya.
Pesanan pun sudah di sajikan oleh pelayan di meja, Nadya melihat nasi goreng seafood sebenarnya tidak begitu tertarik tapi karena sudah terlanjur di pesan, di makan juga.
Sementara Dafi yang dari awal sudah sangat berselera dengan nasi goreng seafood,lalu dia santap tanpa melihat ke arah istrinya yang kurang berselera.
"Sweet heart di makan...biar cepat kita pulang."kata Dafi tepi tidak melihat ke arah Nadya.
"ya..."jawab Nadya.
Tidak sampai lima menit Dafi nasi goreng yang ada di hadapannya sudah habis,tanpa tersisa sedikit pun.
"Alhamdulillah..."
sambil minum melihat ke arah Nadya yang hanya sedikit menyendok nasi goreng.
"dua duanya...jadi bagaimana?"tanya Nadya
Nadya yang malam ini belum makan sementara sudah berbadan dua, anak bayi masih ada...
"tidak bisa seperti itu...biar abang yang suapkan."kata Dafi mengambil piring dan sendok Nadya,lalu menyuapkannya.
Nadya mengikuti kemauan dari Dafi, dia membuka mulut dan memakannya. Melihat di sekitar ternyata banyak orang dan ada juga yang memperhatikan mereka sehingga membuat Nadya malu.
Jadi dia meminta sendok di tangan suaminya agar makan sendiri.
"bang...biar aku makan sendiri."kata Nadya
"enggak usah...biar cepat, sudah hampir jam sepuluh lewat... kasian anak anak di rumah."kata Dafi
Dia sengaja menyuapkan istri nya agar dia bisa memasukkan ke mulut nya, Nadya tau dan membiarkan nya karena biar cepat habis.
Selesai makan mereka berdua pun mau keluar tapi Dafi terlebih dahulu karena mau ke kasir.
"enak ya mba...makan di suapkan sama suami nya."kata ibu ibu di seberang mereka duduk.
Nadya tidak mau menjawab tapi dia hanya tersenyum saja lalu mendekati suaminya yang ada di kasir. Selesai semua mereka berdua pun melanjutkan perjalanan menuju rumah.
Sampai di ternyata Bu Nani sudah menunggu kepulangan mereka berdua, jadi dia lah yang membukakan pintu.
__ADS_1
"Alhamdulillah... kalian berdua sudah pulang."kata mama
Dafi mengerutkan keningnya mendengar Bu Nani berbicara seperti itu.
"berarti mama menunggu kepulangan kami?"tanya Dafi
"ya iya lah...kan mama tadi yang memaksa kalian ke dokter, jadi apa hasilnya?"tanya mama
Pasangan itu saling pandang dan Dafi mengajak mamanya duduk di meja makan.
"ma...makan dulu, ada nasi goreng seafood."kata Dafi
Melihat bungkusan nasi goreng di atas meja tapi Bu Nani melihat nya, karena yang di beli nasi goreng seafood jadi dia tertarik untuk memakannya.
Nadya yang mengambilkan piring untuk mertua, kalau sendok sudah ada di meja makan.
"ini ma... piring nya, aku ke kamar mau lihat arkan ya bang .."kata Nadya meninggalkan ibu dan anak itu.
Dafi mengangguk dan duduk menemani mamanya makan
"kamu mau?"tanya mama
"enggak ma...tadi sudah makan di tempat."jawab Dafi.
Sambil makan Bu Nani tetap mengintrogasi anaknya.
"pantesan lama...kenapa tidak bungkus saja?biar cepat..."kata Bu Nani
"mmmhhh aku yang kepingin makan di luar, kalau Nadya sudah enggak sabar pulang... ingat sama arkan."kata Dafi
"huh... kalau kamu ya... enggak mikirin orang yang di rumah...jadi bagaimana dengan hasilnya?"tanya mama lagi
Dafi tersenyum dan menggeleng melihat mamanya yang penasaran, Dafi sudah yakin kalau mendengar berita ini... pasti mama akan memarahi nya...anak masih kecil tapi kok nambah lagi...
"makan saja dulu... nanti aku akan ceritakan ma..."kata Dafi.
"mmmhhh..."jawab mama
BERSAMBUNG
***
Jangan lupa
like...
subscribe...
komentar yang membangun
bintang lima nya
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏