Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab 125


__ADS_3

Setelah itu Nadya melihat ada dua orang yang lagi duduk berdua dan di perhatikan Nadya seperti pernah melihat nya, tapi dimana ya...


Dalam hati Nadya berkata sendiri.


Tapi karena masih ragu jadi Nadya hanya senyum kepada Siska dan Dedy.


Sementara Siska pura pura enggak kenal karena dalam hati dia menolak untuk meminta maaf pada Nadya. Siska merasa tidak bersalah karena Nadya lah dia jadi gagal mendapatkan Dafi.


Bu Nani yang sudah sibuk dari tadi mempersilahkan para tamu untuk makan malam bersama atau dinner bersama."ayo jeng Mona, pak Kusuma dan yang lain kita langsung makan saja"ajak Bu Nani.


"oh...iya jeng, jadi merepotkan kami"kata Bu Mona.


"enggak kok biasa saja, apa yang ada yang kami hidangan"kata Bu Nani


Dafi yang melihat tingkah dari mamanya hanya senyum dan gelang kepala."apa yang biasa saja dari pagi dia sudah sibuk sendiri sampai sore"kata Dafi dalam hati.


Semua yang ada di ruang tamu ke ruang makan yang sudah di sediakan oleh Bu Nani. Makanan yang di hidangkan cukup lah mewah, tapi semua masakan Nusantara. Ada rendang Padang, Kalio ayam, dendeng balado, sayuran juga beraneka ragam daun ubi rebus, tumbuk, SOP, bahkan urap pun ada. serta ada puding, salad buah beserta buah yang lain. semua komplit jadi satu.


Semua sudah duduk di meja makan dan Dafi yang memimpin doa sebelum makan. Setelah itu mereka makan bersama."wah... makanannya komplit semua"kata jeng mona.


"hanya ini yang bisa kami sediakan, semoga semua pada suka"kata Bu Nani.


"wah...ini semua enak, apa lagi yang masakan Padang nya"kata pak Kusuma.


Mereka makan dengan lahap ternyata hanya Siska yang kurang suka dengan makanan malam ini karena tidak sesuai dengan selera dan lidah nya."aduh...makanan apa ini? kok enggak ada yang selera qu"kata Siska dalam hati.


Dedy yang melihat Siska makan dengan ragu menegur istrinya itu."kamu enggak selera dengan menunya? coba rasa ini pasti kamu suka, ini tuh masakan terkenal di dunia dari masakan Indonesia"kata Dedy yang mengambilkan rendang pada Siska.


Siska tidak membantah dia hanya diam dan tidak juga menyingkirkan rendang Padang tersebut."makannya pakai nasi dikit aja kalau takut gendut"kata Dedy lagi.


Di makan Siska rendang yang rekomendasi dari suaminya, setelah di makan ternyata..."betul juga kata Dedy, enak juga makanan ini"kata Siska dalam hati.


Di makannya pelan tapi pasti habis, Dedy yang melihat Siska makan dengan pasti tapi habis menambahkan lagi rendang di piring Siska."enak kan? habiskan ya .."kata Dedy dengan santai.


Siska melotot melihat suaminya"kalau enggak habis nanti kamu yang makan ya..."kata Siska


"iya... tenang saja"jawab Dedy.

__ADS_1


Sementara berseberangan dengan mereka ada Dafi dan Nadya serta Nisa di sebelah mamanya."bang...mba itu seperti aqu pernah jumpa,tapi di mana ya....kok aqu lupa"kata Nadya.


"iya... dulu kita juga pernah di jamu makan malam di rumah pak Kusuma kita berempat yang pergi"kata Dafi.


"maksudnya berempat siapa saja?"tanya Nadya bingung.


"ya kita sekeluarga di tambah Andi, dia kan selalu ikut kemana pun kalau ada acara penting seperti ini"jawab Dafi.


"oh... seperti itu... Nisa makannya pakai apa?"tanya Nadya pada anaknya


"ayam Kalio ma...Nisa suka"kata Nisa.


"makannya di habiskan ya... enggak boleh berlebih, nanti mubazir. Allah bisa marah"kata Nadya pada anaknya.


Dafi dan Andi yang duduk bersebelahan, Andi dengan santai makan dendeng balado dan SOP iga sapi yang sedap. Dia makan Nasi dulu baru makan SOP iga tanpa nasi."wah...enak ni bro...SOP iga..."kata Dafi.


"tentu enak...coba ambil sana SOP nya... pasti tambah"kata Andi.


"habiskan ini dulu, baru ikut jejak mu"kata Dafi pada sahabatnya.


Untuk para kepala suku... yaitu pak Kusuma, Bu Mona dan Bu Nani...mereka makan dengan hening, tidak ada suara. menikmati makanan di hadapan masing masing. Sampai yang ada di piring masing masing habis semua.


"waduh...perut masih penuh sudah datang yang lain ini"kata Dedy membuka suara.


"tadi belum di makan jadi sekarang aja, yang mau ambil saja ya..."kata Bu Nani.


"iya Bu... Nanti kita ambil"kata Dedy lagi.


Setelah semua selesai memakan makanan penutup akhirnya pak Kusuma berbicara."sebenarnya kami datang kemari hanya mau bersilaturahmi pada keluarga Bu Nani."kata pak Kusuma.


"iya...pak...kami sekeluarga sangat senang dan tersanjung atas kehadiran keluarga pak Kusuma mau singgah di kediaman keluarga kami"kata Dafi


"iya...pak Dafi... sudah kerja sama perusahaan kita baru tau kalau ternyata kamu anaknya Si Nani"kata pak Kusuma kembali.


Pak Kusuma juga mau mengutarakan niat tapi dia juga bingung karena Dafi menceritakan tentang keadaan istrinya."Saya dan sekeluarga mau meminta maaf apa bila ada kesalahan di sengaja maupun tidak di sengaja. agar kerja sama selanjutnya berjalan dengan baik"kata pak Kusuma.


"a...min..."jawab yang lain bersamaan.

__ADS_1


"Alhamdulillah...pak Kusuma pandai mengalihkan ucapan agar Nadya tidak curiga,biar la dia tidak tau siapa yang melakukan penabrakan itu"kata Dafi dalam hati.


"Pak Dafi hari sudah malam jadi kami semua mohon diri"kata pak Kusuma.


"ya pak... sekali lagi saya mengucapkan terima kasih telah singgah di kediaman kami"kata Dafi sekali lagi.


Setelah itu semua pada bersalaman untuk pamit kembali ke rumah."terima kasih atas jamuannya, lain kali di tempat kami ya..."kata Bu Mona.


"iya...di tua lho jeng undangan nya"jawab Bu Nani.


Sementara Siska memberanikan diri untuk pamit pada Nadya."mba Nadya... terima kasih atas sambutan nya dan saya minta maaf apa bila ada kesalahan yang di sengaja maupun tidak di sengaja"kata Siska.


"iya...mba sama sama"jawab Nadya


Dan yang lain juga bersalaman dan keluar rumah, jadi tinggal pak Kusuma dan Dafi di dalam."Dafi ini ada sedikit cek untuk menggantikan pengobatan selama ini, tapi saya mohon jangan sampai ke polisi."kata pak Kusuma.


"kami sudah melupakan kejadian itu...jadi jangan di ingat lagi pak"jawab Dafi.


Sebenarnya cek tersebut tidak mau di ambil Dafi tapi pak Kusuma menyelipkan di kantong baju batik yang Dafi pakai, jadi mau tak mau Dafi tak bisa menolak.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta...


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2