
Sementara di kediaman pak Kusuma berada sepasang suami istri yang baru dari kampung kembali. Dedy dan Siska sudah sampai di rumah, yang ada di rumah adalah Bu Mona.
Sampai di rumah terasa sepi yang tidak seperti di kampung yang selalu ramai.
Masuk ke rumah yang pintu di buka oleh mbok Yem yang kerja di rumah.
"Assalamualaikum..."
Dedy dan Siska mengucap salam.
"Wa'alaikum salam...non Siska dan pak Dedy sudah pulang"kata mbok Yem yang sudah lama kerja di rumah keluarga pak Kusuma.
Siska dan Dedy memasuki rumah yang sepi.
"mbok...kok sepi? papi dan mami di mana?"tanya Siska dengan nada lembut.
"anu non...tuan sudah pergi kerja tapi nyonya ada di kamar"jawab mbok Yem
"oh..."kata Siska yang langsung menuju kamar Bu Mona.
Mbok Yem yang bingung melihat Siska yang bersikap lembut, tidak marah marah lagi.
"pak Dedy...jam berapa dari kampung?"tanya mbok Yem.
"habis isya maki jalan mbok, di mobil ada pisang,kelapa, singkong dan sayuran yang lain."kata Dedy
"oh...biar saya ambil pak di mobil "kata mbok Yem.
"ya sudah mbok...sama sama kita ambil di mobil "kata Dedy yang kembali ke mobil untuk mengambil barang bawaan juga.
Siska yang ke kamar Bu Mona, membuka pintu kamar tapi ternyata terkunci dari dalam.
"mami...mami...buka pintu, buka pintu..."kata Siska.
Bu Mona dari dalam mendengar suara ketukan pintu dan memanggil namanya."seperti suara Siska? apa dia sudah pulang?"kata Bu Mona ngomong sendiri dan menuju pintu kamar yang di ketuk.
"mami... Siska pulang..."kata Siska sambil memeluk Bu Mona.
"Siska.... kapan sampai? kok enggak kasi kabar?"kata Bu Mona pada anaknya.
"kami jalan malam, ngapain di kabari? kan enggak pakai di jemput, langsung sampai rumah"kata Siska.
"kamu sudah makan?"
"tadi sudah makan roti aja mi... sekarang jam berapa ya...?"tanya Siska sambil mencari keberadaan jam dinding.
"jam sembilan,ayo kita sarapan. Temani mami sarapan"ajak Bu Mona
__ADS_1
"mami belum sarapan? jadi papi hari ini berangkat pagi?"tanya Siska
"papi berangkat jam enam,jadi papi tadi bawa bekal roti saja. syukurlah kalian pulang,jadi besok bisa gantikan papi. sudah saatnya papi pensiun, kan ada kamu dan Dedy yang bisa mengendalikan perusahaan."kata Bu Mona
"iya mami... sekarang kita sarapan dulu saja",kata Siska.
Ibu dan anak itu pun keluar menuju ke ruang makan.
"mami lihat kamu sedikit gemuk Siska, pasti enak tinggal di tempat mertua"kata Bu Mona.
"iya ya...Siska juga merasa sedikit gemuk,habis enggak ada kerjaan di sana. Kalau mamak bang Dedy baik kok, enggak pernah ada masalah kami."kata Siska.
"syukurlah kalau kamu dapat mertua yang baik, Ayuk temani mami sarapan"ajak Bu Mona.
Sampai di meja makan di lihat Bu Mona kalau mba Yem dan Dedy lagi ke dapur membawa sesuatu.
"Dedy...kamu ngapain ke dapur? kita sarapan dulu"kata Bu Mona
"iya mi...ini lagi memindahkan dari mobil ke dapur"kata Dedy.
"kamu bawa apa? oleh oleh dari kampung?"tanya Bu Mona
"iya mi ada sedikit bawaan dari mamak"jawab Dedy
"kok kamu yang bawa? kan ada pak satpam, biar dia yang membawakan.kita sarapan dulu, kebetulan mami belum sarapan "kata Bu Mona.
Siska membuka meja makan, untuk hari ini tidak begitu banyak tersedia makanan.
"semenjak kami berdua yang sarapan,jadi menu makanan hanya ada dua macam saja. nasi putih atau mie goreng serta roti."kata Bu Mona.
"Alhamdulillah...ini juga sudah banyak kok mami...ada tiga macam,kami biasanya hanya satu macam saja."kata Dedy.
"iya mami... sudah enak kok ini "kata Siska lagi.
Bu Mona yang melihat perubahan sikap dari anaknya, sebagai orang tua dia tentu sangat senang melihat perubahan dari anak perempuan nya."ya sudah sekarang kita sarapan dulu, biasanya juga Siska yang paling cerewet kalau makan"kata Bu Mona
"itu dulu mami... sekarang enggak lagi karena masih banyak orang yang susah makan di luar sana"kata Siska.
Mertua,anak dan menantu itu pun makan bersama di meja makan. Siska mengambilkan makanan untuk Dedy seperti yang dilakukan pada saat di rumah mertua nya. Tak sengaja mbok Yem yang lagi meletakkan minuman jus Bu Mona, melihat Siska memperlakukan Dedy dengan baik.
"eh...non Siska sudah berubah, sudah mau mengambilkan makanan untuk pak Dedy"kata mbok Yem dalam hati.
Bu Mona yang melihat ke arah mbok Yem yang sedikit kaget melihat perlakuan Siska.
"mbok... kenapa? lagi lihat apa?"tanya Bu Mona berpura tidak tau.
"enggak lihat apa apa,hanya senang melihat non Siska dan pak Dedy"kata mbok Yem.
__ADS_1
"kaget ya mbok? do'akan kami jadi keluarga sakinah mawadah warahmah ya mbok "kata Siska.
"mbok senang kalau non Siska dan pak Dedy akur akur saja, insha Allah mbok do'akan jadi keluarga sakinah mawadah warahmah "kata mbok Yem
"a...min..."jawab mertua,anak dan menantu tersebut.
Sarapan pagi yang menjelang siang, jam sembilan lewat di pagi hari mereka makan. Setelah selesai makan, mereka masih di meja makan. Bu Mona yang sebenarnya resah dengan keadaan suaminya karena dokter melarang kalau pak Kusuma tidak boleh terlalu capek.
Umur pak Kusuma yang memang sudah memasuki usia pensiun. Seorang yang mempunyai perusahaan sendiri mana ada kata pensiun tapi keadaan penyakit jantung pak Kusuma yang membuat Bu Mona jadi khawatir.
"Siska... Dedy... mulai besok kalian berdua menggantikan papi di kantor karena sudah saatnya papi istirahat di rumah"kata Bu Mona
Siska dan Dedy saling pandang mendengar perkataan dari Bu Mona.
"mami...kami memang sudah berencana untuk ke kantor besok, tapi tidak untuk menggantikan posisi papi."kata Siska.
"mami tau...tapi menurut mami sudah saatnya papi untuk pensiun, ada sedikit rasa khawatir di hati melihat kondisi papimu"kata Bu Mona.
Dedy yang melihat mami mertua yang sedikit khawatir merasa sedikit kasian.
"mami... jangan terlalu khawatir dengan papi, karena kalau di rumah saja juga bisa membuat papi nyaman."kata Dedy.
"mami tau...tapi maksudnya agar papi tidak semua yang bertanggung jawab, kan sudah ada kalian berdua yang mengendalikan"kata Bu Mona.
"ya sudah mi... mulai besok kami ke kantor setiap hari,jadi tidak perlu di khawatirkan lagi"kata Siska pada Bu Mona.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like....like....like...
add favorit....
komentar yang membangun
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat
dan
vote.... vote...vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏