
Jarak menempuh antar butik dan rumah Nadya sedikit jauh, memakan waktu kurang lebih 45 menit.Tak terasa sudah sampai di depan rumah Nadya, dan tak sengaja pada saat Dafi membukakan pintu mobil untuk Nadya ternyata Bu Bedah lagi di depan rumah menikmati udara di sore hari.
Karena ada mobil yang baru melewati rumahnya dan parkir di rumah sebelah, Bu Bedah pun kepo melihat siapa yang baru lewat.
Pas waktu melihat yang keluar dari mobil Dafi dan lagi membukakan pintu mobil untuk Nadya.Bu Bedah pun menyapa mereka.
"Nadya yang baru lewat, kirain siapa" kata Bu Bedah
"iya Bu" jawab Nadya seperlunya saja
"Duh...yang ngantar pulang ganteng sekali"
Mendengar itu Dafi melihat Bu Bedah dengan senyum simpul.
"Nadya kenalin dong sama yang ngantar" kata Bu Bedah
Mendengar itu Nadya bertanya dengan suara berbisik."Abang mau kenalan sama emak emak". tanya Nadya
"kamu mau Abang kenalan sama ibu itu???"
"enggak"
"ya udah kita lewati aja sambil senyum, jangan di jawab lagi pertanyaan yang enggak penting" kata Dafi
Mereka pun lewat aja sambil senyum
"Nadya takut ya...kenalin teman nya sama ibu???"
"lain kali ya Bu" jawab Nadya. mereka pun masuk ke rumah.
tok...
tok...
tok...
"Assalamualaikum...ma...
Dari dalam Bu Nilam membukakan pintu"Wa'alaikum salam"
ceklek... suara pintu di buka
"Nadya, kamu baru pulang sore gini dari mana" Bu Nilam bertanya kepada Nadya tapi tidak melihat Dafi ada di belakang Nadya. Dafi berinisiatif menjawab pertanyaan Bu Nilam.
"maaf Tante, Nadya tadi pergi bersama saya" kata Dafi
"eh...ada Nak Dafi, mari masuk aja, enggak enak di dengar orang"kata Bu Nilam karena di lihat nya Ada Bu Bedah di depan
"iya, mama" jawab Nadya dan mereka pun langsung masuk ke dalam rumah.
"Tadi kalian jumpa sama Bu Bedah di depan???"
__ADS_1
"iya"
"jangan di dengarkan" kata Bu Nilam
"Tapi pagi dia juga begitu, minta kenalkan sama nak Dafi"kata Bu Nilam lagi
"lho terobsesi sekali Bu Bedah sama Abang" kata Nadya
"kamu enggak cemburu???" tanya Bu Nilam
"apaan sih mama, masa sama emak emak begitu cemburu" kata Nadya
"zaman sekarang kita harus waspada Nadya, enggak bisa kita bedakan emak emak,anak gadis, janda, dll" kata Bu Nilam menjelaskan panjang lebar
"aduh mama, nanti kita bahas lagi.imi ini ada bang Dafi. malu lah kita"
"oh...iya mama sampai lupa"
"Dari mana aja tadi kalian ???" tanya mama lagi
"tadi kami baru pulang dari butik, karena nanti malam kami mau dinner sama clain. saya mohon izin Nadya ikut" kata Dafi
"jam berapa perginya???"
"setelah sholat magrib Tante, enggak lama kok karena Nisa juga di ajak"Dafi menjelaskan
"Tante enggak masalah, nanti pamit sama ayah nya Nisa aja" Bu Nilam menjelaskan harus permisi sama ayah nya Nisa.
"iya, pasti saya minta izin sama om" kata Dafi. Berhubung hari sudah sore maka dia juga berpamitan sama Bu Nilam."berhubung hari sudah sore saya pamit dulu, nanti saya datang lagi.
"mama seperti ada sesuatu yang menakutkan di luar sana" Nadya nyeletuk
"ya udah kamu enggak usah antar Abang sampai depan, nanti banyak interogasi dari ibu itu"kata Dafi.
"oke langsung jalan aja mobil nya, jangan pedulikan ibu itu"kata Nadya
"iya kamu percaya sama Abang"
"pamit dulu Tante, jangan lupa nanti Abang jemput" Dafi mengingatkan Nadya
"Assalamualaikum...."
"wa'alaikum salam Bu Nilam dan Nadya menjawab
."iya, nanti Abang datang Nadya sudah siap"
Dafi pun keluar langsung masuk mobil, tanpa melihat kiri dan kanan karena dia malas bertemu dengan Bu Bedah.
Sementara itu di dalam rumah Bu Nilam melihat paper bag belanjaan Nadya. " kamu tadi belanja apa sama Dafi" tanya Bu Nilam sambil mengeluarkan isi paper bag.
"baju ma, untuk acara dinner nanti malam" jawab Nadya
__ADS_1
"wah... cantik banget bajunya, beli di mana ???
"butik langganan bang Dafi"
"pasti mahal ini baju" kata Bu Nilam
"seperti nya iya ma, tadi Nadya enggak sempat nanya"
"kenapa enggak di tanya"
" nanti kalau tau harganya, aqu enggak mau beli, kan sayang uangnya" kata Nadya. Memang Nadya dari keluarga yang sederhana, kalau belanja baju paling ke toko, di mall yang terjangkau harganya. Kalau ukuran butik sayang uang nya, lebih baik di tabung aja.
"kamu betul, tapi untuk menjaga nama baik nya di depan kolega bisnis nya, dia enggak mau kamu berpenampilan terlalu sederhana. bisa jadi perbincangan rekan bisnis nya dan mereka enggak percaya sama Dafi. Karena punya pasangan yang enggak cocok.
"kenapa Nisa ikut" tanya Bu Nilam
"karena bang Dafi bilang dengan rekan nya sudah berkeluarga, makanya dia mau bawa Nisa"
"oh...jadi kamu mau di perkenalkan sebagai istri ???"
"mungkin juga ma, Nadya juga kurang tau"
"Nadya kamu jangan enggak tau gitu, nanti di sana jaga sikap, kamu berdua itu belum muhrim"
"iya ma Nadya tau batas kok"
"Syukur lah kalau kamu tau batas
" ya udah Nadya mau ke kamar dulu,mau periksa baju"
"mm..."jawab Bu Nilam
Seperti nya aqu harus ketemu dengan si Nani, kalau Dafi sering keluar membawa Nadya dan memperkenalkan sebagai istri bisa bisa nanti Nadya di anggap memang sudah menikah.
Sebaiknya di bicarakan dulu sama si ayah Nadya, biar enggak terjadi kesalahpahaman seperti kemarin. Sebagai orang tua kami juga jangan terlalu terburu buru untuk mengambil tindakan.
Di dalam kamar Nadya memeriksa baju yang di beli untuk acara malam ini, lalu dia melihat tas yang mana serasi untuk dipakai. Maka dia memeriksa tas koleksi yang ada. walaupun enggak banyak tapi ada beberapa yang bisa di pakai malam ini.
Setelah tas sudah oke, sekarang dia keluar untuk melihat seperti yang tersimpan rapi di rek sepatu di samping dekat garasi. Di perhatikan nya koleksi sepatu yang ada, ternyata ada satu sepatu yang baru di beli tetapi belum pernah di pakai. Jadi masih kinclong kalau di pakai malam ini.
Setelah oke semua peralatan yang mau di pergunakan malam ini, maka dia bersiap siap untuk mandi dan sholat ashar. Setelah sholat dia bersantai-santai di depan TV sampai ketiduran. Mungkin terlalu lelah karena pulang kerja langsung jalan ke butik. Kalau pun ketiduran sebentar di depan TV, mendekati waktu magrib dia bangun. mesjid dekat rumah nya sudah mengumandangkan surah an naba, pertanda sebentar lagi azan magrib.
*****
Jangan lupa vote... vote...vote...
like...like ...like...
favorit... favorit... favorit...
komentar yang membangun
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏